Olahraga
Didukung Harita Nickel, Irwandi Fokatea Raih Dua Medali di Kejurnas Atletik 2022
Jakarta, HarianSentana.com – Atlit atletik asal Maluku Utara, Irwandi Fokatea (21), didukung Harita Nickel kembali menorehkan prestasi membanggakan saat turun berkompetisi di Kejurnas Atletik 2022. Irwandi meraih posisi Juara 2 di kelas 800 meter dan Juara 2 di kelas 1.500 meter kategori senior.
Kejurnas yang digelar oleh Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) ini berlangsung pada 6-11 Agustus 2022 di Stadion Tri Lomba Juang, Semarang, Jawa Tengah. Dan melombakan 124 nomor diikuti 1.500 atlet dari 34 provinsi dengan kategori U-18, U-20 dan Senior.
Sebelumnya pada kejuaraan Athletics Open Danjen Kopassus Cup yang digelar di Jakarta 2–5 Juni 2022, dengan dukungan Harita Nickel, Irwandi menorehkan Juara 1 pada nomor 1.500 meter putra kategori umum dan Juara 2 pada nomor 800 meter putra kategori umum.
Bagi atlet kelahiran Fatce, Kepulauan Sula, Maluku Utara pada 2001 ini, keberhasilannya naik podium di Kejurnas Atletik 2022 melalui dua nomor spesialisasinya tersebut sangat berarti. Di Kejurnas ini Irwandi harus bersaing ketat dengan dengan atlet-atlet senior yang lebih berpengalaman. Ada yang menyandang juara PON, ataupun pernah mengikuti Kejuaraan Asia.
“Alhamdulillah, puji syukur di Kejurnas ini saya bisa dapat urutan kedua dari seluruh Indonesia, ini prestasi yang cukup membanggakan buat saya. Dan saya ucapkan terima kasih karena atas bantuan dari Harita Nickel yang sudah mendukung, sehingga saya bisa ikut bertanding di Kejurnas ini,” kata Irwandi, di Ternate baru-baru ini.
Irwandi mengungkapkan, dengan dukungan Harita Nickel saat kejuaraan tersebut, dia dan pelatihnya Bahrin Omamoi bisa mendapat akomodasi yang nyaman serta dekat dengan tempat pertandingan.
“Dengan fasilitas yang nyaman saya bisa fokus bertanding dan Alhamdulillah bisa menorehkan prestasi kembali,” kata Irwandi.
Ia juga berharap, pihak Harita Nikcel akan selalu bisa mendukungnya saat ada kejuaraan atletik tingkat nasional ataupun tingkat internasional ke depannya.
“Dari kecil sampai sekarang saya memiliki cita-cita supaya bisa mewakili Indonesia di ajang internasional,” kata dia optimis.
Rasa bangga juga tak dapat disembunyikan oleh Bahrin Omamoi, sang pelatih atas keberhasilan anak asuhnya tersebut. “ Di Kejurnas Atletik 2022 ini Irwandi juara 2 di nomor 800 meter senior dan di nomor 1.500 meter dengan catatan waktu yang lebih baik dari sebelumnya,” kata Bahrin.
Senada dengan Irwandi, Bahrin juga mengakui bahwa dukungan dari Harita Nickel menjadi salah satu faktor yang membuat semangat Irwandi berkompetisi lebih keras sehingga perbaikan catatan waktunya pun meningkat cukup tajam.
Pada kejuaraan Athletics Open Danjen Kopassus Cup di nomor 1,500 meter meraih juara 1 dengan catatan waktu 4:11.68. Sedangkan di nomor 800 meter Irwandi meraih juara 2 dengan catatan waku 1:55.92.
“Di Kejurnas Atletik 2022 kemarin Irwandi menorehkan Juara 2 di nomor 1.500 meter dengan catatan waktu 4:05, 57 dan Juara 2 di nomor 800 meter dengan catatan waktu 1:55,90 jadi cukup signifikan perbaikan catatan waktunya,” kata Bahrin.
Bahrin pun menyatakan rasa terima kasihnya kepada Harita Nickel yang sudah memperhatikan atlet asuhnya tersebut dengan menanggung seluruh biaya akomodasi, transportasi hingga uang saku. Sebelumnya jika sedang mengikuti kejuaraan atletik di luar daerah, mereka selalu memilih lokasi akomodasi yang apa adanya karena keterbatasan biaya.
