Connect with us

Gayahidup

Program 1000 Yatim Merdeka Inisiatif Zakat Indonesia

Published

on

JAKARTA, Hariansentana.com  – Memaknai arti kemerdekaan juga memaknainya dengan aksi nyata dalam kebermanfaatan, pada kesempatan ini aksi nyata dari Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) yaitu membantu dan memuliakan adik-adik yatim untuk terbebas dan merdeka dari sisi kesehatan, ekonomi, pendidikan dan kesejahteraan mereka.

Deddy Fenalosa selaku Direktur Edukasi dan Kemitraan Zakat IZI menyampaikan “IZI juga turut andil dalam mengisi kemerdekaan, kemerdekaan itu berarti bahagia, bahagia dengan memberikan sesuatu tindakan nyata kepada yang membutuhkan, melalui tema kegiatan kita hari ini yaitu 1000 Yatim Merdeka, inilah bentuk nyata dan arti definisi merdeka bagi kita semuanya yaitu kita berbagi kebahagiaan kepada anak yatim, kami dari IZI mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama para donatur yang telah memberikan kebahagiaan kepada mereka, kami masih mengajak semuanya untuk bergabung dengan program ini, mohon doanya juga dari semua pihak semoga program ini berjalan dengan baik” ujarnya dalam sambutannya di Jakarta, Sabtu (27/08/2022).

Arman selaku General Manager Mulia Inisiatif menjelaskan bahwa “Program 1000 Yatim Merdeka ini merupakan sub program dari program utama yaitu Proteksi Keluarga Mustahik, bagaimana memberikan proteksi kepada mustahik salah satunya yatim yang saat ini rentan secara ekonomi menengah ke bawah, lalu kenapa kemudian nama program ini 1000 Yatim Merdeka, karena pertama secara substansi kemerdekaan adalah terbebas dari faktor ekonomi kepada anak yatim kita, lalu kedua anak yatim ini adalah yang paling rentan karena faktor ekonomi secara nasional dari angka kemiskinan kita yang masih tinggi, ini adalah segmen yang kita perlu bantu yaitu anak yatim, program ini mencakup secara nasional, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi sampai Indonesia Timur, memang belum menuntaskan secara keseluruhan tapi setidaknya ini adalah aksi nyata bisa memberikan kebahagiaan dan menghadirkan nilai kemerdekaan di bulan kemerdekaan Indonesia ini” tutur Arman.

Salah satu anak yatim yang menjadi penerima manfaat adalah Rafi di Tajur Halang Bogor yang bercita-cita menjadi hafiz Qur’an, dimana Rafi kelak di akhirat ingin memakaikan mahkota untuk kedua orangtuanya terutama ayahnya yang telah wafat. Ibunya merupakan buruh cuci untuk menghidupi Rafi selama ini.

“Rafi kelak juga mau bahagiain mama yang udah membesarkan Rafi, pengen beliin rumah sama mobil buat mama” tutur Rafi.

“Terima kasih buat donatur buat IZI yang udah membahagiakan dan bantu anak saya, semoga diberikan rezeki kesehatan dan keberkahan dari Allah SWT” ujar Ibunda Rafi.

Kemudian di IZI Bengkulu ada sembako untuk Panti Asuhan Mutiara Kasih yang dimana menampung banyak anak yatim disabilitas, tunawicara dan autisme, kemudian di Palembang anak-anak yatim sedang berbelanja bersama untuk perlengkapan pendidikan seperti tas, buku tulis, sepatu dan lain-lain bersama IZI Sumatera Selatan. (***)

Gayahidup

Resmi Berdiri, PT Aksara Koneksi Digital Siap Perkuat Pemerataan Akses Digital di Indonesia

Published

on

By

JAKARTA, Sentana – Industri teknologi nasional kembali bertambah dengan hadirnya pemain baru. PT Aksara Koneksi Digital (AKD) resmi berdiri setelah penandatanganan Akta Pendirian Perusahaan yang digelar di Hotel Gran Melia, Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Perusahaan ini hadir sebagai mitra resmi layanan Internet Rakyat dan Star Light yang berada di bawah kepemilikan saham tokoh nasional Hasyim J. dan Fadel Muhammad. Kehadiran PT AKD diharapkan dapat memperkuat pembangunan infrastruktur digital sekaligus memperluas akses konektivitas di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Utama PT Aksara Koneksi Digital, Agus Mile, mengatakan pendirian perusahaan merupakan langkah strategis untuk mendukung percepatan transformasi digital nasional melalui penyediaan layanan konektivitas yang berkualitas.

