Connect with us

Hiburan

Nagas Angels Full Of Love Sambut Hari Kasih Sayang

Published

on

Artis Nagaswara saat launching Nagas Angela Full Of Love sambut Hari Kasih Sayang.

Jakarta, HarianSentana

Nagas Angels adalah sekumpulan biduan cantik artis Nagaswara terpilih. Mereka bukan hadir tiba-tiba, namun perjalanan panjang dengan segudang cerita baik suka maupun duka menandai langkah awal menuju sukses yang teruji.

“Ya, mereka bukan hanya cantik dan menarik, tetapi mereka adalah  wanita yang bertalenta. Mereka sukses berkarya dan menjadi fenomenal di jagat musik Indonesia. Bukan hanya mewarnai, tapi menjadi bintang yang bersinar terang, menginspirasi banyak orang untuk optimis berkarya, dan ketujuh penyanyi yang kami sodorkan kepada penikmat musik Indonesia kali ini adalah penyanyi terbaik kami, dan industri musik Indonesia,” kata Rahayu Kertawiguna, CEO Nagaswara Music saat peluncuran album Nagas Ange7s 2020 Full Off Love di Tamini Square, Jakarta Timur, Kamis (13/2/2020).

Menurut Rahayu NAGAS ANGE7S FULL OF LOVE tentu berbeda tema dengan konsep sebelumnya yang pernah diluncurkan. Pada tahun 2017 saat itu NAGAS ANGE7S diperkenalkan bertepatan dengan Hari Musik Nasional bertema Viva Hari Musik Bravo Original dengan 7 artis yang yakni Siti Badriah, Bebizy, Hesty Klepek Klepek, Selvi Kitty, Ratu Idola, Neng Oshin dan Sella Selly.
Kemudian pada tahun 2018, NAGAS ANGE7S  dengan 7 artis penyanyi mengusung tema “Dancedhut Zaman NOW, dengan artis  Fitri Carlina, Meggy Diaz, Ovy Sovianty, 2Naga, Ayusari, Cyntia Saskara dan Velline Ratu Begal, berlokasi di tempat yang sama.

“Sekarang, di tahun 2020, NAGAS ANGE7S mengusung tema yang lebih romatis, penuh dengan cinta “Full OF Love” karena bagi banyak kalangan, bulan Februari merupakan wujud cinta atau hari kasih sayang pada pasangannya masing-masing,” terang Rahayu.

Ketujuh artis penyanyi spesial itu yakni, Siti Badriah dengan single terbaru berjudul Pipi Mimi ciptaan Yogi RPH dan Donall Kinan Sammy dan diaransemen musiknya oleh Donal Kinan Sammy. Fitri Carlina single terbaru berjudul Alon Alon Wae ciptaan Pancal 15 yang diaransemen musik oleh Pancal 15. Bebizy berjudul Dong ciptaan Papa T. Bob dan aransemen musik Andry Haq dan Iya Harianto Hesty Klepek Klepek mempersembahkan single Kita Putus Saja ciptaan R. Kerta dan Sirwendah dan aransemen musik oleh Donall Kinan Sammy. Selvi Kitty membawakan single barunya Panggil Aku Cantik citptaan R. Kertawiguna dan Hendy Irvan dan aransemen musik oleh Sumo Beat.

Balena mempersembahkan single lama yang diaransemen ulang berjudul Yang Ku Nanti ciptaan Ithink  dan aransemen musik oleh Donall Kinan Sammy, sedangkan Baby Sexyola dengan singlenya Cinta Gila ciptaan Baby Sexyola dan aransemen musik oleh Ismael Arafat.

“Semoga persembahan NAGAS ANGE7S Full Of Love tahun 2020 ini  mendapatkan animo yang luas dari masyarakat pecinta musik Indonesia di manapun berada, baik di dalam negeri maupun di luar negeri seperti di Singapore, Brunnei, Malaysia, Hongkong, Taiwan, No Music No Life,” harap Rahayu.

Editor: Pangihutan S

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hiburan

Kemeriahan Lebaran 2026, Ancol Persembahkan Festival Raya Kemenangan

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.- Ancol Taman Impian menghadirkan rangkaian pekan libur Lebaran bertajuk Festival Raya Kemenangan 19 Maret–5 April 2026, sebuah perayaan kebersamaan yang menghadirkan beragam hiburan dan aktivitas rekreasi untuk seluruh keluarga.

