Connect with us

Ibukota

Kunjungi MKG, Wagub DKI Jakarta Ajak Masyarakat Berkontribusi Cegah Covid-19

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melakukan kunjungan ke Mall Kelapa Gading (MKG), Jakarta Utara, Sabtu (27/6). Kegiatan ini selain dilakukan untuk memastikan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi berjalan dengan baik, juga untuk melihat secara langsung kontribusi masyarakat untuk mencegah penyebarannya Covid-19 di lingkungannya.

“Hari ini kita datang ke mall sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta Bapak Anies Baswedan, ingin memastikan seluruh unit-unit kegiatan selama masa PSBB Transisi ini sudah melaksanakan protokol kesehatan Covid-19,” katanya.

Menurut Riza Patria, untuk pengelola mall harus melakukan pembatasan pengunjung yang datang berbelanja, dimana jumlahnya harus tidak melebihi dari lima puluh persen.

“Pengelola mall ataupun toko harus tau kapasitasnya daya tampung pembeli dan melakukan pembatasan. Harus disiapkan pengecekan suhu, fasilitas cuci tangan, traffic flow (petunjuk arah) dan lainnya yang sesuai dengan protokol Covid-19. Prinsipnya memudahkan warga yang berkunjung,” tambahnya.

Dengan adanya pelonggaran selama PSBB Transisi, Riza Patria menerangkan tentunya akan ada intensitas orang keluar yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan peningkatan penyebaran Covid-19.

“Tentunya untuk itu protokol kesehatan Covid-19 harus lebih ketat lagi, harus lebih disiplin lagi, regulasi dihadirkan sebaik mungkin, aparat dihadirkan sebanyak mungkin, sangsi dikenakan seberat mungkin dalam rangka mendorong seluruh masyarakat patuh dan taat,” ungkapnya.

Menurut Riza Patria, berbagai kebijakan yang dibuat sebaik mungkin oleh pemerintah hanya berkontribusi sebanyak 20 persen terhadap pencegahan penyebaran Covid-19.
“Untuk 80 persen kontribusi terhadap pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 terletak pada prilaku masyarakat.

Jadi 80 persen keberhasilan kita terletak pada kedisiplinan, kepatuhan warga. Kami dan seluruh jajaran dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, seluruh instansi, para pakar, para ahli memberikan berbagai regulasi, fasilitas dan sebagainya untuk mendorong kontribusi masyarakat yang 80 persen ini menjadi baik.

Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat khususnya warga Jakarta Utara yang sudah berkontribusi dan berupaya mencegah penyebaran Covid-19 di wilayahnya masing-masing,” tuturnya.

Turut hadir mendampingi Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Sigit Wijatmoko, Camat Kelapa Gading Harmawan dan Andyka anggota DPRD dari partai Gerindra.

Penulis : Sutarno

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ibukota

Penanganan Covid-19, Pemkot Jakut Buat Alarm Call

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menggelar rapat penanganan Covid-19 di Ruang Pola Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Selasa (14/7) sore. Dalam kegiatan ini, Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Sigit Wijatmoko mengingatkan agar semua jajarannya membuat alarm call (panggilan tanda bahaya) dalam penanganan bahaya pandemi Covid-19.

“Kita ingin ada Alarm Call yang keluarkan pada waktu bersamaan. Tujuannya sebagai alat mengingatkan masyarakat Jakarta Utara,” tegasnya.

Ditambahkan Sigit, jika saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang giat melaksanakan testing lacak dan Isolasi (TLI).
“Dan ini harus digencarkan. Kita harus saling mengingatkan bahwa Covid-19 ini adalah sesuatu yang mengkawatirkan,” ucapnya.

Untuk itu, Sigit berharap kelurahan ataupun kecamatan dapat merangkul semua komponen masyarakat untuk bergerak memerangi Covid-19.
“Setiap unsur dari beragam kategori ataupun golongan sosial, komunitas, perkumpulan, stakeholders (pemangku kepentingan) dan khususnya tokoh agama,tokoh masyarakat.

Dengan kolaborasi bersama tokoh agama, selain himbauan secara berkala yang dilakukan camat dan lurah, harapannya sosialisasi bahaya Covid-19 setelah beribadah kepada masyarakat bisa menjadi salah satu cara yang patut dilakukan,” tuturnya.

Dalam rapat penanganan Covid-19 Kota Administrasi Jakarta Utara ini juga dibahas persiapan menghadapi Hari Raya Idul Adha dengan menggunakan protokol kesehatan Covid-19.