“Kehadiran PT Aksara Koneksi Digital bukan sekadar ekspansi bisnis, melainkan komitmen nyata kami untuk mempercepat pemerataan akses digital di Indonesia. Sebagai mitra resmi Internet Rakyat dan Star Light, kami siap menghadirkan infrastruktur konektivitas yang solid, inklusif, dan modern demi mendukung percepatan transformasi digital nasional menuju Indonesia Emas,” ujar Agus Mile.

Dalam kesempatan tersebut juga diumumkan susunan manajemen yang akan memimpin perusahaan. Jajaran Dewan Komisaris dipimpin Komisaris Utama Hanna Fadel Muhammad didampingi Komisaris Silvi. Sementara jajaran direksi terdiri atas Direktur Utama Agus Mile, Direktur Bisnis Taufik P., Direktur Operasional Ervan Muda, Direktur Keuangan Drs. Ega, M.Ak., Project Manager Miman Husain, serta Project Teknik Manager Daru.

Dukungan terhadap berdirinya PT AKD juga datang dari berbagai kalangan. Bendahara Umum Lamahu, Olies Datau, menyampaikan harapannya agar perusahaan mampu menjadi salah satu pelopor industri teknologi nasional.

“Saya mendoakan semoga PT Aksara Koneksi Digital sukses besar, solid, dan berkembang pesat menjadi pelopor industri teknologi di tanah air. Selamat berkarya untuk Indonesia,” ujar Olies.

Dengan resmi berdirinya PT Aksara Koneksi Digital, perusahaan menargetkan dapat berkontribusi dalam memperluas pemerataan akses internet, memperkuat ekosistem digital, serta mendukung agenda transformasi digital Indonesia melalui pengembangan infrastruktur konektivitas yang berkelanjutan.

Continue Reading

Gayahidup

K-Food Pop-up Store: K-Halal Universe 2026 Jakarta Sukses Meriahkan Kota Kasablanka Selama 10 Hari

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com – K-Food Pop-up Store: K-Halal Universe 2026 Jakarta yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian, Pangan dan Urusan Pedesaan Republik Korea (MAFRA) bersama Korea Agro-Fisheries & Food Trade Corporation (aT) sukses menghadirkan pengalaman kuliner Korea halal yang meriah bagi masyarakat Indonesia. Selama 10 hari, mulai 10–19 Juli 2026 lalu, bertempat di Grand Atrium dan Mosaic Walk, Kota Kasablanka Mall, Jakarta, dipenuhi ribuan pengunjung yang ingin mengenal lebih dekat makanan dan budaya Korea.

Acara dibuka secara resmi dalam Opening Ceremony yang berlangsung meriah dengan dihadiri oleh Yoon Soon-gu, Ambassador of the Republic of Korea to Indonesia, Dr. Ir. A. Haikal Hassan Baras, MMT, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Shin Dong-hee, Kepala aT Jakarta, serta para tamu undangan dari berbagai instansi pemerintah dan mitra industri.

Sebelum prosesi pembukaan resmi dimulai, suasana semakin hangat dengan penampilan spesial dari penyanyi Indonesia Nyoman Paul. Setelah seremoni pembukaan, antusiasme pengunjung memuncak saat boy group Korea ASC2NT tampil membawakan penampilan spesial yang menjadi simbol dimulainya rangkaian kemeriahan K-Food Pop-up Store selama sepuluh hari penuh.

Selama penyelenggaraan acara, lebih dari 500.000 pengunjung tercatat mengunjungi area Grand Atrium dan Mosaic Walk Kota Kasablanka. Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya setiap program yang diselenggarakan, mulai dari pameran produk, aktivitas interaktif, hingga berbagai pertunjukan hiburan.

Sebagai salah satu daya tarik utama, acara ini menghadirkan 10 importir resmi produk makanan dan minuman Korea yang memperkenalkan beragam produk asli Korea kepada masyarakat Indonesia. Produk yang dipamerkan dan dipasarkan meliputi berbagai jenis ramyeon instan, minuman Korea, aneka camilan, frozen food, minuman tradisional berbahan ginseng, hingga suplemen kesehatan anak.

Sepuluh tenant yang berpartisipasi dalam acara ini adalah PT Asia Utama Indonesia, PT Kaifa Food, PT Green Nature Farm, PT STC Natural Indo, PT Tirta Buana Indoraya, PT Dunia Hijau, PT Korinus, PT Korinhub, PT Okosia, dan PT Koin Bumi, yang selama penyelenggaraan acara menghadirkan berbagai promo menarik serta memperkenalkan produk-produk Korea yang autentik kepada masyarakat Indonesia.

Selain booth produk, pengunjung juga dapat menikmati berbagai hidangan khas Korea di K-Street Food Booth yang dikelola oleh Asosiasi Restoran Korea di Indonesia (K-Food Association). Berbagai menu populer seperti Tteokbokki, Ramyeon, Eomuk, Bulgogi Rice Bowl, serta makanan khas Korea lainnya tersedia untuk dinikmati.

