Olahraga
Turnamen Bola Voli Danpuspenerbad Cup ke-1 Tingkat SMP dan SMA Setangsel Resmi Ditutup
Tanggerang, Hariansentana.com — Komandan Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat (Danpuspenerbad) Mayjen TNI Toto Nugroho S.I.P., M.Si. resmi menutup turnamen Bola Voli Danpuspenerbad Cup, dalam rangka HUT ke-64 Penerbad tahun 2023, dengan menyerahkan piala bergilir dan uang pembinaan bagi pemenang juara baik putra dan putri di Lapangan Bola Voli Mapuspenerbad, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten. Selasa (07/11/2023).

Hadir dalam acara penutupan Wadanpuspenerbad (Brigjen TNI A.Yudi Hartono, S.Sos., M.M., M.Han), Irpuspenerbad (Brigjen TNI Asyik Rudianto, S.Mn., M.M), Dirum Puspenerbad (Brigjen TNI Anak Agung Ngurah Romy S.), Dirbinopslat (Kol Cpn Zulfirman Caniago, S.I.P.), Dirbinslambangja (Kol Cpn M. Taufik A., M.Mgt,Stud), Pamen Ahli (Kol Cpl Ir. Muhammad Ali), Kasubditbindik (Kol Cpn Rhino Charles Tuwo, M.Sc., M.P.M.),Nasrul Fuad, S.I.P Sekdispora serta Momon Ketua Harian Pengurus Besar Bola Voli Tangsel (PBVSI Tangsel).
Mayjen TNI Toto Nugroho, mengatakan, alhamdulillah dan bersyukur kepada Tuhan hari ini kita menutup kegiatan Turnamen Bola Voli Danpuspenerbad Cup ke-1 tingkat SMP dan SMA Se Kota Tangerang Selatan dalam rangka menyambut hari ulang tahun Penerbangan TNI Angkatan Darat (Penerbad), yang di ikuti sebanyak 32 tim dari berbagai sekolah, dengan tujuan selain menyabut HUT Penerbad ke 64 tahun 2023, kami dari Puspenerbad akan mencoba lebih mendekatkan diri dengan masyarakat maupun dengan anak-anak kita khususnya Tangsel.
Ulang tahun ke-64 Penerbad tahun ini kita angkat tema “Penerbangan TNI Angkatan Darat Modern, Profesional dan Andal” sekaligus membangun kebersamaan masyarakat, nah momen mendekatkan dengan masyarakat ini yang kita lakukan yaitu selama satu minggu ini melaksanakan turnamen bola voli, selain itu kita akan membantu pemerintah kota Tangsel untuk mencari bibit-bibit unggul khususnya untuk atlet bola voli.

Soal Prestasi pemain bola voli Tangsel cukup luar biasa, terlihat saat pertandingan dari awal, saya juga kaget permainan mereka bukan permainan amatiran lagi, tetapi ini sudah menunjukan permainan yang berkelas untuk setingkat Sekolah SMP dan SMA. Ungkap Jenderal Toto Nugroho.
Kami berharap kedepannya, kami juga sudah koordinasi dengan Dispora bahwa ini akan di jadikan agenda tahunan, ada piala bergilir yang akan di perebutkan disini setiap bulan November di tahun itu, kami akan adakan kegiatan.
“Karna ini baru pertama kita laksanakan maka tahun ini baru cuma dilaksanakan turnamen Bola Voli, mudah-mudahan kedepannya selain bola voli kita akan tambah lagi turnamen lainnya mungkin Sepak bola, Tenis meja, Bulutangkis, Futsal dan lain nya”. Tegas Danpuspenerbad
Selain itu, dengan adanya turnamen ini, sekaligus kami mengkampanyekan agar anak-anak bisa kebih dekat dan mengenal TNI khususnya Puspenerbad, sehingga dari situlah ketika mereka akan menjadi anggota TNI kedepannya, baik laki-laki maupun perempuan mereka sudah tau apa yang mereka harus lakukan, inilah sebagai tanda kontribusi kita terhadap pemerintah kota Tangsel.
Dan pada puncak acara, lanjut Toto Nugroho, tanggal 15 November 2023 kita akan melaksanakan bakti sosial, yaitu Donor Darah, Bansos, Stunting, Pembagian kaca mata gratis untuk anak Sekolah Dasar (SD), Ziarah ke TMP, anjangsana kepada sesepuh Penerbad, Wisuda Purna Wira Penerbad, jalan santai, syukuran dan doa bersama”. pungkasnya.
