Bodetabek
Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Bogor Ditangkap
Bogor, HarianSentana.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor berhasil membongkar kasus oknum Kepala Desa di Kecamatan Tamansari. Dari hasil penyelidikan terkait pagu anggaran pembangunan jalan dari dana desa sebesar Rp 500 juta, namun oleh tersangka berinisial ADG yang dulunya menjabat Kades tidak direalisasikan sesuai pemanfaatannya.
Ia nekat membuat laporan fiktif serta mengambil dana tersebut untuk membeli rumah. “Setelah kami selidiki ternyata laporan anggaran dana desa yang cair pada termin ke 3 tahun 2018 tersebut fiktif, hingga aparat adhyaksa menahan tersangka ADG pada Kamis (20/2/2020) sore dan menjebloskannya ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pondok Rajeg, Cibinong,” kata Rolando Ritonga Kasie Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Cibinong, Jumat (21/2/20).
Dijelaskan Rolando, modus tersangka mantan Kades ADG ini adalah dengan membuat laporan fiktif pembangunan jalan dan lainnya, hal itu diketahui setelah pihaknya mendapatkan laporan dari Inspektorat Kabupaten Bogor dan menyelidikinya lebih lanjut.
“Tersangka ADG sudah mengakui tindak pidana korupsinya sebesar Rp 500 juta, bahkan tersangka sudah mengembalikan uang sebesar Rp 170 juta dan surat akte jual beli (AJB) rumah miliknya,” ujarnya.
Walaupun tersangka ADG sudah mengakui dan berupaya mengembalikan kerugian negara, lanjut Roland, kasus tindak pidana korupsi ini tetap dilanjutkan dan mengenakan tersangka dengan Undang-Undang (UU) nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Juncto UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No.31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.
“Dengan ancaman hukuman penjara minimal selama 3 tahun dan maksimal 15 tahun dan denda minimal Rp 150 juta dan maksimal Rp 750 juta,” terangnya.
Untuk diketahui, hingga awal tahun 2020 ini, selain mantan Kades ADG, beberapa pelaku tindak pidana korupsi maupun pungutan liar (Pungli) juga akan menyusul ditahan.
“Kalau untuk Kades ada dua orang, selain ADG juga ada Kades lainnya akan disidangkan ke meja pengadilan karena melakukan tindak pidana pungutan liar. Total dari tahun 2019 hingga saat ini kami sudah mengungkap tujuh orang yang melakukan tindak pidana korupsi,” tutur Rolando.
Sementara itu, Kasie Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor Juanda berharap kasus tindak pidana korupsi Kades ADG ini menjadi pembelajaran dan tidak terulang lagi di desa-desa lainnya di Bumi Tegar Beriman.
“Mudah-mudahan penahanan Kades ADG ini jadi yang terakhir dan Kades lainnya belajar dari kasus ini, karena kalau masih nekat melakukan tindak pidana korupsi maka kami pun tak segan menindaknya. Selain itu, Kabupaten Bogor ini juga selain menjadi etalase ibu kota juga karena program dana desa ini merupakan program pembangunan yang masuk dalam nawacita Presiden Joko Widodo,” tandasnya.(sl)
Penulis: Dedy Firdaus/Roni
Bodetabek
Sambut HJB ke-544,
Tirta Kahuripan Hadirkan Promo Spesial Sambungan Baru
Bogor Hariansentana.com – Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menghadirkan program promo spesial sambungan baru bagi masyarakat Kabupaten Bogor.,Selasa 12 Mei 2026.
Melalui program tersebut, calon pelanggan dapat menikmati pemasangan sambungan baru dengan harga khusus hanya Rp. 544.000,- dari harga normal Rp. 1.600.000,-. Promo ini berlaku mulai tanggal 10 Mei hingga 30 Juni 2026, khusus kelompok tarif rumah tinggal golongan R3C sampai dengan R4F.
Program promo ini menjadi bagian dari komitmen Perumda Air Minum Tirta Kahuripan dalam memperluas akses layanan air bersih perpipaan kepada masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Bogor.
Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Abdul Somad, menyampaikan bahwa momentum Hari Jadi Bogor dimanfaatkan perusahaan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kemudahan memperoleh layanan air minum perpipaan.
“Melalui promo HJB ke-544 ini, kami ingin memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk mendapatkan layanan air bersih yang aman, berkualitas, dan terjangkau. Ini merupakan bentuk komitmen Tirta Kahuripan dalam mendukung pelayanan dasar masyarakat Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan akan turut serta mensukseskan “Gebyar Pelayanan Publik 100 jam Nonstop” di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Bogor yang akan dimulai dari tanggal 18 hingga 22 Mei 2026.
“Tentunya kami berharap calon pelanggan dapat memanfaatkan program promo ini sebaik mungkin karena lebih hemat dan para pelanggan dapat memanfaatkan pelayanan nonstop di MPP maupun mobil pelayanan di area car free day setiap hari minggu untuk melakukan pengaduan hingga melakukan pembayaran tagihan air.” tutupnya.
Untuk diketahui, pendaftaran sambungan baru dapat dilakukan secara online melalui aplikasi digital (bit.ly/mykahuripan) maupun dengan datang langsung ke kantor cabang pelayanan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan terdekat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Dengan semangat “Bergerak Serempak, Nyata Berdampak” pada peringatan Hari Jadi Bogor ke-544, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Bogor. (Ron).
Bodetabek
Persidangan Tipikor Panas, Irvian Bobby Ungkap Dugaan Permintaan Uang dan Motor Mewah
JAKARTA, Sentana — Persidangan perkara korupsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat mengungkap dugaan praktik “budaya setoran” yang disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun di lingkungan tertentu. Fakta itu mencuat dalam sidang pemeriksaan terdakwa Irvian Bobby pada Rabu (6/5/2026).
Di hadapan majelis hakim dan jaksa penuntut umum, Bobby membeberkan adanya dugaan permintaan uang Rp3 miliar yang disebut sebagai upaya “penyelesaian” pemeriksaan aparat penegak hukum (APH).
“Diselesaikan saja, 3 meter,” ujar Bobby menirukan percakapan yang disampaikan kepadanya dalam persidangan.
Menurut Bobby, saat dirinya mencoba menawar nominal tersebut, jawaban yang diterima justru menyebut angka itu sudah tergolong murah.
“Itu sudah murah,” lanjut Bobby mengutip percakapan tersebut.
Tak hanya soal uang miliaran rupiah, persidangan juga mengungkap dugaan permintaan fasilitas mewah berupa motor besar merek Ducati. Bobby menjelaskan awalnya dirinya ditanya mengenai jenis motor yang cocok, hingga kemudian menunjukkan tipe Ducati Scrambler melalui pencarian internet.
“Saya baru yakin bahwa yang bersangkutan memang minta motor,” ungkap Bobby di ruang sidang.
Dalam keterangannya, Bobby juga menggambarkan adanya pola pengumpulan dana yang disebut bukan praktik baru. Ia menyebut sejak 2019 hingga 2022 terdapat pengeluaran rutin untuk berbagai kebutuhan kegiatan kedinasan, baik di dalam maupun luar kota.
Nilainya disebut mencapai Rp150 juta hingga Rp200 juta untuk setiap kegiatan.
Yang menjadi sorotan lain dalam persidangan adalah pernyataan Bobby terkait dugaan pembiayaan kegiatan di daerah pemilihan Menteri Ketenagakerjaan pada periode 2019–2024.
“Tahun 2024 Bu Menteri itu ingin mencalonkan diri sebagai DPR, dan dapil beliau itu Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat,” kata Bobby dalam sidang.
Ia mengaku terdapat sejumlah kegiatan di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat yang turut dibiayai dengan nominal sekitar Rp200 juta per kegiatan. Menurut pengakuannya, kegiatan semacam itu berlangsung sebanyak empat hingga lima kali setiap tahun sejak 2019 hingga 2024.