“Kami belum pernah merasakan akomodasi yang bagus. Tetapi dengan dukungan Harita Nickel kami bisa mendapatkan akomodasi yang jauh lebih baik, sehingga secara psikologis Irwandi bisa lebih fokus dan lebih tajam konsentrasinya saat bertanding,” kata Bahrin.
Sementara Head of External Relations Harita Nickel, Stevi Thomas menyambut baik atas prestasi yang kembali ditorehkan Irwandi di Kejurnas Atletik. Stevi menyatakan Harita Nickel sangat bangga dan terus mendukung Irwandi untuk berprestasi lebih tinggi lagi.
“Semoga dari torehan prestasi Irwandi ini bisa memberikan motivasi dan inspirasi bagi para pemuda di Maluku Utara, sehingga bisa lahir Irwandi-Irwandi lainnya yang berprestasi di bidang olah raga dan mengharumkan nama Maluku Utara di kancah nasional maupun internaional,” kata Stevi.
Menurut Stevi, Harita Nickel sebagai perusahaan tambang dan hilirisasi nikel yang beroperasi di Maluku Utara akan selalu mendukung individu-individu putra daerah yang berprestasi dan mengharumkan nama Maluku Utara.
“Harita Nickel sangat senang sekali bisa mendukung putra daerah Maluku Utara yang memiliki prestasi di tingkat nasional ataupun internasional. Ini sesuai dengan visi dan misi Harita Nickel untuk memberikan kontribusi terbaik bagi pemangku kepentingan dan bangsa dalam hal ini putra daerah Maluku Utara,” tukasnya.
“Keunggulan berkelanjutan melalui peningkatan manusia dan proses yang berkesinambungan merupakan bagian dari misi dari Harita Nickel,” sambungnya.(s)
Olahraga
Turnamen Futsal 2026 Pelajar se-Tangerang Raya, Warnai May Day Cup 2026
TANGERANG, SENTANA – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 sekaligus membangun semangat persatuan antar pelajar, telah diselenggarakan kegiatan Futsal Mayday Cup 2026 berupa turnamen futsal antar pelajar SMA/SMK se-Tangerang Raya pada Jum’at (1 Mei 2026), bertempat di Lapangan Futsal King, Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Kegiatan ini mengusung tema “Bersatu Jaga Kamtibmas, Stop Tawuran, anarkis, vandalisme dan Tolak Narkoba” sebagai bentuk kampanye positif kepada generasi muda agar menjauhi aksi kekerasan, tawuran pelajar, penyalahgunaan narkoba, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Turnamen ini diikuti puluhan sekolah dari berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang dan sekitarnya, di antaranya: SMK Yupentek 2, SMA Negeri 31 Kabupaten Tangerang, SMK Kharisma, SMAN 19 Kabupaten Tangerang, SMK Bina Karya, SMAN 2 Kabupaten Tangerang, SMAN 32 Kabupaten Tangerang, SMK Putra Perdana Indonesia, SMAN 15 Kabupaten Tangerang, SMK Bina Putra Mandiri, SMKS Citra Nusantara, SMAN 17 Kabupaten Tangerang, SMAN 3 Kabupaten Tangerang, SMKN 1 Kabupaten Tangerang, SMK Kusuma Bangsa, SMKN 7 Kabupaten Tangerang, SMAN 1 Balaraja, SMK Khorvie, SMK Pembangunan 2, SMAN 7, SMK Yapika, SMK 83 Legok, SMK Mandiri Balaraja, SMK Yupentek 3, SMAN 6 Kabupaten Tangerang, SMK PGRI 109, SMK Veteran, SMA Islamic Telaga, SMA Tarakanita, SMKN 2 Sepatan, SMAN 18 Kabupaten Tangerang, SMK Pembangunan 21.

Melalui keterangannya, Jum’at (1/5), Panitia berharap, kegiatan Futsal Mayday Cup 2026 dapat menjadi contoh kegiatan positif bagi kalangan pelajar serta mendorong generasi muda untuk lebih aktif dalam kegiatan olahraga, menjaga persatuan dan bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, damai, serta bebas dari tawuran dan narkoba.
“Dengan semangat sportivitas dan persaudaraan, seluruh peserta diharapkan dapat menjunjung tinggi fair play serta menjadi pelopor pelajar yang cinta damai demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Tangerang Raya,” ujarnya.
Menurutnya, Pelajar Bersatu, Sekolah Aman, Tawuran dan anarkis Hilang, Narkoba Dilawan.
“Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi dan mempererat solidaritas antar pelajar agar tercipta hubungan yang harmonis serta mengurangi potensi konflik antar sekolah,” pungkasnya. (Red).
Olahraga
Liga SSB U-17 Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda
DEMAK, SENTANA – Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026 kembali digelar sebagai bagian dari upaya pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Demak.
Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana strategis dalam mengembangkan bakat, meningkatkan persatuan, serta mengasah keterampilan individu maupun kerja sama tim bagi para pemain muda.
Melalui keterangannya, Selasa (21/4), Ketua panitia, Sunarto menegaskan bahwa, kompetisi ini memiliki peran penting dalam membentuk generasi atlet yang berkualitas.
“Melalui kompetisi ini, tim dapat mengukur kemampuan, meraih prestasi, serta membangun karakter pemain melalui nilai-nilai sportivitas,” ujarnya.

FOTO BERSAMA-Ketua DPRD Demak, H. Zayinul Fata, SE (tengah baju putih) foto bersama Ketua panitia, Sunarto, Sekretaris panitia, M. Abdul Latif dan Panitia, saat acara. (Foto Ist).
Senada dengan itu, Sekretaris panitia, M. Abdul Latif, menyampaikan bahwa, liga ini juga menjadi ajang mempererat persaudaraan antar Sekolah Sepak Bola (SSB) di wilayah Demak dan sekitarnya.
Menurutnya, semangat kebersamaan dan fair play menjadi fondasi utama dalam setiap pertandingan.
Lebih jauh, kehadiran “Sultan Fatah Cup” diharapkan mampu menjadi tolok ukur perkembangan kemampuan para pemain muda.
Tidak hanya dari sisi teknik, tetapi juga mental bertanding dan kedisiplinan.
Kompetisi seperti ini dinilai penting untuk mempersiapkan atlet menuju jenjang yang lebih tinggi, baik di tingkat regional maupun nasional.
Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026 merupakan langkah positif dalam membangun ekosistem sepak bola yang sehat di daerah.
Namun, konsistensi dalam pembinaan pasca kompetisi menjadi kunci utama agar potensi pemain tidak berhenti hanya di turnamen semata.
Dengan pengelolaan yang baik dan dukungan semua pihak, ajang ini berpotensi melahirkan bibit-bibit unggul yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter kuat, menjunjung tinggi sportivitas, dan mampu membawa nama baik daerah di masa depan. (Red).
Olahraga
Rakernas PBMI 2026 Rudy Golden Boy Siap Kolaborasi, Muaythai Bangkit!
JAKARTA — Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Muaythai Indonesia 2026 kembali memunculkan suara lantang dari kalangan atlet. Salah satunya datang dari Rudy Agustian, yang dikenal dengan julukan “Golden Boy”. Dalam wawancara usai agenda Rakernas, ia menilai forum tersebut sebagai titik balik pembenahan organisasi sekaligus momentum membersihkan praktik kepengurusan yang dinilai merugikan atlet.
Menurut Rudy, Rakernas kali ini menghadirkan energi baru yang lebih berpihak kepada atlet. Ia bahkan menyebut sejumlah pengurus yang selama ini dinilai bermasalah telah tersingkir dari struktur organisasi.
“Rakernas ini sangat positif. Pengurus-pengurus yang selama ini membuat atlet jadi korban sudah disingkirkan,” kata Rudy.
Kritik Keras terhadap Pengurus Lama
Sebagai atlet yang mengaku telah lama berkecimpung di dunia Muaythai nasional, Rudy menyampaikan kritik tajam terhadap pola kepengurusan sebelumnya. Ia mengklaim dirinya termasuk atlet yang pernah dirugikan oleh kebijakan yang tidak berpihak pada pembinaan.
“Basic saya atlet. Saya juga korban dari pengurus yang tidak amanah,” ujarnya.
Rudy menilai dinamika mosi tidak percaya yang sempat mencuat lebih merupakan upaya segelintir pihak yang tidak puas terhadap kepemimpinan saat ini. Ia bahkan menyebut tindakan tersebut sebagai langkah tidak etis.
“Kalau keinginannya tidak dipenuhi, mereka mencoba mengkudeta. Itu tidak etis,” katanya.
Dorong Reformasi Regulasi dan Sistem Pembinaan
Salah satu sorotan utama Rudy adalah perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang dinilai lebih progresif. Ia menilai kebijakan baru membuka ruang yang lebih luas bagi perkembangan atlet, terutama dengan menghapus sejumlah pembatasan.
