Nasional
Imlek 2026, KetuaBISMA: “Selaras Dengan Keinginan Presiden. Shin Nian Kuaile, Gong Xi Fat Cai, Wanshin Ruyi, Shanti Jiankan”
ucapan selamat imlek 2026 dari bisma john palinggi
Jakarta, hariansentana.com – KETUA Harian wadah Kerukunan Beragama Badan Interaksi Sosial Masyarakat (BISMA), Dr, John N Palinggi, MM, MBA mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek 2577 (kongzili) dan Cap Go Meh 2026 kepada seluruh warga Tionghoa.
“Tahun Kuda Api 2026. Shin Nian Kuaile (Selamat Tahun Baru Imlek), Gong Xi Fat Cai (Semoga selalu memperoleh Keberuntungan dan Keberkahan), Wanshii Ruyi (Semoga yang terjadi di tahun ini sesuai yang diinginkan) dan Shanti Jiankang (Semoga Selalu Sehat Walafiat),” kata John, Kamis (12/02/2026) di Jakarta.
Menurut pengusaha nasional, Ketum DPP Assosiasi Rekanan Pengadaan Barang dan Distributor (ARDIN) ini, momentum, makna tahun baru imlek selaras dengan dengan keinginan Presiden RI, Prabowo Subianto.
“Menciptakan kerukunan dan keharmonisan dalam keluarga, Kerukunan antar masyarakat Indonesia dan Kerukunan antar bangsa,” ujar John.
Menurut John, bagi masyarakat Tionghoa, Tahun Baru Imlek adalah momentum berkumpulnya semua anggota keluarga ditengah kesibukan, Menciptakan keharmonisan dan kerukunan keluarga besar serta menghormati leluhur.
“Momentum perkuat keharmonisan dan kerukunan dalam keluarga, menghormati dan mengenang jasa-jasa leluhur, Berdoa dan harapan di tahun yang baru lebih baik dan sejahtera dari sebelumnya,” terang John.
Tentang BISMA, John menjelaskan bahwa organisasi ini adalah wadah kerukunan umat beragama yang bergerak dalam kegiatan kemanusiaan, sosial kemasyarakatan yang didirikan bersama (Alm.) KH. Nurcholis Madjid.
“Di BISMA tidak membahas tentang perbedaan akidah /teolog/dotrin atau ajaran Agama-agama tetapi dari antar umat beragama melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan. Bersama dalam kemanusiaan,” jelasnya.

Ketum Assosiasi Mediator Indonesia ini mengaku mempelajari ajaran berbagai agama dan keyakinan. Menurutnya hal itu guna memahami dan penyesuaian diri kepada warga berbagai umat beragama.
Lanjut John, BISMA didirikan tahun 2000, pasca masa krusial bagi warga Tionghoa di Indonesia (era Reformasi, Peristiwa 1998).
“Sebelumnya tidak diperbolehkan merayakan Imlek, umat Konghuchu tidak diakui, lalu oleh Presiden ke-4 Gus Dur, umat Konghuchu diakui dan diperbolehkan merayakan tahun baru Imlek, dan di tahun 2003 oleh Megawati dijadikan hari libur Nasional,” beber John.
John mengaku ada beberapa falsafah Tionghoa yang dipegangnya dalam suksesi 45 tahun menjadi pengusaha tanpa cacat, tanpa hutang.
“Tidak usah saya sebutkan namanya, ada seorang mentor, suhu (guru) tionghoa saya yang mengajarkan bagaimana etika dan prinsip dalam berbisnis,” ungkapnya.
Berberapa contoh prinsip bisnis yang dipegang John dari sang mentor tionghoanya yakni: “1.000 Sahabat terlalu Sedikit, Musuh Satu terlalu Banyak” (Relationship / jejaring bisnis), “Minum Air harus Tahu Sumbernya” (orang yang bantu kita berbisnis harus dipelihara dan dihormati, jangan dikotori dan disakiti).
“Pandai-pandailah berterimakasih, hilangkan prasangka dan prilaku buruk, berpikir positif jangan menipu, tidak jujur. Peliharalah hatimu karena dari situ terpancar kehidupan,” pesan John.
Sebagai motivasi (Fighting Spirit), lanjut John, Tidak ada masalah bisnis yang tidak dapat diselesaikan, dan bahwa Pemenang itu bukan tidak pernah kalah Tetapi tidak pernah Menyerah. “Never Give Up, jiwa, prinsip Orang Tionghoa itu tidak berhenti berusaha, jadi pengusaha sebelum memperoleh keuntungan,” tandas John.