Pada booth K-Street Food juga diadakan experience Making Kimchi sehingga pengunjung bisa merasakan membuat kimchi authentic langsung dari chef Korea. Tidak hanya itu, hadir pula Yoajung Ice Cream Booth yang menawarkan dessert khas Korea yang sedang populer.

Untuk memberikan pengalaman yang lebih interaktif, penyelenggara menghadirkan berbagai zona pengalaman (experience zone), salah satunya adalah K-Picnic Zone.

Di area ini, pengunjung dapat menikmati ramyeon gratis dalam suasana taman dan area piknik yang dibuat menyerupai suasana piknik di Korea Selatan. Selain itu, berbagai experience lain juga diadakan dalam event ini seperti experience membuat kimchi, membuat mandu, dan membuat tteok. Semua experience ini dapat diikuti oleh pengunjung dengan gratis.

Selain menghadirkan pengalaman kuliner, berbagai kompetisi kreatif juga diselenggarakan untuk melibatkan masyarakat secara aktif. Dance Cover Competition mengusung konsep Brand Ambassador, di mana para peserta menampilkan koreografi sambil merepresentasikan salah satu brand tenant yang berpartisipasi dalam K-Food Pop-up Store.

Kompetisi lainnya adalah K-Food Makeup Competition yang diikuti oleh 35 peserta, dengan tema riasan yang terinspirasi dari makanan Korea, seperti Fresh K-Food Look, Luxury K-Food Look, dan Street Food Idol Makeup Look.

Bagi anak-anak, diselenggarakan Drawing & Coloring Competition bertema “Color Your K-Food”, yang diikuti oleh 50 peserta berusia 4–12 tahun. Melalui kompetisi ini, anak-anak diajak mengenal berbagai makanan khas Korea melalui kegiatan menggambar dan mewarnai.

Sementara itu, pecinta dessert Korea dapat mengikuti K-Dessert Workshop & Decoration Competition. Setelah mengikuti workshop, peserta melanjutkan kompetisi menghias kue menggunakan berbagai snack asli Korea. Kompetisi ini diikuti oleh 9 tim yang menampilkan kreativitas mereka dalam mengolah produk-produk K-Food menjadi dekorasi dessert yang menarik.

Memasuki minggu kedua, antusiasme pengunjung semakin meningkat dengan hadirnya dua chef ternama Indonesia, Mama Lita dan Chef Martin Praja, yang membawakan sesi K-Halal Cooking Demo menggunakan bahan-bahan asli Korea dan halal. Dalam sesi tersebut, Mama Lita menyajikan cara memasak menu Budae-jjigae, sementara Chef Martin Praja menyajikan dua menu favorit Korea, yaitu Chadol Bulchobap dan Jeukseok Tteokbokki. Tidak hanya menyaksikan proses memasak secara langsung, para pengunjung juga mendapatkan berbagai tips mengolah masakan Korea agar tetap autentik namun mudah dibuat di rumah.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan spesial dari penyanyi Indonesia Feby Putri yang berhasil menghibur ribuan pengunjung. Sebagai penutup rangkaian acara, grup Sorijilleo menghadirkan pertunjukan Noraebang K-Pop yang enerjik dan mengajak pengunjung bernyanyi bersama, menutup acara dengan suasana penuh semangat.

Melalui penyelenggaraan K-Food Pop-up Store: K-Halal Universe 2026 Jakarta, diharapkan masyarakat Indonesia semakin mengenal dan memahami cara memilih produk makanan Korea yang asli dan telah memiliki sertifikasi halal, sehingga dapat menikmati cita rasa autentik Korea dengan lebih aman dan terpercaya. Acara ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama antara Korea Selatan dan Indonesia dalam memperkenalkan produk pangan Korea yang berkualitas sekaligus memperluas pasar K-Food halal di Indonesia.

Dengan tingginya antusiasme masyarakat sepanjang penyelenggaraan acara, K-Food Pop-up Store: K-Halal Universe 2026 Jakarta menjadi bukti bahwa minat masyarakat Indonesia terhadap makanan Korea terus meningkat, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pasar strategis bagi produk K-Food halal di kawasan Asia Tenggara.(***)

Continue Reading

Kesehatan

SWICC Bogor Raya Hadir dengan Layanan Kanker Terpadu Pertama di Wilayah Penyangga Jakarta

Published

on

Sentul, Hariansentana.com – Kehadiran Suherman Widyatomo Integrated Cancer Center (SWICC) di Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong, menjadi pusat layanan kanker terpadu pertama di wilayah Bogor Raya, Ciawi, Sukabumi, dan Depok.

