Connect with us

Ibukota

Terima Penghargaan Anubhawa Sasana Kelurahan, Pj. Gubernur Heru Apresiasi Masyarakat Sadar Hukum Terwujud di Jakarta

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com
Dalam 13 tahun terakhir, Pemprov DKI Jakarta berhasil menjadikan seluruh kelurahannya berpredikat Sadar Hukum, melalui penghargaan Anubhawa Sasana Kelurahan dari Kementerian Hukum dan HAM RI. Penghargaan tersebut membuktikan bahwa jajaran Pemprov DKI Jakarta bersama masyarakat telah taat dan patuh terhadap hukum.

Hal itu diungkapkan Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, didampingi oleh lima Wali Kota Administrasi DKI Jakarta, saat menghadiri Peresmian 68 Kelurahan Sadar Hukum, di Gedung Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, pada Jumat (6/10).

“Sejak tahun 2010 hingga 2020 sebanyak 199 kelurahan di Jakarta telah memperoleh penghargaan dan diresmikan sebagai Kelurahan Sadar Hukum. Terima kasih kepada Menkumham beserta jajarannya atas pemberian penghargaan Anubhawa Sasana Kelurahan kepada 68 kelurahan di Jakarta yang memenuhi kriteria.

Sehingga, secara resmi, seluruh kelurahan di Provinsi DKI Jakarta telah memperoleh predikat sebagai Kelurahan Sadar Hukum,” ujar Pj. Gubernur Heru.

Pj. Gubernur Heru menyebutkan bahwa penetapan Kelurahan Sadar Hukum adalah upaya bersama dalam menegaskan keberadaan Indonesia sebagai negara hukum. Menurutnya, kepatuhan masyarakat terhadap hukum adalah kunci terciptanya kehidupan yang aman, tertib, dan damai.

“Kepatuhan hukum yang baik, minimnya pelanggaran, kepercayaan tinggi masyarakat kepada aparat, dan penegakan hukum yang adil adalah cermin dari kesadaran hukum yang tinggi di tengah masyarakat,” ungkap Pj. Gubernur Heru.

Ia juga menjelaskan, Jakarta sedang bertransformasi menjadi kota global yang berfungsi sebagai simpul utama dalam jaringan ekonomi dunia. Melalui peningkatan kesadaran hukum tersebut, diharapkan tercipta keamanan serta ketertiban yang dapat berimplikasi pada meningkatnya kepercayaan investor terhadap Jakarta.

Oleh karena itu, lanjut Pj. Gubernur Heru, penghargaan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Pj. Gubernur Heru juga mengapresiasi seluruh jajaran di tiap kelurahan di Jakarta dan mengimbau agar terus mempertahankan kualitas kesadaran hukum, melalui upaya pembinaan berkelanjutan.

“Apresiasi kepada para lurah, camat, Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) dan Babinsa (Bintara Pembina Desa), serta masyarakat yang telah bekerja keras, berdedikasi untuk membantu mewujudkan lingkungan kelurahan yang tenteram, damai, serta menciptakan kesadaran dan kepatuhan hukum di wilayahnya masing-masing. Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi bagi kelurahan di kota lainnya dalam membangun budaya hukum yang kuat,” pungkas Pj. Gubernur Heru.

Perlu diketahui, penghargaan ini diperoleh apabila memenuhi kriteria Kelurahan Sadar Hukum sebagaimana ditetapkan dalam Surat Edaran Kepala BPHN Nomor: PHN-HN.04.04-01 Tahun 2022 tentang Pedoman Pembentukan dan Pembinaan Desa/Kelurahan Sadar Hukum. Adapun penerima penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM, sebagai berikut:

  • Pj. Gubernur DKI Jakarta berupa piagam penghargaan;
  • Lima Wali Kota Administrasi DKI Jakarta berupa piagam penghargaan;
  • 32 Camat di Provinsi DKI Jakarta berupa medali penghargaan;
  • 68 Lurah di Provinsi DKI Jakarta mendapatkan penghargaan Anubhawa Sasana Kelurahan berupa medali penghargaan dan prasasti.

