Connect with us

Pendidikan

Dies Natalis ke-11, Unhan Luluskan 365 Mahasiswa Program Pascasarjana Magister Ilmu Pertahanan

Published

on

Bogor, Hariansentana.com – Universitas Pertahanan (Unhan) Dies Natalis ke-11 sekaligus mewisuda sebanyak 365 orang mahasiswa Unhan Program Pascasarjana Magister Ilmu Pertahanan yang telah dinyatakan lulus, bertempat di gedung Aula Merah Putih Kampus Unhan, Sentul, Bogor, Rabu (11/3/2020).

Rektor Unhan Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko, S.IP., M.AP. dalam sambutannya mengatakan, lulusan Unhan adalah Kader Bela Negara, dan menjadi alumni Unhan merupakan suatu kebanggaan, menjadi sumber daya manusia  yang mumpuni di bidang pertahanan harus mampu memaknai diri sendiri dan memiliki added value sehingga menjadi Defence Human Capital.

Kondisi ini mengisyaratkan bahwa alumni Universitas Pertahanan memiliki kekuatan yang sangat besar untuk berkontribusi dan berperan serta dalam proses pembangunan bangsa Indonesia.

Wisudawan/Wisudawati dari empat fakultas yaitu Fakultas Strategi Pertahanan 172 orang, Fakultas Manajemen Pertahanan 63 orang, Fakultas Keamanan Nasional 78 orang dan Fakultas Teknologi Pertahanan 52 orang.

Dan pada kesempatan wisuda kali ini Unhan juga meluluskan wisudawan negara sahabat yang berasal dari Zimbabwe 2 orang, China 1 orang, Arab  Saudi 1 orang, India 1 orang, dan Philipina 1 orang. Adapun komposisi wisudawan pada periode ini terdiri dari 87 orang TNI AD, 35 orang TNI AL, 37 orang TNI AU,  2 orang Polri, 11 orang PNS, 187 orang umum dan 6 orang mahasiswa asing.

Kondisi ini mengisyaratkan bahwa alumni Universitas Pertahanan memiliki kekuatan yang sangat besar untuk berkontribusi dan berperan serta dalam proses pembangunan bangsa dan diplomasi pertahanan di dunia internasional.

Dari 62 mahasiswa yang lulus ini 9 orang diantaranya mendapat predikat lulus dengan pujian atau Cum Laude dari program studi Strategi Perang Semesta FSP Unhan.

Unhan diusianya yang ke-11 tahun telah mengukuhkan diri sebagai Kampus Bela Negara dan tahap berupaya mewujudkan visinya sebagai perguruan tinggi yang berstandar kelas dunia (World Class Defense University) di Tahun 2024.

Hal ini sesuai dengan harapan Kementerian Pertahanan sebagai pembina fungsi Universitas Pertahanan yang menekankan bahwa alumni yang dihasilkan Universitas Pertahanan tidak hanya mampu berfikir dan bertindak sesuai dengan bidang keilmuan yang telah ditempuh, tetapi juga diharapkan memiliki karakter dan wawasan kebangsaan sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Bela Negara, memiliki  identitas dan jiwa nasionalis yang kuat serta  berintegritas.

Secara akreditasi, Peringkat “A” yang diberikan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, membuat Unhan makin percaya diri untuk berkembang dan memacu diri ke arah yang lebih baik. Di tingkat fakultas/prodi, sudah ditetapkan 10 program studi Terkareditasi “A” dan 2 program studi Terakreditasi “B”.

Wakil Menhan RI Ir. Sakti Wahyu Trenggono, M.M., dalam sambutannya menyampaikan penghargaan ucapan selamat kepada segenap wisudawan/wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan studi di Unhan. Sebagai alumni Unhan tentunya memiliki tanggung jawab besar untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh pada bidang tugas masing-masing.

“Pengembangan SDM yang modern dan profesional dilakukan untuk mengantisipasi perubahan tatanan global dan dinamika lingkungan strategis yang dapat mengancam kedaulatan negara. Kualitas SDM menjadi kunci utama dalam mencermati perkembangan tersebut,” katanya.

Kemenhan berharap para lulusan Unhan dapat terus memberikan kontribusi positif baik dalam tataran pemikiran, konseptual maupun praktis sesuai dengan porsi dan kemampuan saudara-saudara. Sehingga pertahanan negara kita semakin kuat baik dari aspek fisik maupun SDM pertahanannya. Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan informasi yang begitu cepat menuntut saudara sekalian untuk senantiasa berinovasi.

Dalam penyelenggaraan wisuda inipun disampaikan pula orasi ilmiah oleh Mayjen TNI (Purn) Dr. Saiful Anwar, M.Bus. tentang “Redefinisi Pertahanan Negara”.

