Daerah
TNI Manunggal Membangun Desa Kodim 1711/BVD Gelar Penyuluhan Ketahanan Pangan dan Pertanian
Boven Digoel, Hariansentana.com – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa Reguler Ke-110 Tahun 2021 Kodim 1711/BVD menggandeng Dinas TPHPP (Tanaman Pangan Holtikultura Peternakan dan Perikanan) dalam rangka menggelar kegiatan non fisik sosialisasi penyuluhan ketahanan pangan dan pertanian kepada warga Kampung Kombay, Distrik Kawagit, Kabupaten Boven Digoel, Papua, Kamis (18/3/2021).
Saat ditemui diakhir kegiatan, Sertu Hadiy mengatakan bahwa tujuan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa menggandeng Dinas TPHPP pada kegiatan non fisik ini adalah untuk memberikan pemahaman, pengertian kepada warga, khususnya masyarakat Distrik Kawagit tentang ketahanan pangan dan pertanian.
“Dengan adanya kegiatan sosialisasi tersebut, diharapkan masyarakat kedepannya bisa melakukan tindakan tentang pemanfaatan ketahanan pangan dan pertanian yang ada di Distrik Kawagit,” harapnya.
Menurut Sertu hadiy, untuk kedepannya Satgas TNI Manunggal Membangun Desa Ke-110 Kodim 1711/BVD akan selalu bekerja sama dengan dinas-dinas terkait yang ada di Kabupaten Boven Digoel ini, agar bisa memberikan sosialisasi dan pemahaman-pemahaman serta pengertian yang lain.
Pada kesempatan yang sama, Bapak Ir. Eston Sitorus dari Dinas TPHPP mengatakan, kegiatan penyuluhan ketahanan pangan dan pertanian ini untuk membantu kegiatan non fisik pada program TNI Manunggal Membangun Desa ke-110 Kodim 1711/BVD.
“Dengan adanya penyuluhan seperti ini, diharapkan masyarakat bisa lebih memahami tentang dunia peternakan, tanaman pangan dan perikanan demi ketahanan pangan yang ada di Distrik Kawagit ini,” ujarnya.
Bapak Ir. Eston Sitorus berharap kerja sama seperti ini bisa diteruskan karena sangat membantu dinas TPHPP guna memberikan penyuluhan kepada masyarakat melalui kegiatan non fisik pada program TNI Manunggal Membangun Desa.
Di tempat terpisah, personel Satgas TMMD Ke-110 Kodim 1711/BVD Prada Ricky Ricardo melihat seorang anak kecil yang duduk sendirian dan melihat ke arah sungai karena banyak personel yang sedang melakukan pembersihan alat-alat usai melaksanakan kegiatan fisik program TMMD berupa pembangunan rumah.
Prada Ricky Ricardo langsung menemui anak kecil tersebut yang bernama Dian dan memberi sedikit pemahaman tentang perofesi kita (TNI), sehingga diharapkan dapat menerima keberadaan personel TNI di Kampung Kombay, Distrik Kawagit. Ia juga berpesan kepada adik Dian agar selalu menuntut ilmu, karena ilmu merupakan bekal pertama untuk dimasa depan.
(Penrem 174 Merauke).
Daerah
Warga Tabing Banda Gadang Apresiasi Prajurit Lanud Sutan Sjahrir Bantu Pembersihan Pascabanjir
Padang, Hariansentana.com – Prajurit Lanud Sutan Sjahrir terus membantu pembersihan rumah serta lingkungan warga terdampak banjir di kawasan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Rabu (11/3/2026).
Para prajurit bersama warga membersihkan lumpur, sampah, dan sisa material banjir yang masuk ke dalam rumah maupun area permukiman. Upaya tersebut dilakukan untuk mempercepat pemulihan kondisi lingkungan agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.

Kehadiran prajurit Lanud SUT mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Warga RT 05 RW 01 Kelurahan Tabing Banda Gadang, Nofrianti (Yanti), menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada TNI AU yang telah membantu membersihkan rumah kami. Bantuan tersebut sangat meringankan pekerjaan kami setelah banjir,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Herik Hendriansyah, warga yang rumahnya terdampak banjir. Menurutnya, kehadiran personel Lanud Sutan Sjahrir sangat membantu warga dalam proses pembersihan rumah dan lingkungan.
Bantuan pembersihan tersebut merupakan wujud kepedulian TNI AU terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah, sekaligus menunjukkan komitmen untuk selalu hadir membantu warga dalam situasi darurat maupun pemulihan pascabencana.(***)
Daerah
Budi Karya Sumadi Absen di Sidang Suap DJKA Medan, Jaksa Sebut Sedang Jalani Perawatan
Medan – Mantan Menteri Perhubungan era Presiden Joko Widodo, Budi Karya Sumadi, tidak menghadiri sidang perkara dugaan suap proyek di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Medan, Rabu (11/3/2026).
