Connect with us

Ibukota

Rayakan HUT ke -38 Bamus Betawi Promosikan Tarian Nusantara dan Gelar PSBB

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Ketua Umum Betawi Bangkit H. David Darmawan saat ditemui membeberkan kegiatan dan rencana Bamus Betawi dalam rangka memperingati hari ulang tahunnya (HUT) yang ke-38.

Mengawali perbincangannya Ketua Umum Betawi Bangkit H. David menjelaskan tentang asal muasal berdirinya Bamus Betawi, yang mana
Betawi Bangkit yang bernaung dibawah organisasi Bamus (Badan Musyawarah) Betawi Tulen yang diketuai H. Oding, dengan Sekjennya H. Moh. Ihsan, Sekretaris Majelis Adat kami Kyai Lutfi (imam besar FBR) dengan Ketua Majelis Adat kami mayjend (purn) Kong H. Eddy Nalapraya, ungkapnya

Sejak berdiri 1982 hingga saat ini telah banyak dinamika dan warna yang di jalani Bamus Betawi sebagai wadah sentral organisasi dan masyarakat Betawi, kata H. David Darmawan di kantor Sekretariat Khusus DPP FORKABI. Jl. Raya Kebon Jeruk No. 40 B Rt. 08 Rw. 05 Batusari Kebon Jeruk – Jakarta Barat, Kamis (4/6/2020).

Ditempat yang sama Bang DR. H. Azis Kafia, yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum BAMUS Betawi mengatakan pada bulan Juni merupakan Bulan Pancasila, Bulan Jakarta dan Bulan Bamus Betawi, jadi memasuki bulan Juni 2020 itu Bamus Betawi dibawah komando H. Zaenudin atau Bang H. Oding terus berbenah dan berinovasi, terlebih ditengah pandemi covid19, beberapa kegiatan telah kita laksanakan diantaranya menggelar aksi bhakti sosial se-Jabodetabek serta kerja bareng pimpinan MPR RI di lima wilayah Kota. Kali ini Bamus Betawi tengah mempersiapkan PSBB lanjutan, PSBB yang dimaksud adalah Pentas Seni Budaya Betawi Se-Jabodetabek, ujarnya

Lebih lanjut bang David selaku Ketua Umum Betawi Bangkit dan juga ditunjuk sebagai koordinator acara PSBB menyampaikan meski dalam suasana Pandemi covid-19, penggiat seni dan budaya harus tetap berkreasi, karenanya Bamus Betawi mendorong kepada pemerintah daerah se- Jabodetabek untuk lebih getol dan gigih memahami kearifan lokal (local wisdom) dan tentunya pada pelaksanaan PSBB nanti tetap kita melaksanakan standar protokol kesehatan sesuai aturan yang ditetapkan oleh pemerintah dan WHO dalam rangka pencegahan penularan dan pemutusan rantai covid-19, tegasnya

Itupun juga kita bahas ketika melakukan rapat pleno Bamus Betawi secara online pada Rabu, 3 Juni 2020 kemarin, kami membahas beberapa agenda dalam rangkaian milad Bamus Betawi ke-38, dalam hasil rapat tersebut agenda kedepan diselain menggelar Pagelaran Seni Budaya Betawi, Bamus juga akan menyelenggarakan PSBB (Pesan Spiritual BAMUS BETAWI) berupa kajian ruhani dari para Ulama Betawi dan generasi penerusnya yang akan di komandoi oleh KH. Ibnu Mulkan yang bertanggung jawab selaku Ketum IMANI (Inovasi Mubaligh Nurul Ibad Indonesia) yang juga selaku Rois Suriah PCNU Jaktim dan terlebih lagi Pengasuh Ponpes Nurul Ibad, Lubang Buaya-Jaktim.

BAMUS Betawi 1982 juga akan melaunching beberapa Buku tentang Kebetawian serta membedahnya. Disamping Diskusi dan bedah buku Bamus Betawi juga akan terus meningkatkan peran Bamus Betawi Rescue (BBR) yang telah melakukan bedah rumah dan posko tanggap bencana. Serta masih segudang agenda di bulan Juni hingga Agustus mendatang, demikian ditegaskan Bang H. Oding saat rapat kemarin, tambahnya

Pada hari Sabtu yang lalu tanggal 30 Mei 2020 Betawi Bangkit juga telah mengadakan acara Nusantara Dance Goes Virtual (Informasi Kesenian secara digital),” katanya