Ikut hadir dalam kegiatan ini Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Ali Maulana Hakim, Sekretaris Kota Desi Putra, Asisten Pemerintahan Abdul Khalit, Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Wawan Budi Rohman, Seluruh Camat dan Lurah se-Jakarta Utara.

Sutarno

Continue Reading

Ibukota

1200 Warga Penjaringan Ikuti Rapid Test

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Sebanyak 1200 warga Kecamatan Penjaringan Ikuti test cepat massal (Rapid Test) di Waduk Pluit, Minggu (12/7). Kegiatan ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan menciptakan Jakarta Utara merdeka dari Covid-19.

Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Sigit Wijatmoko mengatakan sangat berterimakasih atas layanan rapid test Relawan Indonesia Bersatu di Kecamatan Penjaringan.

“Terimakasih kepada Bapak Sandiaga Uno dan Relawan Indonesia Bersatu lawan Covid-19 atas pemeriksaan rapid test atau PCR yang dilakukan buat warga kami,” katanya.

Ditambahkan Sigit dengan target sebanyak 1200 ini menjadi penting untuk menciptakan Jakarta Utara bisa merdeka dari Covid-19. “Setiap waktu kami terus melebarkan akses untuk mendapatkan pemeriksaan, baik yg dikerjakan jajaran Sudin Kesehatan ataupun relawan seperti RIB,” tambahnya.

Dengan kegiatan yang dilakukan ini, Sigit berharap seluruh anggota RIB diberikan kesehatan dan kekuatan agar terus dapat melaksanakan, memberikan baktinya kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Untuk menghentikan pandemi Covid-19, harapannya kegiatan serupa juga bisa dilakukan kembali di wilayah Jakarta Utara lainnya,” tuturnya.

Sementara Ketua Relawan Indonesia Bersatu Sandiaga Uno mengatakan jika kegiatan yang dilakukan ini bertujuan untuk memutus mata rantai covid-19.

“Dan meringankan beban biaya masyarakat yang harus melakukan rapid test dengan biaya yang tinggi hari ini kami Relawan Indonesia Bersatu Melawan Covid-19 menyelenggarakan rapid test di Penjaringan di Kelurahan Pluit di wilayah Jakarta Utara,” katanya.

Untuk wilayah selanjutnya, Sandi menambahkan Relawan Indonesia Bersatu akan bergerak ke Kecamatan Tanjung Priok.

“Jadi insya Allah kami akan terus bergerak dan Pak Wali Kota sudah memberitahukan di daerah Tanjung Priuk akan menjadi sasaran berikutnya dalam test kesehatan memutus mata rantai COVID-19,” ucapnya.

Sementara Oman tokoh pemuda Kecamatan Penjaringan mengatakan pada Sentana.”kami sangat mengapresiasi kepada Pak Sigit yang menghadiri acara ini, semoga selalu sehat,” ungkapnya di lokasi.

Penulis : Sutarno

Continue Reading

Ibukota

Hasil Rapid Test Massal 647 ASN Jakut Non Reaktif

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Sebanyak 647 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkungan kantor Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara telah menjalani rapid test massal yang diadakan di Ruang Bahari, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara, dr. Yudi Dimyati menjelaskan, rapid test massal bagi ASN Jakarta Utara sudah dilaksanakan sejak Senin (6/7) hingga Kamis (9/7) sore.

“Alhamdulillah, hasil rapid test secara keseluruhannya adalah non reaktif. Sedangkan pelaksanaan rapid test massal di Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara bertujuan untuk memastikan bagaimana kondisi ASN Jakarta Utara hingga saat ini,” ungkapnya

Ia menegaskan, apabila ditemukan kasus positif akan langsung dilakukan isolasi untuk memutus mata rantai penularan dan terjadinya kluster penularan baru di lingkungan Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara. Langkah percepatan penanganan COVID-19 akan terus berjalan untuk mencegah penyebaran.

Saat pelaksanaan rapid test massal, Sudin Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara menerjunkan 15 petugas kesehatan di setiap sesinya. Dengan mengenakan kelengkapan alat pelindung diri (APD) dan menerapkan protokol kesehatan, belasan petugas kesehatan secara bergantian menjalankan kegiatan rapid test.

“Bukan hanya petugas kesehatannya saja tapi ASN yang terdata sebagai peserta rapid test massal juga harus menerapkan protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker, jaga jarak fisik dan rutin mencuci tangan pakai sabun. Langkah yang sederhana namun sebagai antisipasi untuk mencegah penularan COVID-19,” terangnya.

Sutarno

Continue Reading
Advertisement

Trending

Copyright © 2019 HarianSentana.com. Theme by PT. Ciptamedia Kreasi.