Daerah
HUT Humas Polri Ke-75, Kapolres Wonogiri Salurkan Air Bersih untuk Warga Bendokerep
Kapolres AKBP Deni Septiawan: Dialog, Ruang Sampaikan Aspirasi dan Masukan dari Masyarakat
WONOGIRI, SENTANA – Kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat terus diwujudkan melalui aksi nyata. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Humas Polri ke-75 tahun 2026, Polres Wonogiri menyalurkan bantuan sebanyak 20.000 liter air bersih kepada warga Lingkungan Bendokerep, Kelurahan Giriwono, Kabupaten Wonogiri, Senin (19/10/2026).
Bantuan air bersih tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Wonogiri AKBP Deni Septiawan, S.I.K, M.H, kepada masyarakat setempat.
Penyaluran bantuan ini menjadi bentuk kepedulian Polres Wonogiri dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus memperkuat kedekatan Polri dengan warga melalui kegiatan sosial yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

Melalui keterangannya, Senin (19/10), Kapolres Wonogiri, AKBP Deni Septiawan mengatakan, kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari semangat HUT Humas Polri ke-75 untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan.
Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat. Karena itu, Polri berupaya hadir untuk membantu warga yang membutuhkan, sekaligus menumbuhkan semangat gotong-royong dan kepedulian sosial.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu berupaya hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat nyata. Semoga bantuan air bersih ini dapat membantu memenuhi kebutuhan warga serta meringankan beban masyarakat,” ujar Kapolres.
AKBP Deni juga menegaskan bahwa, semangat “Polisi Bersama Masyarakat” menjadi landasan dalam membangun hubungan yang harmonis antara kepolisian dan warga. Kedekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Penyaluran 20 ribu liter air bersih ini sekaligus menjadi wujud komitmen Polres Wonogiri untuk terus mengedepankan pelayanan yang humanis, responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Melalui momentum HUT Humas Polri ke-75, Polres Wonogiri berharap kegiatan sosial semacam ini dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menegaskan bahwa kehadiran polisi bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membantu dan melayani masyarakat.
Di sela-sela kegiatan, Kapolres Wonogiri AKBP Deni Septiawan, S.I.K, M.H, juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan warga Lingkungan Bendokerep. Suasana akrab terlihat saat Kapolres mendengarkan berbagai cerita, keluh kesah, serta masukan yang disampaikan masyarakat.
Kapolres menegaskan bahwa, dirinya terbuka terhadap setiap aspirasi masyarakat. Ia mempersilakan warga menyampaikan persoalan, kritik, maupun saran sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.
Menurutnya, komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi salah satu cara untuk mengetahui persoalan yang dihadapi warga sekaligus mencari solusi bersama.
“Silakan sampaikan kepada kami apabila ada keluhan, masukan, atau persoalan yang perlu mendapat perhatian. Kami terbuka dan siap mendengarkan. Polri hadir untuk melayani dan membantu masyarakat,” ungkap Kapolres.
Melalui dialog tersebut, Polres Wonogiri berharap, hubungan yang dekat dan terbuka antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat, sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman dan kondusif. (Red).
Ibukota
Peresmian Masjid Apung An-Nur Ancol, Jadi Kabar Baik bagi Warga Jakarta
Jakarta, Hariansentana.com.- Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin dari PKS, menyambut baik peresmian Masjid Apung An-Nur di kawasan Pantai Ancol, Jakarta Utara, Jumat (16/10). Dirinya bersyukur lantaran rumah ibadah yang telah lama dinantikan masyarakat tersebut akhirnya rampung dan dapat digunakan untuk beribadah.
Menurut Suhud, rampungnya pembangunan masjid ini menjawab pertanyaan warga yang kerap disampaikan saat kegiatan reses maupun pertemuan dengan masyarakat.
“Karena ini adalah salah satu program yang selalu ditanyakan oleh warga Jakarta dan salah satu ikon wisata Religius,” ujar Suhud.
Ia menuturkan, warga berulang kali menanyakan kapan Masjid Apung An-Nur dapat diselesaikan. Karena itu, peresmian ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan warga akan tempat ibadah, tetapi juga memberikan manfaat bagi pengembangan pariwisata dan kehidupan spiritual.
Suhud berharap, keberadaan Masjid Apung An-Nur dapat meningkatkan daya tarik wisata di kawasan Ancol sekaligus memperkuat aspek kerohanian masyarakat.
