Connect with us

Kesehatan

Ulang Tahun ke-4, RS Mandaya Royal Puri Hadirkan Layanan Transplantasi Ginjal dan Hati

Published

on

JAKARTA, SENTANA – Dalam rangka perayaan ulang tahun ke-4, Mandaya Royal Hospital Puri terus memperkuat posisinya sebagai pusat kesehatan terdepan melalui peluncuran berbagai inovasi medis terbaru. Salah satu layanan penting yang diluncurkan pada tahun ini adalah transplantasi ginjal dan hati.

Layanan transplantasi ini semakin memperkuat posisi Mandaya Royal Hospital Puri sebagai rumah sakit rujukan yang mampu menyediakan layanan medis berskala internasional bagi pasien di Tanah Air.

“Meski baru berusia empat tahun, kami telah memperoleh izin untuk melakukan transplantasi ginjal. Kami menjadi rumah sakit swasta keempat di Indonesia yang mampu menjalankan prosedur ini, didukung oleh tim nefrologi dan urologi yang sangat kuat. Selain itu, kami juga merupakan salah satu rumah sakit swasta di Indonesia yang dapat melakukan transplantasi hati.” kata dr. Ben Widaja, Co Founder dan Presiden Direktur Mandaya Hospital Group.

Layanan transplantasi ginjal dan hati di Mandaya Royal Hospital Puri dikerjakan oleh tim dokter multidisiplin yang terdiri dari ahli bedah transplantasi, nefrolog, hepatolog, ahli anestesi khusus transplantasi, serta tenaga keperawatan terlatih, yang bekerja dalam sistem perawatan terpadu.

Selain itu, Mandaya Royal Hospital Puri juga telah dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti ruang operasi modern, unit perawatan intensif khusus transplantasi, teknologi penunjang mutakhir, serta prosedur keamanan yang mengikuti standar internasional.

Mandaya juga memperluas kapasitas layanan onkologi melalui pengenalan kemoterapi HIPEC, sebuah metode terapi yang memberikan obat kemoterapi bersuhu hangat langsung ke dalam rongga perut.

HIPEC terbukti menjadi pendekatan efektif untuk menangani kanker usus besar dan kanker ovarium stadium lanjut yang telah menyebar ke rongga perut, karena dapat menghancurkan sisa sel kanker secara lebih optimal dengan efek samping yang lebih minim dibandingkan kemoterapi sistemik.

Di bidang kesehatan wanita, Mandaya Royal Hospital Puri juga menghadirkan HIFU (High-Intensity Focused Ultrasound), yaitu teknologi non-invasif untuk penanganan miom atau kista rahim. Metode ini memanfaatkan gelombang ultrasound terfokus untuk menghilangkan miom tanpa pembedahan, sehingga organ rahim tidak perlu diangkat dan waktu pemulihannya lebih cepat.

Tidak hanya menghadirkan layanan medis terbaru, Mandaya juga mengumumkan rencana ekspansi dengan membangun Mandaya Royal Hospital Antasari di Jakarta Selatan. Rumah sakit 23 lantai dengan 300 tempat tidur yang dijadwalkan dibuka pada pertengahan tahun 2026 ini akan menjadi pusat layanan kesehatan modern dengan teknologi robotik mutakhir.

Dengan berbagai langkah strategis ini, Mandaya Royal Hospital Puri semakin memperkokoh komitmennya dalam menyediakan layanan kesehatan yang inovatif dan bertaraf internasional bagi masyarakat Indonesia.

Momentum ulang tahun ke-4 ini menjadi tonggak penting atas perjalanan Mandaya dalam menghadirkan pelayanan komprehensif sekaligus menjadi titik awal untuk terus berkembang dan menghadirkan terobosan-terobosan kesehatan di tahun-tahun mendatang.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kesehatan

Mandaya Group dan Geron Bio Jalin Kerja Sama Bangun Laboratorium Berstandar GMP di Indonesia.

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com — Mandaya Group dan perusahaan bioteknologi asal Korea Selatan, Geron Bio, resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU). Hal ini dilakukan untuk pengembangan laboratorium berteknologi tinggi berstandar Good Manpufacturing Practices (GMP) di Indonesia. Fasilitas ini akan menjadi fondasi bagi pengembangan layanan precision medicine, termasuk terapi kanker dan berbagai penyakit kompleks lainnya.