Melalui tema ini, Ancol mengajak masyarakat menikmati momen silaturahmi dan kebahagiaan di hari kemenangan dalam suasana wisata yang penuh keceriaan dan kehangatan. Mulai dari pantai Ancol, Dufan, Sea World Ancol, Samudra, Jakarta Bird Land, Atlantis hingga Putri Duyung Ancol. Berbagai event tematik telah disiapkan untuk memberikan hiburan pengunjung dalam merayakan hari kemenangan ini, diantaranya:

Kawasan Pantai;
Sholat Idul Fitri berjamaah di tepi pantai Lagoon, tanggal 21 Maret 2026. Pertunjukkan Kembang Api (Fireworks Show) di pantai Lagoon pada tanggal 22 dan 23 Maret 2026. Kemudian, konser musik bersama Hindia, Feast dan OM Sera di Panggung Pantai Festival pada tanggal 28 Maret 2026.

Dunia Fantasi (Dufan);
Drama Musikal “Khayala” – The Festival Fireworks and Fantasy. Sebuah pertunjukkan di mana fantasi, budaya, dan spektakuler visual bersatu dalam satu pengalaman tak terlupakan yang ditutup dengan pertunjukkan kembang api spektakuler di Dufan. Berlangsung dari tanggal 22 Maret–5 April 2026.

Sea World Ancol;
Pertunjukkan Arabian Divers di Akuarium Raksasa (21 sd 29 Maret 2026). Games Berburu THR (21 sd 29 Maret 2026). Meet n Greet Twirly & Sharky (21 sd 29 Maret 2026). Rampak Beduk & Tari Sufi (21 & 22 Maret 2026). Midnight Glow – Explore the Light behind the Depths (21 Maret – 5 April 2026).

Samudra & Jakarta Bird Land Ancol; Animal Parade tematik Lebaran (21-29 Maret & 4-5 April 2026) Treasure Hunter – Sealion Adventure (21-29 Maret & 4-5 April 2026). The Jungle Heroes part 2 (21 Maret sd 05 April 2026).

Atlantis Ancol;
Raya Splash Carnival (22-23 & 28-29 Maret 2026). King Dragon Race (22-23 & 28-29 Maret 2026)l. Fun Atlantis – Water Games seru (21 Maret – 5 April 2026). Life Guard & Fly Board Show (22-23 & 28-29 Maret 2026). Fun Zumba (22-23 & 28-29 Maret 2026).

Putri Duyung Ancol;
The Majestic Raya Stay (18-26 Maret 2026). Staycation di Putri Duyung dengan tema Escape to The Lost World (27-29 Maret 2026).

Akses Lalu Lintas dan Fasilitas Libur Lebaran

Selama Pekan Libur Lebaran, Ancol Taman Impian telah menyiapkan penambahan area parkir, memperlancar lalu lintas. Dan menyiapkan berbagai fasilitas guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengunjung. Kantong parkir telah disediakan dengan kapasitas 10.000 mobil dan 13.100 motor.

Mobilitas di dalam kawasan Ancol, manajemen telah menyiapkan 25 unit/hari bus Wara Wiri yang bisa digunakan pengunjung secara gratis. Serta 20 unit/hari kendaraan transcare khusus untuk lansia, ibu hamil dan pengunjung dengan kebutuhan khusus.

Manajemen juga menyiapkan fasilitas penunjang yang dapat digunakan oleh seluruh pengunjung antara lain 1 masjid, 9 musala, 26 toilet dan akan menambah 9 unit toilet ekstra tersebar di seluruh kawasan taman & pantai.

Demi memberikan rasa aman bagi pengunjung, Ancol juga akan menambah tenaga pengamanan gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI, Satuan Polisi pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kebakaran dan Petugas Operasional.

Selama liburan Lebaran dilengkapi dengan 8 Pos Lifeguard, 1 Pos Pelayanan, 5 Pos Pengamanan, 8 unit Ambulance, 1 unit damkar dan 5 mobil derek. Promo Lebaran.

