Ibukota
Pemkot Jakut Siap Kumpulkan Dana 3 Miliar Untuk Bulan Dana PMI 2020
Jakarta,HarianSentana.Com- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara membuka Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) tahun 2020 di Ruang Fatahillah, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara,Selasa (27/10)sore. Kegiatan ini dilakukan untuk mengumpulkan dana, dengan tujuan membantu penderitaan sesama masyarakat dalam masa pandemi COVID-19 dengan target pengumpulan sebesar Rp 3 miliar.
Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Ali Maulana Hakim dalam sambutan pembukaan bulan Dana PMI mengatakan PMI adalah salah satu organisasi yang mengumpulkan dana untuk membantu meringankan beban sesama manusia.
“Tanpa membedakan agama, suku, warna kulit, jenis kelamin, bahasa atau golongan. Dengan bulan dana ini, kami memberikan kesempatan pada masyarakat untuk menyumbang PMI secara Ikhlas atau sukarela dalam rangka membantu meringankan penderitaan sesama manusia dimasa pandemi,” Ungkapnya.
Ali menambahkan dalam bulan dana PMI ini sebagai upaya pembelajaran masyarakat agar memiliki jiwa kemanusiaan dan jiwa kesetiakawanan sosial.
“Untuk itulah kita disini semua melibatkan masyarakat dalam pengumpulan dana yang dapat disalurkan melalui penyebaran kupon saat ini sangat sulit ditempat hiburan dan pengguna jasa pelayanan, penempatan drop box /kotak sumbangan di mall, pendistribusian proposal ke dunia usaha, penyebaran list donasi ke masyarakat melalui kelurahan, RT ataupun RW juga penyebaran amplop donasi dan list donasi ke sekolah-sekolah,” terangnya.
Jika ditahun 2019 lalu panitia bulan dana PMI Jakarta Utara ditargetkan mengumpulkan dana sebanyak Rp 3 miliar, di tahun 2020 ini Ali berharap jumlah yang sama dapat diperoleh kembali.
“Tahun ini kita menargetkan jumlah yang sama, sebesar Rp 3 miliar. Ini target optimis. Pada saat pandemi ini sisi positif yang terjadi dan timbul pada masyarakat adalah rasa sosial dan solidaritas untuk saling membantu sesama terutama yang berdampak pandemi,” tuturnya.
Sementara Ketua PMI Kota Jakarta Utara Sabri Saiman mengatakan sumbangan yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk mendukung upaya pemerintah dalam kesiap siagaan terutama dalam kegiatan penanggulangan dan pemulihan bencana.
“Termasuk pembinaan remaja /pemuda dengan pendidikan okasional kepalang merahan yang tidak bisa didapat di dunia pendidikan. Termasuk juga untuk kegiatan pelayanan dan promosi kesehatan masyarakat serta pelayanan donor darah,” katanya.
Penulis :Tarno
Ibukota
Senam Primadona Jakarta Utara di Warnai dengan, Fun Walk, Lomba Masak dan Donasi Untuk Sumatera Barat
Jakarta, Hariansentana.com – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara kembali menggelar kegiatan Primadona, sebuah agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan sebagai ajang silaturahmi, promosi, dan kolaborasi antar Instansi. Kegiatan berlangsung di Plaza Barat Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Jumat (12/12) pagi, diikuti dengan antusiasme tinggi dari para pegawai, masyarakat, dan berbagai unsur UKPD yang terlibat.
Pada Primadona edisi Desember ini terasa lebih istimewa karena turut dirangkaikan dengan peringatan Hari Ibu 2025, sekaligus menghadirkan aksi kepedulian bertajuk “Cinta Utara untuk Sumatera”, yaitu penggalangan dana bagi korban bencana di Sumatera dan Aceh.
Kegiatan dimulai dengan senam bugar, disusul lomba fun walk serta kompetisi memasak khas Jakarta Utara, bebek oblok, yang diikuti penuh semangat oleh para peserta. Selain itu, tersedia bazar UMKM, hiburan dari Sudin Kebudayaan, serta layanan publik seperti pembuatan paspor dari Imigrasi dan pemeriksaan kesehatan gratis dari tenaga medis dan para peserta juga berkesempatan membawa pulang berbagai hadiah melalui pembagian doorprize.
