Gayahidup
Sambut Berkah Ramadan, EIGER Store Radio Dalam Bagikan Takjil Gratis
JAKARTA, Hariansentana.com – Sambut berkah Ramadan, EIGER sebuah merek lokal yang memproduksi pakaian dan peralatan rekreasi alam, melalui store nya yang berada di bilangan Radio Dalam membagikan takjil gratis kepada masyarakat di sekitar yang melintas didepan Store EIGER Radio Dalam Jakarta Selatan Senin, (10/4/2023).

Pembagian takjil gratis oleh EIGER adventure Store ini mendapat sambutan baik dari masyarakat dan pengguna jalan.
“Alhamdulilah bagi-bagi takjil ini sangat membantu sekali ,”ujar salah seorang pengemudi ojol yang mendapat takjil gratis.

Fanny Anggraini selaku Marcom EIGER Store Radio Dalam mengatakan, saat ini EIGER Radio Dalam promonya sedang banyak banget. Menariknya hampir semua sudah dipertimbangkan sama EIGER juga mulai dari pelanggan lama, juga pelanggan baru. Semuanya mendapatkan benefit yang berbeda -beda juga,” ujarnya Usai bagi Takjil Gratis.
Menurut Fanny, promo yang saat ini sedang berlangsung adalah discount sebesar 15%. Sedangkan untuk pengguna baru atau pelanggan baru EIGER juga punya potongan belanja untuk pengguna member yang bisa diakses secara gratis.
“Untuk pengguna member lama akan mendapatkan benefit berupa poin yang bisa diakses dengan double poin,” tambahnya.
Selain itu EIGER juga ada Cash Back sebesar 20% berlaku transaksi sebesar 500.000. namun promo ini berbeda beda tiap harinya selalu update.
” Semakin dekat lebarannya semakin besar pula discountnya,” terang Fanny.
Yang paling menarik lagi lanjut Fanny, ada promo Buy 1 Get 1 Free. Jadi apabila pelanggan membeli dua produk EIGER, nantinya yang di Payment hanya satu dengan harga yang tertinggi,” ucapnya.
Sebagai informasi bagi takjil gratis EIGER mengusung tema “Asiknya Berbagi”. Berbagi kebaikan ini merupakan agenda rutin EIGER yang dijalankan setiap Ramadan di berbagai toko EIGER di lebih dari 217 toko di 27 provinsi di seluruh Indonesia.
Funny berharap kegiatan bagi takjil gratis yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini bisa berbagi kepada sesama.
Semakin kita banyak berbagi semakin besar juga pahala yang kita dapatkan.
Semoga kedepan lebih banyak lagi yang bisa diberikan EIGER kepada masyarakat,” pungkasnya.
Kesehatan
Teknologi Ajaib Bernama HIFU, Hilangkan Miom Tanpa Operasi Hadir di RS Mandaya Puri
Tanggerang, Hariansentana.com – RS Mandaya Royal Puri resmi menghadirkan teknologi High Intensity Focused Ultrasound (HIFU) sebagai teknologi terapi tanpa operasi untuk menangani miom hingga adenomiosis.
Kehadiran teknologi ini membawa harapan baru bagi banyak wanita yang selama ini dihantui rasa takut akan penanganan miom dan adenomiosis yang identik dengan operasi besar, sayatan lebar, hingga pengangkatan rahim.
HIFU merupakan metode terapi yang menggunakan gelombang ultrasound berkekuatan tinggi untuk menghancurkan jaringan abnormal di dalam tubuh tanpa operasi maupun sayatan pada kulit. Teknologi ini bekerja dengan memusatkan energi ultrasound ke titik tertentu pada jaringan target hingga menghasilkan panas sekitar 60–90 derajat Celsius untuk menghancurkan sel abnormal seperti miom dan adenomiosis secara bertahap.
Setelah tindakan dilakukan, jaringan yang telah rusak kemudian akan diserap secara alami oleh tubuh dalam beberapa minggu hingga beberapa bulan.
