Connect with us

Pendidikan

SMA Pradita Dirgantara Selenggarakan Talk Show Sukses Seleksi dan Kuliah di Perguruan Tinggi Negeri bersama Para Rektor

Published

on

Boyolali, Hariansentana.com – SMA Pradita Dirgantara mengadakan acara Talk Show bertemakan “Sukses Seleksi dan Kuliah di Perguruan Tinggi Negeri bersama Para Rektor”, Senin (8/3/2021) melalui aplikasi zoom. Acara ini diselenggarakan atas kerjasama dengan Universitas Sebelas Maret dimana SMA Pradita Dirgantara merupakan labschool dari UNS. Event webinar ini bertujuan untuk memberikan gambaran bagaimana kehidupan perkuliahan di perguruan tinggi, lengkap dengan bagaimana langkah sukses dalam menjalani seleksi masuk ke perguruan tinggi yang diimpikan oleh para siswa SMA.

Talkshow yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini menghadirkan 5 narasumber dari universitas-universitas terbaik di Indonesia yaitu Rektor UNS Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum, Rektor UNSOED yang diwakili oleh Dr. Wisnu Widjanarko, M.Si., MIPR (Staf Ahli Rektor Universitas Jenderal Soedirman), Rektor UNDIP yang diwakili oleh 2 (dua) Dr. Ir. Setia Budi Sasongko, DEA (Ketua LP2MP) dan Dr. Bambang Cahyono, M.S. (Kepala Pusat Admisi dan Promosi LP2MP), Rektor UNAIR yang diwakili oleh Prof. Dr. Bambang Sektiari Lukiswanto, drh., DEA (Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni) serta  Rektor UI diwakili oleh Dr. Gunawan, S.T, M.T Kepala Kantor Penerimaan Mahasiswa Baru UI.

Ibu Nanny Hadi Tjahjanto selaku Ketua Umum Yayasan Ardya Garini dalam sambutannya menyampaikan mengenai prestasi-prestasi yang telah di raih SMA Pradita Dirgantara. Beliau berharap untuk bisa berkolaborasi dalam tiket pengajaran bersama universitas baik di dalam maupun luar negeri dan mengusung program kampus merdeka dan Merdeka belajar bersama civitas akademika kampus. “Kami membuka pintu pengembangan laboratorium untuk penelitian kedirgantaraan bersama para ahli dan dosen peneliti Indonesia,” ungkap Ibu Nanny.

Beliau juga berharap dapat bekerja sama dan mendapatkan bimbingan dari sivitas akademika kampus di Indonesia untuk menyiapkan dan memastikan putra-putri SMA Pradita Dirgantara mendapatkan layanan pendidikan yang terbaik. Direktur Direktur Pengembangan Sekolah Pradita Dirgantara Bapak Dwi A. Yuliantoro, Ph.D turut memaparkan mengenai SMA Pradita Dirgantara terkait visi misi, learners profile dan upaya pencapaian visi misi tersebut melalui desain kurikulum standar nasional pendidikan dan global competences, serta prestasi dan pencapaian SMA Pradita Dirgantara.

Pembicaraan yang berlangsung secara virtual ini membahas paparan dari masing-masing universitas terkait kegiatan akademik dan non akademik, fasilitas yang ada di kampus, prestasi-prestasi yang telah di raih, jalur masuk universitas, tingkat keketatan masuk Universitas, dan prodi favorit dari masing-masing universitas. Pembahasan inti terkait bagaimana cara agar sukses dalam seleksi masuk PTN dan sukses menjalani kuliah di PTN juga dibahas tuntas dalam acara ini.

