Connect with us

Ibukota

Tingkatkan Kualitas Layanan ke Warga, Empat Kantor Kelurahan Diresmikan

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com.- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung didampingi, Asisten Pemerintahan Sekda DKI Jakarta Dr Sigit Wijatmoko Arifin walikota administrasi Jakarta Pusat dan Hendra Hidayat walikota administrasi Jakarta Utara meresmikan empat kantor kelurahan yang telah rampung direnovasi, di Kantor Kelurahan Senen,kecamatan Senen, kota administrasi Jakarta Pusat, Senin (4/5/6)

Keempat kantor kelurahan yang diresmikan yakni Kelurahan Senen kecamatan Senen dan Kelurahan Tanah Tinggi kecamatan Johar baru di Jakarta Pusat, serta Kelurahan Semper Barat kecamatan Cilincing dan Kelurahan Sunter Jaya kecamatan Tanjung Priok di Jakarta Utara.

Renovasi ini dilakukan mengingat beberapa kantor kelurahan tersebut tidak pernah direhabilitasi total sejak 1990. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk terus melakukan transformasi dan akselerasi peningkatan layanan kepada warga Jakarta

“Baru saja kami meresmikan empat (kantor) kelurahan yang ada di Jakarta dari 267. Karena ini memang kita programkan setiap tahun, kita anggarkan untuk melakukan pembenahan kantor-kantor kelurahan,” ujar Pramono.

Renovasi kantor kelurahan ini dilakukan dengan menonjolkan unsur budaya Betawi sebagai identitas Jakarta. Ia mengingatkan agar proses pembangunannya dilaksanakan secara transparan dan akuntabel sehingga tidak menyisakan masalah di kemudian hari.

Gubernur pun meminta agar perbaikan kantor kelurahan terus dilanjutkan setiap tahun. Sebab kantor kelurahan harus bertransformasi dari sekadar pelayanan administratif, menjadi layanan terdepan dalam berinteraksi langsung dengan warga.

Karena itu, ia meminta kantor kelurahan untuk membuka diri seluas-luasnya terhadap keluhan warga dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

Selain itu, seiring dengan visi Jakarta sebagai kota global, Pramono juga meminta agar cara berpikir aparat kelurahan harus berubah dalam memberikan layanannya. Ia pun memastikan semua layanan kelurahan yang diberikan kepada masyarakat tidak dipungut biaya atau gratis.

“Semoga fasilitas ini memberikan manfaat sebesar-besarnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, demi mewujudkan Jakarta sebagai kota global, dan sekaligus pusat perekonomian nasional, inklusif, berkelanjutan, dan menyejahterakan warganya,” tandas Pramono.(Sutarno)

Ibukota

Pramono Teken Ingub Pemilahan Sampah: Percontohan Sudah Dimulai di Kelurahan Rorotan

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menandatangani Instruksi Gubernur (Ingub) terkait pemilahan sampah. Dia mengatakan kebijakan ini akan dilakukan bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Republik Indonesia.
“Saya sudah menandatangani Instruksi Gubernur untuk proses pemilahan. Dalam waktu dekat kami akan bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk deklarasi pemilahan sampah di Jakarta,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (4/5/2026).

Dia mengatakan pemilahan sampah merupakan gerakan bersama. Dia mengatakan langkah tersebut akan melibatkan masyarakat.

“Ini akan menjadi gerakan bersama. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa dilakukan secara masif di seluruh kota administrasi,” ujarnya.

Pramono mengatakan pemilahan sampah sudah mulai diterapkan di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. Pemprov DKI Jakarta menargetkan pemilahan sampah diperluas.

“Sebagai percontohan sebenarnya sudah dimulai di Rorotan, di Cilincing, dan sebagainya,” ujarnya.

Pemprov DKI Jakarta juga mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Pramono mengatakan Jakarta akan memiliki tiga pembangkit listrik tenaga sampah.

“Sehingga dengan demikian, DKI Jakarta akan ada tiga pembangkit listrik tenaga sampah, ditambah dengan RDF Rorotan yang sekarang ini sebenarnya sudah beroperasi,” ujarnya.(Sutarno)

Continue Reading

Ibukota

Polisi Bongkar Peredaran Obat Terlarang Daftar G, di Tanjung Priok, Penjual Ditangkap

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.– Setelah Polsek Pademangan yang menangkap pelaku penjualan secara online dengan menyita ribuan pil setan.

Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil mengungkap kasus peredaran obat-obatan berbahaya (Daftar G) tanpa izin di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pelaku yang diduga berperan sebagai penjual.
Kasus ini terungkap berawal dari informasi masyarakat pada Kamis terkait adanya aktivitas peredaran obat-obatan berbahaya di kawasan Tanjung Priok dan sekitarnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Operasional Satresnarkoba langsung melakukan observasi di sejumlah titik, di antaranya Kelurahan Rawa Badak, Tugu Utara, dan Kebon Bawang.

Dalam penyelidikan, petugas menemukan sebuah toko kosmetik bernama Toko Bahari yang berlokasi di Jalan Bakti Raya, Kebon Bawang, Tanjung Priok. Dari lokasi itu, polisi mendapati ratusan butir obat-obatan berbahaya yang dijual tanpa izin resmi.

Pelaku yang diamankan diketahui berinisial AW (27), seorang pria asal Aceh Utara, yang diduga berperan sebagai penjual obat-obatan tersebut.

Dari hasil penggerebekan, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa 272 butir obat jenis Excimer, 209 butir Tramadol, 121 butir Trihexyphenidyl, serta 121 butir Alprazolam dan sejenisnya. Selain itu, turut diamankan barang bukti non-narkotika berupa satu unit telepon genggam dan uang tunai sebesar Rp1.500.000.

Selanjutnya, pelaku beserta seluruh barang bukti dibawa ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Habibie, menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran obat-obatan berbahaya yang tidak sesuai dengan peruntukan dan ketentuan hukum.

“Pengungkapan ini merupakan komitmen Polri dalam memberantas peredaran obat-obatan ilegal yang dapat membahayakan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu H.Slamet Sugoro ketua MUI kecamatan Pademangan. menggatakan pada Hariansentana.com minggu (3/5/2026).

“Kami sangat mengaspresiasi gebrakan polisi yang tidak kendor dalam pemberantasan penyakit masyarakat khususnya pil setan merusak generasi muda, contoh demo may day yang tertangkap pada minum pil tramadol.” tegasnya.(Sutarno)

Continue Reading

Ibukota

Perjuangan Ibu Pedagang Sayur: Tarmah Berangkat Haji Setelah Puluhan Tahun Menabung

Published

on

BEKASI, SENTANA – Kisah inspiratif datang dari Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Seorang ibu pedagang sayur, Tarmah, akhirnya berkesempatan menunaikan ibadah haji pada tahun 2026 setelah menabung selama puluhan tahun dari hasil usaha sederhananya.

Sehari-hari, Ibu Tarmah berjualan sayur di Kampung Pamahan, Jatiasih, Bekasi. Dari gerobak kecil yang ia kelola, ia tidak hanya memenuhi kebutuhan hidup keluarga, tetapi juga secara disiplin menyisihkan sebagian penghasilannya untuk mewujudkan niat berangkat ke Tanah Suci.

Upaya tersebut dimulai sejak 2005. Dengan konsistensi tinggi, Ibu Tarmah menyisihkan penghasilan setiap hari. Tabungan itu kemudian cukup untuk mendaftar haji pada tahun 2014.

“Sejak tahun 2006 saya sudah mulai menabung dari hasil jualan sayur. Sedikit demi sedikit saya kumpulkan supaya bisa berangkat haji,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).

Perjalanan panjang pun harus dilalui setelah pendaftaran. Ia menunggu selama 12 tahun hingga akhirnya mendapat panggilan berangkat pada musim haji 2026.

Kabar tersebut disambut haru oleh Ibu Tarmah setelah penantian yang tidak singkat. Menjelang keberangkatan, berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari melengkapi dokumen, pemeriksaan kesehatan, hingga mengikuti manasik haji.

Ibu Tarmah bersama Puri dan Ahmad berangkat pada 3 Mei 2026 dalam Kloter 10 Embarkasi Bekasi, bersama ratusan calon jemaah lainnya.

Continue Reading
Advertisement

Trending