Connect with us

Nasional

TNI AL Gelar Serbuan Vaksinasi Covid – 19 Di Sunter Agung, Targetkan 300 Warga Divaksin

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – –Serbuan vaksinasi oleh TNI Angkatan Laut terus digelar, tempat pelaksanaan serbuan vaksin kali ini di Sekitar Wilayah RW.011, Jalan Muara Bahari, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (14/09).

Dalam kegiatan ini Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) sebagai pelaksana lapangan menargetkan sebanyak 300 warga dari masyarakat maritim wilayah Sunter Agung dan sekitarnya. Sebanyak 1 Tim Vaksinator terdiri dari 12 Personel tenaga kesehatan (Nakes) dari Dinas Kesehatan (Diskes) Pushidrosal dibantu Nakes dari Puskesmas Sunter Agung I sebanyak 8 Orang diturunkan ke lokasi Vaksinasi tersebut.

Kegiatan dibuka mulai pukul 08.00 wib sampai dengan selesai. Vaksinasi ini bersifat gratis bagi siapa saja masyarakat yang mendaftar sebagai peserta vaksin, dengan persyaratan membawa KTP/KK Asli dan Fotocopy masyarakat yang hadir bisa menjadi peserta vaksin. Adapun jenis vaksin yang digunakan adalah jenis vaksin Moderna Dosis I, Sinovac untuk anak-anak berusia 12-18 Tahun dan ibu hamil Dosis II serta Astra Zeneca (AZ) Dosis II bagi dewasa diatas 18 tahun keatas.

Gerakan Vaksinasi yang digelar secara terus menerus ini merupakan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. sebagai salah satu sumbangsih TNI AL dalam turut menyukseskan program yang dicanangkan oleh pemerintah dengan tujuan untuk percepatan penanganan Covid-19, sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sosial dan ekonomi masyarakat serta menciptakan kekebalan komunal (Herd Immunity) di lingkungan masyarakat.

Antusiasme warga yang datang untuk mengikuti vaksinasi sangat tinggi, terlihat memadati antrian vaksinasi. Pelaksanaan vaksinasi diatur dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan di antaranya memakai masker, mencuci tangan serta menjaga jarak antar peserta vaksin di lokasi vaksinasi. Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. Tidak terjadinya KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) selama pelaksanaan vaksinasi digelar.

Nasional

TNI AL Lanal Tanjung Balai Asahan Bersama Pemerintah Setempat Laksanakan Serbuan Vaksinasi Terhadap Masyarakat Asahan

Published

on

Asahan, Hariansentana.com – TNI Angkatan Laut Lanal Tanjung Balai Asahan bekerja sama dengan instansi TNI-Polri serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan, Provinsi Sumatera Utara melaksanakan serbuan vaksinasi di GOR Asahan, Jumat (17/9).
Dalam kegiatan ini disiapkan sebanyak 2400 vaksin. Masyarakat yang hadir pada kegiatan vaksinasi kali ini, begitu banyak sehingga membuktikan bahwa antusiasme warga masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi demi menciptakan kekebalan tubuh (herd imunity) sangatlah tinggi.Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Tanjung Balai Asahan, Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory, SE, menyampaikan bahwa dirinya merasa sangat senang serta bersyukur atas pelaksanaan serbuan vaksinasi COVID-19 ini, selain untuk menunjukkan solidaritas antara TNI-POLRI dan juga Pemkab Asahan, antusiasme warga Asahan sendiri dalam mengikuti vaksinasi ini juga sangat besar.

“Ini membuktikan bahwa, warga Asahan sangat mendukung penuh Program Pemerintah yang mencanangkan Sehari Sejuta Vaksin,” jelasnya.

Ditempat terpisah, Panglima Koarmada I Laksda TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P. dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa TNI Angkatan Laut akan terus menggelar vaksinasi covid-19 sampai benar-benar target pemerintah terpenuhi atau seluruh warga Negara Indonesia telah menerima Vaksinasi. Sedangkan untuk pelaksanannya, akan terus dilakukan selagi stok vaksin masih ada.

“Jadi kita lanjut terus, selama ada dukungan vaksin, tidak ada batas waktunya, kalau vaksin habis kita tunggu datang dan lanjut vaksin lagi. Kita akan terus menggelar kegiatan vaksinasi massal ini sampai dengan target vaksinasi nasional dapat tercapai,” kata Laksda TNI Arsyad Abdullah.

Continue Reading

Nasional

Bakamla RI Jelaskan situasi Laut Natuna Utara saat ini

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com –  Kepala Bagian Humas dan Protokol Bakamla RI, Kolonel Bakamla Wisnu Pramandita, S.T., M.M., M.Tr.Hanla mengatakan, di Laut Natuna Utara memang banyak kapal asing karena wilayah tersebut merupakan pintu masuk dari dan keluar lalu lintas kapal yang melalui Selat Sunda dan Selat Malaka. Hal ini disampaikan dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu (18/9/2021).

