Connect with us

Gayahidup

Gandeng Anang dan Ashanty, ShortChall Hadirkan Platform Video Pendek Berbasis Web3

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com — Platform video pendek berbasis Web3, memperluas ekspansi global dengan menghadirkan sistem yang memungkinkan pengguna memperoleh imbalan nyata dari setiap aktivitas digital mereka.

Di Indonesia, pengembangan dan representasi ShortChall akan dijalankan oleh Vita World, yang diwakili oleh Anang Hermansyah bersama Hur Young. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat penetrasi pasar sekaligus membangun ekosistem kreator lokal.

Kehadiran platform ini membawa konsep baru di mana setiap aktivitas digital pengguna, mulai dari menonton, memberikan suara (voting), hingga mengunggah konten, dapat menghasilkan imbalan ekonomi nyata secara transparan melalui teknologi blockchain.

Managing Director Vita World, Anang Hermansyah dalam jumpa media, Rabu, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah penting untuk memperkuat penetrasi pasar sekaligus membangun ekosistem bagi kreator lokal di tanah air.

Berbeda dengan platform konvensional yang cenderung mendominasi keuntungan, ShortChall mengusung model bisnis yang lebih adil dengan mendistribusikan kembali pendapatan platform kepada pengguna dalam bentuk reward.

Anang menekankan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan konsep tantangan berkelanjutan atau serial challenger yang dijalankan secara bergantian oleh figur publik dan komunitas kreator untuk menjaga antusiasme masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Ashanty mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan peluang di platform yang baru saja mengudara di Indonesia ini.

Ia menjelaskan bahwa pengguna bisa mendapatkan keuntungan finansial hanya dengan melakukan aktivitas sederhana seperti mengunduh dan membagikan konten.

Ashanty juga menyoroti bahwa ShortChall memiliki rekam jejak yang matang dengan persiapan selama tiga tahun sebelum diluncurkan di Korea Selatan, sehingga kehadirannya di Indonesia diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi industri kreatif nasional.

“Ini adalah challenge pertama yang bekerja sama dengan pihak Indonesia yaitu kami berdua. Mumpung masih baru, kalian semua memiliki kesempatan besar untuk menjadi pemenang. Saya berharap ShortChall bisa berkembang pesat di Indonesia dan menjadi wadah kolaborasi bagi artis-artis lainnya,” ujar Ashanty saat memperkenalkan program tersebut di Jakarta.

Sebagai penanda awal kehadirannya, ShortChall meluncurkan program bertajuk “Jodohku Challenge” yang terinspirasi dari lagu hit milik Anang dan Ashanty. Tantangan ini menyiapkan total hadiah mencapai Rp100 juta bagi para pengguna yang mampu menciptakan konten video kreatif dengan durasi maksimal satu menit.

Pemenang utama dari kompetisi ini tidak hanya mendapatkan uang tunai sebesar Rp50 juta, tetapi juga didapuk menjadi duta merek atau Ambassador ShortChall selama satu tahun.

Hingga Maret 2026, ShortChall dilaporkan telah menjangkau 226 negara dengan basis pengguna mencapai 1,7 juta orang dan pertumbuhan rata-rata 50.000 pengguna baru setiap harinya. Dengan fokus awal di pasar Asia, platform ini menargetkan potensi pasar konten video pendek global yang nilainya kini telah menembus angka 100 miliar dolar AS melalui model pendapatan dari iklan digital, tantangan bersponsor, dan sistem berlangganan.(***)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kesehatan

RS Mandaya Puri Hadirkan Robot Da Vinci Xi, Permudah Operasi Saluran Cerna, Hati, Empedu, & Pankreas

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com – Perkembangan teknologi bedah tidak hanya membawa manfaat bagi pasien, tetapi juga memberikan dukungan yang lebih optimal bagi dokter saat menjalankan operasi. Melalui berbagai inovasi robotik, dokter kini dapat melakukan tindakan bedah kompleks dengan tingkat presisi yang lebih tinggi, visualisasi yang lebih jelas, serta kendali instrumen yang semakin stabil. Salah satu teknologi tersebut adalah Da Vinci Xi, robot bedah generasi terbaru yang kini resmi hadir di RS Mandaya Royal Puri.

Hadirnya Da Vinci Xi memberikan pengalaman baru bagi tim dokter bedah RS Mandaya Royal Puri dalam menangani berbagai operasi kompleks. Dengan empat lengan robotik yang dikendalikan melalui konsol berteknologi tinggi, dokter memperoleh fleksibilitas lebih besar saat melakukan tindakan pada area tubuh yang sempit dan sulit dijangkau.

