Connect with us

Ekonomi

Pertamina EP Dinilai Konsisten Terapkan Pemberdayaan Berkelanjutan

Published

on

Jakarta, HarianSentana.com – Ketua Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Padjadjaran, Risna Resnawaty menilai PT Pertamina EP (PEP) berhasil dalam mengimplementasikan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

Hal ini terlihat dari beberapa unit bisnis PEP yang meraih PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan dan Kehutanan, bahkan dalam dua tahun berturut meraih empat PROPER Emas.

“Saya melihat keunggulan program TJSL PEP itu ada tiga faktor, yaitu inovasi dan keunggulan jenis program, sumber daya pelaksana, dan pelaporan yang baik,” ujar Risna dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Ia menilai, PEP konsisten dan memiliki komitmen tinggi dalam melaksanakan bagi pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan di sekitar wilayah operasi perseroan.

“Ada lebih dari 300 program berjalan per tahun dengan nilai kurang lebih Rp 40 miliar per tahun, terbanyak untuk lingkungan, pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan infrastruktur. Atas komitmen dan implementasi program TJSL itu tak heran bila PEP mendapatkan banyak penghargaan. Paling mutakhir adalah saat PEP mendapatkan Best Indonesia Green Awards 2020 pada pertengahan Maret lalu,” papar Risna.

Dalam forum Indonesia Green Awards tersebut mayoritas field yang dikelola PEP mendapatkan penghargaan untuk enam kategori, yaitu kategori penanganan sampah plastik, penyelamatan sumber daya air, rekayasa teknologi dalam menghemat energi, pengembangan keanekaragaman hayati, memelopori pencegahan polusi, dan mengembangkan pengolahan terpadu.

Sebelumnya, PEP juga mencatatkan rekor sebagai satu-satunya perusahaan di Indonesia yang memperoleh empat PROPER Emas dalam dua tahun berturut, belum termasuk belasan PROPER Hijau yang diperoleh unit bisnis perusahaan. Empat PROPER Emas yang diraih PEP itu adalah pada 2018 melalui PEP Asset 1 Rantau Field, PEP Asset 3 Subang Field dan Tambun Field, dan PEP Asset 5 Tarakan Field serta 2019 melalui tiga unit bisnis yang sama, kecuali Tarakan Field yang digantikan oleh PEP Asset 1 Jambi Field.

Menurut Risna, peran PEP dalam pelaksanaan pembangunan saat ini tampak jika dilihat dari kuantitas maupun kualitas TJSL yang memiliki dampak positif terhadap peningkatan hidup masyarakat. Selain itu, PEP juga memiliki divisi khusus yang menangani urusan TJSL. “Dapat dikatakan jika perusahaan lain masih menjadikan TJSL sebagai kegiatan pendukung, PEP menjalankan TJSL sama seriusnya dengan menjalankan bisnisnya,” katanya.

Sudharto P Hadi, pakar manajemen lingkungan sekaligus Dewan PROPER KLHK, menambahkan komitmen PEP dalam pengelolaan lingkungan dan kepedulian sosial sangat tinggi dan menjadikan triple bottom line (profit, people dan planet) sebagai pilar-pilar pedoman dalam mewujudkan keberlanjutan perusahaan (corporate sustainability). Hal tersebut terinternalisasi dalam kebijakan, strategi dan operasi perusahaan, diwujudkan dalam key performance indicator (KPI) pimpinan dan staf.

“Setiap tahun mereka menetapkan target berapa lapangan yang harus memperoleh peringkat hijau dan emas,” ujar mantan Rektor Universitas Diponegoro (2010-2014) itu.

Dengan menjadikan triple bottom line sebagai pedoman, menurut Sudharto, perusahaan akan memperoleh manfaat baik yang nyata (tangible) seperti efisiensi energi, konsumsi air, mengurangi timbulan limbah dan emisi maupun yang intangible, seperti citra baik, hubungan harmonis dengan stakeholder dan warga masyarakat. “Di samping itu juga memperoleh akses terhadap lembaga keuangan seperti Bank, OJK serta harga saham yang meningkat,” katanya.