Selain itu, piagam penghargaan juga diberikan kepada 18 Lurah yang telah berperan aktif dalam mengikuti Paralegal Justice Awards, serta penghargaan kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa dalam upaya meningkatkan kesadaran hukum masyarakat dan penyelesaian masalah di luar pengadilan. (Sutarno)

Ibukota

PT. Astra Internasional Tbk Berikan Bantuan Hewan Kurban Ke Pemkot Administrasi Jakarta Utara

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.– Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H.Tahun 2026, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menerima bantuan hewan kurban dari PT Astra International Tbk berupa 15 ekor sapi dan 197 ekor kambing atau domba.

Penyerahan hewan kurban berlangsung di Halaman Plaza Barat, Kantor Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Senin (25/5).

Head of CSR PT Astra International Tbk, Triyanto mengatakan, meski kantor pusat Astra kini berada di Jakarta Pusat, perusahaan tetap memiliki kedekatan historis dengan Jakarta Utara sehingga terus berkomitmen memberikan kontribusi sosial bagi masyarakat di wilayah tersebut.

“Kami ingin terus berkontribusi di Jakarta Utara, salah satunya melalui pemberian hewan kurban. Selain Iduladha, sebelumnya kami juga rutin menyalurkan bantuan sembako saat Idulfitri untuk warga Jakarta Utara,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pada tahun 2026 Grup Astra menyalurkan total 15 ekor sapi dan 197 ekor kambing atau domba untuk wilayah Jakarta Utara. Sementara secara nasional, bantuan hewan kurban Grup Astra tersebar di 29 provinsi dengan total sementara mencapai 247 ekor sapi dan 1.468 ekor kambing atau domba.

“Data tersebut masih terus berkembang karena proses pendataan dari berbagai grup Astra di sejumlah daerah masih berjalan. Kami berharap kontribusi ini dapat mempererat silaturahmi serta menghadirkan kebahagiaan dan manfaat bagi masyarakat Jakarta Utara maupun Indonesia,” jelas Triyanto

Sementara itu, Freddy Setiawan Wakil WaliKota Kota Administrasi Jakarta Utara, Fredy Setiawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian PT Astra International Tbk yang terus berkontribusi bagi masyarakat Jakarta Utara melalui program sosial dan kemanusiaan.

“Inilah momentum yang kita tunggu-tunggu menjelang Iduladha, yakni hadirnya kepedulian dan bantuan dari para stakeholder. Kami mewakili pemerintah dan masyarakat Jakarta Utara mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada PT Astra yang telah menyalurkan hewan kurban untuk warga Jakarta Utara,” ujar Fredy.

Menurutnya, bantuan hewan kurban tersebut akan didistribusikan kepada masjid dan yayasan di wilayah Jakarta Utara bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar penyalurannya tepat sasaran dan memberi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Fredy menambahkan, makna Iduladha tidak hanya sebatas penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian, pengabdian, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan dukungan dan partisipasi dari seluruh pihak, termasuk dunia usaha dan masyarakat. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan kebahagiaan bagi warga Jakarta Utara,” tuturnya.(Sutarno)

Continue Reading

Ibukota

Komisi A Tekankan Perencanaan APBD Disusun Akurat

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.– Komisi A DPRD DKI Jakarta mulai membahas Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) bersama para wali kota dan mitra kerja. Pembahasan untuk menyelaraskan program kerja dan perencanaan anggaran pemerintah daerah.

Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono ( Partai.Demokrat ) mengatakan, rapat lanjutan digelar pada 25 Mei mendatang guna menyelesaikan pembahasan bersama 22 SKPD mitra Komisi A.

“Rapat RKPD akan dilanjutkan tanggal 25 Mei untuk menyelesaikan pembahasan dari 22 SKPD yang menjadi mitra Komisi A,” ujarnya, Kamis (21/5).

Dalam rapat tersebut, Komisi A menekankan pentingnya akurasi perencanaan keuangan daerah, khususnya terkait cash flow Dana Bagi Hasil (DBH) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut Mujiyono, APBD disusun dengan prinsip neraca berimbang sehingga antara pendapatan dan pengeluaran harus dihitung secara tepat karena masih bersifat proyeksi atau perkiraan.

