Musik & Film
Program Nightmare Side Radio Ardan Bandung, Difilmkan

Para pendukung film Nightmare Side
Jakarta, HarianSentana
Bagi warga Bandung dan penggemar cerita horor, tentu sudah tidak asing dengan program Nightmare Side yang diputar setiap Kamis malam oleh Radio Ardan Bandung. Nightmare Side sarat dengan kisah horor dan legenda kiriman dari para pendengarnya, membuat program ini mampu bertahan hampir 27 tahun.
Pada November 2019 Melalui layar lebar Nightmare Side akan menyapa para penggemarnya, tidak hanya di Kota Bandung, tapi juga di sejumlah kota lainnya di Indonesia. Nightmare Side pernah diangkat juga menjadi layar lebar, namun hanya ditayangkan selama empat hari walaupun permintaan akan diputarnya film ini terus memenuhi bioskop. Alasan dihentikannya pemutaran ini, karena sebuah film yang dilandasi oleh misteri, sama seperti misteri yang menakutkan.
“Mulai 28 November 2019 film ini akan mulai diputar di lebih 100 layar, dijaringan bioskop XXI, Cinemaxx, CGV, platimun dan NS Star diseluruh Indonesia,” ujar Rick Roni, selaku Produser Nightmare Side The Movie kepada wartawan dalam gala premiere di Jakarta, Rabu (20/11/2019)
Tidak hanya mengangkat sisi horror dan urban legenda Bandung, yang memang menjadi ciri khas Nightmare Side. Film ini dibintangi oleh artis-artis muda seperti Fay Nabila, Gege Elisa, Elina Joerg, dan juga Ajil Ditto. Selain itu, bintang-bintang yang juga sudah senior seperti Mo Sidik, Bayu Oktara, dan Melissa Karim Rick mengungkapkan.
“Film ini tidak hanya menyuguhkan ketakutan dan jumpscare saja. Tapi juga ada cerita drama yang mengundang derai air mata. Intinya saat menonton film Nightmare Side jangan nonton sendirian,” ujarnya.
Tidak hanya misteri, perbedaan, persahabatan, dan keluarga menjadi fokus utama dalam film Nightmare Side kali ini. keseraman film ini dirasakan juga oleh para pendukung film ini. “Senang sekali bisa ikut bermain di film bertema horor ini, setidaknya saya mendapatkan pengalaman baru dan tantangan yang berbeda. Saya nggak kapok main film horor, meskipun penakut tapi saya penasaran dan ingin mencobanya kembali,” kata Elina Joerg.
Sebagai konsultan script di film Nightmare, Dimasta mengatakan memang tidak mudah menyadur keseluruhan cerita yang pernah diputar di radio. “Beberapa cerita yang dipilih adalah ada set sekolahnya, urban legend Kota Bandung. Saya memilih 20 cerita yang bisa digunakan dan diambil intisarinya kemudian digabung menjadi sebuah cerita,” ujar Dimasta.
Sutradara Nightmare Side The Movie, Joel Fadly mengungkapkan, proses shooting dilaksanakan selama 15 hari di Kota Bandung. Dia mengambil lokasi antara lain di sekolah, rumah, kuburan, dan sejumlah ruas jalan. “Proses shooting cukup menantang karena sempat terkendala hujan. Selain itu, perpidahan antar lokasi juga cukup cepat. Saya yakin film ini akasn menuai sukses kendati banyak bintang baru, namun akting mereka bisa mengantarkan pesan yang ingin disampaikan film,” kata Joel.
Editor: Pangihutan S
Musik & Film
Sempat Galau Rilis Single Pendengar Cerita, Begini Kata Angga Chandra
BOGOR, SENTANA – Penyanyi pop yang viral dengan lagu ‘Sekecewa Itu’ Angga Chandra kembali merilis single lagu miliknya. Berlokasi di Bogor Jawa Barat, Angga merilis lagu berjudul Pendengar Cerita yang merupakan ciptaan Dudy Yusuf.
Dalam keterangannya Angga menjelaskan Lagu ini bercerita tentang keresahan seseorang yang menjadi pendengar cerita namun dia gak pernah berani untuk mengungkapkan.