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh CEO GeronBio Bio, Lee Shongune, dengan didampingi perwakilan di Indonesia Hur Youngsoon (Ayu), CFO Herris Salim, General Manager Hong Jung Hee, dan BR Mega Setiyawati.

Founder Mandaya Hospital Group, Dr. Ir. Edhijanto Widaja Taufik, MBA, M. Biomed, dalam sambutannya mengatakan bahwa, kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk menghadirkan layanan pengobatan modern dan berstandar internasional bagi masyarakat Indonesia,” ucapnya di ruang Royal Even Hall RS Mandaya Hospital Puri Tanggerang, Jumat (28/11/2025).

Dr. Edhijanto menjelaskan, Geron Bio merupakan perusahaan riset yang berfokus pada teknologi terapi sel punca, obat berbasis sel, serta pengembangan imunoterapi. Melalui kerja sama ini, Mandaya Group dan Geron Bio akan mengembangkan terapi inovatif seperti terapi sel punca, dan terapi sel imun,” jelasnya.

Kerja sama ini juga meliputi pengembangan terapi sel punca, yang memanfaatkan kemampuan regeneratif sel punca untuk memperbaiki jaringan tubuh yang rusak. Teknologi ini berpotensi besar dalam menangani penyakit degeneratif maupun kondisi medis kronis lainnya.

Selain itu, pengembangan terapi sel imun akan menjadi aspek penting lainnya. Terapi ini mengoptimalkan kemampuan alami sistem kekebalan tubuh untuk melawan berbagai penyakit, sehingga memberikan pendekatan pengobatan yang lebih presisi dan efektif. “Hari ini kita menandatangani kerja sama dengan Geron Bio, dalam rangka mengembangkan riset terapi sel,” ucapnya.

Menurutnya, saat ini pemerintah Indonesia melalui Kemenkes sedang membuka peluang yang luar biasa memperbolehkan riset penelitian berbasis pelayanan. Untuk membuat terapi cel tersebut dibutuhkan laboratorium yang berteknologi tinggi berstandar Good Manpufacturing Practices (GMP) yaitu laboraturium yang bebas dari kontraminasi apapun, baik virus, bakteri, debu dan sebagainya.

Mandaya telah memiliki ruang dan teknisi laboratorium berstandar GMP tersebut, yang investasinya tidak sedikit dari fasilitas produksinya, tetapi juga memiliki teknologi bagaimana membuat terapi cel itu effisien dan efektif.

Dengan hadirnya laboratorium berstandar GMP ini, Mandaya Group dan Geron Bio berharap dapat membuka akses lebih luas bagi pasien Indonesia terhadap terapi sel modern yang sebelmnya hanya tersedia di luar negeri. Kolaborasi ini menandai langkah besar dalam membawa teknologi kesehatan masa depan ke tanah air,” harapnya.

Sementara CEO GeronBio, Lee Shongune, dalam sambutannya memberikan apresiasi yang mendalam kepada team Mandaya Group, yang tengah mempersiapkan kemitraan ini. “Bagi saya hari ini merupakan hari yang pertama GeronBio dan Mandaya Group bekerja sama,” ucapnya.

Geron bio adalah perusahaan yang mengembangkan teknologi terapis sel punca dan cel imun yang telah berkembang dengan kekuatan GMP yang setarap tertinggi di korea. Tingkat aktivitasi cel yang diabilitas yang sangat tinggi dan sudah terbukti memiliki teknologi yang terkemuka.

Kemitraan dengan Mandaya Royal Hospital Puri sangat berguna untuk mengembangkan expansi teknologi bersama sama.

Kami siap untuk memberikan perwakilan Geronbio di indonesia untuk lebih mendukung pada Mandaya dalam memperluas pelayanan. Mulai dari terapi cel dan suplay media kulture, hingga produksi produk bertahap berbasis dalam jangka waktu panjang.

Kolaborasi ini bukan sekedar untuk mengadakan teknologi, melaikan sebagai batu loncatan pertama untuk menghasilkan pendapatan dan data clinis secara bersamaan diluar negeri. Mandaya merupakan mitra sejati yang dapat berbagi resiko dan hasil. Geronbio akan membawakan teknologi dan kwalitas terbaik dari korea,” pungkasnya. (Red)

Continue Reading

Kesehatan

RSUD Cibinong Kabupaten Bogor Sediakan Layanan Psikologi

Published

on

By

Bogor, Hariansentana.com –Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong Kabupaten Bogor Sediakan Layanan Psikologi, melalui Klinik Mentari dan Klinik Psikolog Eksekutif.