Lanjut Ketua Umum Betawi Bangkit H. David Darmawan, dengan melalui acara Nusantara Dance Goes Virtual ini kita dapat mempromosikan seni tari Nusantara kepada seluruh dunia agar kesenian Nusantara Khususnya Tarian dari berbagai daerah dapat lebih dikenal baik di negeri sendiri maupun di manca negara, apalagi dimasa pandemi Covid-19 ini, kami betawi bangkit secara total mengurangi kegiatan yang bersifat berkumpul sesuai arahan pemerintah, jadi dengan melakukan kegiatan Virtual seperti inilah kita bisa mengisi kegiatan secara positif,” ujarnya

Acara Nusantara Dance Goes Virtual yang di gelar di Ritz Carlton Residence, Jakarta Selatan sabtu kemarin, menampilkan beberapa kesenian tari dari beberapa daerah diantaranya Tari kesenian Betawi, Tari Kesenian Papua, Tari Kesenian Sulawesi dan berbagai macam tarian lainnya.

Lebih lanjut Ketua Umum Betawi Bangkit H. David Darmawan mengatakan,”tujuan diadakan kegiatan semacam ini adalah untuk memberikan semangat kepada para pencinta seni, para Ketua sanggar dan para penari, agar tetap semangat dan terus eksis berkarya memberikan yang terbaik kepada para penikmat seni lainnya baik di dalam negeri maupun diluar negeri melalui kegiatan secara Virtual,”ucap david

”Kemudian kegiatan Virtual ini juga merupakan langkah awal untuk pelaksanaan event online yg lebih besar lagi, kedepannya kita akan melaksanakan kembali event ini melalui Bamus Betawi Tulen yang akan di prakarsai bersama-sama dengan saya sendiri sebagai Ketua Umum Betawi Bangkit dan Wakil Bendahara Bamus Betawi Tulen, Insya Allah rencana Saya juga akan membawa kembali kesenian tari nusantara ke manca negara seperti the next world expo di Dubay, bila masa Pandemi Covid-19 ini sudah berakhir,” terang David

Walaupun di kondisi saat ini yang sangat menguras tenaga dan pikiran karena adanya pandemi covid-19, namun kita harus tetap dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan yang positif seperti yang kita laksanakan Sabtu kemarin acara Nusantara Dance Goes Virtual sehingga dapat mengangkat seni budaya dengan menggunakan teknologi informatika, tak lupa kegiatan ini juga merupakan salah satu program CSR perusahaan kami yaitu PT. Socentix ,”imbuhnya

Ketua Umum Betawi Bangkit yang selalu menjungjung slogannya; Betawi for All! All for Betawi ini juga berharap kedepannya kesenian tari Nusantara khususnya kesenian Betawi lebih dikenal dan dicintai oleh para kaum muda milenial serta lebih baik lagi seni tari yang kita tampilkan dapat pengakuan yang baik dari kalangan penikmat seni tari dari dalam negeri dan manca negara,” harap H.David Darmawan

Ibukota

DKI Jakarta Kembali Sabet Gelar Pemerintahan Terbaik Tahun 2025

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.- Pemprov DKI Jakarta kembali menyabet gelar Pemerintahan Terbaik tahun 2025 di ajang Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, dalam peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 yang digelar Di Plaza Kementerian Dalam Negeri, Senin (27/04/2026).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno usai menerima penghargaan mengatakan, prestasi tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran dalam meningkatkan pelayanan bagi masyarakat.

“Ini hasil kerja bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) DKI Jakarta sehingga kami dapat mempertahankan prestasi ini. Mudah-mudahan bisa terus dijaga pada tahun-tahun berikutnya,” ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Kemendagri atas penghargaan dan pembinaan yang terus diberikan kepada pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan. Ia berharap capaian ini mendorong Pemprov DKI meningkatkan kualitas tata kelola, pelayanan publik, serta efektivitas program pembangunan.

“Ke depan, Pemprov DKI Jakarta akan terus menjaga kinerja pemerintahan yang akuntabel, responsif, dan berdampak langsung bagi warga, sejalan dengan semangat otonomi daerah dan arah pembangunan nasional,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengapresiasi 29 kepala daerah yang hadir. Mereka dinilai mampu mengubah tantangan menjadi peluang melalui inovasi dan kinerja yang terukur.

“Para kepala daerah hari ini menunjukkan bahwa di balik retorika ada angka-angka yang bermakna, mulai dari kinerja pemerintahan, pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, hingga pengangguran terbuka, yang dirasakan langsung oleh warga,” ucapnya.