Diketahui, dari 32 Tim yang ikut terdapat, Juara pertama Voli Putri dari SMAS Arief Rahman Hakim Bintaro dengan hadiah Rp 5 juta dan dapat piala tetap serta piala bergilir, Juara 2 SMAS Darusalam Ciputat hadiah Rp 3 juta dan dapat piala , Juara 3 SMAN 1 Ciputat hadiah Rp 2 juta dan dapat piala, Juara 4 SMAN 7 hadiah Rp 1 juta 750 rb dan dapat piala.
sedangkan untuk Putra juara 1 SMAS Arief Rahman Hakim Bintaro hadiah Rp 5 juta dan dapat piala tetap serta piala bergilir, Juara ke 2 SMA Darusalam Ciputat hadiah Rp 3 juta dan dapat piala, Juara 3 SMAN 8 Tangsel hadiah Rp 2 juta dan dapat piala, Juara 4 SMAN 7 Tangsel hadiah Rp 1 juta 750 rb dan dapat piala. Acara penutupan berlangsung aman, lancar dan suasana gembira. (Pen Puspenerbad)
Olahraga
Turnamen Futsal 2026 Pelajar se-Tangerang Raya, Warnai May Day Cup 2026
TANGERANG, SENTANA – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 sekaligus membangun semangat persatuan antar pelajar, telah diselenggarakan kegiatan Futsal Mayday Cup 2026 berupa turnamen futsal antar pelajar SMA/SMK se-Tangerang Raya pada Jum’at (1 Mei 2026), bertempat di Lapangan Futsal King, Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Kegiatan ini mengusung tema “Bersatu Jaga Kamtibmas, Stop Tawuran, anarkis, vandalisme dan Tolak Narkoba” sebagai bentuk kampanye positif kepada generasi muda agar menjauhi aksi kekerasan, tawuran pelajar, penyalahgunaan narkoba, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Turnamen ini diikuti puluhan sekolah dari berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang dan sekitarnya, di antaranya: SMK Yupentek 2, SMA Negeri 31 Kabupaten Tangerang, SMK Kharisma, SMAN 19 Kabupaten Tangerang, SMK Bina Karya, SMAN 2 Kabupaten Tangerang, SMAN 32 Kabupaten Tangerang, SMK Putra Perdana Indonesia, SMAN 15 Kabupaten Tangerang, SMK Bina Putra Mandiri, SMKS Citra Nusantara, SMAN 17 Kabupaten Tangerang, SMAN 3 Kabupaten Tangerang, SMKN 1 Kabupaten Tangerang, SMK Kusuma Bangsa, SMKN 7 Kabupaten Tangerang, SMAN 1 Balaraja, SMK Khorvie, SMK Pembangunan 2, SMAN 7, SMK Yapika, SMK 83 Legok, SMK Mandiri Balaraja, SMK Yupentek 3, SMAN 6 Kabupaten Tangerang, SMK PGRI 109, SMK Veteran, SMA Islamic Telaga, SMA Tarakanita, SMKN 2 Sepatan, SMAN 18 Kabupaten Tangerang, SMK Pembangunan 21.

Melalui keterangannya, Jum’at (1/5), Panitia berharap, kegiatan Futsal Mayday Cup 2026 dapat menjadi contoh kegiatan positif bagi kalangan pelajar serta mendorong generasi muda untuk lebih aktif dalam kegiatan olahraga, menjaga persatuan dan bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, damai, serta bebas dari tawuran dan narkoba.
“Dengan semangat sportivitas dan persaudaraan, seluruh peserta diharapkan dapat menjunjung tinggi fair play serta menjadi pelopor pelajar yang cinta damai demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Tangerang Raya,” ujarnya.
Menurutnya, Pelajar Bersatu, Sekolah Aman, Tawuran dan anarkis Hilang, Narkoba Dilawan.
“Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi dan mempererat solidaritas antar pelajar agar tercipta hubungan yang harmonis serta mengurangi potensi konflik antar sekolah,” pungkasnya. (Red).
Olahraga
Liga SSB U-17 Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda
DEMAK, SENTANA – Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026 kembali digelar sebagai bagian dari upaya pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Demak.
Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana strategis dalam mengembangkan bakat, meningkatkan persatuan, serta mengasah keterampilan individu maupun kerja sama tim bagi para pemain muda.
Melalui keterangannya, Selasa (21/4), Ketua panitia, Sunarto menegaskan bahwa, kompetisi ini memiliki peran penting dalam membentuk generasi atlet yang berkualitas.
“Melalui kompetisi ini, tim dapat mengukur kemampuan, meraih prestasi, serta membangun karakter pemain melalui nilai-nilai sportivitas,” ujarnya.

FOTO BERSAMA-Ketua DPRD Demak, H. Zayinul Fata, SE (tengah baju putih) foto bersama Ketua panitia, Sunarto, Sekretaris panitia, M. Abdul Latif dan Panitia, saat acara. (Foto Ist).
Senada dengan itu, Sekretaris panitia, M. Abdul Latif, menyampaikan bahwa, liga ini juga menjadi ajang mempererat persaudaraan antar Sekolah Sepak Bola (SSB) di wilayah Demak dan sekitarnya.
Menurutnya, semangat kebersamaan dan fair play menjadi fondasi utama dalam setiap pertandingan.
Lebih jauh, kehadiran “Sultan Fatah Cup” diharapkan mampu menjadi tolok ukur perkembangan kemampuan para pemain muda.
Tidak hanya dari sisi teknik, tetapi juga mental bertanding dan kedisiplinan.
Kompetisi seperti ini dinilai penting untuk mempersiapkan atlet menuju jenjang yang lebih tinggi, baik di tingkat regional maupun nasional.
Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026 merupakan langkah positif dalam membangun ekosistem sepak bola yang sehat di daerah.
Namun, konsistensi dalam pembinaan pasca kompetisi menjadi kunci utama agar potensi pemain tidak berhenti hanya di turnamen semata.
Dengan pengelolaan yang baik dan dukungan semua pihak, ajang ini berpotensi melahirkan bibit-bibit unggul yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter kuat, menjunjung tinggi sportivitas, dan mampu membawa nama baik daerah di masa depan. (Red).
Olahraga
Rakernas PBMI 2026 Rudy Golden Boy Siap Kolaborasi, Muaythai Bangkit!
JAKARTA — Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Muaythai Indonesia 2026 kembali memunculkan suara lantang dari kalangan atlet. Salah satunya datang dari Rudy Agustian, yang dikenal dengan julukan “Golden Boy”. Dalam wawancara usai agenda Rakernas, ia menilai forum tersebut sebagai titik balik pembenahan organisasi sekaligus momentum membersihkan praktik kepengurusan yang dinilai merugikan atlet.
Menurut Rudy, Rakernas kali ini menghadirkan energi baru yang lebih berpihak kepada atlet. Ia bahkan menyebut sejumlah pengurus yang selama ini dinilai bermasalah telah tersingkir dari struktur organisasi.
“Rakernas ini sangat positif. Pengurus-pengurus yang selama ini membuat atlet jadi korban sudah disingkirkan,” kata Rudy.
Kritik Keras terhadap Pengurus Lama
Sebagai atlet yang mengaku telah lama berkecimpung di dunia Muaythai nasional, Rudy menyampaikan kritik tajam terhadap pola kepengurusan sebelumnya. Ia mengklaim dirinya termasuk atlet yang pernah dirugikan oleh kebijakan yang tidak berpihak pada pembinaan.
“Basic saya atlet. Saya juga korban dari pengurus yang tidak amanah,” ujarnya.
Rudy menilai dinamika mosi tidak percaya yang sempat mencuat lebih merupakan upaya segelintir pihak yang tidak puas terhadap kepemimpinan saat ini. Ia bahkan menyebut tindakan tersebut sebagai langkah tidak etis.
“Kalau keinginannya tidak dipenuhi, mereka mencoba mengkudeta. Itu tidak etis,” katanya.
Dorong Reformasi Regulasi dan Sistem Pembinaan
Salah satu sorotan utama Rudy adalah perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang dinilai lebih progresif. Ia menilai kebijakan baru membuka ruang yang lebih luas bagi perkembangan atlet, terutama dengan menghapus sejumlah pembatasan.