Secara sederhana, cara kerja HIFU dapat dianalogikan seperti kaca pembesar yang memfokuskan sinar matahari ke satu titik hingga menghasilkan panas.
“Evolusi penanganan miom di Indonesia telah berkembang luar biasa pesat. Dari yang awalnya hanya bisa dilakukan melalui operasi terbuka, kemudian laparoskopi, radiofrequency ablation (RFA), microwave ablation (MWA), hingga yang terkini teknologi HIFU sudah tersedia di Indonesia, di Mandaya.
Ini adalah bukti bahwa pasien Indonesia berhak dan bisa mendapatkan akses terhadap standar pengobatan terdepan di dunia,” kata dr. Ben Widaja, MBChB(UK), Co-Founder dan President Director Mandaya Hospital Group, Sabtu (23/6/2026).

Dikatakannya, bagi banyak wanita, diagnosis miom dan adenomiosis sering kali menjadi momok karena penanganannya identik dengan operasi besar seperti pengangkatan rahim dan masa pemulihan yang cukup panjang. Kondisi ini tentunya menjadi kekhawatiran tersendiri, terutama bagi wanita yang ingin memiliki keturunan. Dengan teknologi HIFU, pasien kini memiliki pilihan terapi tanpa sayatan dan tanpa melukai rahim, sehingga proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat dan tidak terlalu mengganggu aktivitas sehari-hari.
“Teknologi HIFU menjadi harapan baru bagi wanita dengan miom yang ingin mempertahankan rahimnya sehingga tetap memiliki kesempatan untuk menjalani kehamilan. HIFU juga menjadi pilihan terapi yang lebih nyaman karena dilakukan tanpa operasi, tanpa sayatan, dan tanpa luka.
Di RS Mandaya Royal Puri, teknologi HIFU bahkan telah digunakan untuk menangani kasus miom berukuran besar hingga 17×16 cm. Dari sisi biaya, tindakan ini juga relatif lebih terjangkau dibandingkan operasi laparoskopi, yakni mulai dari Rp90 jutaan,” kata Erwin Suyanto, Public Relation Manager Mandaya Hospital Group.

Di RS Mandaya Royal Puri sendiri, teknologi HIFU telah digunakan untuk menangani berbagai kasus miom dan adenomiosis dengan tingkat kompleksitas yang beragam, termasuk miom berukuran besar tanpa operasi terbuka.
Selain untuk miom dan adenomiosis, HIFU juga bisa digunakan untuk menangani kanker hati dan kanker pankreas, terutama pada kasus-kasus yang sulit dioperasi karena posisi tumor berada dekat organ vital maupun pembuluh darah besar. Di RS Mandaya Royal Puri, teknologi ini bahkan telah digunakan untuk penanganan kanker pankreas dan kanker hati dengan komplikasi trombus vena porta, yaitu kondisi serius ketika tumor menyumbat pembuluh darah utama menuju hati.
“HIFU juga dapat digunakan pada kasus kanker hati dan kanker pankreas. Selain membantu mengecilkan ukuran tumor, teknologi ini juga dapat membantu mengurangi nyeri pada pasien kanker hati maupun kanker pankreas stadium lanjut, sehingga pasien dapat memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” lanjut Erwin.
Digunakan di Lebih dari 37 Negara, HIFU Tangani Ratusan Ribu Kasus di Dunia
Secara global, HIFU telah digunakan secara luas di lebih dari 37 negara, seperti Inggris, Spanyol, China, Jerman, dan Italia. HIFU juga sudah dimanfaatkan untuk menangani lebih dari 500.000 kasus. Teknologi ini juga telah memperoleh pengakuan dari Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat dan CE Eropa.
Dengan hadirnya HIFU Center Indonesia, RS Mandaya Royal Puri berharap dapat menghadirkan pilihan terapi yang lebih modern, nyaman, dan komprehensif bagi pasien di Indonesia, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap teknologi medis berstandar internasional.