“Mudah-mudahan keberadaan masjid ini bukan hanya mendorong pariwisata di Ancol, tetapi juga secara umum bagi DKI Jakarta tentu akan berpengaruh besar dari aspek kerohanian maupun juga di aspek pariwisata,” tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta,Dr.H. Pramono Anung meresmikan Masjid Apung An-Nur di kawasan Pantai Ancol,di kelurahan Ancol kecamatan Pademangan kota administrasi Jakarta Utara. Pembangunan masjid ini telah digagas sejak 2019, pada masa pemerintahan.Gubernurnya Anies Baswedan. Namun, proses pembangunannya sempat tertunda akibat pandemi COVID-19 sebelum akhirnya rampung pada Juli 2026.
Masjid yang mampu menampung hingga 900 jemaah ini dirancang dengan filosofi bahtera iman. Sementara itu, denah berbentuk segi lima melambangkan lima rukun Islam.
Selain menjadi tempat ibadah, Masjid Apung An-Nur diharapkan menjadi landmark baru di pesisir Jakarta sekaligus simbol keberagaman masyarakat yang hidup harmonis di ibu kota.(Sutarno)
Polhukam
Kuasa Hukum Pastikan Laporan Jonarudin Sah di Polres Bogor Berjalan, Ancam Pasal ITE
Bogor, Hariansentana.com – Kuasa hukum Jonarudin Syah memastikan laporan kliennya yang dilayangkan ke Polres Bogor kini berjalan di Unit Tipiter Reskrim, Unit Tindak Pidana Tertentu.
Dengan demikian, pihaknya tinggal menunggu proses hukum terhadap pihak-pihak yang terkait dengan dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang merugikan nama baik kliennya dan perusahaan yang dipimpinnya.
Saat di hubungi tlp seluler nya Senin 19 Oktober 2026 , M Johan Pakpahan yang juga calon Doktor ilmu Hukum di Universitas Borobudur Jakarta, kuasa hukum Jonarudin Syah mengatakan
“Ini pidana dengan ancaman 6 tahun penjara dalam KUHP baru dan denda Rp 500 juta. Kuasa hukum sudah menyiapkan bukti-bukti akun dan juga dugaan bukti pemberian uang sesuai bukti transfer kepada oknum yang diduga bagian dari akun tersebut, dan pelaku sedang diproses hukum,” ujar nya.
Johan menegaskan, pihaknya akan membuka kasus ini secara terang-benderang karena menyangkut nasib banyak orang dan pengusaha di lingkungan Pemkab Bogor.
“Pengusaha dimintai dana untuk kepentingan pihak yang menjual nama pimpinan. Ini perlu dituntaskan supaya Kabupaten Bogor ke depan tidak ada lagi model seperti ini, dengan dalih biaya koordinasi buat pimpinan,” tegasnya.
Kuasa hukum juga akan menghadirkan saksi ahli terkait ITE. Pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dan melihat ada rentetan peristiwa di media sosial yang menyerang perusahaan dan memfitnah dengan tuduhan pemerasan kepada Pemkab Bogor.
“Selama ini Jonarudin Syah belum pernah diperiksa dalam dugaan pemerasan dan intervensi oleh dinas di Kabupaten Bogor, putusan pengadilan juga belum ada. Kata-kata intervensi dan mengancam, bahkan Jonarudin dituduh banyak menekan dinas minta proyek, itu pun para Kadis di Kabupaten Bogor belum pernah melaporkan ke polisi maupun penegak hukum lain,” jelasnya.
Inilah yang akan diperjuangkan secara hukum. Pihaknya menyebut nama baik kliennya sudah dirusak oleh akun dan oknum yang menjual nama pimpinan.
“Kita tidak akan berhenti hanya di pemilik akun saja. Bila ada kekuatan lain di belakangnya kita lawan. Bila ada pejabat yang ikut bekerjasama dalam meminta dana yang diduga sampai Rp 300 juta dari proyek yang dikerjakan secara normal, kita laporkan juga. Peristiwa ini cukup banyak terjadi dan pengusaha takut untuk bicara,” papar nya…..Ron
-
Polhukam3 days agoKetua LSM PRB Sayangkan Sikap Gubernur Jabar yang Marah-Marah ke Pengguna Jalan di Konten Medsos
-
Daerah7 days agoAndi Sumangerukka Usulkan Ambulans Laut, Perjuangkan Akses Kesehatan Warga Kepulauan
-
Nasional7 days agoMarak Iklan Pinjol di Medsos, Yasonna Laoly Minta Komdigi Perketat Pengawasan
-
Pendidikan7 days agoPublikasi Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor 2026