Saat di temui awak Media di Poli Yankesrad ( Gd Azalea ) rabu (12,11,2025), Psikolog Niko Puri Diyanti, M. Psi, mengatakan, saat ini untuk layanan Psikolog pihak nya membuka layanan dari pukul 09.00-13.00 Wib di pelayanan Poli Yankesrad (Layanan Unggulan) di RSUD Cibinong.

Kebutuhan akan terapi perilaku ini baru diadakan, akhir tahun 2024. Terapi yang digunakan dapat berupa CBT (Cognitive Behavioral Therapy) dan NLP (Neuro-linguistic Programming) dimana ini adalah dua pendekatan berbeda, meskipun keduanya berfokus pada perubahan pola pikir dan perilaku.

Adapun pasien terapi prilaku ini ada yang berasal dari rujukan juga pasien datang sendiri dan untuk awalnya, dapat di lakukan konsultasi dulu. Tampak sederhana anjuran yang di berikan namun dari pengalamannya dikatakan ada juga pasien yang mengabaikan usai terapi, di jadwal kan pertemuan minggu depan. Saat kita tanya apa sudah melakukan olah raga, pasien menjawab belum sambil tersenyum,” ujar Niko Puri Diyanti, M. Psi, psikolog RSUD Cibinong.

Pada sesuatu hal yang menurut nya masih pada keadaan rasa galau, menurutnya dapat memilih apa untung dan rugi nya pada diri sendiri dalam pemahaman secara logika,” papar nya.

Untuk diketahui, klinik Mentari berfokus pada kesehatan jiwa dan pemulihan mental sementara klinik Psikolog Eksekutif menawarkan konsultasi psikologis untuk berbagai masalah seperti stres, kecemasan dan gangguan emosi, termasuk untuk anak dan dewasa.

Layanan yang tersedia pada
Klinik Mentari yaitu layanan kesehatan jiwa terpadu yang mencakup klinik jiwa, psikolog, dan okupasi. Berfokus pada kesehatan jiwa dan pemulihan mental, layanan psikolog klinis anak dan remaja.

Klinik Psikolog Eksekutif
Menyediakan konsultasi psikologis profesional oleh psikolog klinis anak dan dewasa. Menangani manajemen stres, kecemasan, konseling individu, pasangan, dan keluarga serta membantu penanganan gangguan emosi dan perilaku.

Cara mendapatkan informasi lebih lanjut Klinik Mentari dapat menghubungi, nomor 0811 2408 59 atau kunjungi situs web mentari.rsudcibinong.com sedangkan untuk Klinik Psikolog Eksekutif dapat menghubungi Instalasi Yankestrad di 0811 862 508……….( Tabrani )

Continue Reading

Kesehatan

Gandeng MasterChef Season 2, RS Mandaya Royal Puri Ciptakan Menu Baru untuk Pasien

Published

on

TANGERANG, SENTANA – RS Mandaya Royal Puri menjalin kolaborasi istimewa dengan Chef Faisal Esach Rifky, finalis MasterChef Indonesia Season 2 sekaligus seorang penyintas kanker kelenjar getah bening (Limfoma Hodgkin Stadium 4) yang menjalani terapinya di RS Mandaya Royal Puri, untuk mengembangkan menu makanan sehat bagi pasien rawat inap di RS Mandaya Royal Puri.

Chef Esach, yang dahulu menjalani rangkaian kemoterapi di RS Mandaya Royal Puri hingga dinyatakan menjadi survivor, kini kembali ke rumah sakit tidak sebagai pasien, melainkan rekan kolaborasi dan inspirasi bagi banyak penyintas kanker lainnya. Dengan latar belakangnya sebagai seorang chef dan penyintas, Chef Esach menjadi contoh nyata bahwa kesembuhan dapat membuka babak baru untuk berkarya dan memberi makna bagi sesama.