“Hingga akhirnya si temannya tak menyadari perasaan itu dan memilih pergi dengan lain,” ucap Angga dalam keterangannya.
Lebih lanjut, Angga menuturkan jika proses pembuatan lagu ini memakan waktu hingga 6 bulan. Dia menuturkan awalnya bahkan enggan merilis lagu ini sebagai singlenya.
“Awalnya saya tak mau merilis single yang ini, namun setelah bertanya kepada rekan dan kerabat serta istrinya. Dari 30 kerabat 20 diantaranya meminta saya untuk merilis single ini. Dan akhirnya kita rilis hari ini,” tegasnya.
Dilokasi yang sama, pencipta lagu Pendengar Cerita, Dudy Yusuf menuturkan jika lagunya ini sempat tak digubris oleh Angga saat dia memberikan liriknya.
“Lag ini memang saya ciptakan untuk dia karena melihat karakter suaranya. Namun saat pemberian pertama kali itu seperti diabaikan. Mungkin karena waktu itu dia sibuk, hingga akhirnya menanyakan lagu ini sudah ada penyanyinya atau belum,” ucapnya.
Masih ditempat yang sama Bimo Maxim sebagai seorang produser mengatakan berencana membawa Angga Candra untuk menjadi pengisi konser dengan beberapa band.
“Ada rencananya beberapa konser yang dilakukan oleh salah satu band yang lumayan besar. Dan nanti Angga akan terlibat dalam konser tersebut,” tegasnya.
Untuk saat ini lagu Pendengar cerita sudah bisa didengarkan di beberapa platform pemutar musik. Sementara bersamaan dengan ini video klip juga sudah ditayangkan di YouTube.
Dibintangi artis ternama , Asyiraf Jamall & Putri Ziani dan Angga Chandra mennjadikan video clip itu semakin bernyawa dan bisa mnegantarkan pesan.
Musik & Film
Kangen Almarhum Vanessa Angel, Mayang Keluarkan Single Rinduku
JAKARTA, SENTANA – Adik Almarhum Vanessa Angel, Mayang Lucyana Fitri mengeluarkan single lagu yang berjudul Rinduku. Lagu ini dibuat oleh Bimo Maxim yang sudah malang melintang di dunia musik Indonesia.
Single ini kata Mayang menjadi persembahan emosional mendiang kakaknya, Vanessa Angel, serta sang ibu yang juga telah tiada. Tak hanya itu, lagu ini juga ditujukan sebagai kado ulang tahun untuk keponakannya, Gala Sky, yang kini menginjak usia lima tahun
“Lagu ini saya nyanyikan karena rasa rindu saya yang sangat kepada Almarhum,” Kata Mayang dalam peluncuran lagunya di wilayah Mampang Jakarta Selatan, Minggu (20/7).
Mayang menuturkan, beberapa bait yang diciptakan menunjukan jika dirinya benar-benar rindu akan sosok Vanessa. Terbukti dari beberapa bait yang dinyanyikan oleh Mayang.
“Aku selalu merindukan mu
Tak bisa hilang ini rasa ku
Aku rindu pelukan mu
Hangat tertawa seperti dulu”
“Bait itulah yang membuat saya selalu mengeluarkan air mata saat menyanyikan lagu tersebut,” kata Mayang.
Ayah Mayang, Doddy Sudrajat menceritakan saat membuat video klip dirinya dan Mayang selalu teringat akan sosok Vanessa yang dinilainya sebagai anak yang baik dan selalu membantu keluarga.
“Saat-saat itulah kami selalu teringat kebaikan almarhum Vanessa yang selalu membantu kami dan menjadi tulang punggung keluarga,” ucapnya.
Doddy berharap single yang dikeluarkan Mayang ini bisa diterima oleh para penggemar musik.
Dilokasi yang sama, Bimo Maxim sang creator lagu menyatakan sebetulnya lagu rinduku ini disiapkan untuk proyek duo dan bukan untuk Mayang.
“Namun setelah mendengar curhatan Mayang yang rindu akan sosok Vanessa akhirnya saya memutuskan untuk memberikan lagu ini. Dan ternyata cocok untuk dibawakan olehnya,” tutup Bimo singkat.
