Connect with us

Selebritis

Tya Ariestya Merambah Dunia Bisnis, Dapat Dukungan Penuh Ketua PWOD Jakarta Utara

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com.– Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Persatuan Wartawan Online Dwipantara (PWOD) Jakarta Utara, Chairulsyah Hasibuan. (Wartawan Senior di Jakarta utara).mengadakan pertemuan dengan artis cantik Ariestya Noormita Azhar, atau yang lebih dikenal sebagai Tya Ariestya.

Pertemuan yang bertempat di Cafe.in Coffe and Eatry Jl Boulevard Timur, Kelapa Gading Jakarta Utara, Rabu (16/7/2025), berlangsung hangat dengan suasana penuh kekeluargaan.

Dalam pertemuan tersebut, Chairul yang akrab disapa Opung ini menegaskan, PWOD siap bersinergi dan mendukung penuh baik karir maupun bisnis yang kini ditekuni oleh Tya. Sebab Tya merupakan keponakan kandung Opung.

“PWOD akan selalu siap membantu apapun yang dilakukan Tya baik dalam karir maupun usaha bisnis yang sekarang sedang dilakukan. Jadi apapun kesulitan yang didapat Tya, agar jangan segan-segan memberi informasi kepada kami,” ujarnya.

Saat ini, selain merambah bisnis kos-kosan yang ditekuni, Tya juga berencana akan melebarkan sayap ke bisnis fasilitas olahraga. Rencananya, fasilitas olahraga yang akan dibuat merupakan fasilitas olahraga premium kelas 1 yang dilengkapi berbagai fasilitas.

Sebelumnya, Tya adalah seorang pemain sinetron dan film Indonesia. Tya lahir di Jakarta pada tanggal 30 Maret 1986. Selain sebagai artis, Tya juga pernah menjadi atlet taekwondo pemegang sabuk hitam. Mantan kekasih dari Irwansyah ini menekuni ilmu bela diri asal Korea itu sejak usia 12 tahun dan berhenti pada usia 17 tahun.

Karir Tya atau yang kini mendapat julukan Ibu Kos ini dimulai sebagai finalis pemilihan Gadis Sampul 2001 yang diadakan majalah Gadis. Alumni SMAN 6 Jakarta ini kemudian menjajal dunia akting.

Sinetron dan film yang pernah dibintanginya antara lain Cookies, Artis Masuk Desa, Panggil Namaku Tiga Kali, dan Rahasia Bintang. Pada tahun 2008, Tya bermain dalam film SEBELAH MATA, bersama Didi Riyadi.

FILMOGRAFI

  • Panggil Namaku Tiga Kali (2005).* Rahasia Bintang (2008).* Sebelah Mata (2008)

FTV

  • Grogi Ketemu Ortu Pacar (Produksi Frameritz).* Pacar Sehari (Produksi Frameritz).* Seperti Rumah Pohon (Produksi Frameritz). Gembok Si Embok (Produksi Frameritz).Cinta Garam dan Merica (Produksi Frameritz).* Purnama Buat Luna (Produksi Frameritz)

Prestasi dan Penghargaan

  • Atlet Taekwondo, meraih 8 emas, 2perak, dan 1 perunggu.* Finalis pemilihan Gadis Sampul 2001.(Sutarno)
    *
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hiburan

Saipul Jamil Kantongi Surat Resmi KPI, Raja Simanjuntak: Tidak Pernah Ada Boikot terhadap Klien Kami

Published

on

By

JAKARTA, JMPnews – Pedangdut sekaligus presenter Saipul Jamil menegaskan bahwa dirinya tidak pernah masuk dalam daftar boikot Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Penegasan itu disampaikan setelah ia bersama tim kuasa hukumnya menerima surat resmi KPI yang diterbitkan usai proses mediasi di Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Kuasa hukum Saipul Jamil, Raja Simanjuntak, mengatakan surat tersebut menjadi dasar yang memperjelas bahwa KPI tidak memiliki kewenangan untuk melarang atau memboikot seseorang tampil di lembaga penyiaran.

“Surat resmi ini menjadi penegasan bahwa KPI tidak pernah mengeluarkan kebijakan maupun regulasi yang melarang atau memboikot Saipul Jamil. Wewenang KPI adalah mengawasi isi siaran, bukan menentukan siapa yang boleh atau tidak boleh tampil di televisi,” ujar Raja Simanjuntak.