Robot bedah ini diperkenalkan secara resmi dalam seminar publik bertajuk “Mengenal Operasi Robotik pada Saluran Cerna, Hati, Empedu, & Pankreas” yang diselenggarakan di RS Mandaya Royal Puri pada Minggu (19/7).

Seminar tersebut menghadirkan Prof. Dr. Iswanto Sucandy, MD, FACS, ahli bedah digestif dan hepatopankreatobilier dari AdventHealth Tampa, Amerika Serikat, yang memiliki pengalaman luas dalam operasi robotik dan akan mendampingi tim dokter Mandaya sebagai mentor dalam pengembangan layanan Da Vinci Xi.

Acara ini juga dihadiri oleh tim dokter spesialis bedah subspesialis bedah digestif RS Mandaya Royal Puri, yaitu Prof. Dr. dr. Toar Jean Maurice Lalisang, Sp.B., Subsp.BD(K), dr. Emerson Budiarman Masli, Sp.B., Subsp.BD(K), dan dr. Ocsyavina, Sp.B., Subsp.BD(K), bersama Co-Founder dan President Director Mandaya Hospital Group, dr. Benedictus R. Widaja, MBChB (UK).

Dalam pembukaan seminar, dr. Ben mengatakan, “Kami bangga telah berhasil membawa robot Da Vinci generasi terbaru ke Indonesia, yaitu Da Vinci Xi. Ini merupakan robot ke-5 yang kami miliki, dan mungkin menjadikan RS Mandaya Royal Puri sebagai rumah sakit dengan teknologi robotik terbanyak di Indonesia saat ini. Bahkan dengan 1 robot Da Vinci Xi saja, kami bisa melakukan berbagai macam operasi, seperti reseksi tumor hati, transplantasi ginjal, pengangkatan prostat, pengangkatan kanker rahim, reseksi usus besar, dan di masa depan bahkan melakukan bypass jantung.”

Da Vinci Xi merupakan sistem bedah robotik yang dikendalikan sepenuhnya oleh dokter melalui konsol dengan tampilan tiga dimensi (3D) beresolusi tinggi. Robot ini tidak menggantikan peran dokter dalam mengambil keputusan maupun melakukan operasi, melainkan menjadi alat yang membantu meningkatkan akurasi setiap gerakan selama prosedur berlangsung.

Salah satu keunggulan utama Da Vinci Xi adalah teknologi tremor filtration, yang menyaring getaran halus pada tangan operator. Dengan demikian, instrumen bedah hanya mengikuti gerakan yang benar-benar diinginkan dokter sehingga tindakan menjadi lebih stabil, terutama ketika bekerja di area tubuh yang sempit dan kompleks. Selain itu, empat lengan robotik yang dimiliki Da Vinci Xi memberikan keleluasaan lebih bagi dokter. Dalam operasi seperti reseksi hati atau transplantasi ginjal, dokter dapat melakukan beberapa manuver sekaligus, seperti menjepit jaringan, menahan organ, memotong, dan menjahit secara bersamaan melalui satu konsol. Hal ini membantu meningkatkan efisiensi tanpa mengurangi tingkat presisi dan keamanan pasien selama operasi.

Visualisasi 3D-nya juga membantu dokter melihat struktur anatomi secara lebih detail, sehingga proses pembedahan dapat dilakukan dengan lebih teliti.

Di RS Mandaya Royal Puri, Da Vinci Xi dimanfaatkan untuk berbagai tindakan bedah kompleks, termasuk operasi hati, transplantasi ginjal, pengangkatan prostat, operasi ginjal, pengangkatan rahim dan miom, serta operasi usus besar. Tim dokter RS Mandaya Royal Puri juga telah berhasil melakukan transplantasi ginjal menggunakan Da Vinci Xi.

Ke depan, teknologi ini akan dimanfaatkan untuk prosedur Minimally Invasive Cardiac Surgery (MICS) atau operasi bypass jantung dengan sayatan minimal.

Melengkapi Ekosistem Teknologi Robotik Mandaya Da Vinci Xi menjadi robot ke-5 yang dimiliki RS Mandaya Royal Puri dan semakin memperkuat posisi rumah sakit ini sebagai Indonesia’s Center for Advanced Robotics & Precision Technology.

Di bidang urologi tersedia Zamenix, robot fleksibel untuk menangani batu ginjal berukuran besar secara minimal invasif, serta MonaLisa, sistem robotik yang membantu meningkatkan akurasi biopsi prostat.

