Ibukota
Forkopimko Jakarta Utara Siagakan Personel dan Sarpras Antisipasi Bencana Musim Hujan
Jakarta, Hariansentana.com — Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan dan Rob Tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara Tahun 2023-2024 digelar di Plaza Barat, Kantor Walikota Administrasi Jakarta Utara, Kamis (30/11).
Apel menandakan kesiagaan petugas serta sarana dan prasarana (sarpras) dalam mengantisipasi bencana selama musim hujan.
Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara, Dr.Ali Maulana Hakim mengutarakan apel ini sebagai komitmen kesiapan Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) dalam mengantisipasi bencana selama musim hujan.
Baik petugas maupun sarpras telah dicek kesiapsiagaannya sehingga dapat diandalkan dalam mengantisipasi bencana.
“Apel ini tindak lanjut dari apel sebelumnya di tingkat Provinsi DKI Jakarta. Apel ini menunjukkan komitmen kepada masyarakat bahwa Forkopimko siap mengantisipasi bencana karena kami sudah cek petugas dan personel di apel ini,” tegas Ali Maulana Hakim saat ditemui di Plaza Barat, Kantor Walikota Administrasi Jakarta Utara, Kamis (30/11).
Apel dihadiri pimpinan Forkopimko Jakarta Utara, seperti Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Ferikson Tampubolon, dan Komandan Distrik Militer 0502 Jakarta Utara, Kolonel Today Tri Anggoro. Hadir pula Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, Yusuf Madjid.Kasatpol PP kota administrasi Jakarta Utara. Muhammadong.
Berbicara soal Standar Operasional Prosedur (SOP), Ali memastikan telah dimiliki sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing petugas.
Meski begitu, setiap petugas harus memperhatikan pengarahan dari Pos Komando (Posko) yang berada di tingkat Kota, Kecamatan, dan Kelurahan.
“Posko kita siap siagakan. Bahkan kita sedang mengkoordinasikan agar seluruhnya hingga pihak stakeholder (swasta) juga terintegrasi dalam Posko,” ungkapnya.
Sedangkan bagi masyarakat, Ali mengimbau untuk berperan aktif mengantisipasi bencana di musim hujan dengan menjaga kebersihan lingkungan.
Minimal dengan tidak membuang sampah sembarang dan membersihkan saluran air.
“Apel ini tanda warning kita, ayo kita mulai siap siaga, masyarakat mulai bertanggung jawab terhadap lingkungannya masing-masing. Bersihkan saluran dan buanglah sampah pada tempatnya,” imbaunya.(Sutarno)
Ibukota
Wujud Kepedulian, DWP dan PKK Walikota Jakarta Utara Bantu Kebutuhan Ibadah Santri di Ponpes Nurul Jalal Warakas
Jakarta, Hariansentana.com – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa saat jajaran Dharma Wanita Persatuan (DWP) bersama Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Utara mengunjungi Pondok Pesantren Nurul Jalal di Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jumat (22/5).
Dalam kunjungan tersebut, DWP Kota Administrasi Jakarta Utara menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah dan Al-Qur’an sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan agama bagi generasi muda.
Ketua DWP Kota Administrasi Jakarta Utara, Fida Hendra Hidayat mengatakan, kunjungan ini juga menjadi momentum penyerahan titipan wakaf dari Ketua DWP Provinsi DKI Jakarta berupa 48 mushaf Al-Qur’an untuk para santri.
Selain itu, DWP bersama Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Utara turut memberikan bantuan berupa 50 mukena, 50 sarung, serta 20 pasang sandal guna menunjang kebutuhan ibadah di lingkungan pondok pesantren.
“Kehadiran kami di sini merupakan bentuk kepedulian dan cinta terhadap pendidikan agama. Kami berharap bantuan ini dapat mendukung aktivitas ibadah adik-adik santri di pondok pesantren ini,” ujar Fida.
Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para santri dalam menuntut ilmu dan membentuk generasi penerus Islam yang berakhlakul karimah. Menurutnya, donasi yang diberikan juga diharapkan menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi.
Dalam kesempatan itu, Fida turut memberikan motivasi kepada para santri agar terus semangat belajar dan menghormati para guru. “Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh dan hormatilah guru-guru kalian. Jadilah generasi yang membanggakan, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi agama dan bangsa,” pesannya.
