Connect with us

Ekonomi

Dirut Pertamina: Kemandirian Energi Bangsa jadi Komitmen Kami

Published

on

Jakarta, HarianSentana.com – Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati mengegaskan, bahwa restrukturisasi dan rencana IPO merupakan cara Pertamina untuk mempertahankan bisnis jangka panjang agar terus tumbuh secara berkelanjutan.

“Caranya dengan memperkuat existing atau current revenue generator tentu dengan investasi to suistain. Dan kita juga harus mengembangkan revenue generator yang baru,kita harus invest untuk growth, dan disaat yang bersamaan kita juga harus menciptakan future revenue generation. Kita harus menginvest untuk mentransform bisnis Pertamina ini sesuai dengan global mega trend tadi,” kata Nicke dalam webinar “Restrukturisasi Babak Baru Pertamina Sebagai Holding Migas” yang digelar EnergyWatch, di Jakarta, Minggu (27/7).

Menurut Nicke, komitmen Pertamina terhadap bangsa ini adalah kemandirian energi. “Saya yakin sobat energi juga bisa merasakan dan melihat sendiri komitmen kami, satu adalah bahwa penyediaan energi ke seluruh plosok negeri ini adalah komitmen Pertamina. Oleh karena itu kita komit membangun dan menambah aksesbility, walaupun secara keekonomian melempar handuk putih. Perusahaan lain tidak mau diberi penugasan ke 3T, Pertamina tetap jalankan ini,” paparnya.

Soal pembangunan kilang, lanjut Nicke, Pertamina akan tetap jalan, buktinya kilang Balikpapan tetap jalan, Cilacap, Balongan tetap jalan. “TPPI kita kembangkan bahkan menambah kapasitas dan membangun olifien center baru. Ini adalah bukti,” ucqpnya.

Komitmen Pertamina lainnya, lanjut Nicke, adalah meningkatkan Tingkat Kandungan Komponen Dalam Negeri (TKDN). Sudah ada roadmap baik di hulu, di kilang maupun di hilir Pertamina. Termasuk juga untuk kapal, Pertamina kerjasama dengan industri kapal dalam negeri.

“BPKP telah mengaudit TKDN Pertamina, meningkat terus angkanya dari tahun ke tahun. Kita harapkan di tahun ini

mencapai 50 persen dari Capex (capital expenditure) kita yang luar biasa besar,” ungkap Nicke seraya menambahkan bahwa ada satu fungsi di holding Pertamina yang menangani ini.

Mengenai cara Pertamina mencari dana dengan IPO, bond dan dengan strategic partnership, menurut Nicke itu hanya cara. “Management is art. Ini adalah cara kita untuk mencapai tujuan.Tapi komitmen kita terhadap bangsa dan negara ini yang tidak berubah,” tegas Nicke.

Pada kesempatan yang sama, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Prof Hikmawanto Juwana mengatakan, bahwa sebagai entitas bisnis, wajar jika Pertamina memilih melakukan restrukturisasi. “Pertamina sekarang ini murni operator yang hanya menjalankn bisnis, jadi wajar saja kalau melakukan restrukturisasi. Dan itu sesuatu yang biasa seperti yang juga dilakukan perusahaan-perusahaan besar di luar negeri,” kata Hikmawanto.

Ia juga menampik adanya anggapan sejumlah pihak seakan-akan IPO merupakan upaya penjualan aset. “Apakah IPO itu menjual aset negara, tidak juga. Perusahaan kan punya beberapa opsi untuk mendapatkan fresh money, seperti obligasi ataupun IPO. Apalagi di dunia migas IPO itu hal yang sudah biasa. Contohnya Saudi Aramco yang sejak 2019 sudah IPO,” tukasnya.

“Yang penting kita jaga di PT Pertamina perseronya. Kalau anak-anak perusahaan melakukan IPO tidak masalah. Buktinya ada PGN. Memang sih itu sudah dilakukan sebelum gabung dengan Pertamina. Kemudian perusahana asing anak usahanya boleh tbk, kenapa Pertamina tidak,” tambah Hikmawanto.