Untuk layanan ortopedi, RS Mandaya Royal Puri memiliki CORI Robotic System yang membantu dokter melakukan operasi penggantian sendi lutut dengan penempatan implan yang lebih presisi sesuai anatomi pasien.

Sementara itu, pada bidang bedah saraf tersedia 3D Brain Neuronavigation yang dipadukan dengan robotic microscope alignment. Teknologi ini membantu dokter menemukan lokasi tumor otak secara real-time dengan akurasi tinggi sekaligus menjaga jaringan otak sehat selama tindakan berlangsung.

Dengan semakin lengkapnya teknologi robotik yang dimiliki, RS Mandaya Royal Puri terus mendukung para dokter melalui berbagai inovasi bedah modern. Kehadiran sistem robotik tersebut memungkinkan tindakan operasi dilakukan dengan tingkat presisi yang lebih tinggi, sekaligus memberikan manfaat bagi pasien melalui prosedur minimal invasif dan pemulihan yang lebih cepat.

Continue Reading

Gayahidup

Omega Hotel Management Tandatangani LOI Pengoperasian The Bountie Hotel Sukabumi

Published

on

By

Sukabumi, Hariansentana.com — Omega Hotel Management kembali memperluas jaringan hospitality melalui penandatanganan Letter of Intent (LOI) untuk pengoperasian The Bountie Hotel Sukabumi, yang nantinya akan menjadi bagian dari Circle Collection’s by Omega Hotel Management.

Penandatanganan LOI ini menjadi langkah awal kerja sama strategis dalam pengembangan hotel dengan konsep lifestyle yang mengedepankan pengalaman menginap yang lebih relevan dengan kebutuhan market saat ini, khususnya di kawasan Sukabumi yang terus berkembang sebagai destinasi leisure dan short escape.

The Bountie Hotel Sukabumi akan hadir dengan pendekatan hospitality yang lebih relaxed, engaging, dan memiliki karakter yang kuat sebagai bagian dari pengembangan Circle Collections, sebuah portofolio hospitality dari Omega Hotel Management yang menghadirkan hotel dan resort dengan identitas serta pengalaman yang distinctive.

Daniel Sulaiman selaku Chief Operating Officer Omega Hotel Management menyampaikan “Kami melihat Sukabumi memiliki potensi yang terus berkembang, baik dari sisi leisure market maupun kebutuhan akan hotel dengan pendekatan lifestyle yang lebih relevan dan experiential. Kehadiran The Bountie Hotel Sukabumi di bawah Circle Collections menjadi bagian dari langkah kami untuk menghadirkan hospitality experience yang memiliki karakter kuat, approachable, dan tetap mengedepankan kualitas pelayanan,” ujar Daniel Sulaiman.

Melalui kolaborasi ini lanjut Daniel Omega Hotel Management berharap The Bountie Hotel Sukabumi dapat menjadi salah satu pilihan akomodasi yang mampu menghadirkan pengalaman stay yang lebih engaging dan sesuai dengan kebutuhan market modern saat ini.

Circle Collection’s merupakan kumpulan brand afiliasi dari Omega Hotel Management yang menghadirkan portofolio hotel dengan karakter, konsep, dan pengalaman yang berbeda di setiap propertinya. Dikembangkan dengan pendekatan lifestyle hospitality yang lebih curated, Circle Collections menghadirkan brand-brand yang memiliki identitas kuat dan relevan dengan perkembangan market serta gaya hidup modern saat ini.

Beberapa brand yang tergabung dalam Circle Collection’s di antaranya adalah , Rockstar Hotel, The Hampton dan Bed of Roses,

Tentang Omega Hotel Management (OHM).

Saat ini, OHM mengelola 22 hotel yang tersebar di berbagai kota strategis di seluruh Indonesia, termasuk Bandung (Soekarno Hatta), Cirebon (Cipto Mangunkusumo), Puncak (Cisarua), Jakarta (Ancol dan Senen), Medan (H.M. Yamin, AR. Hakim, The Plaza Millennium, Guru Patimpus), Kuningan (Siliwangi), Yogyakarta (Malioboro), Pangkalpinang (Hamidah), Palembang (R. Sukamto, Malaka), Pekanbaru (KH. Wahid Hasyim), Bengkulu (Jenderal Sudirman), Sidoarjo (KH. Ali Mas’ud), Tasikmalaya (Yudanegara), Pontianak, Jakarta – Airport, dan Cianjur.

OHM juga merupakan bagian dari Aliansi Hotel Internasional (International Hotel Alliances), yang turut diperkuat oleh anggota-anggota terkemuka seperti Gloria Hotels and Resorts China, Tang’s Living Group Hong Kong, Ion Majestic Hospitality Malaysia.

