Connect with us

Bodetabek

Berdiri di Bangunan Ruko, Hotel RedDoorz Cijujung Disoal!

Published

on

Bogor, HarianSentana.com – Bangunan yang semula diperuntukkan untuk kawasan Ruko di Desa Cijujung RT 05 RW 01 Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat disinyalir beralih fungsi menjadi tempat penginapan atau hotell.

Pasalnya, meskipun sudah mengantongi ijin lingkungan dari RT dan RW hingga pemerintahan Desa setempat, namun alih fungsi ruko menjadi penginapan tersebut diduga kuat belum mengantongi ijin dari dinas Pemkab Bogor atau dinas terkait.

Berdasarkan keterangan salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, keberadaan hotel yang berlogo RedDoorz tersebut dari segi perijinan alih fungsinya belum ada alias IMBG masih ijin peruntukan buat ruko. “Setahu saya RedDoorz itu ijinnya masih peruntukkan ruko,” kata dia kepada wartawan, Senin (19/10/2020).

Sementara itu, Kepala Desa Cijujung, Wahyu Ardianto mengaku, jika jajaran Pemdes Cijujung telah mengirimkan surat kepada pihak Kecamatan Sukaraja untuk mempertanyakan soal ijin-ijin penginapan tersebut.

“Kalau ijin-ijinnya ya itu kemarin sudah kita kirimi ke Kecamatan si,” ungkap Wahyu Ardianto dengan nada gugup saat dihubungi.

Menurut Wahyu, hasil mempertanyakan ijin-ijin oleh jajarannya terhadap pengelola usaha Hotel RedDoorz tersebut, jika ijinnya masih dalam proses di dinas terkait.

“Ijin-ijinnya si katanya lagi diproses, karena kalau kemarin ijinnya yang diminta ke saya oleh pemilik yakni berupa ijin pondok wisata, dan tak dipungkiri memang bangunan itu ijin yang dikeluarkan merupakan ijin bangunan ruko,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk konfirmasi kaitan hotel yang berada di bangunan ruko itu, dirinya meminta kepada awak media agar mengkonfirmasi secara langsung. “Gini aja, bagusnya di darat (ketemu langsung-red) saja, jangan di handphone enggak enak mas, saya juga takut soalnya,” tutupnya.
Penulis: Subur/Dedy Firdaus

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bodetabek

DPUPR Kab.Bogor dan KemenPUPR Bikin Film Pendek Expedisi PAMSIMAS III

Published

on

By

Bogor, HarianSentana.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) bekerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor membuat sebuah film pendek expedisi kegiatan PAMSIMAS III (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Masyarakat) yang berlokasi di Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua.

Pembuatan film pendek tersebut melibatkan Direktur Air Minum KemenPUPR, Kepala Dinas PUPR, Kelompok pengelola sistem penyediaan air minum dan sanitasi (KPSPAMS), Kepala Desa Cibeureum dan unsur pengguna sararana air minum dan sanitasi.

Film pendek ini menceritakan tentang pengelolaan air minum/air bersih dan sanitasi yang layak berbasis masyarakat. Diharapkan dengan adanya film pendek ini kesadaran masyarakat akan pentingnya air minum/air bersih dan sanitasi semakin meningkat guna mendukung perilaku hidup bersih dan sehat.

Semoga ke depan kegiatan ini bisa semakin berkembang guna mencapai universal acces 100% air minum dan sanitasi, sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Bogor melalui Panca Karsa Bogor Membangun, Bogor Sehat, Bogor Cerdas, Bogor Maju dan Bogor Berkeadaban.
Penulis: Roni/Subur

Continue Reading

Bodetabek

Mantan Sekdis Mampir Dulu ke Kantor DPKPP Sebelum Pulang ke Rumah

Published

on

By

Bogor, HarianSentana.com – Senin pagi (23/11) terlihat beberapa anggota keluarga dan Kuasa Hukum mantan sekretaris DPKPP, Iryanto yang sudah 9 bulan menjadi tahanan Polres Bogor setelah diduga menerima suap dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) kini dapat menghirup udara segar.

Pasalnya, penangguhan penahanan atas dirinya telah dikabulkan oleh Hakim ketua Pengadilan Negeri Bandung, Rifandaru saat sidang lanjutan kasus OTT dengan agenda pemeriksaan saksi pemberi suap berinisial SP.