Ia juga menjelaskan tentang perbandingan tafsiran dikuasai negara dalam tata kelola migas, berdasarkan UU 44/1960 dan UU 22/2001. “Dulu itu Pertamina menguasai hulu dan hilir. Tapi dia itu regulator sekaligus sebagai operator. Tapi di Undang Undang 22 tahun 2001, berubah. Regulator dikembalikan ke pemerintah,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan tentang perbandingan tafsiran dikuasai negara dalam tata kelola migas, berdasarkan UU 44/1960 dan UU 22/2001. “Dulu itu Pertamina menguasai hulu dan hilir. Tapi dia itu regulator sekaligus sebagai operator. Tapi di Undang Undang 22 tahun 2001, berubah. Regulator dikembalikan ke pemerintah,” jelasnya.

Kemudian di Pasal 60 Pertamina dialihkan bentuknya menjadi perusahaan persero dengan peraturan pemerintah. “Ini yang kita kenal sekarang sebagai PT Pertamina persero. Kita bicara Pertamina yang dulu dan sekarang beda. Kalau sekarang Pertamina kedudukannya sebagai player menurut Undang Undang 22 tahun 2001. Intinya tolong bedakan Pertamina dengan PT Pertamina persero. Sehingga publik tidak salah kaprah,” paparnya.

Hikmahanto menegaskan negara hadir memegang kekuasaan kekayaan negara melalui SKK Migas. Dia menilai wajar sebagai sebuah entitas bisnis,di Pertamina dilakukan restrukturisasi.

“Perusahaan sebesar apapun dia kalau tidak melakukan restrukturisasi, yang dikhawatirkan adalah anak perusahaan ini punya perusahaan yang sama dengan anak perusahaan yang satunya lagi. Sekarang kita bicara BUMN sedang melakukan restrukturisasi.Maka ada holdingisasi,” pungkasnya.(sl)

Ekonomi

Memasuki HUT ke 51 Indocement Perkuat Langkah Menuju Masa Depan yang Lebih Hijau dan Gemilang

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (Indocement) memperingati HUT ke-51 pada 4 Agustus 2026, di Aula ASIST, Kompleks Pabrik Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat secara hybrid.

Perayaan tahun ini mengusung tema Harmoni dalam Sinergi, Kreatif dalam Inovasi, Gemilang dalam Prestasi yang menggambarkan semangat Indocement untuk terus menguatkan kolaborasi, mendorong terobosan, dan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Direktur Utama Indocement Christian Kartawijaya menyampaikan bahwa perjalanan selama lebih dari setengah abad telah membentuk Indocement menjadi perusahaan bahan bangunan yang tangguh, inovatif, dan terpercaya. Pencapaian tersebut merupakan hasil harmoni dari seluruh karyawan Indocement, dukungan dari pelanggan serta mitra usaha, dan kepercayaan dari pemegang saham, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Lima puluh satu tahun merupakan perjalanan panjang yang dibangun melalui kerja keras, ketangguhan, dan semangat kebersamaan. Dengan menghayati nilai harmoni, kreativitas, dan prestasi, kami yakin Indocement akan semakin relevan serta mampu memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan dan Indonesia,” ujar Direktur Utama Indocement.

Dalam beberapa tahun terakhir, Indocement terus memperkuat portofolio bisnis dan ekosistem pendukungnya. Perusahaan memperkuat bisnis mortar melalui pembentukan PT Mortar Prakarsa Utama, hasil kolaborasi antara anak usaha Indocement dan Saint-Gobain Group. Indocement juga membentuk usaha patungan bersama Mondi Industrial Bags GmbH., yaitu PT Mondi Indo Prakarsa Kemasan, untuk mendukung ketersediaan kemasan yang andal dan menjaga kualitas produk.

