Nasional
Soal Uighur, BELAIN Desak Dubes RRC Temui Tokoh Nasional

Jakarta, HarianSentana.com – Bela Indonesia Gerakan Pilar Bangsa (BELAIN)
meminta Duta Besar RRC untuk Indonesia Xiao Qian lebih pro aktif menjumpai tokoh-tokoh generasi muda, publik, nasionalis dan umat Islam Indonesia agar akses konfirmasi aktual tentang alasan politik, hukum dan keamanan terhadap 2 juta etnik Uighur yang ditahan secara masal di camp-camp penjara di Provinsi Xinjiang dapat diverifikasi secara objektif.
“Jangan hanya menutupi sisi kelemahan keahlian counter opini internasional di bidang HAM, dengan menyebarkan informasi data umum tentang keberadaan 20 ribu masjid, aktifnya pembinaan 29 ribu personel ulama negara, dan gratisnya pendidikan 12 tahun di Xinjiang,” kata Direktur Eksekutif BELAIN, Abdussalam Hehanussa di Jakarta, Rabu (25/12).
Menurut Abdussalam, narasi pemerintah RRC soal pemberitaan tentang etnis Uighur dan aksi solidaritas kemanusiaan di seluruh dunia, seakan-seakan bersumber dari informasi HOAX, tidak objektif dan tendensius berpihak kepada kelompok radikal dan teroris. “Dan ini hanya menambah sinisme publik karena dinilai sebagai taktik kontra propaganda paranoid komunis pemerintah RRC untuk menutupi aksi persekusi di camp penjara Uighur di Provinsi Xinjiang,” tukasnya.
Untuk itu, dia mendesak pemerintah RRC untuk segera menugaskan operator politik PKC di Xinjiang, Chen Quanguo, untuk memberi akses informasi khusus kepada Menteri Luar Negeri RI dan mendiskusikan program kombinasi kontra propaganda perang proxy teror, perekrutan teroris, kaderisasi radikal dan ekstrimisasi separatis kelompok ETIM dan RITT di Xinjiang.
“Hal ini penting agar publik nasionalis dan relijius di Indonesia ikut menyimak adanya keterkaitan jaringan kelompok radikal, ekstrimis dan teroris Al Qaeda Idonesia-RRC dan ISIS Indonesia-RRC,” papar pria yang biasa disapa Alan ini.
Ia menyayangkan sikap Pemerintah RRC yang saat ini hanya fokus melakukan operasi politik menggalang dukungan diplomatik “sikap senyap” beberapa negara termasuk Indonesia untuk mendukung RRC terkait isu etnik minoritas Uighur. “Hal ini terlihat nyata dari perkembangan dinamika perang opini antara aktor-aktor operator politik Partai Komunis Cina (PKC) dan aktor-aktor diplomatik Republik Rakyat Cina (RRC) di berbagai negara.” pungkasnya.(sl)
Ibukota
Hendra Wali Kota Jakut: May Day 2026 Momentum Perkuat Kebersamaan Tripartit
Jakarta, Hariansentana.com.- Wali Kota administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat menginginkan agar peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 dapat menjadi momentum memperkuat sinergisitas unsur pemerintah, pengusaha, dan pekerja.
Hal tersebut diungkapkannya pada peringatan May Daya yang dihadiri sekitar 600 buruh di Kantor Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) Jakarta Utara, Jalan Plumpang Semper, Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja Sabtu (2/5/2026).
Hendra mengatakan, peringatan May Day tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan. Momentum ini harus dimanfaatkan sebagai ajang refleksi bersama untuk mendorong peningkatan kesejahteraan para pekerja.
“May Day menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah, pekerja, dan pengusaha atau tripartit, sekaligus memperkuat sinergisitas dalam menghadapi berbagai tantangan ketenagakerjaan ke depan,” ujarnya.
Hendra menjelaskan, dunia kerja saat ini menghadapi tantangan global yang dinamis, mulai dari ketidakpastian ekonomi, transformasi digital, hingga perubahan pola kerja. Kondisi tersebut, kata dia, menuntut kolaborasi yang kuat dan berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan.
Pada tahun ini, May Day mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” dengan slogan “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”. Tema tersebut menekankan bahwa kemajuan industri harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan buruh.
“Penguatan hubungan industrial merupakan kunci untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif, sekaligus memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi tenaga kerja,” terangnya.
Ia menambahkan, peringatan May Day di Jakarta Utara diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan hiburan, seperti santunan kepada anak yatim, pemberian bantuan sosial bagi pekerja, serta panggung hiburan untuk masyarakat. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat solidaritas dan kepedulian sosial di lingkungan kerja.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan, partisipasi aktif, serta kerja sama dari semua pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat berjalan lancar,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana May Day 2026 dari Aliansi Serikat Buruh Jakarta Utara, Muhammad Hori menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota administrasi Jakarta Utara, TNI, Polri, Satpol-PP, Dishub serta instansi terkait lainnya atas dukungan yang diberikan.
Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan ketertiban di kalangan buruh. Suasana yang kondusif sangat diperlukan agar perjuangan dalam menyampaikan aspirasi dan menuntut hak-hak pekerja dapat berlangsung secara efektif.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, sinergi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah di Jakarta Utara semakin kuat. Semoga ke depan terdapat peningkatan nyata dalam aspek kesejahteraan dan perlindungan tenaga kerja,” tandasnya.
