Connect with us

Nasional

Sentana Reaction – HP Hilang Malah Bisa Dipenjara Karena UU Pornografi!

Published

on

Featured Video Play Icon

Jakarta, SENTANA – Reaction kali ini, kami akan membahas aspek hukum mengenai kasus pornografi yang menimpa selebritis. Bagaimana sebetulnya ketentuan UU Pornografi terkait handphone yang hilang? Simak sampai selesai.

 

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Tokoh Papua Sebut KKB Yang Membantai Warga di Kabupaten Puncak, Melukai Adat

Published

on

Papua, Hariansentana.com – Yanto Eluay, putra tokoh pejuang Papua Theys Hiyo Eluay dan juga tokoh adat di Papua yang merupakan Ondofolo di Sentani, Jumat (16/4/2021) mengatakan, serangkaian kekejaman yang dilakukan KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) terhadap guru, tukang ojek, dan anak sekolah di Kabupaten Puncak, melanggar norma adat dan mencoreng wajah adat.

Yanto Eluay kembali menegaskan, kepada para pelaku kriminal bersenjata dalam hal ini KKB yang melakukan gangguan keamanan di Kabupaten Puncak untuk segera menghentikan aksinya yang tidak berperikemanusiaan itu karena adat tidak membenarkannya.

“Menyikapi beberapa peristiwa yang terjadi saat ini di Kabupaten Puncak, kami sangat menyesalinya. kami masyarakat papua adalah masyarakat adat sehingga apa yang dilakukan oleh pelaku dalam hal ini KKB merupakan pelanggaran terhadap adat,” tuturnya.

Lanjut dikatakannya selaku tokoh adat, dirinya sangat memberikan dukungan penuh kepada aparat keamanan TNI-Polri untuk menciptakan rasa aman dan harmonis di tanah Papua.

“Kami minta untuk KKB segera hentikan segala perbuatan yang telah mengakibatkan jatuhnya korban dan hilangnya nyawa tak berdosa. Perbuatan KKB sangat mencemari dan mencoreng Wajah kami masyarakat Adat Papua,” pungkas Yanto Eluay.

Continue Reading

Daerah

Wujudkan Hidup Berdampingan, Kodim Jayapura Undang Tokoh Agama, Adat, Masyarakat dan Pemuda

Published

on

Jayapura, Hariansentana.com – Dalam rangka kerukunan umat beragama yang sangat penting untuk mencapai sebuah kesejahteraan hidup dalam bermasyarakat dan hidup saling berdampingan di negeri ini, Kodim 1701/Jayapura melaksanakan kegiatan pembinaan kerukunan umat beragama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, bertempat di Aula Kodim Jayapura, Jumat (16/04/2021).

Dandim 1701/Jayapura Kolonel Inf Edwin Apria Chandra menuturkan bahwa kegiatan ini untuk memberikan penjelasan dan pemahaman kepada aparat kewilayahan dalam hal ini para Babinsa tentang kerukunan umat beragama.

“Babinsa yang berinteraksi dengan masyarakat sehingga perlunya pengetahuan ini agar dapat memposisikan dirinya sebagai aparat kewilayahan dalam pelaksanaan tugasnya,” ujar Dandim.

Dandim Jayapura menambahkan bahwa kegiatan ini termasuk baru bagi Kodim Jayapura sehingga dimaksimalkan dengan menghadirkan para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan yang utama tokoh agama dengan didampingi oleh Babinsa di wilayahnya masing-masing.

“Diharapkan adanya sinergi antara Babinsa dan FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) dalam cara pandang agama yang kondusif untuk menciptakan kerukunan agama yang jauh dari ancaman konflik agama terutama di wilayah Kodim Jayapura,” tambah Dandim.

“Kami sangat mengapresiasi antusias dari masyarakat terutama tokoh agama yang maksimal hadir untuk mengikuti kegiatan ini sehingga dapat menyelaraskan pikiran untuk terciptanya kerukunan antar umat beragama di Papua khusus di kota Jayapura,” tutup Kolonel Inf Edwin Apria Chandra.

Continue Reading

Daerah

Pangdam Cenderawasih Pimpin Sidang Penentuan Calon Tamtama PK TNI AD Gel I TA 2021

Published

on

Jayapura, Hariansentana.com – Putra-putraterbaik Papua Calon Tamtama PK TNI AD Gelombang I TA 2021 mengikuti Sidang Pantukhir Tingkat Pusat yang dipimpin langsung oleh Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. di Aula Serbaguna Rindam XVII/Cenderawasih, Sentani, Sabtu (17/4/2021).

Dalam sambutannya Pangdam XVII/Cenderawasih mengatakan kegiatan sidang Pantukhir tingkat pusat ini merupakan tahapan akhir dari beberapa tes yang sudah dilakukan untuk menjadi seorang Prajurit Tamtama PK TNI AD.

“Sidang Pantukhir Tingkat Pusat merupakan tahapan terakhir sebelum para calon Tamtama TNI AD mengikuti pendidikan untuk menjadi Prajurit TNI AD,” ucap Pangdam.

Lebih lanjut Mayjen TNI Ignatius Yogo juga menyampaikan bahwa Sidang Pantukhir yang dilaksanakan harus dilakukan secara objektif dan profesional, sehingga calon-calon Tamtama PK TNI AD yang lulus dan terpilih diharapkan dapat menjadi Prajurit TNI AD yang berkualitas.

“Sidang Pantukhir yang diselenggarakan harus dapat dilakukan secara objektif dan profesional sehingga akan dapat menghasilkan calon-calon prajurit TNI AD yang berkualitas bagi institusi TNI AD di masa mendatang,” jelas Pangdam.

Sementara itu, Asisten Personel Kasdam XVII/Cenderawasih Kolonel Arm Wahyudi Dwi Santoso mengatakan, para peserta yang mengikuti sidang Pantukhir ini merupakan calon-calon Tamtama TNI AD yang terpilih.

“Mereka telah melewati seluruh tahapan pemeriksaan awal yang sangat ketat dan teliti, meliputi aspek administrasi, kesehatan, jasmani, mental ideologi (MI) dan psikologi yang dilaksanakan secara objektif dan transparan,” ungkapnya.

Kolonel Wahyudi menambahkan bahwa para calon Tamtama yang dinyatakan lulus pada sidang Pemilihan Tingkat Pusat atau Pantukhir, selanjutnya akan mengikuti pendidikan Tamtama selama lebih kurang 5 bulan. “Hanya calon yang berkualitas, memenuhi persyaratan dan terbaik yang layak lulus, selanjutnya berhak untuk mengikuti pendidikan di Rindam XVII/Cenderawasih,” ujarnya.

“Dan bagi yang belum lulus jangan bersedih atau patah semangat, karena masih ada waktu menyiapkan diri untuk belajar dan berlatih lagi dalam menghadapi seleksi penerimaan prajurit TNI berikutnya,” tutup Aspers Kasdam XVII/Cenderawasih.

Continue Reading
Advertisement

Trending

Copyright © 2019 HarianSentana.com. Theme by PT. Ciptamedia Kreasi.