Uncategorized
Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, Resmi Jabat Pangdam III/Slw
Jakarta, Hariansentana.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pangdam III/Slw dari Letjen TNI Tri Soewandono kepada Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, S.Ip., M.M., dan Kepala Staf Ahli (Kasahli) Kasad dari Mayjen TNI Arif Susilo kepada Brigjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M. bertempat di Gedung E Lantai Dasar, Mabesad, Jakarta, Jumat (1/11/2019).
Demikian disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya dalam rilisnya di Jakarta.
Dijelaskan oleh Candra, bahwa pergantian tersebut berdasarkan Keputusan Panglima TNI nomor : Kep/1245/X/2019 tanggal 30 Oktober 2019 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.

Perlu diketahui bahwa Letjen TNI Tri Soewandono, yang menjabat Pangdam III/Slw sejak 29 November 2018, juga menjabat sebagai Sekretaris Kementerian Polhukam, sejak 18 September 2019 lalu, sedangkan Mayjen TNI Arif Susilo akan memasuki masa purna tugas.
“Sementara Pangdam III/Slw yang baru, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, S.Ip., M.M., sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan dan Kesiapsiagaan BNPP (Basarnas). Sementara Brigjen TNI Widodo Iryansyah sebagai Perwira Tinggi Staf Khusus Kasad, ungkap Candra.
Dijelaskan Kadispenad bahwa alih tugas dan serah terima jabatan di lingkungan organisasi TNI AD, termasuk jabatan Pangdam III/Slw dan Kasahli Kasad merupakan upaya penyegaran dalam tubuh organisasi yang dilandaskan pada kepentingan pembinaan personel dan pembinaan satuan, serta diproyeksikan bagi peningkatan kinerja organisasi, guna menjamin pelaksanaan tugas pokok TNI AD.
Untuk diketahui bahwa, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, putra kelahiran Solo, Jawa Tengah 23 Maret 1964 merupakan lulusan Akademi Militer 1985. Beberapa jabatan strategis yang pernah diemban antara lain adalah Dansat – 81/Kopassus (2009-2010) dan Inspektur BNPP.
Sedangkan Brigjen TNI Widodo Iryansyah, putra kelahiran Surabaya, Jawa Timur merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1987 dan lulusan Lemhannas tahun 2014. Beberapa jabatan yang pernah diemban antara lain Kasdam V/Brawijaya (2017), Danrem 121/Alambhana Wanawai, Kodam XII/Tpr (2015), Danrem 081/Dhirotsaha Jaya (2013) dan Asintel Kasdam III/Slw (2011).
Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, para Asisten Kasad, Kadispenad, Dandenma Mabesad, pejabat Kodam III/Slw dan Staf Ahli Kasad, Ketua Umum Persit KCK Ny. Hetty Andika Perkasa beserta Pengurus Pusat serta perwakilan prajurit dan PNS TNI AD yang bertugas di lingkungan Mabesad.
Uncategorized
Noor Salim: Permen Perlindungan Guru Diteken, Siswa dan Orang Tua Siswa Menghina Guru Bisa Dipidana
DEMAK , SENTANA – Siswa dan orangtua siswa yang menghina Guru dapat dipidanakan, maka Apresiasi setinggi-tingginya, kami sampaikan kepada Presiden Prabowo, melalui Prof. Abdul Mukti selaku Mendikdasmen RI, atas ditekennya Peraturan Menteri Nomor 6 Tahun 2026, tentang Perlindungan Pendidik dan Tenaga Kependidikan”.
Hal itu disampaikan oleh Noor Salim, Ketua PGSI (Persatuan Guru Seluruh Indonesia) Kabupaten Demak Jawa Tengah, kepada sejumlah awak media, usai peringatan Isro’ Mi’raj, Sabtu (17/1/2026).
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa, ucapan terimakasih telah disampaikan secara langsung ke Mendikdasmen melalui japri pesan WhatsApp.
