Bodetabek
Ridwan Muhibi Siap Menangkan Wanhay dan Golkar di Pemilu 2023
Bogor, HarianSentana.com – Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) Ridwan Muhibi menyebutkan, bahwa partainya berencana mengusung Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor, Wawan Hikal Kurdi alias Wanhay untuk merebut kursi Bupati Bogor, pada Pemilu 2023 nanti. Ia mengaku, siap mendukung penuh apabila pucuk pimpinann tingkat daerah itu bertarung di Pilkada mendatang.
“Kalau ditanya apakah pak Wanhay yang baru menjabat Ketua DPD Golkar Kabupaten Bogor itu layak dicalonkan menjadi F1, saya bilang sangat layak,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, pada Selasa (03/11/2020).
Menurutnya, apabila berbicara soal Pilkada di Bumi Tegar Beriman yang rencananya akan dilaksanakan pada 2023 mendatang tentu jaraknya masih cukup jauh. Yang terpenrung baginya saat ini DPD Golkar Kabupaten Bogor akan lebih dulu mengkonsolidasikan para kader Partai Golkar agar solid menghafapi perhelatan politik akbar tersebut.
“Intinya sekarang kita menata koordinasi antar kader agar lebih solid antara satu dengan lainnya. Sehingga, jika Wanhay betul-betul mendapat restu dari DPP Golkar untuk bertarung dan merebut kursi F1 kita sebagai kader siap memenangkannya,” katanya.
Ia menjelaskan, konsolidasi yang dimaskudkan itu agar dalam pencapain target saat perhelatan akbar itu dapat berjalan sesuai harapan bersama demi memenangkan Wanhay di Bumi Tegar Beriman.
“Intinya kita sekarang sedang mengumpulkan seluruh komponen yang ada, dimana kita rangkul semua serta mempersiapkan kader terbaik Golkar dalam pemilu serentak di tahun 2023 tersebut,” jelasnya.
Menurut pria yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor itu, untuk pencapaian target suara dan memenangkan pimpinannya itu, DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor akan lebih fokus dengan merangkul kader yang berada di tingkat terbawah untuk mancapai target di pemilih pemula. “Target kita saat pemilu nanti, yaitu pemilih baru atau pemula,” ujarnya.
Lebih lanjut ia memaparkan, dalam pemilu serentak 2023 mendatang dirinya juga berkeinginan jika Partai Golkar mulai dari tingkat nasional, provinsi hingga daerah khususnya Kabupaten Bogor dapat menjadi pemenang sesuai harapan dari seluruh kader partai berlambang pohon beringin.
“Harapan dan capaian kita semua khususnya bagi para kader Golkar bisa memperoleh kemenangan mulai dari tingkat Nasional yaitu membawa Ketua Umum kami pak Airlangga menjadi Presiden, tingkat provinsi Jawa Barat, dapat memenangkan Ade Barkah jadi Gubernur Jabar, dan membawa Wanhay menjadi Bupati Bogor periode 2023-2028,” tutupnya.
Diketahu, tak butuh waktu lama, bagi Wawan Hikal Kurdi atau akrab disapa WanHay usai 2 bulan menduduki Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor menggantikan Jaro Ade, drinya dipercaya untuk merebut kursi Bupati Bogor dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2023 yang akan datang oleh para pengurus kecamatan (PK) dan kadernya.
Hal itu terlihat saat pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor, menggelar peringatan HUT partai Golkar ke-56 tahun yang bertempat di Gedung DPD Golkar di jalan Pemda Cibinong, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (20/10/2020) malam.
Saat akhir acara, para kader dan ketua PK serta pengurus partai berlambang pohon beringin itu mengucapkan yel-yel “WanHay Bupati Bogor, Bupati Bogor WanHay”.
Penulis: Roni/Subur
Bodetabek
Sekber Wartawan Bogor Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama.
Bogor, Hariansentana.com – Sekretariat Bersama (Sekber) Wartawan Bogor menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama di Kantor Sekber Wartawan Bogor, Cibinong Minggu (15/3/2026).
Dengan mengusung tema “Merekatkan Silaturahmi, Merawat Kebersamaan” acara ini dihadiri oleh para wartawan dan jurnalis dari berbagai media yang selama ini berkiprah di wilayah Bogor.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan dihadiri undangan dari berbagai kalangan, seperti Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Achmad Yaudin Sogir, tokoh KNPI sekaligus budayawan Dawak Faturahman dan Ketua Forum RTRW Coky Ps.

Momentum Ramadan dimanfaatkan para jurnalis untuk bertemu, berbagi cerita, serta mempererat hubungan antar rekan seprofesi yang sehari-hari disibukkan dengan aktivitas peliputan di berbagai bidang.
Ketua Panitia kegiatan, Coky Pasaribu, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran para wartawan yang menyempatkan diri untuk hadir dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan buka bersama ini dapat menjadi sarana memperkuat tali silaturahmi serta menjaga kebersamaan di antara anggota Sekber Wartawan Bogor.
Sementara itu, Ketua Umum Sekber Wartawan Bogor HRM Danang Donoroso menegaskan bahwa Sekber merupakan rumah bagi para wartawan dan jurnalis. Menurutnya, meskipun para anggota memiliki aktivitas dan kiprah di berbagai media maupun bidang lainnya, Sekber tetap menjadi rumah besar yang menyatukan para jurnalis.
