Connect with us

Ibukota

Sudin Dukcapil Atasi Ratusan Laporan di Posko PPDB Jakarta Utara

Published

on

Jakarta,Hariansentana.com – Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Administrasi Jakarta Utara mencatat ratusan laporan masuk di Posko Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2020. Dipastikan laporan administrasi kependudukan sebagai syarat penerimaan peserta didik baru telah teratasi.

Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Administrasi Jakarta Utara Edward Idris mengatakan, pada Sentana sebanyak 291 laporan administrasi kependudukan masuk di Posko PPDB Tahun 2020. Laporan ini diterima di posko sejak Senin (15/6) hingga Kamis (25/6) kemarin.

“Laporan yang masuk di posko ada 291 di Posko PPDB Tahun 2020 sampai kemarin sore,” kata Edward, saat dihubungi, Jumat (26/6).

Dijelaskannya, Posko PPDB Tahun 2020 di Jakarta Utara terdapat dua lokasi yakni di SMPN 20 Jakarta dan SMKN 12 Jakarta.

Dipastikan ratusan laporan administrasi kependudukan tersebut telah diselesaikan oleh petugas posko Misalkan, laporan terkait Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak terdaftar padahal tidak pernah mutase atau pindah diberikan solusi dengan verifikasi dan Konsolidasi NIK.

Laporan lain misalkan NIK ganda, diberikan solusi dengan verifikasi dan konsolidasi nasional serta pemilik NIK membuat surat pindah dari daerah asal sehingga bisa mengikuti PPDB Tahun 2020 jalur luar Provinsi DKI Jakarta.

“Jadi semuanya sudah kami carikan solusinya sehingga seluruh peserta dapat mengikuti PPDB Tahun 2020 ini,” tutupnya

Sutarno

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ibukota

Penanganan Covid-19, Pemkot Jakut Buat Alarm Call

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menggelar rapat penanganan Covid-19 di Ruang Pola Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Selasa (14/7) sore. Dalam kegiatan ini, Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Sigit Wijatmoko mengingatkan agar semua jajarannya membuat alarm call (panggilan tanda bahaya) dalam penanganan bahaya pandemi Covid-19.

“Kita ingin ada Alarm Call yang keluarkan pada waktu bersamaan. Tujuannya sebagai alat mengingatkan masyarakat Jakarta Utara,” tegasnya.

Ditambahkan Sigit, jika saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang giat melaksanakan testing lacak dan Isolasi (TLI).
“Dan ini harus digencarkan. Kita harus saling mengingatkan bahwa Covid-19 ini adalah sesuatu yang mengkawatirkan,” ucapnya.

Untuk itu, Sigit berharap kelurahan ataupun kecamatan dapat merangkul semua komponen masyarakat untuk bergerak memerangi Covid-19.
“Setiap unsur dari beragam kategori ataupun golongan sosial, komunitas, perkumpulan, stakeholders (pemangku kepentingan) dan khususnya tokoh agama,tokoh masyarakat.

Dengan kolaborasi bersama tokoh agama, selain himbauan secara berkala yang dilakukan camat dan lurah, harapannya sosialisasi bahaya Covid-19 setelah beribadah kepada masyarakat bisa menjadi salah satu cara yang patut dilakukan,” tuturnya.

Dalam rapat penanganan Covid-19 Kota Administrasi Jakarta Utara ini juga dibahas persiapan menghadapi Hari Raya Idul Adha dengan menggunakan protokol kesehatan Covid-19.

Ikut hadir dalam kegiatan ini Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Ali Maulana Hakim, Sekretaris Kota Desi Putra, Asisten Pemerintahan Abdul Khalit, Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Wawan Budi Rohman, Seluruh Camat dan Lurah se-Jakarta Utara.

Sutarno

Continue Reading

Ibukota

1200 Warga Penjaringan Ikuti Rapid Test

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Sebanyak 1200 warga Kecamatan Penjaringan Ikuti test cepat massal (Rapid Test) di Waduk Pluit, Minggu (12/7). Kegiatan ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan menciptakan Jakarta Utara merdeka dari Covid-19.

Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Sigit Wijatmoko mengatakan sangat berterimakasih atas layanan rapid test Relawan Indonesia Bersatu di Kecamatan Penjaringan.

“Terimakasih kepada Bapak Sandiaga Uno dan Relawan Indonesia Bersatu lawan Covid-19 atas pemeriksaan rapid test atau PCR yang dilakukan buat warga kami,” katanya.

Ditambahkan Sigit dengan target sebanyak 1200 ini menjadi penting untuk menciptakan Jakarta Utara bisa merdeka dari Covid-19. “Setiap waktu kami terus melebarkan akses untuk mendapatkan pemeriksaan, baik yg dikerjakan jajaran Sudin Kesehatan ataupun relawan seperti RIB,” tambahnya.

Dengan kegiatan yang dilakukan ini, Sigit berharap seluruh anggota RIB diberikan kesehatan dan kekuatan agar terus dapat melaksanakan, memberikan baktinya kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Untuk menghentikan pandemi Covid-19, harapannya kegiatan serupa juga bisa dilakukan kembali di wilayah Jakarta Utara lainnya,” tuturnya.

Sementara Ketua Relawan Indonesia Bersatu Sandiaga Uno mengatakan jika kegiatan yang dilakukan ini bertujuan untuk memutus mata rantai covid-19.

“Dan meringankan beban biaya masyarakat yang harus melakukan rapid test dengan biaya yang tinggi hari ini kami Relawan Indonesia Bersatu Melawan Covid-19 menyelenggarakan rapid test di Penjaringan di Kelurahan Pluit di wilayah Jakarta Utara,” katanya.

Untuk wilayah selanjutnya, Sandi menambahkan Relawan Indonesia Bersatu akan bergerak ke Kecamatan Tanjung Priok.

“Jadi insya Allah kami akan terus bergerak dan Pak Wali Kota sudah memberitahukan di daerah Tanjung Priuk akan menjadi sasaran berikutnya dalam test kesehatan memutus mata rantai COVID-19,” ucapnya.

Sementara Oman tokoh pemuda Kecamatan Penjaringan mengatakan pada Sentana.”kami sangat mengapresiasi kepada Pak Sigit yang menghadiri acara ini, semoga selalu sehat,” ungkapnya di lokasi.

Penulis : Sutarno

Continue Reading

Ibukota

Hasil Rapid Test Massal 647 ASN Jakut Non Reaktif

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Sebanyak 647 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkungan kantor Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara telah menjalani rapid test massal yang diadakan di Ruang Bahari, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara, dr. Yudi Dimyati menjelaskan, rapid test massal bagi ASN Jakarta Utara sudah dilaksanakan sejak Senin (6/7) hingga Kamis (9/7) sore.

“Alhamdulillah, hasil rapid test secara keseluruhannya adalah non reaktif. Sedangkan pelaksanaan rapid test massal di Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara bertujuan untuk memastikan bagaimana kondisi ASN Jakarta Utara hingga saat ini,” ungkapnya

Ia menegaskan, apabila ditemukan kasus positif akan langsung dilakukan isolasi untuk memutus mata rantai penularan dan terjadinya kluster penularan baru di lingkungan Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara. Langkah percepatan penanganan COVID-19 akan terus berjalan untuk mencegah penyebaran.

Saat pelaksanaan rapid test massal, Sudin Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara menerjunkan 15 petugas kesehatan di setiap sesinya. Dengan mengenakan kelengkapan alat pelindung diri (APD) dan menerapkan protokol kesehatan, belasan petugas kesehatan secara bergantian menjalankan kegiatan rapid test.

“Bukan hanya petugas kesehatannya saja tapi ASN yang terdata sebagai peserta rapid test massal juga harus menerapkan protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker, jaga jarak fisik dan rutin mencuci tangan pakai sabun. Langkah yang sederhana namun sebagai antisipasi untuk mencegah penularan COVID-19,” terangnya.

Sutarno

Continue Reading
Advertisement

Trending

Copyright © 2019 HarianSentana.com. Theme by PT. Ciptamedia Kreasi.