Ibukota
Uus Kuswanto Walikota Jakarta Barat Membuka Sosialisasi Kode Etik Guru Indonesia Tahun 2023
Jakarta, Hariansentana.com.- diruang MH Thamrin kantor Walikota administrasi Jakarta Barat, Uus Kuswanto Walikota administrasi Jakarta Barat membuka acara sosialisasi kode Etik guru Indonesia tahun 2023.
Acara diselenggarakan oleh PGRI Jakarta Barat dihadiri Kasudin Pendidikan Jakarta Barat 1 dan 2 Junaidi, M.Pd Ketua PGRI DKI Jakarta Dr H Dasmin, M.Pd Ketua PGRI Jakarta Barat Dr. Agus Ramdani, MAP. para Ketua cabang PGRI, se -Jakarta Barat para Guru negeri dan swasta se Jakarta Barat
Ketua PGRI Jakarta Barat dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan diikuti 800 guru terbagi dua sesi pagi dimulai pukul 09.00 WIB-12.00 WIB.siang jam 13.00 WIB- 16.00 WIB dalam laporannya Dr Agus Ramdani menyampaikan.
Kode etik guru adalah norma atau asas yang harus dijalankan oleh guru di Indonesia sebagai pedoman untuk bersikap dan berperilaku dalam melaksanakan tugas profesinya sebagai pendidik, anggota masyarakat, dan warga negara.
Oleh karena itu kode etik guru harus diketahui dan dijalankan oleh para Guru Di Jakarta Barat serta menjaga marwah guru sebagai profesi mulia dan mempunyai arti sangat penting dan berperan strategis dalam pembentukan masa depan bangsa
Walikota Jakarta Barat dalam sambutannya mengatakan bahwa PGRI sebagai Organisasi Profesi yang tertua di Negeri yang kita cintai ini, yang sudah begitu banyak kiprah dan perjuangannya demi meraih cita-cita luhurnya dalam memperjuangkan kesejahteraan Anggotanya.
Sejak berdirinya PGRI pada 25 November 1945, yakni 100 hari setelah Indonesia Merdeka hingga saat ini, PGRI masih tetap kokoh, bersinergi dengan pemerintah, dan bersahabat dengan organisasi Profesi Guru. Bukan hanya nasional, tetapi juga internasional yang tergabung dalam Education International. Oleh karena itu, beliau menghimbau kepada Bapak-Ibu semua sebagai Anggota PGRI.
Ayo berjuang dan bersinergi terus dalam mengemban tugas mulia turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa, memajukan kesejahteraan umum, ikut serta menjaga ketertiban dunia.
Walikota Jakarta Barat juga mengucapkan terima kasih kepada para guru di Jakarta Barat yang sudah berjung keras mendidik anak2 dijakarta barat serta berharap agar bapak dan ibu guru dijakarta barat akan terus semangat berjuang demi masa depan bangsa yang lebih baik lagi
Kasudin Pendidikan Jakarta Barat mengatakan bahwa kegiatan ini sangat positif untuk kemajuan pendidikan di Jakarta Barat sehingga beliau berharap kegiatan2 sosialisasi seperti ini harus terus ditingkatkan. (Ahmad Hariri/Sutarno)
Ibukota
Gubernur DKI Jakarta Canangkan HUT ke-499 Jakarta dan Deklarasi Gerakan Pilah Sampah.
Jakarta, Hariansentana.com.- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melakukan Pencanangan HUT ke-499 Kota Jakarta sekaligus Deklarasi Gerakan Pilah Sampah pada saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (10/6/2026).
Pemilihan lokasi pencanangan dan deklarasi tersebut menandai rencana Pemprov DKI untuk menjadikan Jalan HR Rasuna Said sebagai ikon baru kota Jakarta.
“Pencanangan HUT ke-499 sengaja diadakan di tempat ini sebagai bagian untuk menunjukkan kepada masyarakat Jakarta bahwa Jakarta saat ini sedang berbenah. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024, Jakarta menjadi kota global dan pusat perekonomian nasional, serta hingga hari ini masih menyandang status sebagai Ibu Kota Negara Republik Indonesia,” ujar Gubernur Pramono mengawali sambutannya.