OHM juga tergabung aliansi hotel Indernasional untuk Australia dan sekitarnya melalui Golden Chain International untuk menembus pasar wisatawan Australia dan Asia.

Sebagai komitmen untuk memanjakan pelanggan, OHM secara berkelanjutan menyediakan berbagai promosi menarik setiap bulan, meliputi penawaran harga kamar, paket bersantap (dining package), dan paket acara (event package) yang dirancang khusus untuk para bleisure travelers (pelaku perjalanan yang memadukan bisnis dan liburan). Pemesanan dapat dilakukan secara langsung melalui situs web resmi
www.omegahotelmanagement.com untuk mendapatkan penawaran harga terbaik, atau melalui Chatbot Hubungan Pelanggan OHM via WhatsApp di nomor 021.50996717.
Informasi lebih lanjut dan kebutuhan gambar dapat menghubungi :
Ditha Fitriana – Corporate PR & Marketing Communication Manager
Omega Hotel Management, member of Alfaland Group |M : 08111.9237853 | E :Ditha.fitriana@omega-hm.com
(***)

Continue Reading

Kesehatan

Massa Desak BPOM Transparan Ungkap Dugaan Mafia Skincare, Pertanyakan Hilangnya Rilis Resmi

Published

on

By

Jakarta – Sejumlah massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Senin (29/6/2026). Mereka mendesak BPOM bersikap transparan dalam penanganan dugaan mafia skincare, sekaligus meminta penjelasan terkait hilangnya rilis resmi BPOM tertanggal 11 Oktober 2024 dari situs resmi lembaga tersebut.

Juru bicara massa yang juga pakar hukum, Mirwansyah, mengatakan aksi tersebut merupakan tindak lanjut atas dua surat yang telah dikirimkan kepada BPOM pada 23 Juni 2026 dan 29 Juni 2026. Menurutnya, hingga aksi berlangsung, belum ada penjelasan yang dinilai memadai mengenai perkembangan penanganan kasus tersebut.

“Kedatangan kami hari ini untuk meminta kejelasan terkait rilis BPOM tanggal 11 Oktober 2024 mengenai dugaan mafia skincare. Sebelumnya kami sudah dua kali melayangkan surat, namun belum memperoleh jawaban yang jelas,” kata Mirwansyah.

Ia mengungkapkan, selama audiensi pihaknya telah berdiskusi dengan sejumlah unit di BPOM, mulai dari bidang pengawasan obat, humas hingga advokasi. Namun, tidak ada satu pun pihak yang dapat menjelaskan siapa yang berwenang menerbitkan maupun menghapus rilis tersebut dari situs resmi BPOM.

Menurut Mirwansyah, perwakilan BPOM menyatakan identitas pihak yang diduga terlibat belum dapat dipublikasikan karena masih mengedepankan asas praduga tidak bersalah dan belum adanya putusan hukum yang berkekuatan hukum tetap.

“Kami berharap ada jawaban yang tegas sehingga tidak menimbulkan berbagai asumsi di tengah masyarakat. Namun hingga saat ini BPOM masih beralasan menggunakan asas praduga tidak bersalah,” ujarnya.

Mirwansyah menilai masyarakat berhak mengetahui identitas perusahaan maupun produk yang diduga melakukan pelanggaran, sebagaimana pernah disebutkan dalam rilis BPOM pada Oktober 2024. Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam perlindungan konsumen.

“Kalau memang ada pabrik yang ditutup dan produk yang dihentikan peredarannya, sampaikan kepada publik agar masyarakat tahu produk mana yang harus dihindari. Fungsi BPOM bukan hanya melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, hingga kini publik masih mempertanyakan siapa pihak yang dimaksud sebagai “mafia skincare” sebagaimana tercantum dalam rilis BPOM yang pernah dipublikasikan.

Sementara itu, berdasarkan penjelasan yang diterima peserta audiensi, BPOM menyatakan belum dapat membuka identitas perusahaan maupun produk yang dimaksud karena proses hukum masih berjalan dan belum terdapat dasar hukum yang memungkinkan pengungkapan identitas pihak terkait.

Hingga aksi berakhir, massa mengaku belum memperoleh jawaban mengenai keberadaan rilis BPOM yang hilang dari situs resmi maupun identitas pihak yang diduga terlibat dalam kasus dugaan mafia skincare tersebut. Mereka berharap BPOM segera memberikan penjelasan resmi demi menjaga kepercayaan publik sekaligus memberikan kepastian informasi kepada masyarakat.

Continue Reading
Advertisement

Trending