Beberapa perubahan penting yang ia soroti antara lain:
- Atlet kini dapat berpindah dari jalur profesional ke amatir, maupun sebaliknya
- Batasan usia yang sebelumnya membatasi atlet kini dihapus, mengikuti standar federasi internasional
- Penambahan jalur profesional sebagai bagian dari sistem pembinaan
“Dulu aturan dipakai untuk menyegal atlet. Sekarang sudah lebih fleksibel dan menguntungkan,” ujar Rudy.
Ia menambahkan bahwa batasan usia sebelumnya membuat banyak atlet potensial kehilangan kesempatan bertanding, padahal performa terbaik sering datang di usia matang.
Profesionalisasi Jadi Kunci
Rudy menekankan pentingnya peningkatan jam terbang sebagai kunci utama peningkatan prestasi. Ia menilai selama ini atlet Indonesia tertinggal dari negara lain seperti Malaysia karena minimnya frekuensi pertandingan.
“Amatir itu kadang setahun sekali atau dua kali. Sementara negara lain jauh lebih aktif,” katanya.
Dengan hadirnya jalur profesional dan event-event baru, ia optimistis kualitas atlet Indonesia akan meningkat signifikan.
Sportainment dan Inovasi Event
Selain aspek kompetisi, Rudy juga mendorong pengembangan konsep pertandingan berbasis hiburan atau sportainment. Ia menilai pendekatan ini penting untuk menarik minat publik sekaligus memberikan nilai tambah bagi atlet.
Melalui event yang ia gagas, seperti “Baku Hantam”, Rudy mencoba menggabungkan unsur olahraga dan hiburan. Ke depan, ia melihat potensi pengembangan konsep “Street Muay Thai” sebagai inovasi baru.
“Kenapa tidak Muaythai juga dibuat lebih menarik secara hiburan? Itu bagus untuk atlet dan penonton,” ujarnya.
Dukung Event Profesional Nyala Combat
Rudy menyambut positif rencana penyelenggaraan event profesional seperti Nyala Combat. Ia bahkan menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dan mendukung penuh program tersebut.
“Ini sangat bagus. Kita siap mendampingi, support, dan kolaborasi,” kata Rudy.
Ia juga memastikan bahwa atlet-atlet binaannya telah dipersiapkan untuk tampil dalam ajang tersebut. Menurutnya, Indonesia memiliki banyak talenta yang siap bersaing, baik di level nasional maupun internasional.
“Kita punya banyak atlet. Tinggal dipilih dan disiapkan,” ujarnya.
Restrukturisasi Pengurus Daerah
Dalam aspek organisasi, Rudy mengungkapkan bahwa akan ada penunjukan sekitar 30 pelaksana tugas (PLT) di berbagai daerah untuk menggantikan kepengurusan yang dibekukan.
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat implementasi program pembinaan serta memastikan bahwa kepengurusan di daerah diisi oleh individu yang memiliki visi yang sama.
“Mereka akan menjalankan program dan membentuk ulang kepengurusan yang amanah,” kata Rudy.
Target SEA Games dan Harapan Atlet
Menatap agenda internasional seperti SEA Games, Rudy berharap kepengurusan baru dapat bekerja secara konsisten dan tidak sekadar menyampaikan janji.
Ia mengakui memiliki pengalaman kurang menyenangkan di jalur amatir, yang sempat membuatnya beralih membangun ekosistem sendiri melalui event profesional.
“Saya sempat trauma di amatir. Makanya saya buat event sendiri,” ujarnya.
Namun, dengan perubahan yang terjadi saat ini, Rudy kembali menaruh harapan besar terhadap masa depan Muaythai Indonesia.
“Saya harap dengan kepemimpinan baru, Muaythai Indonesia bisa benar-benar maju,” katanya. (Wly)
-
Polhukam6 days agoJohan : Ada Perbedaan Kebijakan Antara Gubernur Jabar dan Bupati Bogor terkait Izin Usaha di Kabupaten Bogor
-
Ibukota5 days agoDKI Jakarta Kembali Sabet Gelar Pemerintahan Terbaik Tahun 2025
-
Opini4 days agoMelawan “Senyapnya Narasi”: Jiwa Kirana dan Kebangkitan Tradisi Magelang di Panggung Digital Dunia
-
Ibukota3 days agoHendra Hidayat Pimpin Gerakan Menanam di Jakarta Utara