Beberapa perubahan penting yang ia soroti antara lain:
- Atlet kini dapat berpindah dari jalur profesional ke amatir, maupun sebaliknya
- Batasan usia yang sebelumnya membatasi atlet kini dihapus, mengikuti standar federasi internasional
- Penambahan jalur profesional sebagai bagian dari sistem pembinaan
“Dulu aturan dipakai untuk menyegal atlet. Sekarang sudah lebih fleksibel dan menguntungkan,” ujar Rudy.
Ia menambahkan bahwa batasan usia sebelumnya membuat banyak atlet potensial kehilangan kesempatan bertanding, padahal performa terbaik sering datang di usia matang.
Profesionalisasi Jadi Kunci
Rudy menekankan pentingnya peningkatan jam terbang sebagai kunci utama peningkatan prestasi. Ia menilai selama ini atlet Indonesia tertinggal dari negara lain seperti Malaysia karena minimnya frekuensi pertandingan.
“Amatir itu kadang setahun sekali atau dua kali. Sementara negara lain jauh lebih aktif,” katanya.
Dengan hadirnya jalur profesional dan event-event baru, ia optimistis kualitas atlet Indonesia akan meningkat signifikan.
Sportainment dan Inovasi Event
Selain aspek kompetisi, Rudy juga mendorong pengembangan konsep pertandingan berbasis hiburan atau sportainment. Ia menilai pendekatan ini penting untuk menarik minat publik sekaligus memberikan nilai tambah bagi atlet.
Melalui event yang ia gagas, seperti “Baku Hantam”, Rudy mencoba menggabungkan unsur olahraga dan hiburan. Ke depan, ia melihat potensi pengembangan konsep “Street Muay Thai” sebagai inovasi baru.
“Kenapa tidak Muaythai juga dibuat lebih menarik secara hiburan? Itu bagus untuk atlet dan penonton,” ujarnya.
Dukung Event Profesional Nyala Combat
Rudy menyambut positif rencana penyelenggaraan event profesional seperti Nyala Combat. Ia bahkan menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dan mendukung penuh program tersebut.
“Ini sangat bagus. Kita siap mendampingi, support, dan kolaborasi,” kata Rudy.
Ia juga memastikan bahwa atlet-atlet binaannya telah dipersiapkan untuk tampil dalam ajang tersebut. Menurutnya, Indonesia memiliki banyak talenta yang siap bersaing, baik di level nasional maupun internasional.
“Kita punya banyak atlet. Tinggal dipilih dan disiapkan,” ujarnya.
Restrukturisasi Pengurus Daerah
Dalam aspek organisasi, Rudy mengungkapkan bahwa akan ada penunjukan sekitar 30 pelaksana tugas (PLT) di berbagai daerah untuk menggantikan kepengurusan yang dibekukan.
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat implementasi program pembinaan serta memastikan bahwa kepengurusan di daerah diisi oleh individu yang memiliki visi yang sama.
“Mereka akan menjalankan program dan membentuk ulang kepengurusan yang amanah,” kata Rudy.
Target SEA Games dan Harapan Atlet
Menatap agenda internasional seperti SEA Games, Rudy berharap kepengurusan baru dapat bekerja secara konsisten dan tidak sekadar menyampaikan janji.
Ia mengakui memiliki pengalaman kurang menyenangkan di jalur amatir, yang sempat membuatnya beralih membangun ekosistem sendiri melalui event profesional.
“Saya sempat trauma di amatir. Makanya saya buat event sendiri,” ujarnya.
Namun, dengan perubahan yang terjadi saat ini, Rudy kembali menaruh harapan besar terhadap masa depan Muaythai Indonesia.
“Saya harap dengan kepemimpinan baru, Muaythai Indonesia bisa benar-benar maju,” katanya. (Wly)
-
Ibukota5 days agoPramono Anung Lantik 884 Pejabat Pemprov DKI Jakarta,Pastikan Proses Mutasi Berdasarkan Sistem Merit.
-
Polhukam7 days agoKorupsi Mesin Jahit Jaktim Dibongkar, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Polhukam4 days agoLSM PRB Minta Bupati Bogor Evaluasi Putusan PTUN Bandung Soal Kelalaian di Sentul
-
Ibukota5 days agoKelurahan Ancol Lakukan Penataan Kawasan TW II Tahun 2026. di Jalan Ancol Barat VI