Nama PRIMADONA sendiri merupakan akronim dari Korpri Bergema dalam Olahraga dan Nada, yang menurut penyelenggara, melambangkan semangat sehat, kreatif, dan kolaboratif, khususnya bagi keluarga besar Pemerintah Kota Jakarta Utara.
Selain menghadirkan kegiatan rekreatif, Primadona kali ini juga mengusung misi sosial. Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara membuka donasi kemanusiaan untuk korban banjir bandang di Sumatera, sebagai wujud kepedulian bersama.
“Primadona selalu menjadi ruang bagi kita untuk bergerak bersama—berolahraga, berkolaborasi, dan berbagi. Hari ini istimewa karena selain memperingati Hari Ibu, kita juga membuka donasi Cinta Utara untuk Sumatera sebagai bentuk kepedulian kita terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana,” kata Wali administrasi Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat.di dampingin Muhammad Andri Asisten Kesra dan A.Syarif Kabag Umum dan Protokol,Agung Kabag Kesra,Ruky Kasi Humas.
Di sela kegiatan, turut disampaikan doa dan empati mendalam atas musibah kecelakaan yang menimpa murid-murid SDN 01 Kalibaru. Pemerintah kota berharap keluarga para korban diberi kekuatan menghadapi ujian tersebut.
“Kami juga menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa anak-anak SDN 01 Kalibaru. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan. Solidaritas kita tidak berhenti pada kata-kata, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata.” ujar Hendra.
Pemerintah Kota administrasi Jakarta Utara menegaskan bahwa Primadona akan terus menjadi wadah penguatan hubungan antarinstansi, pengembangan potensi UMKM, sekaligus memperluas peran sosial bagi masyarakat. Selain menyuguhkan layanan dan hiburan, kegiatan ini diharapkan menumbuhkan budaya hidup sehat dan kepekaan terhadap sesama.
Acara ditutup dengan ajakan bersama: mengolahragakan masyarakat, memasyarakatkan olahraga, serta memperkuat kepedulian sosial demi Jakarta Utara yang sehat, tangguh, dan bermartabat.(Sutarno )
Ibukota
Himbauan Menjaga Stabilitas Keamanan Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru
Jakarta, Hariansentana.com –– Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah bersama berbagai elemen masyarakat terus memperkuat langkah-langkah pengamanan di seluruh wilayah Indonesia. Peningkatan mobilitas warga, ramainya ruang-ruang publik, serta berbagai dinamika sosial menjadi perhatian penting agar seluruh rangkaian perayaan dapat berlangsung aman, tertib dan penuh suka cita.
Pantauan di berbagai daerah menunjukkan meningkatnya aktivitas masyarakat di pusat keramaian, tempat ibadah, terminal, pusat perbelanjaan, hingga destinasi wisata.
Menyikapi hal tersebut, aparat keamanan memperketat patroli, meningkatkan pengawasan dan memperkuat koordinasi lintas sektor untuk meminimalkan potensi kerawanan, mulai dari tindakan kriminal hingga gangguan ketertiban umum. Semua upaya ini dilakukan demi memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sepanjang masa libur Nataru.
Melalui keterangannya, Sabtu (13/12), KH. Ahmad Nurul Huda Haem (Kiyai Enha), Wakil Sekretaris Lembaga Da’wah PBNU, menyampaikan pentingnya kewaspadaan kolektif selama perayaan akhir tahun.
Menurutnya, situasi di lapangan saat ini masih tertib dan terkendali. “Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketertiban, saling menghormati dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Stabilitas keamanan hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat berperan aktif menciptakan suasana yang rukun dan damai, dengan cara warga menjaga warganya,” ujarnya.
Beliau juga mengingatkan, agar masyarakat tetap berhati-hati terhadap berbagai potensi kejahatan maupun kondisi alam yang tak terduga. “Kita perlu waspada terhadap kemungkinan bencana alam. Pastikan rumah yang ditinggalkan untuk mudik atau berlibur dalam keadaan aman,” pesannya.