Menurut Raja, polemik yang berkembang selama ini muncul akibat kesalahpahaman di tengah masyarakat. Karena itu, ia berharap seluruh pihak, khususnya manajemen televisi dan radio, tidak lagi memiliki keraguan untuk bekerja sama dengan kliennya.

“Kami berharap tidak ada lagi anggapan bahwa klien kami diboikot KPI. Keputusan menghadirkan seorang artis memang sepenuhnya menjadi hak masing-masing stasiun televisi, tetapi jangan sampai didasarkan pada informasi yang keliru,” katanya.

Sementara itu, Saipul Jamil mengaku lega setelah memperoleh kepastian secara tertulis mengenai posisinya. Ia mengaku isu boikot yang beredar selama ini berdampak besar terhadap kesempatan dirinya untuk bekerja.

“Alhamdulillah, akhirnya semuanya menjadi jelas. Saya hanya ingin bekerja dan mencari nafkah seperti warga negara lainnya. Selama ini isu boikot itu sangat merugikan saya karena membuat banyak pihak ragu untuk mengundang saya,” ujar Saipul Jamil.

Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada Komnas HAM yang telah memfasilitasi proses mediasi hingga menghasilkan klarifikasi resmi dari KPI.

“Saya berterima kasih kepada Komnas HAM yang telah membantu memfasilitasi persoalan ini. Dengan adanya surat resmi ini, saya berharap tidak ada lagi kesalahpahaman dan saya bisa kembali berkarya secara profesional,” tutur Saipul.

Melalui surat tersebut, KPI juga menegaskan bahwa tugas dan kewenangannya hanya sebatas melakukan pengawasan terhadap isi siaran sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, bukan memberikan larangan kepada individu tertentu untuk tampil di media penyiaran. Dengan demikian, keputusan untuk menghadirkan seorang artis tetap menjadi kewenangan dan kebijakan masing-masing lembaga penyiaran.

Continue Reading

Selebritis

Bornstar Indonesia Akan Gelar Event Spektakuler, Hadirkan Dua Idol Korea

Published

on

Jakarta, hariansentana.com – BORNSTAR Indonesia akan menggelar Event spektakuler menghadirkan Dua Idol Korea bertajuk Bornstar Indonesia “Korea Goes to Indonesia”. Event itu bakal digelar pada, Agustus 2026 di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta.

Pemilik Bornstar Indonesia Korea, Sabrina Irene mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari proses promosi dan pengembangan Bornstar Indonesia yang sebelumnya sempat tertunda.

“Kegiatan ini menjadi langkah strategis Bornstar Indonesia dalam memperkuat kolaborasi budaya dan pendidikan antara Indonesia dan Korea Selatan, sekaligus membuka kesempatan bagi generasi muda Tanah Air untuk belajar langsung dari idol Korea,” kata Sabrina dalam siaran Persnya, kemarin.

Kata Sabrina, keunggulan program ini terletak pada lisensi resmi yang dimiliki Bornstar dari Korea Selatan, sehingga memungkinkan hadirnya figur dan talenta Korea yang dapat berinteraksi lebih dekat dengan peserta di Indonesia.

“Kesempatan seperti ini tidak mudah didapatkan. Proses kerja sama dengan Korea Selatan (Korsel) memerlukan prosedur yang panjang dan biaya yang tidak sedikit. Karena itu, kami sangat bersyukur dapat menghadirkan dua idol Korea yang akan datang langsung ke Indonesia,” ungkapnya.

Adapun keDua bintang idol Korsel yang akan hadir adalah idol pria Gun Woo dan idol wanita Henny. Keduanya dikenal memiliki pengalaman di industri hiburan Korsel dan pernah tergabung dalam grup musik masing-masing sebelum akhirnya meniti karier secara individu.

Diketahui, Gun Woo telah merilis sejumlah karya solo yang mendapat sambutan positif dari penggemar. Selain aktif di dunia musik, ia juga mulai melebarkan sayap ke industri drama Korea.

“Karakter vokal dan penampilannya yang disebut memiliki kemiripan dengan gaya idol K-Pop papan atas menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemarnya,” terang Sabrina.