Nampak beberapa petugas dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor membawa surat eksekusi untuk mengeluarkan tahanan dan menyerahkan ke petugas tahanan Narkoba Polres Bogor setelah salah satu kuasa hukum Iryanto mendatangi kejaksaan meminta segera dikeluarkan surat eksekusi pengeluaran tahanan karena sudah menjadi keputusan dan perintah pengadilan untuk segera mengeluarkan terdakwa.

“Setelah menunggu sejak pukul 8.00 pagi hingga pukul 9.30 belum ada juga surat tersebut setelah saya menanyakan ke bagian tahanan Polres Bogor, maka saya berinsiatif datangi Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor untuk segera bersurat ke Polres Bogor agar tahanan bisa segera keluar karena keluarga sudah menunggu di tahanan Polres Bogor,” kata Pasaribu, salahsatu anggota LBH Bara JP kepada wartawan, Senin (23/11) pagi.

Sementara, dari pantauan di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB, Iryanto keluar dari ruang tahanan Polres Bogor dan menadahkan tangannya sambil mengucap rasa syukur atas penangguhan penahanannya dikabulkan oleh PN Tipikor Bandung, Jawa Barat.


Selain itu, di depan pintu gerbang Polres Bogor, terlihat awak media mewawancari Iryanto, hanya ucapan syukur dan berterima kasih yang diucapkannya.

“Saya bersyukur kepada Allah SWT hari ini saya bisa kembali kerumah, terima kasih juga kepada kuasa hukum yang sudah berjuang maksimal di persidangan, kepada keluarga yang senantiasa mendoakan saya dan kepada teman-teman media yang selama ini ikut memantau kasus saya, untuk materi hukum nanti ke Kuasa Hukum saya saja ya,” ungkap Iryanto yang berbaju batik dan berkacamata hitam ini.

Usai memberi keterangan kepada awak media, rombongan Iryanto meninggalkan Polres Bogor dan terlihat mampir ke kantor DPKPP yang juga merupakan mantan sekdis di instansi tersebut nampak menyalami dan berbincang santai kepada para security yang bertugas hari itu. 

Suasana haru saat Kabid KWP, Jackson Boy menghampirinya dan memeluknya sambil menitikkan air mata. “Apa kabar semua, saya mohon doanya ya kepada semua agar saya dimudahkan dan bisa melalui masalah ini dengan baik dan nanti hasilnya positif di persidangan,” sapa Iryanto kepada para petugas keamanan yang bertugas hari itu.

“Selamat ya pak Ir, semoga tetap tabah dan sabar menjalani cobaan ini, semoga nanti pun hasilnya baik, sekali lagi selamat ya pa,” ucap Kabid KWP, Jackson Boy sambil memeluk mantan atasannya ini dan terlihat sangat terharu.

Setelah itu rombongan langsung pulang menuju kediamannya dan akhirnya setelah 9 bulan menjadi tahanan Polres Bogor Iryanto bisa kembali berkumpul bersama keluarga besarnya.
Penulis: Subur/Roni

Continue Reading

Bodetabek

Bupati Ade Yasin Positif Covid-19 Usai Jalani Swab Test

Published

on

By

Bogor, HarianSentana.com – Bupati Bogor, Jawa Barat, Ade Yasin positif virus Covid-19 usai jalani uji swab test atas dirinya yang secara rutin dilakukan. 

Dalam siaran persnya melalui pesan berantai via WhatsApp, Ade menyampaikan, di tengah padatnya aktifitas yang dia jalani, serta rutin melakukan pemeriksaan reguler dengan Swab Test. “Dan hasil terakhir, saya dinyatakan positif Covid-19,” kata dia, Rabu (18/11/2020).

Oleh karena itu, dirinya memohon do’a dan dukunga agar segera pulih dan bisa kembali melakukan aktifitas seperti biasa. Tak lupa, Ade juga mendoakan kepada seluruh warga Kabupaten Bogor agar selalu diberikan kesehatan dan terhindar dari virus Covid-19. 

“Saya berpesan kepada semuanya, Covid 19 bisa mengenai siapa saja, tetap patuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan hand sanitizer/sabun, serta perkuat daya tahan atau imunitas tubuh kita,” imbaunya.
Penulis.Subur/Roni

Continue Reading
Advertisement

Trending

Copyright © 2019 HarianSentana.com. Theme by PT. Ciptamedia Kreasi.