Hadir dalam acara peluncuran layanan HIFU sejumlah pakar HIFU internasional, di antaranya Pof. David Cranston, selaku Emeritus Professor of Surgery di Nuffield Department of Surgical Sciences, University of Oxford sekaligus Emeritus Clinical Director of the Oxford HIFU Unit, serta Prof. Zhang Lian, yang merupakan President of Chongqing Haifu Hospital dan Professor di Chongqing Medical University. Dari RS Mandaya Royal Puri, hadir pula tim dokter spesialis yang telah mendapatkan pelatihan dan sertifikasi HIFU secara intensif langsung di pusat HIFU di China, di antaranya dr. Edward Tony Ngantung, Sp.OG, dr. Hendra Koncoro, Sp.PD-KGEH, dr. Sugianto Santoso, Sp.Rad (K)RI, dan dr. Gracia Merryane R.G Rauw, Sp.OG. Diskusi ilmiah ini dipandu oleh dr. Rahmadsyah, SpOG(K)FER, M.Kes, MARS dan dr. Ocsyavina, Sp.B. Subsp.BD (K).
Secara keseluruhan, RS Mandaya Royal Puri memiliki 11 dokter spesialis yang telah tersertifikasi HIFU untuk menangani berbagai kasus tumor dan kanker tanpa operasi. (***)
Trend
Empat Tahun Tak Selesai, Konsumen Keluhkan Proses Pengalihan Nomor di Gerai Indosat Pusat, Sebut Petugas Berbohong
JAKARTA, SENTANA – Seorang konsumen berinisial SL mengeluhkan lambannya proses pengalihan kepemilikan nomor telepon (change ownership) yang diajukan sejak Januari 2022 di Gerai Kantor Pusat Indosat, Jakarta Pusat.
Hingga memasuki tahun 2026, status kepemilikan nomor tersebut disebut masih belum berubah, meski seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi sejak awal pengajuan.
Kondisi ini dinilai merugikan konsumen karena tagihan masih tercatat atas nama pemilik lama.
Permasalahan tersebut bermula ketika SL bersama rekannya IC mendatangi Gerai Kantor Pusat PT Indosat Ooredoo Hutchison di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, pada 2 Januari 2022 untuk mengurus pengalihan kepemilikan atas dua nomor telepon, yakni 0815 xxx dan 0816 xxx.
“Seluruh dokumen syarat sudah diserahkan lengkap pada pengurusan pertama tanggal 2 Januari 2022,” kata SL dalam keterangannya, Sabtu (25/4/2026).
Menurut SL, saat itu proses pengurusan dilayani oleh petugas Indosat bernama Shelmy.
Seluruh dokumen administrasi yang diminta disebut telah dipenuhi, termasuk pengisian formulir resmi dan penyerahan dokumen pendukung.
Bahkan setelah proses administrasi selesai, petugas Shelmy menyampaikan bahwa pengalihan kepemilikan telah berhasil dilakukan.
Kartu SIM lama kemudian diganti dengan kartu baru, dan SL mengaku mendapat konfirmasi bahwa status kepemilikan akan otomatis beralih setelah kartu baru aktif.
Namun beberapa bulan kemudian, tepatnya pada 14 Mei 2022, SL dan IC kembali mendatangi gerai karena mendapati bahwa data kepemilikan nomor tersebut ternyata belum berubah.
Dalam kunjungan kedua itu, mereka bertemu dengan petugas lain bernama Lian, yang menyampaikan bahwa Shelmy sedang cuti.
Lian kemudian menawarkan diri untuk membantu proses lanjutan dan meminta kembali dokumen pendukung, termasuk Kartu Keluarga (KK).
Belakangan, menurut SL, pernyataan tersebut terbukti tidak benar.
Dalam keterangannya, SL menyebut bahwa pernyataan petugas Lian yang menyebut Shelmy sedang cuti merupakan kebohongan.
