Ibukota
Kasatpol PP Kota Administrasi Jakut GerCep Atasi Laporan Warga Terkait Premanisme Palak PKL dan Parkir Liar
Jakarta, Hariansentans.com.– Dalam rangka menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya premanisme palak PKL dan parkir liar di lingkungan wisata air Sunter Jakarta Utara.
Wisata air merupakan salah satu dari 12 Destinasi Wisata Pesisir kebanggan Jakarta Utara, seperti Danau Sunter Selatan.1 dan 2 serta untuk menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.
“Kami dari Satpol PP Kota Administrasi Jakarta Utara dan Sudinhub Jakarta Utara beserta TNI-POLRI bersama unsur Tiga Pilar Kota Administrasi Jakarta Utara melaksanakan kegiatan apel bersama untuk menghimbau kepada seluruh PKL dan Parkir liar yang berada di danau Sunter Utara pada malam hari Senin tanggal 4 Mei 2026,” Ujar Kasatpol PP Kota Administrasi Jakarta Utara, Budhy Novian.

Kegiatan ini dipimpin langsung Kasatpol PP Kota Administrasi Jakarta Utara, Budhy Novian. SH. MH. untuk melakukan himbauan kepada para PKL dan Parkir liar agar tidak melakukan berjualan di ruang publik fasos fasum dan membuat pandangan yang kurang enak di pandang oleh mata.
Pada saat himbauan bersama tiga pilar kepada para PKL dan Parkir liar Satpol PP Kota Administrasi Jakarta Utara menurunkan 60 anggota, Sudinhub Jakarta Utara,20 anggota dan UKP kota masing-masing 2 ( Sudin BM Sosial Ukpd Lain ) Garnisun 2 anggota,POM AD 2 anggota, POMAL 2 anggota, Polres Metro Jakarta Utara, 2 anggota, Kodim 2 anggota, Polsek,2 anggota, Koramil 2 anggota , dan Perangkat Kelurahan Sunter Jaya 2 orang, Perangkat Kecamatan Tanjung Priok 3 orang dan lainnya.
“Imbauan ini adalah upaya bersama untuk menjaga waja kota administrasi Jakarta Utara tetap tertib dan nyaman.Kami mengedepankan pendekatan persuasif, namun tetap konsisten dalam penegakan aturan,” Ujarnya.
Tim gabungan kemudian bergerak dan menyisir para PKL dan Parkir liar yang berada di wilayah danau Sunter Selatan yang berjualan di atas trotoar dan menggangu hak pejalan kaki dan himbauan serta penataan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan tanpa menunggu ketertiban umum.
Saat kegiatan himbauan bersama tiga pilar berlangsung tertib dan mendapatkan respon positif dari masyarakat sekitar yang mengharapkan penindakan dilakukan secara rutin untuk menjaga kenyamanan lingkungan di wilayah danau Sunter Selatan.
“Kami akan terus berenergi terus dengan tiga pilar dan unsur terkait dalam menjaga wilayah Jakarta Utara dengan tetap aman, tertib dan kondusif,” Ucapnya.
Sementara itu, Eka lurah Sunter Jaya mengatakan bahwa apel gabungan ini, terkait adanya laporan masyarakat terkait adanya PKL dan Parkir liar yang berada di wilayah danau Sunter Selatan yang menggangu fasilitas umum atau fasus fasum.
“Dan kami terus untuk melakukan himbauan kepada para PKL dan Parkir liar yang berada di wilayah danau Sunter Selatan Jakarta Utara,” tuturnya
Sementara itu Sunarno.SH.ketua Pokja PWI Pemkot administrasi Jakarta Utara. Bersama H.Tarno.Penasehat.Kami sangat mengaspresiasi Gerak Cepat Satpol PP langsung menertibkan Premanisme,Pkl dsn parkir liar yang bikin macet jalan Danau Sunter Selatan.” Negara tidak boleh kalah sama Premanisme apapun alasannya.” Tegasnya.(Sutarno)
Ibukota
Tingkatkan Kualitas Layanan ke Warga, Empat Kantor Kelurahan Diresmikan
Jakarta, Hariansentana.com.- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung didampingi, Asisten Pemerintahan Sekda DKI Jakarta Dr Sigit Wijatmoko Arifin walikota administrasi Jakarta Pusat dan Hendra Hidayat walikota administrasi Jakarta Utara meresmikan empat kantor kelurahan yang telah rampung direnovasi, di Kantor Kelurahan Senen,kecamatan Senen, kota administrasi Jakarta Pusat, Senin (4/5/6)
Keempat kantor kelurahan yang diresmikan yakni Kelurahan Senen kecamatan Senen dan Kelurahan Tanah Tinggi kecamatan Johar baru di Jakarta Pusat, serta Kelurahan Semper Barat kecamatan Cilincing dan Kelurahan Sunter Jaya kecamatan Tanjung Priok di Jakarta Utara.
Renovasi ini dilakukan mengingat beberapa kantor kelurahan tersebut tidak pernah direhabilitasi total sejak 1990. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk terus melakukan transformasi dan akselerasi peningkatan layanan kepada warga Jakarta
“Baru saja kami meresmikan empat (kantor) kelurahan yang ada di Jakarta dari 267. Karena ini memang kita programkan setiap tahun, kita anggarkan untuk melakukan pembenahan kantor-kantor kelurahan,” ujar Pramono.

Renovasi kantor kelurahan ini dilakukan dengan menonjolkan unsur budaya Betawi sebagai identitas Jakarta. Ia mengingatkan agar proses pembangunannya dilaksanakan secara transparan dan akuntabel sehingga tidak menyisakan masalah di kemudian hari.