“APBD itu sifatnya cash flow, bukan sesuatu yang sudah terjadi, tapi perkiraan. Karena itu harus akurat,” katanya.

Ia menegaskan, estimasi PAD maupun dana perimbangan melalui DBH tidak boleh meleset jauh lantaran menjadi salah satu indikator keberhasilan pengelolaan keuangan daerah.

Selain itu, Mujiyono menyebut, negosiasi dalam pembahasan anggaran juga memiliki peran penting. Sebab, APBD merupakan bagian dari proses politik anggaran yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Banggar dan unsur legislatif lainnya.

“Paling tidak jangan sampai telat. Besarannya pun bahkan bisa,” ucapnya.

Lebih lanjut, Komisi A juga menyoroti mekanisme tindak lanjut hasil reses anggota DPRD. Mujiyono menilai, perlu adanya formulasi yang lebih jelas dan terukur agar aspirasi masyarakat dapat dipantau secara akuntabel.

“Reses masuk berapa, yang diakomodir berapa, yang tidak diakomodir berapa. Kemudian setelah diakomodir, persentasenya berapa,” jelasnya.

Ia menerangkan, aspirasi reses yang memenuhi syarat akan masuk ke dalam bank data. Selanjutnya, usulan tersebut dinilai berdasarkan ketersediaan anggaran hingga kesiapan pelaksanaan program.

“Kalau anggarannya ada, berarti bisa dianggarkan. Setelah anggarannya ada, bisa atau tidak dilaksanakan,” tandasnya.(Sutarno).

Continue Reading

Ibukota

Wujud Kepedulian, DWP dan PKK Walikota Jakarta Utara Bantu Kebutuhan Ibadah Santri di Ponpes Nurul Jalal Warakas

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa saat jajaran Dharma Wanita Persatuan (DWP) bersama Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Utara mengunjungi Pondok Pesantren Nurul Jalal di Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jumat (22/5).

Dalam kunjungan tersebut, DWP Kota Administrasi Jakarta Utara menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah dan Al-Qur’an sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan agama bagi generasi muda.

Ketua DWP Kota Administrasi Jakarta Utara, Fida Hendra Hidayat mengatakan, kunjungan ini juga menjadi momentum penyerahan titipan wakaf dari Ketua DWP Provinsi DKI Jakarta berupa 48 mushaf Al-Qur’an untuk para santri.

Selain itu, DWP bersama Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Utara turut memberikan bantuan berupa 50 mukena, 50 sarung, serta 20 pasang sandal guna menunjang kebutuhan ibadah di lingkungan pondok pesantren.

“Kehadiran kami di sini merupakan bentuk kepedulian dan cinta terhadap pendidikan agama. Kami berharap bantuan ini dapat mendukung aktivitas ibadah adik-adik santri di pondok pesantren ini,” ujar Fida.

Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para santri dalam menuntut ilmu dan membentuk generasi penerus Islam yang berakhlakul karimah. Menurutnya, donasi yang diberikan juga diharapkan menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi.

Dalam kesempatan itu, Fida turut memberikan motivasi kepada para santri agar terus semangat belajar dan menghormati para guru. “Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh dan hormatilah guru-guru kalian. Jadilah generasi yang membanggakan, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi agama dan bangsa,” pesannya.

Direktur Pondok Pesantren Nurul Jalal, Wahyu Misbach menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan DWP dan PKK Jakarta Utara. Ia menilai bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi kebutuhan para santri sehari-hari. “Terima kasih sedalam-dalamnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Kunjungan ini menjadi penyemangat bagi kami sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah dan lembaga pendidikan agama,” tuturnya.

Rasa syukur juga disampaikan salah seorang santriwati kelas IX Tsanawiyah, Ramdani Putri Anisya (15). Ia mengaku senang dan terbantu dengan adanya bantuan perlengkapan ibadah untuk pondok pesantrennya.

“Alhamdullilah, Saya sangat berterima kasih pada Bu Fida Hendra Hidayat ketua TP. PKK Jakarta Utara karena bantuan ini sangat membantu Pondok Pesantren Nurul Jalal dan para santri di sini,” ujarnya.(Sutarno)

Continue Reading
Advertisement

Trending