Connect with us

Nasional

Keberatan Atas Perubahan UU No.8 Tahun 2019, Pada Draft RUU Omnibus Law, Ini Yang Dikatakan Ketua Sapuhi

Published

on

Jakarta, Sentananews.com – Terkait adanya rencana perubahan UU No.8 Tahun 2019 pada draft RUU Omnibus Law, Ketua Umum SAPUHI (Sarikat Penyelenggara Haji Umrah Indonesia) Syam Resfiadi menyebut pihaknya merasa keberatan.

Menurut Syam keberatan yang disampaikan pihaknya tersebut dikarenakan RUU tersebut tidak secara jelas mengatur persayaratan memperoleh izin PPIU.

“Dalam draft RUU Omnibus tidak ada persyaratan yang jelas untuk memperoleh ijin PPIU, yang mana artinya pihak asing dan non muslim bisa memperoleh izin tersebut,” ungkap Syam melalui pernyataan tertulis via ponsel, Senin 11/5.

Hal tersebut menurut Syam seperti yang tercantum draft RUU Omnibus Law di pasal 89, 90, 91 dan 92 tentang perijinan persyaratan serta pelaksanaan umrah oleh pihak PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) yang sebelumnya sudah diamanahkan pada UU yang sudah ada saat ini.

“Kami merasa keberatan dengan draft RUU Omnibus Law terkait pelaksanaan haji dan umrah, menurut kami UU yang sudah ada saat ini (UU No.8 Tahun 2019) sudah sangat baik dan tidak perlu diubah,” sambung Syam.

“Hari ini kami sudah mengirimkan surat aspirasi kami tersebut ke bapak presiden Jokowi agar menjadi pertimbangan sebelum nantinya draft RUU tersebut disahkan menjadi UU,” tutup Syam.

Nasional

Kasau Tinjau Kesiapan Lanud Dhomber Jelang HUT Ke-79 RI dan Perpindahan Mabesau di Kaltim

Published

on

Balikpapan, Hariansentana.com — Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., bersama Ketua Umum PIA Ardhya Garini Ny. Isa M. Tonny Harjono, melakukan kunjungan kerja ke Lanud Dhomber, Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (21/7/2024).

Kedatangan Kasau dan rombongan disambut oleh Komandan Lanud Dhomber Kolonel Pnb David Ali Hamzah, S.Sos., M.Han., dan sejumlah pejabat Forkopimda Provinsi Kaltim, serta para pejabat Lanud Dhomber.

Kunjungan kerja Kasau ke Balikpapan bertujuan untuk meninjau kesiapan Lanud Dhomber dalam mendukung perayaan HUT ke-79 RI yang akan dilaksanakan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Selain itu, Kasau juga meninjau kesiapan infrastruktur dan sarana prasarana Mabesau yang dibangun di Lanud Dhomber, menjelang perpindahan Mabesau ke Provinsi Kalimantan Timur.

Saat kunjungan kerja, Kasau meninjau Mess Pringgondani, Mess Halil, dan Rusun Rajawali yang direncanakan sebagai tempat tinggal personel Mabesau nantinya. Kasau juga meninjau Guest House Wiratmo yang akan digunakan sebagai kantor dan kediaman Kasau setelah Mabesau resmi beroperasional di Kalimantan Timur.

Turut mendampingi Kasau saat kunjungan kerja, Pangkoopsudnas Marsdya TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M., Koorsahli Kasau, para Asisten Kasau, Kapuslaiklambangjaau, Dankopasgat, dan para pejabat utama TNI AU lainnya.

Continue Reading

Nasional

Apresiasi Kinerja Mentan Amran, Anggota Komisi VI DPR Sebut Pertanian Kembali Pada Orang yang Tepat

Published

on

JAKARTA, HARIANSENTANA.COM – Anggota Komisi VI DPR RI, Khilmi, mengapresiasi capaian kerja yang dilakukan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman selama kurang lebih 8 bulan terkahir. Dia menilai, Mentan Amran mampu mengimplementasikan berbagai arahan Presiden terkait peningkatan dan kemandirian pangan.

“Kalau kita bicara tahun ini, Indonesia termasuk negara yang paling kuat dalam urusan pangan. Terbukti petani bisa tanam meski terjadi kekeringan. Ini berkat program pompanisasi yang berjalan secara masif. Di samping itu urusan pupuk juga terpenuhi secara baik,” ujar Khilmi, Sabtu, 20 Juli 2024.

Khimi menilai Kementan dibawah komando Mentan Amran juga berhasil mengembalikan kepercayaan publik, di mana pada beberapa bulan lalu Indonesia sukses mengekspor komoditas jagung ke Filipina. Menurutnya, capaian tersebut tidak gampang karena hampir semua negara justru mengalami penurunan produksi.

“Di Indonesia kita malah ekspor jagung disaat berbagai negara lainya terjadi penurunan produksi. Saya kira ini capaian yang luar biasa dan karena itu sektor pertanian perlu mendapat perhatian khusus dari semua pihak,” katanya.