Sementara, Henny dikenal sebagai model berbagai produk kosmetik dan kecantikan di Korea Selatan. Meski aktif di dunia modeling, ia juga memiliki kemampuan bernyanyi dan tampil di atas panggung yang tidak diragukan.

“Kehadiran keduanya sekaligus menjadi momentum pertama mereka memperkenalkan program dan aktivitas Bornstar Korea secara lebih dekat kepada masyarakat Indonesia melalui sebuah konferensi dan rangkaian kegiatan edukatif,” ujar Sabrina.

Belajar Langsung dari Idol Korea

Sabrina menjelaskan bahwa konsep utama acara ini adalah Coaching Clinic yang dirancang khusus bagi para pencinta K-Pop dan generasi muda Indonesia yang bercita-cita menjadi idol profesional.

“Kami akan menghadirkan sesi pembelajaran langsung dari para idol Korea. Peserta akan mendapatkan materi vokal, dance, hingga wawasan tentang bagaimana proses menjadi seorang idol profesional,” paparnya.

Lanjut Sabrina, kegiatan Coaching Clinic akan berlangsung pada, Agustus 2026 mulai pagi hingga sore hari. Para peserta akan mendapatkan pengalaman eksklusif yang jarang diperoleh, yakni belajar langsung dari praktisi industri hiburan Korsel.

Selain Coaching Clinic, Bornstar Indonesia juga berencana menggelar Exclusive Dinner Performance pada malam hari. Dalam kegiatan tersebut, para peserta akan menampilkan hasil pelatihan yang telah mereka pelajari selama acara berlangsung.

“Orang tua peserta juga akan diberikan kesempatan untuk hadir dan menyaksikan penampilan putra-putri mereka. Tidak menutup kemungkinan, sejumlah tokoh dari sektor pariwisata, pendidikan, hingga perwakilan pemerintah dan Korea Selatan turut diundang dalam acara tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap kolaborasi budaya Indonesia-Korea,” ujar Sabrina.

Didukung Hotel Sahid Jaya

Penyelenggaraan acara ini juga mendapat dukungan dari pihak Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta yang berperan sebagai salah satu mitra strategis.

Menurut Sabrina, dukungan tersebut mencakup berbagai kebutuhan penting dalam pelaksanaan acara sehingga peserta dapat menikmati kegiatan dengan nyaman di lingkungan hotel berbintang lima.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Hotel Grand Sahid Jaya yang membantu berbagai kebutuhan krusial dalam penyelenggaraan acara ini,” ungkapnya.

Lanjut Sabrina, event ini terbuka untuk masyarakat umum serta Siswa-siswi internal Bornstar Indonesia. Sejumlah murid pilihan Bornstar juga akan mendapatkan kesempatan berkolaborasi langsung dengan kedua idol Korea tersebut dalam sesi penampilan khusus.

Tak hanya itu, Bornstar Indonesia juga berencana menggandeng berbagai sekolah dance dan komunitas K-Pop di Indonesia untuk turut serta dalam kegiatan ini.

Menurut Sabrina, kesempatan memperoleh ilmu langsung dari idol Korea merupakan pengalaman yang sangat langka dan bernilai tinggi bagi para penggemar maupun calon talenta muda Indonesia.

Lebih lanjut dijelaskan Sabrina, untuk mengikuti kegiatan ini, peserta diwajibkan membeli tiket yang telah disiapkan panitia. Sabrina menegaskan bahwa nilai yang diperoleh peserta sebanding dengan pengalaman eksklusif yang diberikan selama dua hari kegiatan.

“Peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas, mulai dari sesi coaching clinic bersama idol Korea, coffee break, makan siang, ruang pelatihan yang nyaman di hotel bintang lima, hingga sertifikat internasional dari Bornstar yang ditandatangani langsung oleh idol tamu,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Sabrina, peserta juga akan menerima seragam kegiatan serta kesempatan mengikuti Exclusive Dinner bersama idol Korea dengan sajian menu spesial dari chef Hotel Grand Sahid Jaya.

Sabrina berharap kegiatan ini dapat menjangkau masyarakat luas dan menjadi awal dari program kolaborasi yang lebih besar antara Indonesia dan Korsel. Dia juga berharap Bornstar Indonesia dapat terus menghadirkan lebih banyak idol K-Pop, artis Korea, serta program pengembangan talenta internasional di masa mendatang.