Pasalnya, pada saat yang sama atasan petugas tersebut datang dan menyampaikan bahwa Shelmy sebenarnya tidak sedang cuti.
Karena tidak membawa dokumen fisik saat itu, SL langsung mengirimkan foto KK melalui aplikasi WhatsApp kepada Lian.
SL mengaku mempertanyakan alasan dimintanya kembali dokumen yang sebelumnya sudah diserahkan lengkap.
“Kenapa harus mengirimkan dokumen lagi? Padahal seluruh dokumen syarat sudah diserahkan lengkap pada pengurusan pertama tanggal 2 Januari 2022,” ujar SL.
Menurut dia, Lian kemudian menjelaskan bahwa proses harus diulang kembali sebagai permohonan baru dan meminta agar pengurusan sebelumnya dianggap tidak berlaku.
Pernyataan tersebut dinilai SL sebagai tindakan yang tidak profesional dan menyesatkan, karena sebelumnya petugas Shelmy telah menyatakan bahwa proses pengalihan kepemilikan sudah berhasil dilakukan.
Karena proses verifikasi ulang membutuhkan waktu lama dan jam operasional gerai hampir berakhir, pihak Indosat menyarankan agar pengurusan selanjutnya dilanjutkan melalui komunikasi WhatsApp di bawah supervisi Shelmy.
Sejak saat itu, kata SL, dirinya harus aktif melakukan follow-up untuk menanyakan perkembangan proses pengalihan kepemilikan nomor.
Pada 14 Mei 2022, petugas Shelmy menjelaskan bahwa dalam sistem terdapat keterangan “Eligibility Not Clear”, yang dikaitkan dengan dugaan adanya tunggakan tagihan pada nomor lain sehingga proses pengalihan ditangguhkan.
Namun SL membantah adanya tunggakan tersebut. Ia menyatakan seluruh pembayaran selama ini dilakukan secara otomatis melalui kartu kredit atau sistem autodebit.
Pada 26 Mei 2022, ia kembali melakukan follow-up kepada pihak Indosat. Meski demikian, petugas masih menanyakan persoalan tunggakan yang sama.
Baru pada 27 Mei 2022, setelah berulang kali melakukan tindak lanjut, pihak Indosat menyatakan bahwa seluruh tagihan telah dinyatakan lunas dan proses pengalihan tinggal menunggu tahap eskalasi untuk penyelesaian akhir.
Namun hingga kini, pengalihan kepemilikan nomor tersebut disebut belum pernah terealisasi.
Tagihan atas kedua nomor telepon tersebut masih terus terbit atas nama IC, yang menunjukkan bahwa status kepemilikan belum berubah sejak pengajuan pertama pada Januari 2022.
SL menilai kondisi tersebut mencerminkan adanya kelalaian sistematis dan ketidakprofesionalan dalam pelayanan administrasi. Ia juga menyoroti adanya pernyataan yang tidak benar dari petugas, mulai dari klaim bahwa proses telah berhasil dilakukan hingga informasi yang menyebut petugas sedang cuti.
“Pengabaian proses selama lebih dari empat tahun menunjukkan ketiadaan tanggung jawab pelaku usaha atas jasa yang ditawarkan, yang berakibat pada kerugian materil dan imateril bagi konsumen,” kata SL.
Sebagai perusahaan telekomunikasi besar dan perusahaan publik, lanjut dia, sangat tidak wajar apabila proses administrasi sederhana seperti pengalihan kepemilikan nomor membutuhkan waktu bertahun-tahun tanpa penyelesaian yang jelas.
SL juga menegaskan bahwa tindakan petugas yang memberikan informasi tidak benar tersebut dinilai sebagai bentuk kebohongan kepada konsumen dan memperparah kerugian yang dialami.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Indosat terkait keluhan tersebut.
Gayahidup
Gandeng Anang dan Ashanty, ShortChall Hadirkan Platform Video Pendek Berbasis Web3
Jakarta, Hariansentana.com — Platform video pendek berbasis Web3, memperluas ekspansi global dengan menghadirkan sistem yang memungkinkan pengguna memperoleh imbalan nyata dari setiap aktivitas digital mereka.