Menurut Sudharto, banyak perusahaan mengucurkan dana puluhan miliar rupiah tetapi tidak berhasil meraih peringkat emas. Dana yang besar tetapi tidak dibarengi dengan pengorganisasian yang baik justru menjadi bumerang, menciptakan warga masyarakat menjadi tergantung dan tidak mandiri.

“Yang terpenting adalah komitmen dan pengorganisasian yang baik, membangun sistem mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Penilaian peringkat Emas titik beratnya pada pelaksanaan community development. Itu kelebihan PEP,” ujarnya.(sl)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ekonomi

Bayar Tagihan Listrik PLN Rp 100 Ribu Dapat _Official Merchandise_ Piala Dunia U-17, Ini Caranya

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com – Dalam rangka memeriahkan gelaran FIFA World Cup U-17 di Indonesia, PT PLN (Persero) memberikan hadiah spesial bagi para pelanggannya lewat program Gelegar Bola U-17. Lewat program ini para pelanggan yang melakukan pembayaran tagihan listrik minimal Rp 100 ribu lewat Aplikasi PLN Mobile berkesempatan mendapatkan hadiah official merchandise FIFA World Cup U-17 2023.

Direktur Retail dan Niaga PLN Edi Srimulyanti menjelaskan, program Gelegar Bola U-17 merupakan bagian dari upaya PLN dalam mendukung gelaran Piala Dunia U-17 di Indonesia.

”Tentunya menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 merupakan suatu kehormatan bagi bangsa kita, untuk itu kami mendukung gelaran ini agar terselenggara dengan maksimal. Agar lebih meriah, kami meluncurkan program Gelegar Bola U-17 yang berhadiah official merchadise,” ujar Edi.

Edi melanjutkan, untuk mendapatkan hadiah tersebut pelanggan PLN cukup melakukan transaksi pembayaran tagihan listrik di Aplikasi PLN Mobile minimal Rp 100 ribu mulai periode tanggal 1-10 Desember 2023. Setiap pelanggan hanya memperoleh kesempatan klaim hadiah satu kali per periode selama kuota masih tersedia.

”Bagi pelanggan yang beruntung, setelah melakukan pembayaran tagihan listrik di PLN Mobile minimal Rp 100 ribu pada periode 1-10 Desember 2023 dapat mengklaim hadiah merchandise FIFA World Cup U-17. Dengan catatan, tiap pelanggan hanya memiliki kesempatan satu kali klaim,” lanjut Edi.

Adapun tata cara klaim hadiah Gelegar Bola U-17 sebagai berikut, buka Aplikasi PLN Mobile, klik banner ”Bayar Listrik Mudah, Dapat Gratis Hadiah”, pastikan anda memenuhi persyaratan klaim hadiah,  klik ”Klaim Hadiah”, lengkapi alamat dan nomor handphone untuk pengiriman hadiah, lakukan konfirmasi dan klaim hadiah berhasil.

Selain itu, PLN juga memberikan promo bagi pelanggan prabayar. Pelanggan bisa mendapatkan voucher token listrik gratis, setelah melakukan pembelian merchandise resmi FIFA World Cup U-17 melalui aplikasi PLN Mobile. Dengan pembelanjaan merchandise akan mendapatkan voucher token listrik senilai Rp 50 ribu hingga Rp 800 ribu.

Adapun tata cara pembelian official merchandise FIFA World Cup U-17 sebagai berikut, buka Aplikasi PLN Mobile, klik Marketplace, lalu pilih toko PIALA DUNIA U-17, pilih merchandise yang ingin di beli, lengkapi alamat dan nomor handphone untuk pengiriman, lakukan pembayaran. Setelah merchandise diterima dan pelanggan mengkonfirmasi pesanan tersebut, voucher token listrik akan otomatis tersedia di aplikasi PLN Mobile menu Voucher.()

Continue Reading

Ekonomi

895.813 KWh Dapat Diskon Tarif Listrik 30%

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya memberikan diskon 30% kepada penggunaan kendaraan listrik yang memiliki home charging terintegrasi dengan PLN dan melakukan pengisian pada malam hari. Diskon tarif listrik diberikan kepada pengguna home charging pada pukul 22.00 sampai 05.00.