Ia menjelaskan, pemilihan koridor Rasuna Said sebagai lokasi pencanangan bukan tanpa alasan. Pembongkaran tiang monorel di Jalan H.R. Rasuna Said yang terbengkalai selama hampir 20 tahun menjadi simbol transformasi Jakarta menuju kota global yang terus berbenah.
“Di jalan ini dulu ada 109 tiang monorel. Monorel itu cukup mengganggu dan hampir 20 tahun tidak tersentuh. Alhamdulillah, berkat dukungan aparat penegak hukum, Pangdam, Kapolda, Kejaksaan, dan KPK, persoalan sengketa monorel terselesaikan. Sekarang kawasan ini dibangun menjadi ikon baru Jakarta,” terangnya.
Penataan kawasan Rasuna Said sejalan dengan perbaikan badan jalan dan saluran air, pembangunan halte, jalur sepeda, pembaruan penerangan jalan umum, serta pelebaran trotoar dengan konsep complete street yang ramah bagi pejalan kaki dan penyandang disabilitas. Gubernur Pramono mentargetkan penataan kawasan Rasuna Said rampung bulan depan.(Sutarno)
Ibukota
Pangdam Jaya, Resmikan Jembatan Garuda di Anak Kali Sentiong : Permudah Aktivitas Warga di Dua Kecamatan.
Jakarta, Hariansentana.com.– Jembatan Garuda di Anak Kali Sentiong yang berlokasi di Jalan Pesanggrahan RT 006 RW 012, Kelurahan Pademangan Timur, Kecamatan Pademangan, dan Jalan Bahari RW.01.Kelurahan Sunter Agung Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara.diresmikan pada Jumat (8/5/2026) pagi.
Kegiatan peresmian yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diselenggarakan oleh Kodim 0502/Jakarta Utara dan dihadiri sekitar 100 warga serta unsur Forkopimda, TNI, Polri, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara.

Peresmian dilakukan langsung oleh Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si ditandai dengan pengguntingan pita dan peninjauan jembatan yang dibangun sebagai akses penghubung warga di kawasan Anak Kali Sentiong.
Dandim 0502/JU Kolonel Inf. Mohammad Syaifuddin Fanany, S.H., M.I.P.di dampingi Pendim 0502.JU.menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program pembangunan 10 jembatan di wilayah Jakarta Utara.
Semoga jembatan Garuda yang pertama ini bermanfaat bagi masyarakat sekitar untuk menunjang aktivitas sehari-hari dan mempermudah akses warga dan yang kedua insha Allah di Kecamatan Penjaringan,” ujar Fanny.
Ia juga menyebut pembangunan jembatan tersebut merupakan tindak lanjut program pemerintah yang bertujuan meningkatkan fasilitas dan konektivitas lingkungan masyarakat.
Pandam Jaya Letjen TNI Dedi Suryadi, menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan implementasi langsung dari program Presiden Republik Indonesia dalam meningkatkan infrastruktur masyarakat di berbagai wilayah.
“Insya Allah jembatan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat semua. Anak-anak sekolah, warga yang bekerja, hingga masyarakat yang bersilaturahmi antarwilayah kini dapat lebih mudah melintas,” ujar Dedi.
Ia menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat di Jakarta Utara.
“Program pemerintah daerah cukup banyak dan kita saling mengisi. Dengan adanya Jembatan Garuda ini, masyarakat dapat langsung merasakan manfaat pembangunan”, tambahnya.
Rangkaian kegiatan berlangsung mulai dari pembukaan, penandatanganan prasasti, pengguntingan pita, peninjauan jembatan, pemotongan tumpeng, penyerahan sembako, peninjauan program gentengisasi hingga foto bersama.