Di tengah pemeriksaan jaksa, Bobby juga menyatakan dirinya hanya menjalankan mekanisme yang disebut telah berjalan sebelumnya. Ia mengaku berada pada posisi koordinator yang mengetahui adanya pengumpulan dana dari pihak tertentu serta distribusinya di internal.
Persidangan perkara ini diperkirakan masih akan berlanjut dengan menghadirkan sejumlah saksi lain. Jaksa penuntut umum juga disebut masih mendalami berbagai keterangan yang berpotensi membuka fakta-fakta baru dalam pusaran kasus tersebut.
Bodetabek
Strategi Tirta Kahuripan Meningkatkan Suplai Air di Tarikolot
Bogor, Hariansentana.com – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media sosial resmi, Tim Teknik Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor bergerak melakukan penelusuran serta penanganan terhadap gangguan distribusi air bersih.
Hasil monitoring dilapangan menunjukkan adanya penurunan tekanan air di sepanjang jalur distribusi Metro – Cibinong, yang berdampak langsung kepada 1.021 pelanggan di wilayah Tarikolot.
Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Abdul Somad, menyampaikan berbagai langkah strategis untuk percepatan penanganan. Di antaranya pembangunan jaringan pipa baru sepanjang ± 683 meter dengan diameter 6 inch dari Booster Citeureup menuju Tarikolot melalui jalur Cibinong – Citeureup (Booster Pump Sukaraja), yang telah diselesaikan pada 10 April 2026.
“Selain itu, dilakukan pula optimalisasi sistem distribusi melalui penambahan debit inlet, pemasangan valve untuk pengaturan aliran, serta peningkatan tekanan pompa pada Booster Pump Citeureup. Upaya ini diperkuat dengan penambahan suplai dari Booster Az-Zikra Sentul guna mendukung kebutuhan air di wilayah Tarikolot.” ucapnya.

Pada Jumat, 17 April 2026, petugas Tirta Kahuripan juga melaksanakan pemasangan gate valve untuk pengaturan aliran serta pekerjaan tapping pipa pada jalur Pondok Citeureup dan Tarikolot. Pekerjaan dilakukan sejak malam hingga pagi hari sebagai bagian dari upaya optimalisasi jaringan distribusi, sehingga tekanan dan debit air yang diterima pelanggan dapat meningkat secara maksimal.
Saat ini, Tim Distribusi Tirta Kahuripan terus melakukan berbagai langkah teknis untuk meningkatkan debit dan suplai air, guna memenuhi kebutuhan pelanggan secara bertahap. Upaya ini meliputi pengaturan sistem distribusi serta optimalisasi sumber pasokan yang tersedia. Dengan harapan pelanggan di wilayah Tarikolot kembali dapat kembali menikmati layanan air bersih dengan kualitas, kuantitas dan kontinuitas yang terjaga.
Manajemen Perumda Air Minum Tirta Kahuripan menyampaikan permohonan maaf atas gangguan pengaliran yang tidak sebentar di wilayah tarikolot dikarenakan membutuhkan waktu untuk melakukan step test evaluasi pengaliran dari hulu ke hilir. Dan apresiasi kepada pelanggan yang aktif menyampaikan laporan melalui media sosial, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran. Perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta respons terhadap kebutuhan pelanggan……(Ron)
-
Ibukota5 days agoGubernur DKI Jakarta Canangkan HUT ke-499 Jakarta dan Deklarasi Gerakan Pilah Sampah.
-
Polhukam6 days agoPengacara Bantah Ahmad Dedi Lari Usai Diterpa Dugaan Isu Suap
-
Ibukota5 days agoKapolres Metro Jakarta Utara Tinjau Langsung Pengamanan Nobar Persija vs Persib di Pademangan
-
Pendidikan5 days agoIKA SPS UNNES, Menjadi Jembatan Kebutuhan Almamater dan Kiprah Profesional Alumni