Selain itu, pada tahun ini Indocement juga berhasil mendapatkan penghargaan PROPER Emas untuk Kompleks Pabrik Citeureup dan PROPER Hijau untuk Kompleks Pabrik Cirebon dan Kompleks Pabrik Tarjun, hal ini menunjukkan bahwa upaya keberlanjutan dan menjaga lingkungan hidup sudah berada di jalur yang benar.

Transformasi tersebut berjalan beriringan dengan agenda keberlanjutan. Indocement terus memperluas pemanfaatan dan penggunaan refuse-derived fuel (RDF) sebagai salah satu sumber bahan bakar alternatif, memanfaatkan pembangkit listrik tenaga surya di berbagai fasilitas operasional, menggunakan kendaraan listrik untuk operasional pabrik, serta menjalankan beragam inisiatif pengurangan emisi. Langkah-langkah tersebut diarahkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi yang berasal dari bahan bakar fosil serta menjadi bagian dari komitmen Indocement terhadap dekarbonisasi, ekonomi sirkular, dan keberlanjutan jangka panjang.

Selain itu, Indocement juga terus melakukan digitalisasi dan adopsi penggunaan artificial intelligence di berbagai lini untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam proses produksi dan distribusi produk.

Kondisi pasar semen Indonesia yang masih diwarnai kelebihan kapasitas dan persaingan yang ketat, Indocement terus memperkuat ketangguhan bisnis melalui efisiensi, inovasi, serta penguatan layanan kepada pelanggan. Oleh karena itu, pada semester pertama 2026, Indocement mencatat pertumbuhan volume penjualan semen domestik sebesar +4,9% dari pertumbuhan pasar semen kantong +3,5% dan pasar semen curah +8,6% sehingga pangsa pasar semen Indocement mencapai 28,1%. Kenaikan penjualan tersebut berefek baik kepada kinerja keuangan, Indocement berhasil mencacatkan kenaikan Pendapatan Neto +5,2% dan Marjin EBITDA di angka +18,0% sehingga mencatat Laba Periode Berjalan Rp589,6 miliar atau naik 19,2%.

Memasuki paruh kedua 2026, Indocement tetap optimistis sekaligus waspada terhadap dinamika perekonomian nasional yang masih penuh tantangan internal dan eksternal. Perusahaan akan memprioritaskan efisiensi pada setiap fungsi tanpa mengorbankan kualitas produk, keselamatan kerja, maupun nilai yang diterima pelanggan.

Selain bertumbuh melalui bisnis, Indocement terus memperluas manfaat bagi masyarakat. Beberapa program tersebut adalah program “Bangun Rumah Tukangku”, yang dijalankan bersama para mitra bisnis untuk membantu renovasi rumah tukang bangunan. Program tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada para tukang yang selama ini berkontribusi membangun rumah dan kehidupan masyarakat Indonesia. Selain itu, terdapat pula program Indocement Peduli yang membantu tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera yaitu berupa pemulihan akses air bersih dan pembangunan ekonomi kreatif di Desa Sekumur, Aceh Tamiang serta pembangunan fasilitas sosial dan sanitasi serta pembangunan jembatan perintis (yang berkolaborasi dengan stakeholder lainnya) di Hutanabolon, Tukka, Tapanuli Tengah.

Pada peringatan HUT ke-51 ini, Indocement turut memberikan apresiasi kepada para inovator Indocement yang berhasil menang dalam kompetisi Indocement Innovation Awards 2026, serta apresiasi kepada para karyawan yang menjadi jawara di Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI), serta Employee of The Year 2026 untuk karyawan yang berhasil memberikan kontribusi bermakna bagi keberhasilan perusahaan. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi ruang bagi karyawan untuk menunjukkan kreativitas, sportivitas, semangat inovasi, dan kebersamaan.

Indocement juga kembali menegaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama dalam seluruh kegiatan operasional. Perusahaan terus mendorong budaya keselamatan dengan memperkuat kepedulian, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap prosedur agar setiap karyawan, kontraktor, dan mitra kerja dapat bekerja dengan aman serta kembali kepada keluarga dalam keadaan sehat.