Direktur Pondok Pesantren Nurul Jalal, Wahyu Misbach menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan DWP dan PKK Jakarta Utara. Ia menilai bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi kebutuhan para santri sehari-hari. “Terima kasih sedalam-dalamnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Kunjungan ini menjadi penyemangat bagi kami sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah dan lembaga pendidikan agama,” tuturnya.
Rasa syukur juga disampaikan salah seorang santriwati kelas IX Tsanawiyah, Ramdani Putri Anisya (15). Ia mengaku senang dan terbantu dengan adanya bantuan perlengkapan ibadah untuk pondok pesantrennya.
“Alhamdullilah, Saya sangat berterima kasih pada Bu Fida Hendra Hidayat ketua TP. PKK Jakarta Utara karena bantuan ini sangat membantu Pondok Pesantren Nurul Jalal dan para santri di sini,” ujarnya.(Sutarno)
Ibukota
Peringati Harkitnas ke – 118 di Kantor Walikota Jakut, Warga Inspiratif di Berikan Piagam Penghargaan
Jakarta, Hariansentana.com.- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, dan Organisasi Kepemudaan Perwakilan Mahasiswa menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di halaman Plaza Barat Kantor Wali Kota Jakarta Utara,.Rabu (20/05/2026).
Dengan mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” sebagai momentum penting untuk menumbuhkan semangat persatuan, nasionalisme dan kesadaran berbangsa ini dipimpin oleh Wakil Walikota Jakut Fredy Setiawan.
Dalam kesempatan itu, sambutan dari Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid yang dibacakan oleh Wakil Walikota Fredy Seriawan mengatakan, hari ini, seluruh masyarakat kembali merefleksikan momentum fundamental yang merujuk pada berdirinya organisasi Budi Utomo pada 1908. Sejarah mencatat, peristiwa tersebut adalah fajar menyingsing bagi kesadaran berbangsa.
“Pada momen itu, kita ketahui kaum terpelajar mulai mengonsolidasikan kekuatan melalui pemikiran dan organisasi, melampaui sekat-sekat kedaerahan yang selama berabad-abad menjadi titik lemah perjuangan,” ujarnya, Rabu (20/5).

Ia menuturkan, semangat 1908 adalah tonggak perlawanan fisik mulai ditransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik demi kedaulatan bangsa yang bermartabat. Secara filosofis, Kebangkitan nasional merupakan sebuah proses dinamis bersifat mutatis mutandis yang artinya menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri.
“Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” ucapnya.
Ketua panitia pelaksana bersama Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 tingkat Kota Jakarta Utara, Irwanto mengatakan, selain melaksanakan upacara, dalam kegiatan hari ini juga diisi dengan kegiatan donor darah, cek kesehatan gratis, pembagian buku pahlawan bagi siswa PAUD, serta pemberian piagam penghargaan dari Wali Kota bagi warga inspiratif.
Salah satunya Tri Krisna Mukti (RW.GenZ) ketua RW 02 kelurahan Pademangan Barat.menggatakan pada Media Hariansentana.com Kami sangat mengaspresiasi dan bangga terhadap Hendra Hidayat Walikota administrasi Jakarta Utara.” Beliau yang selalu mendukung generasi muda untuk maju di segala bidang.memberi suport dan inovatif, inovasi.
“Kami berharap kedepan, kegiatan ini khususnya untuk aspirasi kepada warga Inspiratif yang belum tersentuh oleh tingkat Pemerintah Provinsi, kita tetap berikan penghargaan kepada mereka di tiap-tiap momen kegiatan hari besar nasional,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Forum OKP Jakarta Utara, Iwan Iryansyah Setiawan dikesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Walikota dan Forum Koordinasi Pimpinan Kota (FORKOPIMKO) dan juga seluruh panitia yang telah sukses melaksanakan agenda upacara Hari Kebangkitan Nasional.
“Saya salut dan bangga kepada seluruh peserta, panitia, ormas dan pihak terkait yang turut mendukung kegiatan upacara Hari Kebangkitan Nasional,”ujar Iwan.
Dikesempatan itu Ia pun berharap, kegiatan ini dapat terus dilaksanakan pada kegiatan-kegiatan kebangsaan agar supaya kita semangat dan bangkit.