Musik & Film
Nilam Topodade Vocal Studio (NTS) Jakarta, Asah Bakat Anak Bangsa di Bidang Musik.
Jakarta, Hariansentana.com – Nilam Topodade Vocal Studio (NTS) Jakarta telah menjadi salah satu tempat lahirnya talenta-talenta berbakat di dunia musik Indonesia sejak didirikan pada tahun 2012. Berawal dari visi besar pendirinya, Rudy Lamando (Composer, Songwriter, Vocal Arranger, Musisi) dan Nilam Topodade, sekolah vokal ini hadir untuk mengasah bakat anak bangsa dan mencetak sumber daya manusia berkualitas di bidang musik.
Berbeda dengan sekolah musik lainnya, NTS Jakarta tidak mengusung nama besar atau bendera institusi terkenal. “Kami berdiri mandiri dengan mengoptimalkan sumber daya yang kami miliki. Kami tidak hanya mengajarkan teori, tetapi memastikan siswa mampu tampil dengan kualitas terbaik,” ujar Rudy saat diwawancarai.
NTS Jakarta menawarkan empat jenis kelas, yaitu Private Class (1-2 orang), Small Class (5-6 orang), Regular Class (di atas 7 orang), dan Choir Class. Menariknya, batas waktu pembelajaran di sini sangat fleksibel. “Siswa bisa belajar selama mereka merasa membutuhkan, dengan biaya yang disesuaikan,” tambah Rudy.
Tidak hanya untuk yang mampu secara finansial, NTS Jakarta juga memberikan kesempatan kepada siswa yang memiliki keterbatasan dana tetapi memiliki bakat besar. “Ini adalah tanggung jawab sosial kami. Kami ingin memberikan kesempatan kepada semua anak bangsa untuk berkembang,” tegas Rudy.
Meski terbilang baru, NTS telah mencatatkan berbagai prestasi, siswa siswinya telah menorehkan nama di panggung Nasional maupun International (Indonesian Idol, KDI, Indosiar, KWC Finland di Tokyo, Superstar Junior, BICF, IBCF, International Choir Festival, New Wave serta ajang bergengsi lainnya.
Choir NTS Jakarta juga mencatat prestasi gemilang, seperti juara 1 lomba paduan suara se-Jakarta di Emporium Pluit pada 2017. Tahun ini, NTS Jakarta bersiap mengirimkan siswa-siswanya ke berbagai kompetisi internasional di Singapura, Malaysia, dan Bangkok.
Adeline Lapian (Student dan Assistant Coach di NTS), menjelaskan bahwa pondasi dasar vokal menjadi fokus utama dalam pengajaran. “Ibarat membangun rumah, pondasi harus kuat agar rumah tidak mudah roboh. Kami melatih siswa menggunakan teknik dasar yang kuat, termasuk kontrol power dan pengelolaan emosi dalam bernyanyi,” paparnya.
Ian Delano (Student dan Assistant Coach), menambahkan bahwa kepercayaan diri siswa menjadi salah satu target utama. “Kami ingin setiap siswa berani tampil dan percaya diri, karena itu adalah kunci untuk sukses di dunia musik,” ucapnya.
Dengan berbagai pencapaian dan pengalaman, Rudy dan Nilam optimis bahwa NTS Jakarta akan terus berkembang dan melahirkan lebih banyak lagi talenta berprestasi. “Bagi yang tertarik bergabung, silakan kunjungi Instagram @ https://www.instagram.com/nilam.topodadevocalcoach
Semua informasi ada di sana,” pungkas Nilam.
NTS Jakarta, bukan hanya sekolah vokal, tetapi juga rumah bagi mimpi-mimpi besar di dunia musik.(***)
-
Peristiwa3 days agoMobil Operasional MBG Seruduk Siswa SDN 01 Kali Baru, yang Sedang Berbaris di Lapangan
-
Polhukam3 days agoKodam Jaya Blokir 66 Hektare Tanah di 7 RW Kel Sunter Jaya, BPN Pastikan Sertifikat Asli
-
Ibukota6 days agoTinjau Tanggul Pengaman Pantai, Pramono Pastikan Penanganan Rob Jadi Prioritas
-
Travelling3 days agoRamai-ramai Kawal Pembangunan Marina Bay City di Lombok