“Iya, saya langsung kirim pesan ke Prof Menteri, sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian Bapak Presiden Prabowo dan Prof Mukti, terhadap nasib guru yang selama ini secara massif dibully dan dikriminalisasi oleh siswanya sendiri hingga oleh orangtua siswa, namun seakan tak ada instansi penegakan hukum untuk berlindung bagi guru,” tambah Salim.
Maka dari itu, lanjutnya, PGSI terus Istiqomah, guna menyampaikan aspirasi untuk kebaikan dunia pendidikan, termasuk desakan diterbitkannya UU atau peraturan Perlindungan bagi Guru yang sejak tahun 2022 sudah disampaikan kepada Kementerian, DPR hingga Kejaksaan, tegas Salim, yang juga Aktifis PDBN (Paguyuban Demak Bintoro Nusantara), pimpinan Drs. H. Fathan Subchi, S.Ag, M.AP, CIISA, CHFA, Anggota VI BPK RI.
GOODBYE KRIMINALISASI GURU
Sebagaimana diberitakan di berbagai platform media, bahwa dalam Permen No. 6 Tahun 2026, yang diundangkan tanggal 12 Januari 2026, Bab 2 Pasal 4 menyebutkan, Perlindungan Pendidik dan Tenaga Kependidikan meliputi, perlindungan Hukum, Profesi, Keselamatan dan Kesehatan.
Lebih spesifik, Noor Salim menyampaikan pada pasal 6 disebutkan perlindungan Pendidik dan tenaga kependidikan dari tindak kekerasan, ancaman hingga intimidasi yang dilakukan oleh Siswa dan orangtua siswa.
“Maka siswa atau orangtua siswa yang melakukan kekerasan hingga panggilan yang mengejek guru, dapat dipidanakan,” pungkas Salim.b(Red)
Advertorial
Dari Pedagang Teh Botol ke Raja Pasar Malam: Kisah Sukses H. Muntohar dan “Diana Ria” yang Siap Hibur Demak di Tahun Baru
DEMAK, HARIANSENTANA.COM — Kisahnya adalah bukti nyata bahwa kerja keras, inovasi dan kegigihan bisa mengubah seorang pedagang kecil menjadi pengusaha hiburan terkemuka. H. Muntohar, pemilik usaha wahana keliling “Diana Ria” asal Demak, baru-baru ini berbagi cerita inspiratif dalam podcast Ngopi (Ngobrol Penuh Inspirasi) yang tayang di YouTube, Rabu (17/12/2026).
Perjalanan bisnis pria ini berawal sangat sederhana: berjualan teh botol Sosro dan bakso. Namun, jiwa wirausahanya membawanya masuk ke dunia wahana hiburan keluarga atau pasar malam sejak tahun 1990-an. Perjalanan panjang itu akhirnya membuahkan hasil. Pada 2003, untuk pertama kalinya ia memiliki set wahana milik sendiri. Titik balik kesuksesan sejati terjadi pada 2007, ketika usahanya melebar dengan mengelola lebih dari satu set wahana permainan.
“Tahun 2007 itu menjadi momentum. Saat kita mulai mengelola beberapa set wahana sekaligus, skala usaha benar-benar berubah,” tutur Muntohar, seperti disarikan dari podcast tersebut.
Kini, puluhan hingga ratusan kali Diana Ria telah menyelenggarakan pasar malam di berbagai kota di Pulau Jawa, mulai dari Semarang, berbagai daerah di Jawa Timur, hingga Jawa Barat seperti Bandung.
Suka Duka di Balik Gemerlap Lampu Wahana
Di balik gemerlap lampu dan riuh tawa pengunjung, Muntohar mengakui ada suka duka yang harus dilalui. Kebahagiaan terbesarnya adalah melihat usaha yang dibangun dari nol tumbuh besar berkat inovasi dan keberanian mengambil risiko, yang tentu dibarengi dengan kesuksesan finansial.
Namun, badai pernah menghantam. Di periode 2023-2024, ia mengaku harus menelan kerugian fantastis hingga Rp 4 miliar. Kombinasi cuaca buruk yang sering hujan dan situasi politik (musim Pilkada dan Pilpres) yang menyita perhatian masyarakat disebutnya sebagai penyebab utama.