“Kami sangat tersentuh dengan perjuangan Chef Esach dalam melawan kanker kelenjar getah bening stadium 4-nya di Mandaya. Beliau tidak menyerah, bahkan mampu kembali ke aktivitasnya yang semula. Tentunya ini menjadi contoh yang sangat inspiratif bahwa kanker bukan akhir dari segalanya. Bahkan, saya terinspirasi untuk memulai kolaborasi ini agar cerita Chef Esach dapat diketahui pasien-pasien Mandaya melalui program Sepiring Harapan, yaitu menu pasien yang dibuat secara kolaboratif bersama Chef Esach dan tim dokter gizi Mandaya,” kata dr. Ben Widaja, Presiden Direktur Mandaya Hospital Group.

Inspirasi dari dapur untuk proses penyembuhan pasien selain berkolaborasi dalam pengembangan menu sehat, RS Mandaya Royal Puri juga menghadirkan Chef Esach dalam acara gathering komunitas kanker yang digelar pada Sabtu (8/11) di RS Mandaya Royal Puri.

Acara kali ini mengangkat tema pentingnya nutrisi dan asupan gizi untuk pasien kanker dan merupakan kali kelima Mandaya mengadakan acara pertemuan komunitas kanker Geng Macan (Mandaya Advanced Cancer Center) yang berjumlah lebih dari 1.000 pasien dan rutin diadakan setiap tiga bulan sekali sebagai bentuk dukungan berkelanjutan bagi para pejuang dan penyintas kanker.

Dalam acara tersebut, Chef Esach tidak hanya berbagi kisah perjalanan melawan kanker, tetapi juga memandu demo masak yang menampilkan berbagai kreasi makanan sehat untuk pasien kanker. Menu yang disajikan menggambarkan bahwa makanan bergizi tinggi dapat tetap menggugah selera, sekaligus membantu pemulihan tubuh dan menjaga energi selama proses pengobatan.

Para peserta acara juga berkesempatan untuk mencicipi langsung hasil masakan Chef Esach. Antusiasme terlihat dari para pasien dan penyintas yang merasa terinspirasi melihat bagaimana seseorang yang pernah berada di posisi mereka kini kembali aktif, sehat, dan berkontribusi positif bagi komunitas kanker di Indonesia.

Geng Macan Corner: Wadah Karya untuk Pejuang dan Penyintas Kanker
Dalam acara gathering komunitas kanker tersebut, RS Mandaya Royal Puri juga meluncurkan Geng Macan Corner yang berlokasi di Urbe Coffee RS Mandaya, sebuah inisiatif baru dari Mandaya yang memberikan wadah apresiasi dan pemberdayaan bagi para anggota komunitas kanker Geng Macan.

Melalui Geng Macan Corner, para anggota komunitas Geng Macan dapat menitipkan dan menjual hasil olahan makanan atau camilan buatan mereka. Inisiatif ini menjadi bukti bahwa para pejuang kanker dapat kembali produktif, berdaya, dan menjalani kehidupan yang bermakna setelah masa pengobatan.

Sebagai salah satu penyintas dan anggota Geng Macan, Chef Esach juga turut menitipkan produk makanannya di Geng Macan Corner, mulai dari onde ubi cheese, lumpia ayam pedas, nasi liwet ayam, hingga ketan sengkolo. Keterlibatannya menjadi inspirasi bahwa proses kesembuhan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari kesempatan baru untuk berkarya dan menginspirasi orang lain.

Komitmen Mandaya dalam Menghadirkan Layanan Kanker Berstandar Internasional
Sebagai salah satu rumah sakit dengan fasilitas kanker terlengkap di Indonesia, RS Mandaya Royal Puri terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan kanker berstandar internasional. Rumah sakit ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas medis modern, seperti Elekta Versa HD Radiotherapy, brakiterapi untuk kanker kewanitaan, terapi apheresis untuk kanker darah, hingga Digital PET CT Scan, teknologi canggih yang hanya dimiliki oleh segelintir rumah sakit di Indonesia.

Selain itu, RS Mandaya Royal Puri juga baru saja meraih penghargaan sebagai salah satu dari 12 rumah sakit terbaik di bidang layanan kanker oleh Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) dalam ajang PERSI Award 2025.

Dengan kombinasi antara teknologi modern, tim medis yang berdedikasi, serta dukungan komunitas pasien yang kuat seperti Geng Macan, RS Mandaya Royal Puri berkomitmen menjadi rumah bagi para pejuang kanker untuk sembuh, bangkit, dan berkarya kembali dengan penuh semangat dan harapan baru.

Continue Reading
Advertisement

Trending