Nasional
BELAIN Dukung Langkah Pemerintah Pulangkan WNI dari Wuhan
Jakarta, HarianSentana.com Langkah Pemerintah RI menaikkan level kewaspadaan nasional dengan memulangkan WNI yang berada di Kota Wuhan RRC menghentikan kunjungan visa on arrival, impor hewan hidup dari RRC, dan memulangkan warga negara RRC dari Bali didukung penuh Bela Indonesia Gerakan Pilar Bangsa (BELAIN).
“Kami dukung penuh langkah pemerintah ini demi terjamimnya keselamatan, kesehatan dan perlindungan WNI dari epidemi wabah virus Corona,” kata Direktur Eksekutif BELAIN, Abdussalam Hehanussa dalam keterangan persnya yang diterima di Jakarta, Senin (10/2/2020).
Pihaknya juga mendukung langkah aksi isolasi global terhadap warga negara RRC, demi terjaminnya perlindungan kesehatan, pencegahan ancaman nyata kohesi sosial, dukungan moral kepada warga negara RRC dan warga dunia yang terinveksi, pasca meningkatnya jumlah kematian warga negara RRC, akibat wabah virus Corona.
“Tindakan tim komunikasi resiko dan manajemen infodemik WHO yang aktif melacak informasi yang salah mengenai virus Corona untuk mengatasi rumor, hoax, informasi palsu dan mempromosikan informasi akurat kepada publik global juga patut diapresiasi,” papar pria yang biasa disapa Alan ini.
“Kami juga menyerukan kepada semua generasi muda milenial, organisasi kepemudaan dan media untuk terus mewaspadai dampak kampanye propaganda pemerintah RRC soal isu wabah Corona dan aksi provokasi militer RRC di perairan kepulauan Natuna Utara,” tambahnya.
![]()
Sikap Xenophobia publik global dan nasioal terhadap warga negara RRC, merupakan bentuk sikap kewaspadaan nasional yang rasional terhadap bahaya nyata virus Corona, dan ini patut didukung penuh.
“Apalagi bersamaan dengan isu wabah virus Corona, publik nasional kaget, karena militer RRC tetap menujukan sikap kontradiksi dan konflik, dengan terus memprovokasi patroli TNI di perairan kepulauan Natuna Utara dengan kapal perang Fregat Jiangkai Class, sejak tanggal 29 Januari 2020 lalu,” pungkas Alan.
Seperti diketahui, bersamaaan dengan aksi provokasi Kementerian Luar Negeri RRC soal klaim perairan kepulauan Natuna Utara pada bulan Desember 2019 hingga Januari 2020, publik global menunjukan sikap Xenophobia atau sinisme dan ketakutan terhadap warga RRC.
Ketika Dunia Islam terus marah terhadap isu Islamophobia (kebencian anti Islam) di RRC terhadap etnis Uighur di Provinsi Xinjiang, publik global juga marah atas kelalaian dan pembiaran penanganan pasien virus Corona (nCov-2019), di Wuhan Provinsi Hubei.
Akhirnya, banyak negara melarang warganya berkunjung ke RRC, dan membatasi kedatangan warga negara RRC. Terutama Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Korea Selatan, Turki, Saudi, Singapura, Malaysia dan Indonesia.
Pemerintah RRC gusar dan memprotes keputusan global yang mengisolasi RRC. Alasannya, sikap tersebut bertentangan dengan prinsip Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyatakan darurat kesehatan global akibat wabah Corona, tidak boleh direspons dengan pembatasan ketat perjalanan dan perdagangan dengan RRC.
Publik global tambah bersikap Xenophobia, ketika berita update jumlah kematian akibat wabah virus Corona, sejak tanggal 9 Februari 2020, terus melonjak jadi 811 orang meninggal, 37.200 terinveksi, termasuk 265 kasus yang menyebar ke 26 negara.
Ironisnya, juru bicara Kemenlu RRC, Hua Chunying yang kerap bersikap sombong soal isu Natuna, kini mengemis kepada semua negara untuk membuat penilaian dan tanggapan yang masuk akal. Termasuk memohon bantuan global atas kekurangan perlengkapan medis.(sl)
Ibukota
400 ASN Pemkot administrasi Jakut Ikuti Pembekalan Jelang Pensiun.
Jakarta, Hariansentana.com – Sebanyak 400 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara yang akan memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) pada 2028 mengikuti kegiatan pembekalan.
Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Iyan Sopian Hadi mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman, motivasi, serta kesiapan mental bagi para ASN dalam menghadapi masa purnabakti.
Menurutnya, masa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari babak kehidupan baru yang perlu dipersiapkan dengan matang agar tetap dapat menjalani aktivitas secara produktif dan bermakna.
