Pendidikan
UT dan SMKN 2 Batangtoru Kerjasama Tingkatkan Mutu Pendidikan
Jakarta, HarianSentana.com – PT Agincourt Resources (PTAR), selaku pengelola Tambang Emas Martabe memfasilitasi induk usahanya, PT United Tractors, Tbk (UT), untuk menandatangani MoU kerjasama dengan SMKN 2 Batangtoru dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMKN 2 Batangtoru.
Penandatanganan MoU dilakukan Jumat 21 Februari 2020 di SMKN Batangtoru, disaksikan sejumlah tamu undangan terdiri dari perwakilan manajemen PTAR dan UT, perwakilan warga sekolah, serta perwakilan Muspika Kecamatan Batangtoru.
Direktur Operasional PT Agincourt Resources, Darryn McClelland, dalam keterangan resminya yang diterima HarianSentana.com di Jakarta, Sabtu (22/2/2020) menyatakan, dalam menghadapi revolusi industri 4.0, bonus demografi telah menjadi perhatian khusus Pemerintah pusat saat ini dalam mempersiapkan tenaga kerja yang siap bersaing di pasar global.
“Urgensi peningkatan daya saing sumber daya manusia dan revitalisasi pendidikan vokasi secara terpadu sangat mutlak diperlukan untuk menyongsong bonus demografi tersebut,” kata Darryn.
Menurut dia, revitalisasi SMK ini memiliki payung hukum Instruksi Presiden Nomor 9/2016 tentang Revitalisasi SMK. Kehadiran Inpres ini sebagai upaya peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia lulusan SMK. “Revitalisasi pendidikan vokasi dimaksudkan untuk menyiapkan tenaga kerja berdaya saing, terampil, bermutu, serta relevan dengan tuntutan dunia kerja. Targetnya, Indonesia dapat menjadi negara dengan kekuatan ekonomi nomor tujuh dunia pada 2030,” tukasnya.
“Untuk mendukung program pemerintah tersebut, PTAR bersama dengan UT melalui program Sekolah Binaan United Tractors (SOBAT) turut mengambil bagian dengan menargetkan SMKN 2 Batangtoru khususnya untuk Kejuruan Teknik Alat Berat sebagai sekolah binaan untuk mencapai pemenuhan target dan tujuan revitalisasi SMK yang Link and Match dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU/DI) sesuai dengan yang diamanahkan oleh pemerintah,” papar Darryn.
Lebih jauh ia mengungkapkan, bahwa SOBAT merupakan program yang digagas oleh United Tractors untuk membantu pendidikan teknik di Sekolah Menengah Kejuruan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas para murid, guru seraya mempersiapkan transformasi sekolah-sekolah agar dapat bersaing dalam Dunia Usaha dan Dunia Industri.
Menurut Darryn, UT dan PTAR akan berkolaborasi dalam pengembangan program pendidikan ini, di mana UT akan fokus pada pengembangan software dan brainware, sementara PTAR akan fokus pada pembinaan dan hardware. “Tentunya program ini akan berjalan dengan baik jika didukung oleh para pihak terkait dan komitmen sekolah. Dan melalui penandatanganans MoU ini, diharapkan sinergi program ini akan segera terwujud,” katanya.
Ia menambahkan, beberapa program penting yang akan dilakukan dari MoU ini diantaranya, Pendampingan dan Penguatan Sinkronisasi Kurikulum yang Link and Match dengan DU/DI, pengembangan Teaching Factory, konsep pembelajaran di SMK berbasiskan produksi barang atau jasa yang mengacu pada standar serta prosedur dunia industri.
“Selanjutnya ada program pendampingan guru dan siswa melalui pelatihan dan pembelajaran di kelas oleh guru tamu dari UT dan PTAR, Praktek Kerja Industri oleh siswa dan program magang guru serta pelaksanaan uji sertifikasi siswa dan guru, serta pengembangan dan penguatan sarana dan prasarana penunjang kejuruan teknik alat berat. Selain itu ada beberapa program lainnya yang akan dilakukan dalam rangka menunjang program peningkatan mutu pendidikan tersebut,” pungkasnya.