“Momentum HUT ke-51 menjadi pengingat bahwa perjalanan Indocement masih panjang. Dengan sinergi yang kuat, inovasi yang berkelanjutan, komitmen terhadap keberlanjutan serta kepedulian sosial yang konsisten, kami optimis Indocement akan terus melangkah menuju masa depan yang lebih kuat, lebih hijau, dan lebih gemilang, sekaligus berkontribusi dalam mengakselerasi pembangunan Indonesia,” tutup Christian Kartawijaya.

Untuk di ketahui.

Indocement adalah salah satu produsen semen terbesar di Indonesia yang memproduksi Semen Tiga Roda, Semen Rajawali, Mortar Tiga Roda, dan Semen Grobogan. Saat ini Indocement dan entitas anaknya bergerak dalam beberapa bidang usaha yang meliputi pabrikasi dan penjualan semen (sebagai usaha inti) dan beton siap-pakai, serta tambang agregat dan trass, dengan jumlah karyawan sekitar 4.100 orang. Indocement mengoperasikan 14 pabrik milik sendiri serta dua pabrik dan satu grinding mill dengan sistem sewa dengan total kapasitas produksi tahunan sebesar 33,5 juta ton semen. Sepuluh pabrik berlokasi di Kompleks Pabrik Citeureup, Bogor, Jawa Barat; dua pabrik di Kompleks Pabrik Cirebon, Cirebon, Jawa Barat; dan satu pabrik di Kompleks Pabrik Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan; satu pabrik di Grobogan, Jawa Tengah; dua pabrik di Maros, Sulawesi Selatan, dan satu grinding mill di Banyuwangi, Jawa Timur.

Pada 2022, Indocement telah mengoperasikan Pabrik Maros setelah menandatangani Perjanjian Sewa Pakai Aset dengan PT Semen Bosowa Maros dan PT Bosowa Corporindo. Heidelberg Memasuki HUT ke 51 Materials AG telah menjadi pemegang saham mayoritas Indocement sejak 2001…. (Ron)

Continue Reading

Ekonomi

Hotel Jannah Firdaus Makkah, Travel Umroh Pertama di Indonesia dan Dunia yang Memiliki Hotel Sendiri Di Kota Mekkah

Published

on

By

HARIANSENTANA.COM – Setiap jamaah tentu menginginkan perjalanan ibadah yang aman, nyaman, dan penuh ketenangan. Namun bagi Jannah Firdaus Tour & Travel, pelayanan terbaik tidak berhenti pada keberangkatan menuju Tanah Suci.

Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan, Jannah Firdaus resmi menghadirkan Hotel Jannah Firdaus Makkah, sebuah hotel yang dimiliki dan dikelola sebagai bagian dari ekosistem pelayanan jamaah. Kehadiran hotel ini menjadi tonggak penting karena menjadikan Jannah Firdaus sebagai travel umroh pertama di Indonesia yang memiliki hotel sendiri di Kota Makkah.

Langkah ini merupakan wujud investasi jangka panjang untuk memastikan setiap jamaah memperoleh pelayanan yang lebih terintegrasi, nyaman, dan berkualitas selama menjalankan ibadah.

Mengapa Memiliki Hotel Sendiri Menjadi Keunggulan?

Banyak travel bekerja sama dengan hotel pihak ketiga. Namun Jannah Firdaus mengambil langkah yang berbeda. Dengan memiliki hotel sendiri, perusahaan dapat mengendalikan secara langsung kualitas pelayanan, kebersihan, kenyamanan kamar, hingga koordinasi operasional selama jamaah berada di Tanah Suci.
Artinya, setiap standar pelayanan dapat dijaga dengan lebih konsisten karena seluruh proses berada dalam satu ekosistem pelayanan. Inilah yang menjadi salah satu pembeda Jannah Firdaus dibandingkan penyelenggara perjalanan umrah pada umumnya.

Komitmen Pelayanan One Stop Service.