“Hari ini kita diingatkan bahwa masa pengabdian sebagai ASN suatu saat akan berakhir. Namun, masih banyak hal yang bisa kita lakukan, baik untuk diri sendiri maupun masyarakat. Masa menjelang pensiun harus dipersiapkan sebaik mungkin,” ujarnya, di Ruang Bahari, Kantor Wali Kota Jakarta Utara,.Senin (8/6).
Ia mengajak para peserta pembekalan memanfaatkan waktu yang tersisa sebelum pensiun untum meningkatkan kualitas diri, memperkuat hubungan kekeluargaan, serta mempersiapkan berbagai rencana kegiatan yang bermanfaat setelah tidak lagi bertugas sebagai ASN.
Iyan berpesan agar para pegawai tetap menjadi pribadi yang bermanfaat dan terus menebarkan kebaikan di tengah masyarakat.
“Jadilah orang-orang baik karena jauh lebih penting untuk menjadi orang baik di mana pun kita berada,” ucapnya.
Kepala Suku Badan Kepegawaian Jakarta Utara, Neni Maryani menjelaskan, pembekalan berlangsung mulai 8 hingga 9 Juni 2026, dengan jumlah peserta sebanyak 200 orang setiap harinya.
Ia memaparkan, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan informasi teknis terkait proses pensiun, tetapi juga membangun kesiapan mental para peserta dalam menghadapi masa transisi dari dunia kerja menuju masa purnabakti.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan informasi teknis sekaligus membangun kesiapan mental. Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperoleh bekal yang bermanfaat dalam menghadapi masa transisi,” ungkapnya.
Ia menuturkan, selama kegiatan berlangsung para peserta mendapatkan materi dari Tim Kerja Status dan Pemberhentian Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya.
Materi yang diberikan meliputi tata cara pengusulan pensiun, pengisian Data Perorangan Calon Penerima Pensiun (DPCPP), hingga sesi motivasi yang bertujuan mendorong peserta tetap aktif, produktif, dan memiliki peran positif di tengah masyarakat setelah memasuki masa purnabakti.
“Melalui pembekalan ini, diharapkan para ASN dapat memasuki masa pensiun dengan lebih siap, optimistis, dan tetap produktif dalam menjalani pengabdian kepada keluarga maupun masyarakat,” tandasnya.(Sutarno)
Ibukota
Wagub H.Rano Karno PKK Jadi Ujung Tombak Pemberdayaan Keluarga Sejahtera
Jakarta, Hariansentana.com.– Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, H.Rano Karno, didampingi Asisten Kesra sekda DKI Jakarta, Dr.Ali Maulana Hakim, membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 di Hotel GranDhika Iskandarsyah, Melawai, Jakarta Selatan, pada Senin (8/6).
Rakerda kali ini mengusung tema “Melalui Gerakan Ibu Bisa, PKK Bergerak Mewujudkan Keluarga Jakarta yang Sehat, Mandiri, Berdaya Saing, Berdikari, dan Berbudaya”.
Dalam sambutannya, Wagub Rano mengatakan, hasil Rakerda akan menjadi landasan penting dalam penyusunan program dan penganggaran tahun 2027. Ia berharap PKK semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Tujuan PKK hadir untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Jakarta yang sehat, bahagia, berdaya saing, berdikari, dan berbudaya. Karena itu, kami sangat menantikan hasil Rakerda ini sebagai masukan dalam menyusun berbagai program pembangunan ke depan,” ujarnya.
Menurut Wagub Rano, berbagai persoalan sosial di Jakarta memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk kader PKK yang tersebar hingga tingkat dasawisma. Ia mencontohkan keberhasilan penurunan jumlah Rukun Warga (RW) kumuh di Jakarta yang dalam satu tahun turun hampir 50 persen, dari 418 RW menjadi 210 RW.
“Data ini harus dimiliki PKK untuk membantu kami bekerja. Dengan jaringan kader hingga tingkat dasawisma, saya berharap tahun depan jumlah RW kumuh di Jakarta dapat kembali berkurang,” katanya.
Wagub Rano menilai peran kader PKK sangat penting sebagai ujung tombak penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat keluarga. Kader PKK juga diharapkan dapat membantu pemerintah mengatasi berbagai persoalan perkotaan.
“Kami memerlukan PKK sebagai ujung tombak. Kader-kader PKK berada paling dekat dengan masyarakat sehingga dapat membantu pemerintah menyampaikan edukasi dan mendorong perubahan perilaku yang lebih baik,” terangnya.
Wagub Rano juga mendorong PKK terus menghadirkan inovasi dalam menjalankan program-programnya. Menurutnya, kreativitas dan kolaborasi menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan di tengah berbagai tantangan fiskal yang dihadapi daerah.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta, Hani Pramono, menjelaskan Gerakan Ibu Bisa menjadi wadah untuk mengintegrasikan berbagai program PKK agar lebih inovatif dan berdampak langsung bagi keluarga Jakarta.