“Itulah risiko di bisnis luar ruangan. Semua bisa berubah karena faktor alam dan situasi. Tapi kita harus bangkit,” ujarnya.
Kebangkitannya terlihat nyata. Dari usaha yang awalnya hanya mempekerjakan belasan karyawan, kini Diana Ria telah memberikan napkah bagi ratusan pekerja. Aset wahana yang dikelolanya juga telah berkembang menjadi lebih dari 4 set lengkap.
Puncak Karya: Gebyar Tahun Baru 2026 di Demak
Sebagai bentuk syukur dan dedikasi kepada masyarakat tanah kelahirannya, H. Muntohar melalui Diana Ria akan menggelar event spektakuler: “Gebyar Tahun Baru 2026”.
Acara yang digelar dari tanggal 20 hingga 31 Desember 2025 ini dirancang sebagai pusat hiburan lengkap untuk warga Demak. Salah satu tujuannya adalah agar keluarga, anak muda, dan seluruh masyarakat Demak tidak perlu jauh-jauh mencari hiburan ke luar daerah di momen pergantian tahun.
“Kami ingin warga Demak merayakan akhir tahun dengan meriah dan aman, tanpa harus pergi jauh. Semua hiburan terbaik kami sajikan di sini,” jelas Muntohar yang juga Anggota DPRD Demak dari Partai Gerindra ini.
Gebyar Tahun Baru 2026 ini bukan sekadar pasar malam biasa. Diana Ria akan menyediakan paket lengkap wahana hiburan, panggung hiburan yang semarak, serta pertunjukan kembang api yang memukau. Setiap hari, panggung akan diisi oleh penampilan penyanyi dan grup musik.
Puncak acara akan terjadi pada malam tahun baru, 31 Desember 2025, dengan penampilan spesial dari Laluna Band yang dijamin akan memeriahkan detik-detik pergantian tahun.
Dengan gebyar ini, H. Muntohar, tidak hanya menutup tahun dengan karya terbaiknya, tetapi juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan senyum dan tawa bagi keluarga Indonesia, khususnya warga Demak yang telah mendukung perjalanan panjangnya dari nol. (Red).
Uncategorized
Gus Lutfi dan Lisa Lidia, Resmikan Sekretariat HISMINU Jakarta
Jakarta, Hariansentana.com – Ketua Himpunan Sekolah dan Madrasah Islam Nusantara (HISMINU) DKI Jakarta, Lutfi Hakim Wahid, MM meresmikan sekretariat HISMINU DKI Jakarta di Gd Samboja Lt 2 Jatinegara, Jakarta, pada Rabu (15/10/2025).
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan do’a bersama yang dipimpin langsung oleh Gus Lutfi.
Melalui keterangannya, Rabu (15/10), Gus Luthfi berpesan, agar para pengurus HISMINU Jakarta selalu sungguh-sungguh dalam berkhidmah.
“Sekretariat ini hendaknya dimanfaatkan dan dikembangkan untuk kemaslahatan umat dan dapat menambah semangat musyawarah para guru untuk meningkatkan mutu pendidikan,” pesannya.

Sementara itu, Sekretaris HISMINU DKI Jakarta, Dr Lisa Lidia mengatakan, kegiatan ini sangat spesial dan terhormat karena bisa dihadiri Ketua PC HISMINU se-DKI Jakarta.
“Alhamdulillah, kami benar-benar merasakan karunia besar dari Allah SWT. Semua ini bisa terwujud berkat do’a, dukungan dan partisipasi sahabat semua,” ujarnya. (Red).
-
Polhukam6 days agoLagi-lagi Peredaran Obat Keras kembali Marak di Wilayah Jakarta Utara Generasi muda terancam Aparat tutup mata
-
Polhukam6 days agoPutri Dakka Laporkan Pengacara Makassar ke Ditsiber Bareskrim Polri
-
Nasional6 days agoBandingkan Status Guru Honorer dengan Petugas SPPG, Adian: Agak Laen
-
Polhukam3 days agoBos KFC Indonesia Dilaporkan ke Mabes polri atas Dugaan Penggelapan