Hotel Jannah Firdaus bukanlah satu-satunya investasi pelayanan yang dimiliki perusahaan. PT Jannah Firdaus Tour & Travel merupakan bagian dari Booking International Group, yang telah memiliki jaringan operasional di:
• Arab Saudi
• Indonesia
• Malaysia
• Mesir
• Tunisia
Selain itu, perusahaan juga memiliki:
• Muassasah di Arab Saudi
• Operasional penerbitan visa umrah
• Armada bus sendiri
• Tim operasional di Arab Saudi.

Seluruh fasilitas tersebut mendukung sistem One Stop Service, yaitu pelayanan yang terintegrasi mulai dari proses pendaftaran, pengurusan dokumen, keberangkatan, akomodasi, transportasi, hingga pendampingan jamaah selama berada di Tanah Suci.

Hotel Jannah Firdaus, Lebih Dekat dengan Masjidil Haram.

Hotel Jannah Firdaus berada di lokasi yang sangat strategis, yaitu: Ajyad, Bir Bililah Belakang Hotel Al Shohada Makkah, Arab Saudi. Dengan waktu tempuh sekitar 5–7 menit berjalan kaki menuju Masjidil Haram, jamaah dapat menghemat waktu perjalanan sehingga lebih fokus menjalankan ibadah.

Keunggulan lokasi lainnya meliputi:
• Dekat Masjidil Haram
• Dekat Menara Abraj Al Bait
• Dekat pusat kuliner
• Dekat pusat perbelanjaan
• Dekat ATM, money changer, minimarket, dan apotek
• Mudah memperoleh transportasi

Kenyamanan yang Menjadi Prioritas
Hotel Jannah Firdaus dirancang untuk menghadirkan pengalaman menginap yang nyaman bagi jamaah.

Fasilitas yang tersedia antara lain:
• Kamar modern, bersih, dan nyaman
• Pendingin ruangan (AC)
• WiFi gratis
• Lift
• Resepsionis 24 jam
• Housekeeping harian
• Area lobi yang nyaman
• Proses check-in dan check-out yang praktis.

Seluruh fasilitas tersebut dipersiapkan agar jamaah dapat beristirahat dengan optimal setelah menjalankan ibadah.

Desain kamar Hotel Jannah Firdaus. Setiap kamar dirancang untuk menghadirkan kenyamanan maksimal dengan suasana yang bersih, rapi, dan dilengkapi pendingin ruangan (AC), sehingga memberikan pengalaman menginap yang menyenangkan bagi para tamu.

Didukung Legalitas dan Standar Internasional. Kepercayaan jamaah merupakan prioritas utama.
Karena itu PT Jannah Firdaus Tour & Travel telah memiliki legalitas yang lengkap, meliputi: PIHK Kementerian Agama 91203014304940003. PPIU Kementerian Agama 91203014304940004 ISO 9001:2025. Certificate Number : 25-9001/Q/08083. Registration Number : AA0008083.

Legalitas tersebut menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menerapkan standar pelayanan yang profesional dan berkualitas.

Jamaah Umroh Jannah Firdaus
Dipercaya Ribuan Jamaah Indonesia
Kepercayaan ribuan jamaah yang telah memilih Jannah Firdaus menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dari tahun ke tahun. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai pencapaian dan keunggulan yang dimiliki, antara lain:
• Paket Umrah mulai dari Rp23 juta dengan fasilitas terbaik untuk memberikan pengalaman ibadah yang nyaman dan berkualitas.
• Berkomitmen menjaga harga paket tetap kompetitif, meskipun terjadi kenaikan harga tiket pesawat internasional dan penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat, tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada jamaah.

• Menjadi salah satu travel dengan jumlah keberangkatan jamaah terbanyak pada musim 1447 Hijriah.
• Menjadi travel yang memberangkatkan jamaah pada awal musim 1448 Hijriah.
• Memiliki Hotel Jannah Firdaus Makkah sebagai bentuk komitmen memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada jamaah.
• Didukung operasional langsung di Arab Saudi melalui tim pelayanan, muassasah, transportasi, serta sistem One Stop Service yang memastikan kebutuhan jamaah terlayani secara menyeluruh sejak keberangkatan hingga kembali ke Indonesia.