“Gerakan Ibu Bisa lahir sebagai wadah yang menaungi pelaksanaan program-program PKK yang lebih terintegrasi, inovatif, dan berdampak langsung bagi keluarga Jakarta. Gerakan ini diwujudkan melalui empat pilar kegiatan sebagai percepatan pelaksanaan gerakan PKK di Provinsi DKI Jakarta,” tuturnya.
Hani menambahkan, Rakerda PKK Tahun 2026 diselenggarakan sebagai forum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan, menyusun langkah percepatan pencapaian program prioritas, serta memperkuat sinergi seluruh jajaran Tim Penggerak PKK dalam mendukung pembangunan daerah.
Kegiatan yang berlangsung pada 8–9 Juni 2026 itu diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri atas unsur pembina, Tim Penggerak PKK Provinsi dan Kota Administrasi, mitra PKK, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
“Kami berharap Rakerda ini menjadi ruang untuk bertukar gagasan, memperkuat kolaborasi, serta menghasilkan program kerja yang lebih berdampak dan berkelanjutan bagi keluarga Jakarta pada masa depan,” urai Hani.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Tim Penggerak PKK, Tri Tito Karnavian, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Tim Penggerak PKK DKI Jakarta yang dinilai berhasil menghadirkan berbagai program inovatif bagi masyarakat.
“PKK Provinsi DKI Jakarta sudah melaksanakan banyak kegiatan dengan penuh inovasi dan kreasi yang luar biasa. Namun demikian, kita tetap harus melakukan evaluasi dan merencanakan program-program yang akan dilaksanakan pada masa mendatang,” paparnya.
Tri Tito berharap seluruh program yang dirumuskan dalam Rakerda mampu menjawab kebutuhan nyata.(Sutarno)
Bodetabek
Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Turut Ambil Bagian Dalam Helaran KaBogor Fest 2026
Bogor, Hariansentana.com – KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan unsur hiburan, UMKM, kuliner, komunitas hingga pelayanan publik. Tentunya kegiatan tersebut menjadi momentum strategis bagi Perumda Air Minum Tirta Kahuripan untuk berinteraksi langsung baik dengan pelanggan maupun masyarakat Kabupaten Bogor.
Senin 8 Juni 2026 Perumda Air Minum Tirta Kahuripan turut ambil bagian dalam helaran KaBogor Fest 2026 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong hingga tanggal 14 Juni 2026.
Keikutsertaan ini sebagai wujud komitmen perusahaan menghadirkan pelayanan publik sekaligus mendukung rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.

Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Abdul Somad, mengatakan bahwa kehadiran Tirta Kahuripan di KaBogor Fest tidak hanya untuk memberikan pelayanan administrasi, tetapi juga sebagai sosialisasi program perusahaan yang bertujuan meningkatkan akses masyarakat Kabupaten Bogor terhadap layanan air bersih perpipaan yang aman dan berkualitas,”terang nya.
“KaBogor Fest menjadi sarana kolaboratif yang sangat baik bagi Tirta Kahuripan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat berkonsultasi langsung mengenai info layanan air bersih hingga pendaftaran sambungan baru” ujar Abdul Somad.
Perumda Air Minum Tirta Kahuripan mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bogor untuk mengunjungi booth pelayanan selama event KaBogor Fest 2026 dan memanfaatkan berbagai layanan serta program yang tersedia.
“Petugas kami siap memberikan pelayanan prima dan memberikan penjelasan tuntas apabila ada aduan pelanggan, selain itu booth Tirta Kahuripan menyediakan berbagai doorprize dan pojok melukis anak bertemakan konservasi air. Untuk posisi booth Perumda Air Minum Tirta Kahuripan berada di area pelayanan publik tepatnya di selasar gate 2 stadion Pakansari.” tutupnya.
Untuk diketahui, moment HJB ke-544 kali ini, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan menghadirkan program Harga Spesial Sambungan Baru bagi kelompok tarif rumah tinggal (R3C–R4F). Program ini berlaku mulai 10 Mei hingga 30 Juni 2026 dengan biaya pemasangan hanya Rp 544.000,- dari harga normal Rp 1.600.000,- (syarat dan ketentuan berlaku)……..Ron
-
Ibukota5 days agoSekda Uus Lantik 21 Pejabat Baru di Pemprov DKI Jakarta
-
Nasional4 days agoMBG Tidak Dapat Dihentikan, Dr, John Palinggi Beri Solusi
-
Bodetabek4 days agoPT PMC Dorong Pengembangan Hortikultura dan Agrowisata, Penggarap Lahan Diajak Bermitra
-
Ibukota7 days agoDua Bulan Berlalu, Kasus Penganiayaan yang Dilaporkan ke Polres Jaktim Belum Temui Titik Terang