“Total konsumsi listrik yang dapat diskon 30% tarif yaitu 895.813 kWh,” kata General Manager PLN UID Jakarta Raya Lasiran, Jumat (1/12).

Diskon tersebut tercatat berdasarkan dashboard Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang di Jakarta.

Lasiran mengungkapkan, untuk total pemakaian listrik pada home charging yang sudah digunakan  sampai dengan Oktober 2023 mencapai 1,3 juta kWh lebih.

“Total konsumsi listrik pada home charging sampai dengan oktober sebesar 1.377.032 kWH,” ungkapnya.

Untuk diketahui, sampai bulan oktober 2023, sebanyak 1.401 pemilik kendaraan listrik sudah memiliki home charging yang terintegrasi ke PLN.()

Continue Reading

Ekonomi

Tingkatkan Pelayanan Pelanggan, PLN UID Jakarta Raya Apresiasi Kinerja Yantek

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com – Tingkatkan kualitas petugas Pelayanan Teknik (Yantek), melalui program Yantek Optimization, PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya beri apresiasi kepada para petugas yantek yang telah memberikan kontribusi terbaik kepada para pelanggan PLN. Apresiasi diberikan langsung oleh General Manager PLN UID Jakarta Raya dalam acara Boosting Yantek Optimization di Hotel Aone, Jakarta, Kamis, 30 November 2023.

Dalam kesempatan tersebut, para petugas yantek juga mendapatkan penyegaran program yantek optimization dalam menyeragamkan standarisasi pelayanan teknik. Standarisasi ini tidak hanya menekankan pada sisi teknik penanganan gangguan, tetapi juga meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Petugas yantek PLN telah dibekali dengan tata cara komunikasi dengan pelanggan, mulai dari memberikan salam, meminta umpan balik atas layanan PLN, serta menyampaikan informasi yang dibutuhkan pelanggan.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Lasiran mengungkapkan terima kasih kepada para petugas yantek yang telah bekerja secara maksimal dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan.

“Saya ucapkan selamat dan terima kasih atas dedikasi dan kinerja terbaiknya selama triwulan 3 tahun 2023. Saya juga berpesan agar semangat yang sama ditularkan kepada semua rekan di unitnya, agar semua petugas memiliki performa yang paling baik di mata pelanggan,” ujar Lasiran.

Dalam kesempatan tersebut General Manager PLN UID Jakarta Raya juga meluncurkan aplikasi e-IMS (Electronic Integrated Management System). Aplikasi ini memudahkan dalam pengarsipan perintah dan instruksi kerja dalam setiap pelayanan kepada pelanggan.

Sejauh ini strategi utama untuk meningkatkan kepuasan pelanggan melalui digitalisasi telah berhasil membawa perubahan positif dalam layanan yang diberikan kepada pelanggan. Salah satunya melalui kehadiran PLN Mobile, dimana pelanggan PLN bisa langsung memonitor laporan atas keluhannya melalui aplikasi PLN Mobile. Pelanggan juga bisa langsung memberikan rating kepada petugas melalui aplikasi PLN Mobile.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Lasiran juga berpesan kepada para petugas yantek untuk tidak lupa selalu menerapkan SOP saat melayani pelanggan, serta tidak lupa menerapkan budaya kesehatan dan keselamatan kerja (K3).

“Kepada petugas yantek, semangat _safety_ harus terus digaungkan saat bekerja. Pastikan semua yang kita kerjakan bersifat aman, baik bagi diri sendiri, masyarakat umum, peralatan, dan juga lingkungan,” tutup Lasiran.()

Continue Reading
Advertisement

Trending