Acara Wisuda dihadiri Wakil Menteri Pertahanan RI Ir. Sakti Wahyu Trenggono, M.M.,  tamu undangan pejabat Eselon I di lingkungan Kementerian Pertahanan (Kemhan), Mabes TNI, beberapa Duta Besar Negara Sahabat, perwaklilan Kementerian/Lembaga, Perwakilan Perguruan Tinggi, Para Wakil Rektor I, II dan III Universitas  Pertahanan, Para Guru Besar Unhan,  Dewan Pembina Unhan, para mantan Rektor Unhan, Para pejabat di lingkungan Indonesia Peace and Security Center (IPSC), Senat Akademik Unhan, Para Athan Negara Sahabat, para wisudawan dan wisudawati yang didampingi dengan keluarga wisudawan dan wisudawati, serta para undangan lainnya.

Pendidikan

Pengajian Rutin PWI Kabupaten Bogor Hadirkan KH Achmad Yaudin Sogir beri Tausiah

Published

on

By

Bogor, Hariansentana.com — KH Achmad Yaudin Sogir, anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB sekaligus Wakil Ketua Komisi I, kembali memberikan tausiah dalam Pengajian Rutin Al-Ikhbar yang digelar oleh PWI Kabupaten Bogor pada Rabu (11/12). Meski memiliki jadwal yang padat sebagai wakil rakyat, KH Achmad tetap berkomitmen untuk berbagi ilmu dan memberikan pencerahan kepada peserta pengajian.

Dalam tausiahnya, KH Achmad menekankan pentingnya istiqamah dalam menjalankan ibadah, khususnya salat Jumat. Ia mengingatkan bahwa hari Jum’at adalah hari istimewa bagi umat Islam, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an dan hadis.

Lebih lanjut KH Achmad mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Jumu’ah ayat 9:
“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli,yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”

Menurut KH Achmad, ayat tersebut menjadi pengingat bagi setiap Muslim untuk meninggalkan segala aktivitas duniawi dan memprioritaskan salat Jum’at sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.

Ia juga menyampaikan hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:
“Barang siapa yang mandi pada hari Jum’at, kemudian mendatangi salat Jum’at, lalu ia mendengar dan memperhatikan khotbah tanpa melakukan hal yang sia-sia, maka diampuni dosanya antara Jum’at tersebut dengan Jum’at berikutnya.”

KH Achmad menjelaskan bahwa ulama sepakat mengenai keutamaan hari Jum’at sebagai hari yang penuh berkah. “Hari Jum’at adalah penghulu segala hari. Pada hari itu terdapat banyak keistimewaan, seperti dikabulkannya Do’a di waktu tertentu, dihapuskan nya dosa, serta adanya keutamaan membaca surah Al-Kahfi,” papar KH Achmad.

Ia menambahkan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:
“Sebaik-baik hari di mana matahari terbit adalah hari Jum’at. Pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu ia dimasukkan ke surga, dan pada hari itu pula ia dikeluarkan dari surga. Dan kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari Jumat.” (HR Muslim).

KH Achmad juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan keberkahan hari Jum’at dengan memperbanyak ibadah, seperti salat sunah, membaca Al-Qur’an, bersolawat, serta memperbanyak sedekah.

“Ulama mengatakan bahwa pada hari Jum’at terdapat satu waktu mustajab di mana doa-doa akan dikabulkan. Maka, jangan sia-siakan kesempatan tersebut. Jadikan hari Jum’at sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan,” jelas KH Achmad.

Sementara itu Ketua PWI Kabupaten Bogor, Dedy Firdaus, menyampaikan apresiasi atas kehadiran KH Achmad di pengajian rutin tersebut. Menurutnya, kehadiran tokoh seperti KH Achmad , kami sangat bersyukur atas dukungan KH Achmad Yaudin Sogir yang terus memberikan tausiah penuh makna di tengah kesibukannya sebagai wakil rakyat. Tausiah beliau selalu menjadi penyemangat dan penyejuk hati bagi kami semua,” terang Dedy.

Pengajian Rutin Al-Ikhbar yang digelar oleh PWI Kabupaten Bogor ini menjadi salah satu program unggulan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas spiritual anggota dan masyarakat sekitar. Dengan kehadiran tokoh-tokoh seperti KH Achmad Yaudin Sogir, diharapkan kegiatan ini terus membawa manfaat bagi kita semua ….Tab / Ded

Continue Reading

Pendidikan

Pusdiklat Tekfunghan Terima Penghargaan Sertifikat Akreditasi Katagori “A” Sebagai Lembaga Penyelenggara Program Pelatihan Teknis Bidang Sistem Teknologi Berbasis Komputer Tahun 2024

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com — Pusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan menerima penghargaan Akreditasi dengan Katagori “A” sebagai Lembaga Penyelenggara Program Pelatihan Teknis Bidang Sistem Teknologi Berbasis Komputer Tahun 2024 dengan masa berlaku 5 (lima) tahun.

Penghargaan Akreditasi ini berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor: 750 Tahun 2024, tentang Penetapan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional Pertahanan Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia sebagai Lembaga Penyelenggara Program Pelatihan Teknis Bidang Sistem Teknologi Berbasis Komputer Terakreditasi.