Selain event-event tematik, untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan merayakan kemenangan bersama keluarga, Ancol memberikan promo-promo menarik, diantaranya:

  1. Promo Tiket Reguler Dufan: Beli 4 Gratis 1 Bonus Minuman Tomoro Coffee.
  2. Promo Beli 4 Gratis 1 utk tiket regular Sea World, Samudra, Atlantis dan Jakarta Bird Land. Ketentuan Promo: Pembelian hanya di online ancol.com. Pembelian H-1 sebelum kunjungan. Periode Promo tanggal 21 sd 29 Maret 2026.

“Kami berharap Festival Raya Kemenangan dapat menjadi momen kebersamaan yang berkesan dan tak terlupakan bagi seluruh pengunjung Ancol Taman Impian,” ucap Eddy Prastiyo selaku Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk di Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Jangan lewatkan kesempatan untuk merayakan Lebaran bersama keluarga dan sahabat di Ancol Taman Impian. Manfaatkan kemudahan-kemudahan dalam berekreasi dengan promo-promo menarik. (Sutarno)

Continue Reading

Musik & Film

Didukung Mendikbud AKSI Gelar Kongres Nasional Komposer Indonesia, Ini Hasilnya

Published

on

JAKARTA – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan komitmennya memperkuat ekosistem musik nasional yang sehat dan berkeadilan saat menghadiri Kongres Nasional Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI). Dalam kesempatan itu, para musisi dan komposer menyuarakan pentingnya penguatan perlindungan hak cipta, khususnya dalam praktik pertunjukan musik.

Fadli Zon mengatakan pemerintah berharap berbagai polemik yang muncul antara pencipta lagu, penyanyi, dan pihak-pihak terkait lainnya dapat diselesaikan secara proporsional melalui mekanisme yang telah diatur. Ia menekankan bahwa Kementerian Kebudayaan berperan sebagai fasilitator untuk menjembatani aspirasi para komposer dengan kementerian terkait maupun Badan Legislasi DPR.

“Kita berharap persoalan-persoalan, polemik yang ada terkait antara pencipta, penyanyi, dan pihak lainnya bisa diselesaikan secara proporsional melalui mekanisme yang ada. Kami tentu akan memfasilitasi apa yang menjadi harapan teman-teman dan nanti akan disampaikan kepada pihak-pihak terkait, termasuk di kementerian dan Badan Legislasi DPR,” ujarnya.

Menurut Fadli, ukuran keberhasilan Kementerian Kebudayaan adalah terbangunnya ekosistem musik yang sehat, adil, proporsional, dan menguntungkan semua pihak. Ia juga menegaskan bahwa peran pencipta lagu, komposer, maupun komponis sangat sentral dalam membangun industri musik yang berkelanjutan.

“Yang kita harapkan adalah ekosistem musik yang sehat, adil, proporsional, win-win solution bagi semua pihak, sehingga musik Indonesia terus berkembang pesat dan maju. Pencipta dan komponis menjadi elemen yang sangat penting dalam ekosistem itu,” kata dia.

Sementara itu, gitaris Padi sekaligus Ketua Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) Satrio Yudi Wahono alias Piyu, menyampaikan bahwa kongres tersebut mendeklarasikan kedaulatan pencipta lagu atas karya mereka. Ia menegaskan bahwa hak atas karya merupakan hak privat yang tidak boleh diambil alih atau direduksi oleh pihak mana pun.

“Hari ini kami mendeklarasikan kedaulatan pencipta. Pencipta lagu memiliki hak privat atas karya-karyanya dan itu tidak boleh diambil alih, direduksi, atau dipaksa secara sewenang-wenang oleh pihak manapun, termasuk lembaga-lembaga lain,” tegasnya.

Piyu juga menyoroti pentingnya pengembalian mandat Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta sebagai dasar perlindungan hukum bagi para kreator. Menurutnya, undang-undang tersebut sudah secara jelas mengatur bahwa penggunaan karya harus mendapatkan izin dari pencipta.

“Undang-Undang Hak Cipta Nomor 28 Tahun 2014 sebenarnya sudah melindungi pencipta lagu dan hak-haknya. Untuk menggunakan karya, harus mendapatkan izin dari pencipta. Dan ini bukan hanya soal lagu, tapi juga buku, karya seni rupa, film, dan karya kreatif lainnya,” ujarnya.

Selain itu, ia mengusulkan pembentukan LMK (Lembaga Manajemen Kolektif) khusus pertunjukan musik. Hal tersebut dinilai mendesak karena masih banyak konser atau pertunjukan musik yang menggunakan karya tanpa izin serta pembayaran royalti yang tidak berjalan lancar.