Terdapat 3 jalur umum untuk masuk PTN yaitu melalui jalur SNMPTN, SBMPTN dan jalur Mandiri. Jalur SNMPTN adalah seleksi melalui nilai rapor yang semua PTN akan menerapkan proses yang sama  dikarenakan dikelola oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Untuk jalur SBMPTN dan jalur Mandiri, para peserta harus melaksanakan tes seleksi UTBK. Tiga narasumber yaitu, Dr. Gunawan, Dr.Wisnu dan Prof. Jamal Wiwoho membahas bagaimana cara untuk sukses seleksi masuk PTN.

Berdasar paparan mereka dapat disimpulkan bahwa untuk dapat sukses masuk PTN para pendaftar harus  benar-benar bekerja keras mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, mengenali potensi atau mengukur kemampuan yang ada di dalam diri, dan memenuhi ketentuan-ketentuan yang telah di tetapkan oleh masing-masing universitas, serta yang tak kalah penting ialah percaya pada kekuatan doa.

“Harus kerja keras, harus betul-betul mempersiapkan prodi apa yang diinginkan tetapi juga harus di lihat betul kemampuan diri, misalnya di prodi farmasi yang tingkat persaingannya begitu besar, mampu tidak ya untuk bersaing, jadi selain memilih prodi juga harus mengukur kemampuan peserta seperti apa dan pastinya harus berdoa dengan sungguh-sungguh”, tutur Prof. Jamal Wiwoho sembari memberikan contoh.

Pembahasan mengenai bagaimana cara untuk dapat sukses saat menjalani kuliah di PTN di bahas Dr. Bambang Cahyono dari Undip, beliau menambahkan bahwa pilihan pertama para pendaftar merupakan hal yang penting. “Pilihan pertama itu sesuatu hal yang penting, bukan karena Undip tidak ingin di duakan namun Ujian Mandiri pun nomer satu itu sangat penting karena kami biasanya memilih pilihan yang satu itu lebih mayoritas dahulu kemudian untuk pilihan ke duanya,” tuturnya.

Sedangkan Prof. Bambang Sektiari dari Unair  memberikan Tips bagaimana sukses seleksi PTN dan sukses menjalani kuliah di PTN merupakan 2 hal yang saling berkaitan dan tidak dapat di pisahkan. “Calon mahasiswa itu harus fokus pada program studi yang akan dituju, jika dia sudah memilih berarti dia sudah memiliki minat, memiliki keinginan yang kuat untuk masuk di Prodi yang dia pilih, kalau tidak maka dia pasti akan gagal. Jika sesuai dengan keinginan tersebut dia sudah berkomitmen dan nanti akan bekerja keras, selain itu orangtua jangan memaksakan kehendak kepada anak,” ungkapnya.

Dipenghujung acara ucapan terimakasih disampaikan oleh Ibu Inong Fadjar Prasetyo selaku Wakil Ketua Yayasan Ardhya Garini. Beliau mengucapkan atas nama Ketua Umum Yasarini Ibu Nanny Hadi Tjahjanto rasa syukur karena acara Talkshow berjalan dengan lancar, tak lupa ia mengucapkan banyak terimakasih kepada para Narasumber yang telah berkenan hadir pada kesempatan kali ini.

Beliau berharap berbekal pada informasi yang telah disampaikan oleh para narasumber di acara Talkshow kali ini siswa-siswi SMA Pradita Dirgantara dapat lolos seleksi masuk PTN sesuai dengan minat masing-masing tanpa mendapat hambatan apapun.

Pendidikan

Unhan RI Selenggarakan Wisuda Program Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3) Tahun Akademik 2026

Published

on

Bogor, Hariansentana.com — Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan strategis di bidang pertahanan melalui penyelenggaraan Wisuda Program Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3) Tahun Akademik 2026 yang berlangsung di kampus Unhan RI, Bogor.

Sebanyak 466 wisudawan resmi dikukuhkan, terdiri atas 5 doktor, 385 magister, dan 76 sarjana. Momentum ini menjadi penanda keberhasilan Unhan RI dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga perspektif strategis dalam bidang pertahanan negara.

Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S., M.A., menyampaikan bahwa capaian para lulusan merupakan hasil dari proses pendidikan yang menuntut ketekunan, disiplin, dan integritas tinggi. Ia menegaskan bahwa Unhan RI terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang siap berkontribusi dalam menjaga kedaulatan negara di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Kehadiran Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, menjadi wujud dukungan nyata terhadap penguatan kualitas pendidikan pertahanan di Indonesia. Dalam amanatnya, Menteri Pertahanan RI memberikan apresiasi atas keberhasilan para wisudawan yang dinilai sebagai buah dari kerja keras dan semangat juang yang konsisten selama masa studi.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tantangan global saat ini tidak lagi bersifat konvensional semata. Oleh karena itu, lulusan Unhan RI diharapkan mampu menjadi bagian dari kekuatan strategis bangsa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.

Menurutnya, kekuatan pertahanan modern sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Sejalan dengan itu, pemerintah terus mendorong modernisasi sistem pertahanan dan peningkatan kapasitas SDM sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas nasional.

Kepada para wisudawan, Menteri Pertahanan RI juga berpesan agar senantiasa menjunjung tinggi integritas, menanamkan semangat patriotisme, serta mengabdikan ilmu yang dimiliki untuk kepentingan bangsa dan negara. Para lulusan diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi atas berbagai tantangan strategis di masa depan, dengan berlandaskan nilai nasionalisme, patriotisme, dan profesionalisme dalam setiap langkah pengabdian.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Pertahanan RI juga menyerahkan sertifikat penghargaan kepada lulusan terbaik sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik yang telah diraih.

Wisuda ini sekaligus mencerminkan semakin kuatnya posisi Unhan RI dalam ekosistem pendidikan global, dengan kehadiran mahasiswa internasional yang turut menjadi bagian dari lulusan tahun ini. Hal tersebut menunjukkan bahwa Unhan RI tidak hanya berperan di tingkat nasional, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas akademik internasional di bidang pertahanan.

Acara wisuda kemudian dilanjutkan dengan tradisi pengucapan janji alumni sebagai simbol komitmen para lulusan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai almamater serta mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Suasana semakin semarak saat prosesi ditutup dengan pelemparan topi toga oleh para wisudawan, sebagai wujud rasa syukur dan kebanggaan atas keberhasilan yang telah diraih. (***)

Continue Reading

Pendidikan

Pemprov DKI Jakarta Bakal Tambah 63 Sekolah Swasta Gratis

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk terus memperluas akses pendidikan berkualitas bagi warganya. Hal ini ditunjukkan dengan rencana penambahan jumlah sekolah swasta yang menjalankan program pendidikan gratis di ibu kota.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Nahdiana menyampaikan, akan menambah 63 sekolah swasta untuk program pendidikan gratis. Sebelumnya, program ini telah berjalan di 40 sekolah pada 2025.

“63 (sekolah) kita akan tambah, sekarang ini kan 2026 jadi 103 jumlahnya. Kan yang 40 yang awal. Kalau yang 40 itu sudah tahun 2025,” ujar Nahdiana, di Kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).

Dengan rencana penambahan ini, maka total terdapat 103 sekolah swasta yang akan menjalankan program pendidikan gratis bagi siswa Jakarta pada Juli 2026.

“Jadi 103 (sekolah swasta yang menjalankan program pendidikan gratis) ini akan mulai di Juli 2026,” katanya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di dampingin Dr.Ali Maulana hakim Asisten Kesra Sekda DKI Jakarta menegaskan, peran penting pendidikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk memprioritaskan sektor pendidikan bagi anak-anak Jakarta melalui berbagai program bantuan yang disiapkan, seperti KJP, KJMU, dan pemutihan ijazah.