Fasilitas ini menjadi semakin penting dan mudah di akses, mengingat kanker masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia. Diharapkan SWICC bisa menjadi pusat harapan baru bagi pasien kanker, sekaligus menjadi bentuk kontribusi nyata Sentra Medika dalam pembangunan sektor kesehatan nasional.

Demikian hal tersebut diungkapkan Presiden Director Sentra Medika Hospital Group Dr. drg. Eddy Suharso, S.H, M Kes, dalam acara perayaan 1 Tahun Perjalanan Widyatomo Integrated Cancer Center (SWICC) melalui Bogor Oncology Summit SWICC (BOSS) 2026 di Aston Hotel Sentul Bogor Minggu (2/8/2026).

Forum ilmiah onkologi nasional yang menyoroti penguatan akses layanan kanker terpadu ini menghadirkan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, sebagai keynote speaker yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan layanan kanker di Indonesia.

Menurut Menkes, deteksi dini menjadi kunci untuk menekan angka kematian akibat kanker yang masih tinggi.

“Upaya promotif dan preventif harus diperkuat, termasuk memperluas akses skrining agar kanker dapat terdeteksi lebih awal,” ujar Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya,

Kehadiran pusat kanker terpadu SWICC di wilayah penyangga Jakarta menjadi langkah strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan onkologi yang komprehensif.

“Kami mengusung konsep One Stop Cancer Care, sehingga pasien dapat memperoleh layanan mulai dari edukasi, deteksi dini, diagnosis, hingga terapi dalam satu sistem terintegrasi,” Eddy Suharso.

Berdasarkan data Global Cancer Observatory (GCO) 2024, jumlah penderita kanker di Indonesia mencapai lebih dari 1,13 juta kasus, dengan 474 ribu kasus baru dan lebih dari 283 ribu kematian.

Kondisi ini menunjukkan perlunya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan dan deteksi dini kanker.

Dalam forum ilmiah tersebut, sejumlah pakar onkologi nasional turut menjadi pembicara utama, di antaranya Dr. dr. M. Yadi Permana, Sp.B(K)Onk, Dr. dr. Andhika Rachman, Sp.PD-KHOM, FINASIM, dan Dr. dr. Angela Giselvania, Sp.Onk.Rad(K). Mereka membahas perkembangan terbaru penanganan berbagai jenis kanker, termasuk kanker payudara, paru, serviks, kolorektal, hingga leukemia.

Selain itu, pembicara dari berbagai daerah juga turut berpartisipasi, seperti dr. Venita Eng dari Bali, Prof. dr. Linda W. A. Rotty, Sp.PD-KHOM dari Sentra Medika Hospital Minahasa Utara, serta dr. Trinugroho Heri Fadjari, Sp.PD-KHOM dari Bandung.

Secara keseluruhan, lebih dari 30 dokter onkologi berpengalaman terlibat dalam simposium ilmiah ini.

Ketua Panitia BOSS 2026, dr. Ronaningtyas Maharani MARS, CRMP, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi forum berbagi ilmu, tetapi juga memperkuat jejaring antar tenaga medis.

“Kami ingin memastikan penanganan kanker di Indonesia semakin terstandarisasi dan berbasis perkembangan ilmu terbaru,” ujarnya.

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan satu tahun, SWICC juga menjalankan program 500 skrining kanker gratis bagi masyarakat. Program ini mencakup pemeriksaan kanker payudara, serviks, hati, kolorektal, dan prostat sebagai upaya memperluas akses deteksi dini.

Kampanye edukasi bertajuk “Stronger in Awareness, Together in Detection” turut digencarkan melalui webinar nasional dan seminar kesehatan.

Program ini ditujukan untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai pentingnya pencegahan serta deteksi dini kanker.

SWICC yang berada di bawah naungan Sentra Medika Hospital Group merupakan pusat layanan kanker terpadu pertama di wilayah Bogor Raya, Ciawi, Sukabumi, dan Depok. Layanan yang tersedia mencakup pemeriksaan diagnostik seperti CT Scan, MRI, mammografi, hingga pemeriksaan berbasis genetik, serta terapi seperti bedah onkologi, kemoterapi, radioterapi, imunoterapi, dan terapi target.

Pendekatan multidisiplin diterapkan dalam setiap penanganan pasien, sehingga rencana terapi dapat disesuaikan dengan jenis kanker, stadium, dan kondisi klinis masing-masing individu.

Ke depan, SWICC menargetkan penguatan jejaring layanan kanker serta peningkatan kesadaran masyarakat agar deteksi dini dapat dilakukan lebih luas.

Langkah ini diharapkan mampu menekan angka kasus kanker stadium lanjut serta meningkatkan harapan hidup pasien di wilayah Bogor dan sekitarnya. (***)

Continue Reading
Advertisement

Trending