Budi Karya sejatinya dijadwalkan hadir sebagai saksi untuk tiga terdakwa, yakni Muh Chusnul, Hanggani Capah, dan Edi Winarto.
Namun, Jaksa Penuntut Umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan bahwa pihak Budi Karya telah memberikan konfirmasi ketidakhadirannya karena sedang menjalani perawatan kesehatan.
“Pihak Pak Budi Karya Sumadi memberikan konfirmasi tidak dapat hadir karena sedang menjalani perawatan kesehatan,” ujar jaksa di ruang sidang Cakra 1 Pengadilan Tipikor Medan.
Sebelumnya, pada 9 Maret 2026, Budi Karya Sumadi telah diperiksa sebagai saksi di kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Semarang. Pemeriksaan tersebut dilakukan setelah Budi Karya tiga kali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK di Jakarta.
Nama Budi Karya muncul dalam sejumlah putusan perkara terkait dugaan suap proyek di DJKA di berbagai wilayah. Dalam persidangan, saksi Harno Trimadi mengaku pernah menerima arahan dari Budi Karya untuk membantu sejumlah pihak memperoleh proyek di lingkungan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
“Benar Pak Menteri Budi Karya Sumadi memperkenalkan beberapa temannya untuk dibantu mendapatkan paket pekerjaan di Kementerian Perhubungan. Selain itu ada juga arahan untuk membantu anggota DPR Komisi V dan pimpinan BPK RI. Arahan itu kemudian diteruskan ke bawah,” ujar Harno dalam persidangan.
Sementara itu, kuasa hukum terdakwa Edy Winarto, Daniel Heri Pasaribu dari Kantor Hukum RSPP Law Firm, menilai tuduhan KPK terhadap kliennya terbantahkan oleh keterangan saksi di persidangan.
Sebelumnya, KPK menuduh Muchlis Hanggani Capah dan Edy Winarto bersama Harno Trimadi serta Hardho melakukan praktik “plotting” proyek Jalur Kereta Api Logistik Medan–Binjai (JLKMB). Namun menurut Daniel, dalam persidangan terungkap bahwa saksi Harno Trimadi maupun Hardho tidak mengenal Edy Winarto.
Bahkan ketika ditanya apakah Budi Karya pernah memperkenalkan Edy Winarto atau memberi arahan untuk membantu terdakwa, Harno disebut menjawab tidak pernah.
“Sesuai dengan fakta persidangan hari ini, maka sudah terbantahkan tuduhan bahwa klien kami terlibat dalam melakukan plotting proyek sebagaimana tuduhan KPK. Tidak ada pejabat DJKA yang kenal dengan klien kami dan tidak pernah ada arahan apa pun dari Menteri Budi Karya Sumadi untuk membantu klien kami,” kata Daniel.
Ia juga menjelaskan bahwa sejak awal peran kliennya hanya sebatas memfasilitasi pertemuan antara Waskita Karya dengan pihak swasta yang dinilai memiliki reputasi baik dalam pengerjaan proyek di DJKA.
“Sejak awal peran klien kami hanya memfasilitasi pertemuan antara Waskita Karya dengan pihak swasta yang punya reputasi baik dalam pengerjaan proyek di DJKA. Soal kemudian klien kami mendapatkan fee karena dianggap memiliki kewenangan mengendalikan dan mengawasi proses lelang itu hanya persepsi dari kemampuan komunikasi klien kami,” tegasnya di Pengadilan Tipikor Medan.
Daerah
Kepedulian Personel Lanud Sutan Sjahrir, Bersihkan Lumpur Pascabanjir di Padang
Padang, Hariansentana.com – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan personel Lanud Sutan Sjahrir (SUT) dengan membantu membersihkan sisa lumpur pascabanjir di kawasan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (9/3/2026).
Personel Lanud SUT turun langsung membersihkan rumah warga, badan jalan, serta sejumlah fasilitas umum yang terdampak banjir. Kegiatan ini dilakukan guna mempercepat pemulihan lingkungan agar kawasan permukiman kembali bersih dan layak digunakan.

Danlanud Sutan Sjahrir Kolonel Nav Wahyu Bintoro, S.E., M.M., M.Han., mengatakan keterlibatan personel Lanud SUT merupakan wujud kepedulian TNI Angkatan Udara dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami hadir untuk membantu meringankan beban warga. Semoga melalui kegiatan ini lingkungan dapat segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.
-
Daerah4 days agoBudi Karya Sumadi Absen di Sidang Suap DJKA Medan, Jaksa Sebut Sedang Jalani Perawatan
-
Ibukota5 days agoTunggu Proses Administrasi, THR ASN DKI Jakarta Belum Cair, Pemprov Jakarta Dahulukan PJLP
-
Hiburan3 days agoKemeriahan Lebaran 2026, Ancol Persembahkan Festival Raya Kemenangan
-
Ibukota4 days agoASN Pemprov DKI Viral dalam Konten @sekitaran_jakut, Sedang Dalam Pengobatan