Jamaah Umroh Jannah Firdaus
Lebih dari Sekadar Travel Umroh
Jannah Firdaus tidak hanya mengantarkan jamaah menuju Baitullah. Kami membangun ekosistem pelayanan yang terintegrasi agar setiap perjalanan ibadah berlangsung lebih nyaman, aman, dan berkualitas.

Kehadiran Hotel Jannah Firdaus Makkah
menjadi simbol komitmen tersebut bahwa pelayanan terbaik dimulai dari persiapan di Indonesia hingga jamaah kembali ke tanah air. Bagi kami, perjalanan ibadah bukan sekadar berangkat dan pulang, tetapi menghadirkan pengalaman spiritual yang didukung oleh pelayanan profesional di setiap langkah.

Umroh Bersama Jannah Firdaus Sekarang. Wujudkan impian beribadah ke Tanah Suci bersama Jannah Firdaus, travel umroh yang berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi setiap jamaah.

Dengan dukungan operasional yang profesional, pendampingan yang berpengalaman, serta fasilitas Hotel
Jannah Firdaus Makkah, kami siap menemani perjalanan ibadah Anda dengan lebih nyaman dan tenang. (***)

Continue Reading

Ekonomi

Pengamat Berharap Ada Transparansi Terkait Hutang LN Indonesia

Published

on

Jakarta, hariansentana.com – PENGAMAT Ekonomi yang juga pengusaha Nasional, Dr, John N Palinggi, M.M, M.BA menyoroti adanya Hutang Luar Negeri (LN) yang diduga “Fiktif”. Oleh karenanya ia meminta adsnya transparansi tentang, berapa Hutang LN Indonesia yang sesungguhnya.

“Terutama Hutang dari Tiongkok. Perjanjian Hutang hanya di atas kertas, tidak ada uang yang masuk. jika benar ada kemana uang hutang itu disalurkan,” kata Ketua Umum ARDIN (Assosiasi Rekanan Pengadaan Barang dan Distributor Indonesia) ini saat ditemui di kantornya, Grha Mandiri, Menteng, Jakarta, kemarin.

Bukan hanya hutang LN “Fiktif”, John Palinggi juga berharap adanya transparansi berapa hutang LN Pemerintah yang berasal dari Kementerian dan Lembaga, terutama dari pihak swasta.

“Kementerian dan Lembaga juga BUMN mana yang bertransaksi hutang LN. Begitu pun pengusaha swasta yang berhutang di LN dijamin negara namun jadi beban (ditanggungjawabi) negara,” seru John.

Menurut Ketua Assosiasi Mediator Indonesia (AMINDO) yang pernah menjadi pengajar ahli di LEMHANAS ini, semua Hutang-hutang tersebut harus dibuka secara transparan dan dimintai pertanggungjawabannya kepada publik.

“Karena nanti kita rakyat yang menanggungnya dari pajak. jadi beban anak-cucu kita, padahal dinikmati segelintir ‘elite’. kalau dibiarkan terus nanti negaa bisa bangkrut, aset disita, diambil alih negara asing,” keluh John.

John Palinggi juga meminta transparansi soal sudah berapa jumlah hutang dari Tiongkok untuk pembangunan IKN (Ibu Kota Negara) di Kalimantan hingga saat ini.

“Jangan sampai IKN dikuasai orang asing (China) karena hutang pembiayaan pembangunan IKN,” jelasnya.

John mengaku prihatin dengan kondisi ekonomi Indonesia saat ini. Selain nilai tukar Rupiah yang anjlok terhadap Dolar AS, juga adanya korupsi yang Gila-gilaan.

“Kasihan Presiden Prabowo, saya percaya dia ingin membangun Indonesia dengan sepenuh hati tetapi dikhianati orang dekat sekelilingnya,” kata sosok yang sudah mengabdi pada 9 periode Presiden RI, dan 45 tahun jadi pengusaha tanpa cacat (hutang) ini.

Continue Reading
Advertisement

Trending