“Sekber ini adalah rumah bagi para wartawan dan jurnalis. Walaupun kita berkiprah di berbagai media dan kegiatan, kita selalu kembali ke rumah besar kita, yaitu Sekber,” ujar Danang.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis dari Ketua Sekber HRM Danang Danuroso kepada Pondok Pesantren Yatim Hafidz Qur’an Darul Ulum – Pamijahan yang diwakili Ketua Panitia Coky Pasaribu. Bantuan tersebut selanjutnya akan disalurkan kepada sebuah ponpes Darul Ulum sebagai bentuk kepedulian sosial dari komunitas wartawan.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah dan buka puasa bersama yang berlangsung penuh keakraban, menandai kebersamaan para jurnalis dalam suasana Ramadan. (Ron).
Bodetabek
Ketua LSM PRB Minta Transparansi Pengelolaan Zakat Kabupaten Bogor di Bulan Ramadan
M Johan Pakpahan S.H Ketua LSM Peduli Rakyat Bogor ( PRB )
Bogor, Hariansentana.com – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Rakyat Bogor ( PRB ) M Johan Pakpahan S..H , saat di hubungi Sentana melalui telepon seluler nya minggu 8 / Maret / 2026 , Johan menghimbau Ketua Pengelolaan Zakat Kabupaten Bogor untuk menjalankan tugasnya dengan penuh transparansi, mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus di bulan Ramadan.
Lebih lanjut Ketua LSM Peduli Rakyat Bogor ( PRB ) M Johan Pakpahan menegaskan bahwa pengelolaan zakat yang nilainya mencapai miliaran rupiah harus memberikan jaminan kepada pemberi zakat dan menjadikan data penerima zakat jelas serta terakses. “Jangan sampai terjadi penyelewengan zakat, karena hal ini bukan hanya berkaitan dengan hukum pidana korupsi, tetapi juga hukum yang telah ditetapkan Allah SWT,” ujarnya.
Menurut Johan kondisi di mana penyelewengan anggaran zakat masih terjadi di bulan suci Ramadan sangat memprihatinkan. “Apabila zakat dikorupsi atas nama pribadi atau kelompok dan tidak sesuai dengan tujuan penyalurannya, hal itu sungguh miris,” tegasnya.
Ketua LSM Peduli Rajyat Bogor ( PRB ) juga mengimbau lembaga penegak hukum seperti KPK, Polisi, dan Jaksa Agung untuk mengambil sikap tegas. “Ini bukan persoalan sederhana, pengelolaan zakat yang tidak benar harus mendapatkan konsekuensi yang sesuai.” Papar nya. (Ron)
Bodetabek
Pemkab Bogor Diminta Evaluasi Kebijakan, Berikan Solusi Bagi Masyarakat yang Terdampak
Bogor, Hariansentana.com – Ketua LSM PRB M Johan Pakpahan S.H mengajukan permintaan serius kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk mengevaluasi kebijakan Surat Keputusan (SK) Bupati yang melarang kegiatan usaha hiburan dan sejenisnya selama Ramadan, serta kebijakan pengusiran pedagang kaki lima.” terang Johan saat di hubungi melalui telpon seluler nya Rabu (4 / 3 / 2026).
Kebijakan tersebut dinilai kontra dengan kondisi ekonomi masyarakat yang sudah semakin lemah. Penutupan tempat hiburan selama satu bulan penuh membuat karyawan kesulitan menghadapi hidup menjelang Lebaran. Kondisi ini diperparah dengan pengusiran pedagang kaki lima yang berjualan dengan menggunakan motor atau sepeda di sekitar Kawasan Pakansari dan Cibinong oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), tanpa adanya solusi yang jelas.” Ujar nya.
“Rakyat Bogor sudah tercatat memiliki jumlah miskin terbanyak, sehingga perlu perhatian khusus untuk mengangkat ekonomi dan memastikan mereka bisa bertahan hidup,” jelas Ketua LSM PRB.
Permintaan juga diajukan agar Pemkab Bogor memberikan bantuan yang dapat meringankan beban masyarakat terdampak, seperti bantuan tunai, bantuan pangan, penyediaan tempat usaha sementara, atau fasilitasi kredit usaha rakyat dengan bunga rendah. Selain itu, diperlukan toleransi dalam penerapan aturan agar pedagang kecil bisa tumbuh, tanpa mengabaikan hak mereka untuk mencari nafkah.
“Kabupaten Bogor memiliki 6 juta penduduk. Jangan sampai terjadi ‘tikus mati di lumbung padi’ di daerah yang subur ini hanya karena ketatnya aturan yang tidak disertai solusi,” tegasnya.
Untuk itu Johan berharap kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor ,kedepan dapat lebih mempertimbangkan kondisi ekonomi rakyat, sehingga pembangunan Kabupaten Bogor dapat berjalan dengan baik dan tidak ada pihak yang terpinggirkan.”Papar nya…(Ron)
-
Daerah4 days agoBudi Karya Sumadi Absen di Sidang Suap DJKA Medan, Jaksa Sebut Sedang Jalani Perawatan
-
Ibukota5 days agoTunggu Proses Administrasi, THR ASN DKI Jakarta Belum Cair, Pemprov Jakarta Dahulukan PJLP
-
Hiburan3 days agoKemeriahan Lebaran 2026, Ancol Persembahkan Festival Raya Kemenangan
-
Ibukota4 days agoASN Pemprov DKI Viral dalam Konten @sekitaran_jakut, Sedang Dalam Pengobatan