Menurut Wamendagri Bima, esensi otonomi daerah bukan sekadar pembagian kewenangan, melainkan tanggung jawab menghadirkan pelayanan publik yang nyata.

“Otonomi daerah harus diiringi ikhtiar berkelanjutan untuk memperkuat kelembagaan dan sumber daya manusia. Bukan hanya kepala daerah yang andal, tetapi juga jajaran OPD hingga tingkat kecamatan dan desa,” urainya.(Sutarno)

Continue Reading

Ibukota

Satpol PP DKI Jakarta Tegas,Tutup Kelab Malam di PIK Jakut Terkait Kasus Narkoba, Izin Usaha Dicabut

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menutup tempat usaha kelab malam White Rabbit PIK di kawasan mewah Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara. Penutupan dilakukan setelah izin usaha tempat hiburan tersebut dicabut.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan penindakan berupa penutupan dan penghentian kegiatan usaha dilakukan terhadap White Rabbit PIK. Lokasi usaha berada di kawasan PIK, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan.

“Penindakan ini merupakan bagian dari upaya penegakan Perda dan Perkada terhadap tempat usaha yang tidak memenuhi ketentuan perizinan dan kewajiban yang berlaku,” kata Satriadi dalam keterangannya, Jumat (24/4/2026).

Penutupan ini merupakan tindak lanjut dari pengungkapan kasus peredaran Narkoba yang dilakukan Bareskrim mabes Polri pada Maret 2026. Polisi turut melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi usaha White Rabbit, termasuk di PIK, Jakarta Utara. Pelaku dan sejumlah barang bukti juga telah diamankan.

Atas hal itu, Pemprov DKI melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta melakukan pengawasan dan pemantauan secara menyeluruh. Dari hasil tersebut, White Rabbit PIK dinyatakan melanggar Pasal 54 Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 18 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata.

Atas pelanggaran itu, Disparekraf DKI kemudian mengusulkan pencabutan izin usaha. Usulan tersebut ditindaklanjuti oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta dengan menerbitkan surat pencabutan perizinan berusaha pada 10 April 2026.

Izin usaha yang dicabut mencakup sejumlah kegiatan, mulai dari bar, restoran, rumah minum atau kafe, hingga karaoke yang berada dalam satu lokasi usaha tersebut.

Disparekraf DKI kemudian mengirimkan rekomendasi penutupan tempat usaha kepada Satpol PP pada 20 April 2026. Satpol PP kemudian melaksanakan penindakan berdasarkan surat tugas yang diterbitkan pada 21 April 2026.

Pemprov DKI Jakarta menegaskan penindakan ini merupakan bentuk komitmen dalam menjaga ketertiban umum serta memastikan seluruh pelaku usaha mematuhi peraturan yang berlaku.

“Pemprov DKI mengimbau seluruh pelaku usaha untuk menaati ketentuan perizinan dan regulasi yang ada agar tercipta iklim usaha yang tertib dan berkeadilan,” ujar Satriadi.(Sutarno)

Continue Reading

Ibukota

Capai 8.000 Ton per Hari, Penanganan Sampah dilakukan Secara Bertahap dan Terencana.

Published

on

By

JAKARTA, SENTANA – Pemerintah menargetkan pada Agustus 2026 pengiriman sampah organik ke TPST Bantar Gebang mulai berkurang, dan pada akhir Desember 2026 dihentikan sepenuhnya.

Selanjutnya pada tahun 2027, hanya sampah residu yang akan dikirim ke TPST Bantar Gebang, sementara sampah lainnya diharapkan sudah dapat ditangani langsung dari sumbernya melalui sistem yang lebih terintegrasi.

Pentingnya transformasi dalam pengelolaan sampah, baik dari sisi teknologi maupun manajerial, agar penanganan dapat berjalan efektif dan terukur. Selain itu, kawasan seperti hotel, restoran, industri, dan pasar didorong untuk mengelola sampahnya secara mandiri melalui pemilahan sejak awal.

Program pilah sampah ini juga menjadi langkah awal menuju penerapan sistem pengolahan sampah menjadi energi (waste to energy), yang membutuhkan kualitas sampah terpilah dengan baik dari masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, menyatakan dukungannya terhadap program tersebut dan mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam memilah sampah.

Melalui deklarasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung terciptanya sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Jakarta Utara.(Sutarno)

Continue Reading
Advertisement

Trending