Diketahui, pemerintah Indonesia baru saja melepas ekspor jagung dari Provinsi Gorontalo ke Filipina sebanyak 50 ribu ton atau senilai Rp209 miliar. Ekspor dilakukan oleh perusahaan swasta, yaitu PT. Sentosa Utama Lestari dan PT. Gorontalo Pangan Lestari.

“Padahal sebelumnya kita impor 250 ribu ton. Sekarang kita melakukan ekspor. Ini yang saya katakan bahwa pertanian kembali pada orang yang tepat. Apalagi sekarang sudah ada Pak Sudaryono sebagai Wamentan, insyaallah tambah kuat pertanian kita,” katanya.

Kementerian Pertanian (Kementan) saat ini tengah fokus pada peningkatan produksi dua komoditas utama masing-masing beras dan jagung. Untuk mendukung capaian tersebut, Kementan tengah menjalankan skema pemenuhan pupuk bersubsidi dengan penambahan kuota hingga 100 persen dan pompanisasi di seluruh Indonesia.

Continue Reading

Ibukota

Pj. Gubernur Heru Bangga Hasil Kreativitas SMK Jakarta Dipamerkan di Vokasi Fest 2024

Published

on

By

JAKARTA, HARIANSENTANA.COM — Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menghadiri acara Hervesting Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI)/Bangga Berwisata Indonesia (BBWI) dan Vokasi Fest 2024 di Lapangan Banteng, Kecamatan Sawah Besar Kota Administrasi Jakarta Pusat, pada Sabtu (20/7/2024).

Didampingi Sigit Wijatmoko Plt.Kadis Ominfitik Pemprov DKI Jakarta, Heru mengungkapkan kebanggaannya saat melihat hasil kreativitas pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Jakarta yang dipamerkan dalam acara tersebut.

“Tadi kita lihat hasil karya anak-anak SMK di DKI Jakarta, antara lain fashion show. Jadi kita lihat cukup baik desainnya dan ini terus kita promosikan anak-anak bangsa yang punya kreativitas luar biasa,” kata Pj. Gubernur Heru.

Pj. Gubernur Heru menilai kegiatan seperti ini dapat mendukung penguatan produksi produk dalam negeri yang merupakan salah satu tujuan gerakan nasional BBI/BBWI.

“Kegiatan ini diadakan untuk mendukung kegiatan lokal yang juga turut membangun negeri. Serta menggaungkan gerakan BBI/BBWI sekaligus Vokasi Fest 2025. Ini salah satu kegiatan supaya hasil produk dan inspirasi anak-anak SMK bisa tersalurkan dengan baik,” ujar Pj. Gubernur Heru.

Dalam acara yang sama, Menteri Pendidikan, Kebudayan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) RI Nadiem Makarim mengatakan, pendidikan vokasi baik di jenjang SMK maupun perguruan tinggi adalah salah satu platform inovasi produk buatan Indonesia. Banyak sekali produk hasil kreativitas peserta didik dan mahasiswa vokasi yang kini dimanfaatkan secara luas baik di dalam maupun luar negeri. Selain itu, pariwisata Indonesia juga terus didukung dengan peningkatan kualitas sektor hospitality dalam pendidikan vokasi.

“Dalam hal ini, kami Kemdikbudristek melakukan berbagai terobosan untuk menguatkan ekosistem inovasi dalam pendidikan vokasi. Saat ini, kami mencatat sudah lebih dari 1.800 SMK yang merupakan pelaksana program ‘SMK Pusat Keunggulan’ di seluruh Indonesia, yang memberikan manfaat kepada lebih dari 1,7 juta murid SMK,” kata Nadiem.

Salah satu manfaat program tersebut adalah memberikan kesempatan yang lebih luas untuk melakukan praktik kerja lapangan di berbagai perusahaan kelas dunia dan materi pembelajaran yang lebih relevan dengan implementasi Kurikulum Merdeka. Di tingkat pendidikan tinggi, mahasiswa vokasi juga mendapatkan kemerdekaan yang lebih luas untuk belajar di luar kampus melalui program Kampus Merdeka, seperti program Indonesia International Student Mobility Awards (IISMA) yang memfasilitasi pertukaran pelajar di perguruan tinggi top dunia atau magang di perusahaan internasional.

Beberapa hasil dari terobosan tersebut bisa dilihat dalam kegiatan Harvesting BBI/BBWI yang dikolaborasikan Vokasi Fest 2024. Untuk itu, Kemdikbudristek menyambut baik sinergi tersebut dan mengharapkan kerja sama yang lebih erat pada masa mendatang.

“Dengan menggunakan pendidikan vokasi, kita turut menumbuhkan rasa bangga atas produk buatan Indonesia dan berwisata di Indonesia. Mari terus melanjutkan gerakan nasional BBI/BBWI dan gerakan memajukan pendidikan Indonesia. Vokasi kuat menguatkan Indonesia,” tutup Nadiem.(Sutarno)

Continue Reading
Advertisement

Trending