Sementara itu ketua RW.12.Ovanus M.R.menggatakan pada Hariansentana.com, kami atas nama warga mengucapkan terimakasih pada Pangdam Jaya dan Dandim 0502.JU telah di resmikan Jembatan Garuda penghubung dua wilayah kecamatan di wilayah Jakarta Utara. Semoga tuhan yang maha esa membalas atas kebaikan Bapak.Aamiin.” ungkapnya
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Pangdam Jaya Letjend Deddy Suryadi, Danrem.052. Wijayakarta Brigjeng Faisal Rizal, Dandim 0502/JU Kolonel Inf Mohammad Syaifuddin Fanany, Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Hendra Hidayat, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, Iyan Sopyan Hadi Seko, Ariep Wibowo Camat Pademangan, Andi Noviandri Dewan kota perwakilan Kecamatan Pademangan, Husni Handayani. Plt.Lurah Pademangan Timur, serta jajaran Kodim 0502 JU, Polres Metro Jakarta Utara dan Koramil, Polsek Pademangan, Babinsa, Babinkantibmas, LMK, FKDM, Karang Taruna, PKK, Forum RT/RW. (Sutarno)
Ibukota
Pemkot Jakut Tindak Lanjuti Aduan Warga, Tertibkan Kemacetan di Danau Sunter Selatan.
Jakarta, Hariansentana.com.- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menindaklanjuti aduan masyarakat terkait kemacetan yang terjadi di kawasan Danau Sunter. Penanganan dilakukan melalui kegiatan penjagaan dan penertiban di titik-titik rawan yang selama ini dikeluhkan warga.
Kegiatan ini dipimpin oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Utara dengan melibatkan gabungan personel dari TNI, Polri, Suku Dinas Perhubungan, serta unsur kecamatan dan kelurahan. Sebanyak 90 personel diturunkan untuk melakukan pengawasan di lokasi.
Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan dan kehadiran Walikota Jakarta utara, Hendra Hidayat dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Utara yang turut memantau langsung jalannya penertiban. Kehadiran Forkopimko menunjukkan keseriusan pemerintah dalam merespons aduan masyarakat serta menjaga ketertiban dan kenyamanan di ruang publik.
Kepala Satpol PP Jakarta Utara, Budhy Novian.SH.MH, mengatakan garda terdepan dalam penegakan peraturan Perda 8 tahun 2007 tentang ketertiban umum, bahwa kegiatan ini merupakan respons langsung atas laporan masyarakat terkait kemacetan, parkir liar, dan keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang menggunakan trotoar dan badan jalan Danau Sunter Selatan.
“Kegiatan yang dilakukan adalah penjagaan di titik-titik krusial yang diadukan masyarakat, seperti parkir liar, kemacetan, dan PKL yang berjualan tidak pada tempatnya,” ujarnya.Selasa(5/5/2026).
Penjagaan akan terus dilakukan sesuai kebutuhan hingga kondisi di lapangan dinilai terkendali. Meski nantinya jumlah personel dapat dikurangi, pengawasan tetap akan dilakukan secara berkelanjutan.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat, khususnya pengendara dan pedagang, untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan dan tidak menggunakan ruang publik secara sembarangan. “Ruang publik adalah milik bersama. Jangan sampai aktivitas yang dilakukan justru mengganggu pejalan kaki dan pengguna jalan lainnya. Kami harap masyarakat dapat parkir di tempat yang telah disediakan,” tambahnya.
Dengan adanya kolaborasi lintas instansi, termasuk Forkopimko, diharapkan kondisi lalu lintas di kawasan Danau Sunter menjadi lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Sementara itu Ahmad Sobri dan rekannya, merasa salut dengan gebrakan Pemkot Jakarta Utara, langsung menidak lanjutin keluhan warga langsung di pimpin dengan kepala wilayahnya Walikota administrasi Jakarta Utara.”Kami biasa liburan bersama keluarga dan teman-teman di Danau Sunter Selatan sambil memancing karena di sini enak.”Maklum pak di daerah saya Karang anyar, Kartini tidak ada Danau.” Ungkapnya.(Sutarno)
-
Polhukam4 days agoJadi Pengurus Parpol, Dekot Jakut Ngaku Gak Paham Aturan
-
Ibukota6 days agoMantan Manajer Legal Ngaku Korban Kriminalisasi, Binus Belum Buka Suara
-
Ibukota5 days agoPemkot Jakut Tindak Lanjuti Aduan Warga, Tertibkan Kemacetan di Danau Sunter Selatan.
-
Ibukota6 days agoKasatpol PP Kota Administrasi Jakut GerCep Atasi Laporan Warga Terkait Premanisme Palak PKL dan Parkir Liar