Sementara Sunarno Ketua PWI Pokja Jakut bersama Bang H.Tarno Penasehat, mengaspresiasi kolaborasi antar pimpinan Serikat pekerja/Buruh di wilayah jakarta Utara.” Kami Sangat Bangga kolaborasi Forkopimko dengan Serikat pekerja Jakut sehingga May Day tahun 2026.kondusif dan lancar tidak ada kegaduhan.”Jelasnya.(Sutarno)
Opini
Pertemuan Dua Ketua Ikatan di Hari Pendidikan
SOLID-Ketua IKASPS UNNES, Irjend Pol Dr Susilo Teguh R, M.Si (kaos putih pakai peci) & Ketua Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia, Dr Susilo Kusdiwanggo, ST. MT (kemeja hitam). (Foto Ist).
MALANG, SENTANA – Pertemuan dua ketua Ikatan di hari Pendidikan di Malang 2 Mei 2026, berniat kolaborasi beri manfaat kepada negeri.
Pertemuan Ketua IKASPS UNNES masa bakti 2025-2030, Irjend Pol Dr Susilo Teguh R, M.Si dengan Ketua Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia, masa bakti 2024-2027, Dr Susilo Kusdiwanggo, ST. MT, adalah suatu kebetulan.
Setelah selesai mengikuti Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, sambil berjalan di lingkuan Kampus Universitas Brawijaya yang asri dan sejuk, berduanya berbincang hangat tentang perkembangan pendidikan.
Ditengah dinamika perkembangan pendidikan Indonesia, kedua akademisi ini mencoba sharing tentang kedua organisasi yang memberikan amanah kepadanya sebagai Ketua. Mencoba menyusun rencana tentang kolaborasi dua Ikatan yang di harapkan bermanfaat untuk negeri.
Irjend Pol Dr Susilo Teguh R, M.Si, yang saat ini merupakan Dosen Kepolisian Utama Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian dan Dr Susilo Kussiwanggo, ST, MT yang merupakan Dosen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya sangat antusias sekali untuk membangun kolaborasi antara IKA SPS UNNES dengan IPLBI.
Namun demikian, wacana tersebut harus didiskusikan terlebih dahulu dengan seluruh anggota ataupun pengurus dari masing masing Ikatan yang menaunginya. ***
Selamat Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026.
Daerah
PLH Kajati Sumut Herlina Setyorini, Hadiri Peringatan May Day 2026
PERINGATAN MAY DAY 2026-PLH Kajati Sumut, Herlina Setyorini, SH, MH, Gubernur Sumut, Bobby Nasution, Wakil Gubernur H. Surya, Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, Wakapolda, Brigjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K, M.H, Wakil Ketua DPRD Sumut & Staf Ahli Pangdam 1/BB saat Peringatan May Day 2026. (Foto Ist).
MEDAN, SENTANA – Kejaksaan Tinggi Sumut berkomitmen mendukung terciptanya hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan dengan para pemangku kepentingan.
Hal tersebut diungkapkan Pelaksana Harian Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut), Herlina Setyorini, SH, MH melalui keterangannya saat Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Gedung Serba Guna Pemprovsu, Deli Serdang, Kamis (1 Mei 2026).

KETERANGAN PERS-PLH Kajati Sumut, Herlina Setyorini, SH, MH, Gubernur Sumut, Bobby Nasution, Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto saat keterangan pers usai Peringatan May Day 2026. (Foto Ist).
“Buruh adalah penggerak roda perekonomian. Negara hadir untuk memastikan hak-hak pekerja terlindungi. Kejaksaan melalui fungsi penegakan hukum siap mengawal agar tidak ada pelanggaran di bidang ketenagakerjaan,” tegas Herlina Setyorini.
Peringatan May Day tahun ini mengangkat tema “Kerja Layak, Upah Adil, Indonesia Sejahtera”, dihadiri Pelaksana Harian Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut), Herlina Setyorini, SH, MH, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, Wakil Gubernur H. Surya, Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, Wakapolda, Brigjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K, M.H, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara, Staf Ahli Pangdam 1/BB, mewakili Dankosek Hanudnas, mewakili Dankodaeral I Belawan, perwakilan Danlanud Soewondo hingga pejabat terkait, serta ratusan perwakilan dan utusan dari seluruh organisasi buruh di Sumatera Utara.
Tegaskan Komitmen Kawal Hak Pekerja
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat dialog sosial antara pekerja, pengusaha dan pemerintah guna mencegah perselisihan serta meningkatkan kesejahteraan buruh.
“Momentum Hari Buruh Internasional ini, menjadi penguat sinergi semua pihak dalam mewujudkan iklim ketenagakerjaan yang kondusif di Sumatera Utara,” pungkasnya. (Red).
-
Polhukam6 days agoJohan : Ada Perbedaan Kebijakan Antara Gubernur Jabar dan Bupati Bogor terkait Izin Usaha di Kabupaten Bogor
-
Ibukota5 days agoDKI Jakarta Kembali Sabet Gelar Pemerintahan Terbaik Tahun 2025
-
Polhukam7 days agoCegah Kekerasan dan Aksi Anarkis, Pelajar dan Pemuda Gelar Diskusi Publik
-
Opini4 days agoMelawan “Senyapnya Narasi”: Jiwa Kirana dan Kebangkitan Tradisi Magelang di Panggung Digital Dunia