“Kami menganggap pembentukan LMK pertunjukan musik ini sangat urgen. Selama ini banyak pertunjukan musik yang menggunakan karya tanpa izin dan pembayaran hak berupa royalti juga tidak lancar,” kata Piyu.

Pandangan serupa disampaikan musisi sekaligus komposer Ahmad Dhani. Ia menegaskan bahwa para komposer tidak pernah lelah memperjuangkan hak-haknya, khususnya terkait perizinan penggunaan lagu dalam konser.

“Para komposer tidak pernah lelah dan tidak pernah capek untuk terus memperjuangkan hak-hak komposer dalam sebuah konser yang belum terakomodir dengan baik. Kita memperjuangkan konser yang mendapatkan izin dari para pencipta,” ujar Dhani.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan pemerintah dan para musisi senior sebagai kekuatan moral dalam perjuangan hak cipta. Dhani berharap, dengan dukungan tersebut, perlindungan terhadap hak komposer dapat semakin kuat dan dijalankan secara konsisten di industri musik nasional.

Kongres Nasional tersebut menjadi momentum penting bagi para komposer untuk menegaskan kembali hak-haknya sekaligus mendorong terwujudnya tata kelola pertunjukan musik yang lebih tertib, transparan, dan berpihak pada pencipta karya.

Tak hanya itu Kongres tersebut juga Menunjuk Indra Lesmana, Fariz RM dan Lilo Kla Project sebagai dewan Pembina mendampingi Ahmad Dhani.

Continue Reading

Musik & Film

Usai Hiatus Hampir Satu Dasawarsa, Ikaputri Resmi Comeback Lewat Remake “Sadis”

Published

on

JAKARTA – Setelah hampir satu dasawarsa vakum dari industri musik, Ikaputri resmi menandai comeback-nya lewat peluncuran single remake berjudul “Sadis.” Lagu ini menjadi titik balik perjalanan musikalnya sekaligus penegasan bahwa ia tetap setia pada pop balada yang matang dan penuh kedalaman rasa.

Dalam lanskap musik Indonesia yang semakin dinamis dan digital, Ikaputri kembali dengan identitas yang tak berubah: vokal lembut, artikulasi jernih, dan ekspresi emosional yang intim. Ia tak memilih sensasi, melainkan konsistensi. Kariernya sejak awal dikenal tumbuh pelan namun berakar kuat melalui karya-karya bertema cinta, luka batin, kesetiaan, dan perenungan personal.

Single “Sadis” menjadi simbol kebangkitan tersebut. Lagu ciptaan Bebi Romeo ini mengangkat tema kekerasan emosional dalam relasi—tentang pengkhianatan yang diam-diam, janji yang membusuk, dan luka yang tak terucap. Dengan aransemen yang bersih dan elegan, produksi dari BHS Productions memberi ruang bagi narasi lirik untuk berbicara kuat.

Ikaputri tampil matang dalam interpretasinya. Ia tidak meledakkan emosi, melainkan menekannya ke dalam—membiarkan setiap kalimat mengalir perlahan namun menghujam. Pendekatan ini mempertegas kualitas artistiknya sebagai penyanyi yang mengedepankan rasa di atas gimmick.

Sambutan publik pun cukup positif. “Sadis” berhasil masuk ke empat official playlist di Spotify, menjadi penanda bahwa musik dengan kedalaman emosi masih memiliki tempat di tengah dominasi tren cepat dan repetitif.

Comeback ini bukan sekadar nostalgia. Bagi Ikaputri, “Sadis” adalah pernyataan artistik bahwa dirinya belum selesai. Ia kembali untuk berdialog dengan generasi pendengar baru yang akrab dengan platform digital, sekaligus mengingatkan bahwa pop balada dewasa tetap relevan di era sekarang.

Ke depan, sejumlah materi lagu telah disiapkan sebagai bagian dari fase baru perjalanan musikalnya. Dengan konsistensi dan karakter yang kuat, Ikaputri menegaskan satu hal: karier musik tak harus riuh untuk bermakna. Terkadang, justru dari suara yang tenang dan jujur, musik menemukan daya tahannya sendiri.

Continue Reading
Advertisement

Trending