Sementara Kepala Sekolah SMKN 2 Batangtoru, Nurlaili menyatakan terima kasih kepada PT Agincourt Resources dan PT United Tractors Tbk yang telah mendukung kemajuan SMKN 2 Batangtoru melalui program SOBAT ini. “Program ini sangat mendukung peningkatan mutu program pendidikan khususnya di SMKN 2 Batangtoru, saya berharap program ini terus berjalan supaya para siswa-siswi SMKN 2 Batangtoru lebih maju ke depannya dan siap memasuki dunia kerja,” kata Nurlaili.
Serangkaian kegiatan peningkatan mutu pendidikan di Batangtoru yang difasilitasi oleh PTAR juga telah dilakukan sejak akhir tahun 2019.(sl)
Pendidikan
Pemprov DKI Jakarta Bakal Tambah 63 Sekolah Swasta Gratis
Jakarta, Hariansentana.com.- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk terus memperluas akses pendidikan berkualitas bagi warganya. Hal ini ditunjukkan dengan rencana penambahan jumlah sekolah swasta yang menjalankan program pendidikan gratis di ibu kota.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Nahdiana menyampaikan, akan menambah 63 sekolah swasta untuk program pendidikan gratis. Sebelumnya, program ini telah berjalan di 40 sekolah pada 2025.
“63 (sekolah) kita akan tambah, sekarang ini kan 2026 jadi 103 jumlahnya. Kan yang 40 yang awal. Kalau yang 40 itu sudah tahun 2025,” ujar Nahdiana, di Kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).
Dengan rencana penambahan ini, maka total terdapat 103 sekolah swasta yang akan menjalankan program pendidikan gratis bagi siswa Jakarta pada Juli 2026.
“Jadi 103 (sekolah swasta yang menjalankan program pendidikan gratis) ini akan mulai di Juli 2026,” katanya.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di dampingin Dr.Ali Maulana hakim Asisten Kesra Sekda DKI Jakarta menegaskan, peran penting pendidikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk memprioritaskan sektor pendidikan bagi anak-anak Jakarta melalui berbagai program bantuan yang disiapkan, seperti KJP, KJMU, dan pemutihan ijazah.
“Bahwa kata kunci dalam keluarga kalau ingin ada perubahan, maka yang paling utama adalah pendidikan. Sekali lagi, pendidikan,” ucap Pramono.(Sutarno)
Pendidikan
Catatan Akhir Sekolah Gelar Do’a Bersama Pelajar se-Bogor, Perkuat Komitmen Tolak Tawuran dan Narkoba
Perkuat Komitmen Tolak Tawuran dan Narkoba, Pelajar se-Kota Bogor Hadiri Do’a Bersama yang Diadakan Catatan Akhir Sekolah
BOGOR, SENTANA – Catatan Akhir Sekolah (C.A.S) menggelar kegiatan pembinaan sekaligus silaturahmi pelajar bertajuk “Do’a Bersama Catatan Akhir Sekolah dan Pelajar se-Bogor”, pada Jum’at (6 Februari 2025).
Kegiatan tersebut berlangsung di Markas C.A.S, Jalan Letjen Ibrahim Adjie, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat.
Kegiatan ini diikuti pelajar tingkat SMP dan SMA/sederajat se-Kota Bogor, serta perwakilan komunitas pelajar dan kepemudaan. Selain menjadi ruang pertemuan antarpelajar, acara tersebut juga diisi dengan program “Jum’at Berkah” berupa pembagian makanan gratis untuk pelajar dan masyarakat, serta pembacaan do’a dan salawat bersama.

Melalui keterangannya, Jum’at (6/2), Ustadz Bayu Candra Bahari menyampaikan tausyiah kepada peserta. Ia mengajak para pelajar untuk menyadari bahwa masa depan yang cerah hanya dapat diraih melalui konsistensi, do’a dan kerja keras, dengan menjauhi perilaku negatif seperti tawuran, narkoba, anarkisme, radikalisme dan bullying, serta fokus pada belajar dan pengembangan diri, karena kekuatan sejati bukan terletak pada fisik atau kekuasaan, melainkan pada kemampuan mengendalikan emosi dan hawa nafsu, menjaga hati dari kebencian, memilih jalan damai, menghargai sesama, dan mengamalkan nilai-nilai Islam yang menekankan kedamaian, kasih sayang dan tanggung jawab terhadap diri sendiri maupun lingkungan.