“Semoga acara ini berjalan lancar dan menjadi langkah awal yang baik untuk menghadirkan lebih banyak peluang bagi generasi muda Indonesia dalam mengembangkan bakat mereka di industri hiburan internasional,” tutupnya.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran, tiket, maupun detail kegiatan, dapat menghubungi nomor kontak yang tertera pada poster resmi acara.

Continue Reading

Hiburan

“Hapika” Bikin Heboh! Pokémon Pilih Happy Asmara dan Dangdut untuk Dekat dengan Warga Indonesia

Published

on

By

JAKARTA — Fenomena kolaborasi antara penyanyi dangdut koplo Happy Asmara dan The Pokémon Company sukses mencuri perhatian publik. Di balik kolaborasi unik tersebut, ternyata ada alasan khusus mengapa Pokémon memilih Happy Asmara sebagai ikon kolaborasi mereka di Indonesia.

Corporate Officer Pokémon, Susumu Fukunaga, mengungkapkan bahwa sejak awal pihaknya memang ingin menghadirkan kolaborasi yang dekat dengan identitas musik Indonesia.

“Dari rencana awal kami memang ingin berkolaborasi dengan dangdut yang merupakan soul music Indonesia. Dan sebagai perwakilan dangdut, artis besar yang kami pilih adalah Happy Asmara,” ujar Fukunaga dalam sesi wawancara.

Tak hanya memilih artis dangdut populer, Pokémon juga secara khusus memilih lagu “Kopi Dangdut” sebagai bagian utama kolaborasi. Menariknya, lagu legendaris tersebut ternyata sudah cukup dikenal di Jepang dengan sebutan “Kopi Rumba”.

“‘Kopi Dangdut’ juga terkenal di Jepang dengan title ‘Kopi Rumba’. Kami tahu lagu ini sangat disayangi oleh masyarakat Indonesia,” katanya.

Menurut Fukunaga, nuansa dangdut dipilih karena dianggap paling cocok dengan konsep anime Pokémon yang identik dengan petualangan seru dan penuh keceriaan.

“Untuk anime itu kan melakukan perjalanan yang seru. Jadi tema yang cocok kami pilih dangdut, karena saat didengar juga jadi seru sendiri dan cocok dengan feel animenya,” lanjutnya.

Kolaborasi yang memadukan budaya pop Jepang dengan dangdut Indonesia itu ternyata tidak dibuat secara instan. Pokémon membutuhkan waktu sekitar enam bulan untuk mempersiapkan proyek tersebut.

Salah satu tantangan terbesar selama proses produksi adalah menyesuaikan karakter Pikachu agar terasa dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia sehari-hari.

“Bagian yang cukup sulit adalah menyesuaikan image Pikachu dengan kehidupan sehari-hari warga Indonesia,” ungkap Fukunaga.

Karena itu, dalam video musik kolaborasi tersebut, Pokémon mencoba menampilkan suasana yang akrab bagi masyarakat Indonesia. Pikachu digambarkan hadir di tengah aktivitas santai seperti nongkrong, berbincang, hingga menikmati suasana khas lokal bersama warga.

“Tujuan terbesar kami adalah menampilkan image bahwa Pikachu dan Pokémon merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Meski Pokémon memiliki banyak karakter ikonik, pihaknya sengaja hanya menonjolkan Pikachu dalam proyek kali ini. Selain karena paling populer, pemilihan itu juga berkaitan dengan konsep nama kolaborasi “Hapika” yang menggabungkan unsur Happy dan Pikachu.

“Kalau ada Pokémon lain, kesannya jadi tidak fokus. Jadi kami fokus di Pikachu sendiri,” katanya.

Fukunaga menegaskan, tujuan utama Pokémon melalui kolaborasi ini adalah membuat masyarakat Indonesia semakin dekat dan menikmati dunia Pokémon dengan cara yang lebih menyenangkan dan relevan dengan budaya lokal.

Ke depan, Pokémon juga membuka peluang menghadirkan kolaborasi baru di Indonesia, meski belum memastikan siapa artis berikutnya yang akan diajak bekerja sama.

“Kami akan lihat dulu bagaimana reaksi teman-teman di Indonesia terhadap kolaborasi ini. Setelah itu baru kami pikirkan lagi apa yang bisa dilakukan ke depannya,” tutupnya.

Continue Reading
Advertisement

Trending