Sertifikat Akreditasi dengan nomor : B-2146/02600/DL.100/2024 ini langsung di berikan oleh Sekretaris Utama Badan Pusat Statistik, Dr. Eng. Imam Machdi, M.T., kepada Kapusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan, Pembina Tk. I IV/b Syamsu Rizal, S.Kom., M.M.Han, serta disaksikan oleh Kapusdiklat BPS, Dr Suntono.

Moment pemberian penghargaan Akreditasi ini dilaksanakan di sela-sela acara Workshop Pengembangan Badan Pusat Statistik Corporate University yang sebelumnya dibuka oleh Sekretaris Utama Badan Pusat Statistik, Dr. Eng. Imam Machdi, M.T.

Turut menghadiri pada acara Workshop tersebut, Kabid Evkat Mutu Diklat Kolonel Laut (S) Ermansyah, S.Pd., MM. didampingi Kassubid Evlap dan Staf Bid Evkat Mutu Diklat.

Forum Workshop tersebut membahas terkait Sosialisasi BPS Corpu dan Sosialisasi Peraturan BPS No. 2 Tahun 2024 tentang Akreditasi Program Pelatihan Teknis Di Bidang Statistik dan Sistem Teknologi Berbasis Komputer.

Dengan adanya sertifikat Akreditasi ini Pusdiklat Tekfunghan dapat menyelenggarakan Diklat Pranata Komputer secara mandiri. ( Pusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan).

Continue Reading

Pendidikan

Kabadiklat Kemhan Membuka Workshop Sishanneg Eselon II Kemhan, Bertemakan Transformasi Kinerja di Era Digital.

Published

on

JAKARTA, HARIANSENTANA.COM — Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahanan, Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc membuka Workshop Sistem Pertahanan Negara (Sishanneg) Eselon II Kemhan TA. 2024, di Aula Tentara Pelajar Pusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan. Selasa, (05/11/2024).

Turut mendampingi Kabadiklat Kemhan saat membuka Workshop, Ses Badiklat Kemhan, Pembina Utama Muda IV/c Dr. Endang Purwaningsih, M.Si, Kapusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan, Pembina Tk. I IV/b Syamsu Rizal, S.Kom., M.M.Han dan Kapusjemenhan Badiklat Kemhan, Brigjen TNI Warsono, S.Sos, M.Hum.

Workshop Sistem Pertahanan Negara Eselon II Kemhan yang bertemakan “Transformasi Kinerja di Era Digital” diselengarakan oleh Pusdiklat Tekfunghan selama dua hari dan diikuti oleh 25 Pejabat Eselon II ASN dan TNI yang berasal dari satker di lingkungan Kemhan.

Dalam dua hari Forum Workshop Sishanneg ini mengundang pembicara yang akan mengulas, Sistem Pengelolaan Program dan Anggaran, Membangun Budaya Organisasi Berakhlak, Grand Desain Reformasi Birokrasi, Kebijakan Pembinaan Potensi Pertahanan, Menuju Satu Data Pertahanan, dan Transformasi Lembaga Diklat SDM Pertahanan.

Dalam amanatnya Kabadiklat Kemhan Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc, mengungkapkan, dihadapkan dengan Transformasi kinerja di era digital, Pejabat Eselon II harus mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, serta mampu mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam sistem kerja sehari-hari,” ungkapnya.

Menurut Kabadiklat Kolaborasi, sinergi, dan kerjasama antar unit kerja menjadi kunci utama dalam memastikan setiap program dan kegiatan berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Disamping itu Kabadiklat mengatakan Transformasi kinerja di era digital sudah barang tentu memiliki tantangan yang tidak mudah yang mana tidak hanya memerlukan pemanfaatan teknologi, tetapi juga perubahan aspek mindset dan budaya kerja.

Oleh karena itu, Kabadiklat menyampaikan kegiatan Workshop saat ini dipandang penting dan strategis, selain sebagai wahana silaturahmi dan komunikasi antar Pejabat Eselon II, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan yang lebih mendalam mengenai sistem pertahanan negara yang terintegrasi dengan teknologi dan informasi.

Selain itu melalui kegiatan Workshop ini peserta diharapkan mampu membuka wawasan dalam merumuskan kebijakan yang berbasis data dan analitik modern serta memfasilitasi peserta dengan strategi-strategi yang relevan, dalam mengelola transformasi kinerja di era digital, serta mampu mengimplementasikannya secara efektif di lingkungan kerja masing-masing.

Pada kesempatan tersebut, Kabadiklat juga mengingatkan kepada para peserta, sebagai garda terdepan dalam merumuskan kebijakan, Pejabat Eselon II Kementerian Pertahanan dituntut memiliki pemahaman yang mendalam serta kemampuan yang adaptif terhadap setiap perkembangan kebijakan yang diarahkan untuk menjaga kedaulatan dan keamanan nasional.

“Pejabat Eselon II juga menjadi penentu keberhasilan pelaksanaan kebijakan yang menyeluruh, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pengawasan operasional, demi memastikan pertahanan negara yang optimal dan berdaya saing,” ungkap Kabadiklat Kemhan.
(Pusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan). (***)

Continue Reading
Advertisement

Trending