Pihak Catatan Akhir Sekolah menegaskan bahwa, kegiatan tersebut digelar untuk memperkuat ikatan silaturahmi antar pelajar, sekaligus mencegah potensi tawuran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.
Selain itu, kegiatan ini juga ditujukan untuk menanamkan nilai disiplin, sportivitas, serta menyediakan ruang positif bagi pelajar agar dapat menyalurkan minat dan bakatnya melalui aktivitas yang edukatif dan konstruktif.
Dalam kesempatan yang sama, para pelajar turut menyampaikan Deklarasi Catatan Akhir Sekolah Bersama Pelajar se-Bogor Raya sebagai bentuk komitmen bersama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, damai dan berintegritas.
Deklarasi tersebut memuat enam poin utama, yakni:
- Menolak segala bentuk aksi tawuran antar pelajar.
- Menjauhi narkoba dan obat-obatan terlarang.
- Tidak melakukan aksi anarkis dan vandalisme serta mengedepankan dialog dalam penyelesaian konflik.
- Melawan segala bentuk bullying yang dapat merusak mental dan masa depan pelajar.
- Menghindari praktik judi online yang merusak masa depan pelajar.
- Menolak paham radikalisme serta menjunjung tinggi toleransi dan keberagaman di lingkungan pendidikan.
Melalui kegiatan tersebut, Yayasan Catatan Akhir Sekolah berharap, dapat menghadirkan contoh nyata kolaborasi pelajar dan komunitas dalam membangun iklim pendidikan yang sehat dan aman. “Dengan komitmen bersama ini, pelajar diharapkan mampu mempersiapkan diri menjadi generasi berkarakter, berprestasi, serta memberikan manfaat bagi bangsa dan negara,” pungkasnya. (Red).
Pendidikan
Lantaran Tidak Ikut Les, Orang Tua Murid SDN 01 Pajeleran Keberatan dengan Perlakuan Diskriminatif Terhadap Siswanya
Bogor, Hriansentana.com — Dunia pendidikan kembali tercoreng akibat perbuatan oknum guru SDN 01 Pajeleran .”Diduga melakukan kegiatan Les yang biayanya mencapai Rp 250 .000.’
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy, menonaktifkan seorang guru berinisial S setelah yang bersangkutan diduga melakukan tindakan diskriminatif terhadap siswa di SDN Pajeleran 01.
Sebelumnya, Sejumlah orang tua siswa SDN Pajeleran 01 mendatangi pihak sekolah guna meminta penjelasan mengenai dugaan adanya perlakuan diskriminatif dalam penilaian.
Persoalan tersebut berawal dari adanya perbedaan nilai siswa kelas IV antara murid yang mengikuti les dan yang tidak, para orang tua menyebutkan bahwa kegiatan les itu dipungut biaya sebesar Rp250 ribu.
Salah satu sumber berinisial S perwakilan wali murid, menyebutkan bahwa siswa yang mengikuti les sering kali mendapatkan perlakuan berbeda, seperti diberi arahan oleh guru untuk memperbaiki jawaban saat ulangan.
Sementara itu Ketua LSM Peduli Rakyat Bogor ( PRB ) M Johan Pakpahan S.H ketika di hub melalui tlp seluler nya rabu 17 /12 / 2025 meminta kepada Bupati Rudy Susmanto agar Kepala sekolah dan Kadisdik Kabupaten Bogor agar dapat di ganti ,” papar nya. (Ron)
-
Polhukam4 days agoBoP Strategi Jenius Presiden Prabowo, untuk Menjadikan Indonesia “Macan Dunia”
-
Polhukam3 days agoJohan : KPK Jangan Tebang Pilih dalam Menangani Harta Pejabat yang Naik tidak Wajar
-
Ibukota5 days agoKasatpol PP Kecamatan Pademangan Sosialisasi Mitigasi Gangguan Ketertiban Umum Melalui Model Partisipatif Warga di Pademangan Barat.
-
Ibukota7 days agoPramono Pastikan Pemprov DKI Jakarta Siap Cairkan THR ASN