“Bahwa kata kunci dalam keluarga kalau ingin ada perubahan, maka yang paling utama adalah pendidikan. Sekali lagi, pendidikan,” ucap Pramono.(Sutarno)

Continue Reading

Pendidikan

Catatan Akhir Sekolah Gelar Do’a Bersama Pelajar se-Bogor, Perkuat Komitmen Tolak Tawuran dan Narkoba

Published

on

By

Perkuat Komitmen Tolak Tawuran dan Narkoba, Pelajar se-Kota Bogor Hadiri Do’a Bersama yang Diadakan Catatan Akhir Sekolah

BOGOR, SENTANA – Catatan Akhir Sekolah (C.A.S) menggelar kegiatan pembinaan sekaligus silaturahmi pelajar bertajuk “Do’a Bersama Catatan Akhir Sekolah dan Pelajar se-Bogor”, pada Jum’at (6 Februari 2025).

Kegiatan tersebut berlangsung di Markas C.A.S, Jalan Letjen Ibrahim Adjie, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan ini diikuti pelajar tingkat SMP dan SMA/sederajat se-Kota Bogor, serta perwakilan komunitas pelajar dan kepemudaan. Selain menjadi ruang pertemuan antarpelajar, acara tersebut juga diisi dengan program “Jum’at Berkah” berupa pembagian makanan gratis untuk pelajar dan masyarakat, serta pembacaan do’a dan salawat bersama.

Melalui keterangannya, Jum’at (6/2), Ustadz Bayu Candra Bahari menyampaikan tausyiah kepada peserta. Ia mengajak para pelajar untuk menyadari bahwa masa depan yang cerah hanya dapat diraih melalui konsistensi, do’a dan kerja keras, dengan menjauhi perilaku negatif seperti tawuran, narkoba, anarkisme, radikalisme dan bullying, serta fokus pada belajar dan pengembangan diri, karena kekuatan sejati bukan terletak pada fisik atau kekuasaan, melainkan pada kemampuan mengendalikan emosi dan hawa nafsu, menjaga hati dari kebencian, memilih jalan damai, menghargai sesama, dan mengamalkan nilai-nilai Islam yang menekankan kedamaian, kasih sayang dan tanggung jawab terhadap diri sendiri maupun lingkungan.

Pihak Catatan Akhir Sekolah menegaskan bahwa, kegiatan tersebut digelar untuk memperkuat ikatan silaturahmi antar pelajar, sekaligus mencegah potensi tawuran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.

Selain itu, kegiatan ini juga ditujukan untuk menanamkan nilai disiplin, sportivitas, serta menyediakan ruang positif bagi pelajar agar dapat menyalurkan minat dan bakatnya melalui aktivitas yang edukatif dan konstruktif.

Dalam kesempatan yang sama, para pelajar turut menyampaikan Deklarasi Catatan Akhir Sekolah Bersama Pelajar se-Bogor Raya sebagai bentuk komitmen bersama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, damai dan berintegritas.

Deklarasi tersebut memuat enam poin utama, yakni:

  • Menolak segala bentuk aksi tawuran antar pelajar.
  • Menjauhi narkoba dan obat-obatan terlarang.
  • Tidak melakukan aksi anarkis dan vandalisme serta mengedepankan dialog dalam penyelesaian konflik.
  • Melawan segala bentuk bullying yang dapat merusak mental dan masa depan pelajar.
  • Menghindari praktik judi online yang merusak masa depan pelajar.
  • Menolak paham radikalisme serta menjunjung tinggi toleransi dan keberagaman di lingkungan pendidikan.

Melalui kegiatan tersebut, Yayasan Catatan Akhir Sekolah berharap, dapat menghadirkan contoh nyata kolaborasi pelajar dan komunitas dalam membangun iklim pendidikan yang sehat dan aman. “Dengan komitmen bersama ini, pelajar diharapkan mampu mempersiapkan diri menjadi generasi berkarakter, berprestasi, serta memberikan manfaat bagi bangsa dan negara,” pungkasnya. (Red).

Continue Reading
Advertisement

Trending