Ketua Dewan Kota Jakarta Utara, Saipul Abu Gozala, S.H.,di dampingi Andi Noviandri Dekot perwakilan Kecamatan Pademangan usai menyerahkan sejumlah penghargaan bagi masyarakat Jakarta Utara yang mempunyai kontribusi baik di bidang lingkungan, pendidikan, kepemudaan dan pemerintahan menambahkan, “Piagam ini sebagai apresiasi dari Walikota Jakarta Utara dan kita dari Dewan Kota mendukung serta mengawal setiap progres yang memberikan manfaat bagi Jakarta Utara,” ujarnya. (Sutarno)
Ibukota
LH Kecamatan Penjaringan Sosialisasikan Tindak Lanjut Ingub, RT Keluhkan Fasilitas Pengelolaan Sampah
Jakarta, Hariansentana.com.– Sosialisasi tindak lanjut Instruksi Gubernur (Ingub) terkait pengelolaan dan pemilahan sampah yang dilakukan jajaran Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup (Satpel LH) Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, menuai keluhan dari sejumlah pengurus RT di wilayah Kelurahan Kapuk Muara.
Pasalnya, program pemilahan sampah dinilai belum didukung fasilitas penunjang yang memadai, seperti penyediaan tong sampah untuk kategori organik, anorganik, B3, dan residu.
Ketua RT 07 RW 04 Kapuk Muara, Sunarno, ( ketua Pokja PWI Jakut) mengatakan program yang digagas Gubernur DKI Jakarta tersebut pada dasarnya sangat baik. Namun, menurutnya, keberhasilan program juga harus diimbangi dengan pemenuhan sarana dan prasarana pengelolaan sampah di lingkungan warga.
“Program Pak Pramono Anung Gubernur sangat bagus, tetapi hak-hak pengelolaan sampah juga harus dipenuhi, seperti penyediaan tong sampah organik, anorganik, B3, dan residu. Kalau fasilitas itu tersedia, saya yakin Instruksi Gubernur bisa berjalan sukses,” ujar Sunarno.
Ia menilai, seharusnya fasilitas tempat sampah diberikan kepada para RT agar proses pemilahan dan pengelolaan sampah dapat berjalan sesuai ketentuan Ingub.
“Seharusnya tong sampah diberikan kepada para RT, sehingga pengelolaan sampah di lingkungan dapat berjalan sesuai Intruksi Gubernur,” katanya. Kamis ( 21/5/2026).

Selain persoalan fasilitas, Sunarno juga menyoroti masih terjadinya penumpukan sampah di sejumlah titik di wilayah Kapuk Muara. Ia mengaku sempat mempertanyakan hal tersebut kepada petugas Lingkungan Hidup saat sosialisasi berlangsung.saya mengharapkan Walikota administrasi Jakarta Utara Hendra Hidayat untuk mengevaluasi kinerja Kasatpel LH kecamatan Penjaringan.
Menurut keterangan yang diterimanya dari salah satu petugas, armada pengangkut sampah yang beroperasi disebut tidak seluruhnya berjalan optimal.
“Tadi disampaikan ada sekitar 53 armada, tetapi yang berjalan hanya sekitar 50 persen. Sementara sampah masih terlihat menumpuk di sejumlah lokasi,” ungkapnya.
Sunarno mengaku kecewa lantaran pertanyaan terkait pengangkutan sampah tidak mendapatkan penjelasan yang memuaskan dari petugas yang hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut.
“Saya kecewa karena saat ditanya soal pengangkutan sampah, tidak ada jawaban yang jelas. Padahal petugas tersebut hadir mewakili Satpel LH Kecamatan Penjaringan,” katanya.
Ia berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat segera menyediakan fasilitas pendukung pengelolaan sampah agar program pemilahan sampah berjalan efektif dan sesuai harapan masyarakat.
“Saya berharap Pemprov DKI Jakarta dapat menyediakan tong sampah dan sarana pendukung lainnya supaya program pengelolaan sampah benar-benar bisa berjalan dengan baik di lingkungan masyarakat,” tutupnya.(Sutarno)
-
Ibukota4 days agoPramono Anung Lantik 884 Pejabat Pemprov DKI Jakarta,Pastikan Proses Mutasi Berdasarkan Sistem Merit.
-
Polhukam6 days agoKorupsi Mesin Jahit Jaktim Dibongkar, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Polhukam3 days agoLSM PRB Minta Bupati Bogor Evaluasi Putusan PTUN Bandung Soal Kelalaian di Sentul
-
Ibukota4 days agoKelurahan Ancol Lakukan Penataan Kawasan TW II Tahun 2026. di Jalan Ancol Barat VI