Dalam kesempatan itu, Wisnu juga menjelaskan kata “ribuan” yang disampaikan oleh Sestama Bakamla Laksda TNI S. Irawan bermakna umum, tidak dalam waktu yang berdekatan dan juga mencakup laut china selatan. “Laut Natuna Utara kan berbatasan langsung dengan Laut China Selatan” tegas Wisnu.

Wisnu juga mengungkapkan bahwa Bakamla telah mengajukan rekomendasi kebijakan dan strategi menghadapi situasi di perbatasan termasuk di Laut China Selatan ke Kemenkopolhukam. Dalam rekomendasi Bakamla, untuk menghadapi situasi di wilayah perbatasan, diperlukan tidak saja kehadiran aparat, tetapi juga pelaku ekonomi termasuk nelayan dan kegiatan eksplorasi ESDM serta penelitian.

Saat ini Bakamla tengah menyusun rencana aksi terkait rekomendasi kebijakan tersebut, salah satunya adalah mendorong konsep pembentukan Nelayan Nasional Indonesia yang bertujuan mendorong kehadiran pelaku ekonomi sekaligus mendukung kegiatan monitoring di wilayah penangkapan ikan di LNU.

Terpisah, Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M. menegaskan bahwa situasi di LNU tetap aman terkendali, saat ini nelayan tidak perlu khawatir serta dapat tetap beraktivitas sebagaimana biasanya, hal ini disampaikan kepada salah satu TV Swasta Nasional, Jumat (17/9/2021).

Continue Reading

Nasional

Pangkoarmada I : Issue Ribuan Kapal Asing di Laut Natuna Utara Tidak Benar

Published

on

Natuna,Hariansentana.com  – Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I, Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P. melakukan patroli udara, guna memastikan kebenaran adanya ribuan kapal asing di Laut Natuna Utara, Jumat (17/9/2021).

Dalam konferensi persnya saat mendarat di Bandar Udara Ranai, Natuna, usai memantau dari udara situasi Laut Natuna Utara, Pangkoarmada I kembali menyampaikan bahwa maksud kunjungan Komando dan pelaksanaan patroli udara yang dilakukannya adalah untuk menegaskan issue yang berkembang akhir-akhir ini, khususnya terkait adanya ribuan kapal asing di Laut Natuna utara tidak benar.

TNI AL dalam hal ini, Koarmada I melaksanakan tugas mengamankan perairan Laut Natuna Utara, dengan menggelar operasi “Siaga Segara 21”, sebagai salah satu implementasi pelaksanaan tugas TNI AL, sesuai dengan pasal 9 undang-undang RI No 34 tahun 2004 tentang TNI.

“Koarmada I mendeploy 5 KRI di Laut Natuna Utara, yang selalu siaga 24 jam, yang diatur sedemikian rupa pola operasinya, agar setidaknya ada 3 atau 4 KRI selalu melaksanakan operasi di laut, sementara lainnya melaksanakan bekal ulang bahan bakar, air tawar, dan bahan makanan. Sehingga dapat memantau kapal-kapal yang kemungkinan memasuki perairan yurisdiksi Indonesia di Laut Natuna Utara,” ungkap Pangkoarmada I

Lebih lanjut disampaikan bahwa selain KRI, Operasi di Laut Natuna Utara juga melibatkan pesawat udara TNI AL, sebagai perpanjangan mata, bagi unsur KRI yang melaksanakan operasi di Laut Natuna Utara. Pemantauan melalui pesawat udara akan sangat efektif, karena dalam waktu yang relatif singkat dapat menjangkau area yang luas. Sehingga dapat memantau perairan ZEEI di laut Natuna utara, guna memastikan kebenaran issue yang berkembang terkait kehadiran ribuan kapal asing di Laut Natuna Utara, benar saja sepanjang pelaksanaan patroli udara, jangankan ribuan, puluhan kapal asing saja, tidak dijumpai, memang ada beberapa kapal jenis kargo dan tanker yang sedang melintas di laut Natuna Utara.

“Kita sudah sama-sama melihat bahwa, selama kita melaksanakan pemantauan udara, kita hanya menemukan kapal-kapal perang kita (KRI) dan beberapa kapal kargo dan tanker yang melintas. Terkait issue yang berkembang akhir-akhir ini, tentang adanya ribuan kapal asing di Laut Natuna Utara, menurut saya tidak berdasar, justru saya mempertanyakan dari mana sumber informasinya sertabukti apa yang mendasari pernyataan tersebut,” tegas Laksda TNI Arsyad Abdullah di hadapan awak media yang turut dalam pemantauan udara itu.

“Komitmen TNI AL sudah jelas, sesuai instruksi Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. agar menindak tegas segala bentuk tindak pidana dan pelanggaran di laut dengan berpedoman pada hukum nasional dan hukum internasional yang telah diratifikasi,” Pungkasnya.

Continue Reading
Advertisement

Trending

Copyright © 2019 HarianSentana.com. Theme by PT. Ciptamedia Kreasi.