Di Indonesia, pengembangan dan representasi ShortChall akan dijalankan oleh Vita World, yang diwakili oleh Anang Hermansyah bersama Hur Young. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat penetrasi pasar sekaligus membangun ekosistem kreator lokal.
Kehadiran platform ini membawa konsep baru di mana setiap aktivitas digital pengguna, mulai dari menonton, memberikan suara (voting), hingga mengunggah konten, dapat menghasilkan imbalan ekonomi nyata secara transparan melalui teknologi blockchain.

Managing Director Vita World, Anang Hermansyah dalam jumpa media, Rabu, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah penting untuk memperkuat penetrasi pasar sekaligus membangun ekosistem bagi kreator lokal di tanah air.
Berbeda dengan platform konvensional yang cenderung mendominasi keuntungan, ShortChall mengusung model bisnis yang lebih adil dengan mendistribusikan kembali pendapatan platform kepada pengguna dalam bentuk reward.
Anang menekankan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan konsep tantangan berkelanjutan atau serial challenger yang dijalankan secara bergantian oleh figur publik dan komunitas kreator untuk menjaga antusiasme masyarakat.
Senada dengan hal tersebut, Ashanty mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan peluang di platform yang baru saja mengudara di Indonesia ini.
Ia menjelaskan bahwa pengguna bisa mendapatkan keuntungan finansial hanya dengan melakukan aktivitas sederhana seperti mengunduh dan membagikan konten.

Ashanty juga menyoroti bahwa ShortChall memiliki rekam jejak yang matang dengan persiapan selama tiga tahun sebelum diluncurkan di Korea Selatan, sehingga kehadirannya di Indonesia diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi industri kreatif nasional.
“Ini adalah challenge pertama yang bekerja sama dengan pihak Indonesia yaitu kami berdua. Mumpung masih baru, kalian semua memiliki kesempatan besar untuk menjadi pemenang. Saya berharap ShortChall bisa berkembang pesat di Indonesia dan menjadi wadah kolaborasi bagi artis-artis lainnya,” ujar Ashanty saat memperkenalkan program tersebut di Jakarta.
Sebagai penanda awal kehadirannya, ShortChall meluncurkan program bertajuk “Jodohku Challenge” yang terinspirasi dari lagu hit milik Anang dan Ashanty. Tantangan ini menyiapkan total hadiah mencapai Rp100 juta bagi para pengguna yang mampu menciptakan konten video kreatif dengan durasi maksimal satu menit.

Pemenang utama dari kompetisi ini tidak hanya mendapatkan uang tunai sebesar Rp50 juta, tetapi juga didapuk menjadi duta merek atau Ambassador ShortChall selama satu tahun.
Hingga Maret 2026, ShortChall dilaporkan telah menjangkau 226 negara dengan basis pengguna mencapai 1,7 juta orang dan pertumbuhan rata-rata 50.000 pengguna baru setiap harinya. Dengan fokus awal di pasar Asia, platform ini menargetkan potensi pasar konten video pendek global yang nilainya kini telah menembus angka 100 miliar dolar AS melalui model pendapatan dari iklan digital, tantangan bersponsor, dan sistem berlangganan.(***)
-
Ibukota3 days agoPramono Anung Lantik 884 Pejabat Pemprov DKI Jakarta,Pastikan Proses Mutasi Berdasarkan Sistem Merit.
-
Polhukam4 days agoKorupsi Mesin Jahit Jaktim Dibongkar, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Ibukota3 days agoKelurahan Ancol Lakukan Penataan Kawasan TW II Tahun 2026. di Jalan Ancol Barat VI
-
Polhukam4 days agoTipu Lansia Rp 2,3 M, Ketua PN Kutai Barat dan Istri Dilaporkan ke PMJ Tahun 2024, Korban Pertanyakan Mandeknya Laporan?