Lebih lanjut, Kiyai Enha menegaskan bahwa, kebersamaan dan keharmonisan antarsesama merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas keamanan selama libur akhir tahun. Situasi yang aman tidak semata bergantung pada aparat, tetapi juga pada kesadaran serta partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang damai dan kondusif.
“Dengan menjaga ketertiban, saling menghormati, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kerawanan, diharapkan momentum Natal dan Tahun Baru 2025 dapat berjalan dalam suasana aman, damai dan penuh kebersamaan. Seluruh elemen masyarakat diimbau terus bergandeng tangan untuk memastikan keamanan publik tetap terjaga selama masa libur ini,” pungkasnya. (Red).
Ibukota
Gubernur dan Walikota Jakarta Utara Kunjungi Korban Kecelakaan di SDN 01 Kali Baru Kec.Cilincing
Jakarta,Hariansentana.com — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Walikota Jakarta Utara Hendra Hidayat mengunjungi para korban kecelakaan di SDN Kalibaru 01, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (11/12/2025). Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap para siswa dan guru yang menjadi korban insiden tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur dan Walikota berdialog langsung dengan para korban dan keluarga mereka, serta memberikan dukungan moral dan Mereka juga memastikan bahwa seluruh korban mendapatkan perawatan medis yang terbaik di RSUD Cilincing dan RS Koja.
“Kami sangat prihatin dengan kejadian ini dan ingin memastikan bahwa seluruh korban mendapatkan perawatan yang terbaik. Pemerintah daerah akan memberikan segala dukungan yang dibutuhkan untuk membantu pemulihan para korban,” ujar Gubernur..

Hendra Hidayat Walikota administrasi Jakarta Utara menambahkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak sekolah dan dinas terkait untuk memastikan keamanan di lingkungan sekolah.
“Kami akan melakukan evaluasi terhadap sistem keamanan di sekolah-sekolah di Jakarta Utara untuk mencegah kejadian serupa di masa depan,” katanya.
Kunjungan Gubernur dan Walikota ini diharapkan dapat memberikan semangat dan dukungan bagi para korban serta keluarga mereka. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan perhatian dan bantuan kepada para korban hingga mereka pulih sepenuhnya.
Gubernur Pramono menegaskan, biaya pengobatan para korban akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. “Saya sudah menyampaikan kepada dua Direktur RSUD, serta kepada Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, bahwa seluruh biaya ditanggung sepenuhnya oleh Pemprov DKI Jakarta,” tandasnya.
Lebih lanjut, Gubernur Pramono menerangkan, terdapat 21 korban yang saat ini sedang menjalani perawatan intensif. Rinciannya, lima korban dirawat di RSUD Koja, terdiri atas satu guru dan empat siswa. Enam korban lainnya dirawat di RSUD Cilincing, sementara sepuluh korban lainnya masih menunggu keterangan lebih lanjut.
Saya sudah melihat langsung lima korban yang dirawat di RSUD Koja. Mudah-mudahan tidak ada kondisi yang lebih parah. Saya betul-betul berdoa, dan saya telah memerintahkan Direktur RSUD Koja serta RSUD Cilincing untuk memberikan pelayanan terbaik.
“Jika diperlukan tindakan bedah atau lainnya, saya meminta agar diberikan dukungan penuh,” pungkasnya.(Sutarno)
-
Peristiwa3 days agoMobil Operasional MBG Seruduk Siswa SDN 01 Kali Baru, yang Sedang Berbaris di Lapangan
-
Polhukam3 days agoKodam Jaya Blokir 66 Hektare Tanah di 7 RW Kel Sunter Jaya, BPN Pastikan Sertifikat Asli
-
Ibukota6 days agoTinjau Tanggul Pengaman Pantai, Pramono Pastikan Penanganan Rob Jadi Prioritas
-
Travelling3 days agoRamai-ramai Kawal Pembangunan Marina Bay City di Lombok