Gubernur pun meminta agar perbaikan kantor kelurahan terus dilanjutkan setiap tahun. Sebab kantor kelurahan harus bertransformasi dari sekadar pelayanan administratif, menjadi layanan terdepan dalam berinteraksi langsung dengan warga.
Karena itu, ia meminta kantor kelurahan untuk membuka diri seluas-luasnya terhadap keluhan warga dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
Selain itu, seiring dengan visi Jakarta sebagai kota global, Pramono juga meminta agar cara berpikir aparat kelurahan harus berubah dalam memberikan layanannya. Ia pun memastikan semua layanan kelurahan yang diberikan kepada masyarakat tidak dipungut biaya atau gratis.
“Semoga fasilitas ini memberikan manfaat sebesar-besarnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, demi mewujudkan Jakarta sebagai kota global, dan sekaligus pusat perekonomian nasional, inklusif, berkelanjutan, dan menyejahterakan warganya,” tandas Pramono.(Sutarno)
Ibukota
Pramono Teken Ingub Pemilahan Sampah: Percontohan Sudah Dimulai di Kelurahan Rorotan
Jakarta, Hariansentana.com.- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menandatangani Instruksi Gubernur (Ingub) terkait pemilahan sampah. Dia mengatakan kebijakan ini akan dilakukan bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Republik Indonesia.
“Saya sudah menandatangani Instruksi Gubernur untuk proses pemilahan. Dalam waktu dekat kami akan bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk deklarasi pemilahan sampah di Jakarta,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (4/5/2026).
Dia mengatakan pemilahan sampah merupakan gerakan bersama. Dia mengatakan langkah tersebut akan melibatkan masyarakat.
“Ini akan menjadi gerakan bersama. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa dilakukan secara masif di seluruh kota administrasi,” ujarnya.
Pramono mengatakan pemilahan sampah sudah mulai diterapkan di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. Pemprov DKI Jakarta menargetkan pemilahan sampah diperluas.
“Sebagai percontohan sebenarnya sudah dimulai di Rorotan, di Cilincing, dan sebagainya,” ujarnya.
Pemprov DKI Jakarta juga mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Pramono mengatakan Jakarta akan memiliki tiga pembangkit listrik tenaga sampah.
“Sehingga dengan demikian, DKI Jakarta akan ada tiga pembangkit listrik tenaga sampah, ditambah dengan RDF Rorotan yang sekarang ini sebenarnya sudah beroperasi,” ujarnya.(Sutarno)
Ibukota
Polisi Bongkar Peredaran Obat Terlarang Daftar G, di Tanjung Priok, Penjual Ditangkap
Jakarta, Hariansentana.com.– Setelah Polsek Pademangan yang menangkap pelaku penjualan secara online dengan menyita ribuan pil setan.
Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil mengungkap kasus peredaran obat-obatan berbahaya (Daftar G) tanpa izin di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pelaku yang diduga berperan sebagai penjual.
Kasus ini terungkap berawal dari informasi masyarakat pada Kamis terkait adanya aktivitas peredaran obat-obatan berbahaya di kawasan Tanjung Priok dan sekitarnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Operasional Satresnarkoba langsung melakukan observasi di sejumlah titik, di antaranya Kelurahan Rawa Badak, Tugu Utara, dan Kebon Bawang.
Dalam penyelidikan, petugas menemukan sebuah toko kosmetik bernama Toko Bahari yang berlokasi di Jalan Bakti Raya, Kebon Bawang, Tanjung Priok. Dari lokasi itu, polisi mendapati ratusan butir obat-obatan berbahaya yang dijual tanpa izin resmi.
Pelaku yang diamankan diketahui berinisial AW (27), seorang pria asal Aceh Utara, yang diduga berperan sebagai penjual obat-obatan tersebut.
Dari hasil penggerebekan, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa 272 butir obat jenis Excimer, 209 butir Tramadol, 121 butir Trihexyphenidyl, serta 121 butir Alprazolam dan sejenisnya. Selain itu, turut diamankan barang bukti non-narkotika berupa satu unit telepon genggam dan uang tunai sebesar Rp1.500.000.
Selanjutnya, pelaku beserta seluruh barang bukti dibawa ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.
Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Habibie, menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran obat-obatan berbahaya yang tidak sesuai dengan peruntukan dan ketentuan hukum.
“Pengungkapan ini merupakan komitmen Polri dalam memberantas peredaran obat-obatan ilegal yang dapat membahayakan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu H.Slamet Sugoro ketua MUI kecamatan Pademangan. menggatakan pada Hariansentana.com minggu (3/5/2026).
“Kami sangat mengaspresiasi gebrakan polisi yang tidak kendor dalam pemberantasan penyakit masyarakat khususnya pil setan merusak generasi muda, contoh demo may day yang tertangkap pada minum pil tramadol.” tegasnya.(Sutarno)
-
Ibukota7 days agoDKI Jakarta Kembali Sabet Gelar Pemerintahan Terbaik Tahun 2025
-
Opini6 days agoMelawan “Senyapnya Narasi”: Jiwa Kirana dan Kebangkitan Tradisi Magelang di Panggung Digital Dunia
-
Ibukota1 day agoPolisi Bongkar Peredaran Obat Terlarang Daftar G, di Tanjung Priok, Penjual Ditangkap
-
Ibukota5 days agoHendra Hidayat Pimpin Gerakan Menanam di Jakarta Utara

