Nasional
Perkuat Institusi, Ombudsman Temui Menko Polhukam
Jakarta, HarianSentana.com – Jajaran Ombudsman Republik Indonesia bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD untuk membahas penguatan lembaga tersebut, salah satunya adanya ketidakpatuhan terhadap rekomendasi Ombudsman.
Menurut Ketua Ombudsman RI Prof Amzulian Rifai, salah satu pembicaraan terkait penguatan Ombudsman adalah bagaimana supaya kementerian dan lembaga mematuhi saran maupun rekomendasi yang disampaikan
“Hari ini kita berkoordinasi dengan Menko Polhukam terkait dengan bagaimana memperkuat institusi Ombudsman,” katanya di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (22/1/2020).
Didampingi dua anggota Ombudsman RI, yakni Ninik Rahayu dan Ahmad Su’adi, Amzulian mengungkapkan, bahwa, kepatuhan kementerian dan lembaga terhadap saran maupun rekomendasi yang disampaikan Ombudsman sangat penting agar tercipta “good governance”.
“Karena kalau kita berbicara pencapaian-pencapaian yang ingin dicapai oleh negara ini, kalau tidak ada ‘good governance’, ya, tidak tercapai,” tegasnya.
Ia berharap ada pertemuan yang bersifat rutin dipimpin Kemenko Polhukam untuk mengoordinasikan seluruh kementerian dan lembaga yang kamu anggap perlu mendapatkan perhatian.
“Selama ini ada beberapa kementerian dan lembaga yang tingkat kepatuhannya rendah, antara lain Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi,” ungkapnya.
“Kemenristek Dikti yang tidak dijalankan itu terkait misalnya laporan adanya plagiarisme oleh rektor terpilih. Kita juga apresiasi karena Pak Mendikbud baru baru ini sudah mampir ke ombudsman, kita koordinasi, dan kita sampaikan terhadap hal ini,” paparnya.
Sementara anggota Ombudsman RI Ninik Rahayu menyebutkan setidaknya ada 13 rekomendasi yang tidak ditindaklanjuti kementerian dan lembaga, dan sembilan rekomendasi di antaranya kepada Kemendagri.
“Jadi, ini mungkin ke depan, sebagaimana yang disampaikan Pak Ketua, akan dilakukan rapat koordinasi terbatas dengan kementerian terkait untuk mencari solusi terhadap upaya pelaksanaan rekomendasi pelaksaan tersebut,” katanya.(sl)
Ibukota
Fida Ketua TP PKK Jakut Pimpin Panen di Kebun Gangnam
Jakarta, Hariansentana.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) kota administrasi Jakarta Utara, Fida Hendra Hidayat memimpin panen buah dan sayuran di Kebun Pegangsaan Dua Menanam (Gangnam), Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari aparatur kecamatan dan kelurahan, anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP), serta kader PKK setempat.
Fida mengapresiasi kolaborasi dan semangat warga bersama kader PKK dalam mengelola Kebun Gangnam. Kebun tersebut menjadi contoh pemanfaatan ruang hijau secara produktif dan berkelanjutan di wilayah perkotaan.
“Kebun Gangnam membuktikan bahwa dengan kebersamaan dan kreativitas, lahan terbatas dapat memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujarnya, Senin (9/2).
Fida menjelaskan, kegiatan panen ini merupakan bagian dari upaya mendorong pemanfaatan lahan terbatas secara produktif sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga. Ia berharap program serupa dapat terus dikembangkan dan direplikasi di wilayah lain.
“Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK,” terangnya.
Sementara itu, Sekretaris Kelurahan Pegangsaan Dua, Pitra Seva menuturkan, keberadaan Kebun Gangnam tidak hanya berdampak pada hasil panen, tetapi juga meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga lingkungan.
“Kebun Gangnam menjadi ruang edukasi dan kolaborasi antara warga, kader PKK, dan perangkat kelurahan. Kebun ini menumbuhkan rasa memiliki serta kepedulian terhadap lingkungan,” ungkapnya.
Seva merinci, hasil panen kali ini meliputi 16,5 kilogram melon jenis Inthanon, Madesta, dan Golden Melon; enam kilogram terong ungu; dua kilogram cabai; enam kilogram jagung manis; lima kilogram kangkung; dua kilogram kemangi; 2,5 kilogram pakcoy; serta 1,5 kilogram daun ubi.
“Melalui kegiatan ini, kami terus mendukung pertanian perkotaan sebagai solusi untuk menciptakan lingkungan yang hijau, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat Pegangsaan Dua,” tandasnya.(Sutarno)
Ibukota
Dukung Pelaksanaan HPN 2026, Ketua Pokja PWI Jakarta Utara Apresiasi Pemkot Jakut
Jakarta, Hariansentana.com.– Pengurus Kelompok Kerja (Pokja) PWI Wali Kota Jakarta Utara menghadiri acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang diselenggarakan di Masjid Raya Al-Bantani, Serang, Pemerintah Daerah Banten pada Senin (9/2/2026).
Keberangkatan 35 pengurus Pokja PWI Wali Kota Jakarta Utara ini difasilitasi serta didukung oleh Pemerintah Kota Jakarta Utara Administrasi.
Atas dukungan tersebut Ketua Kelompok Kerja (Pokja) PWI Jakarta Utara Sunarno di Dampingin Bang Haji Tarno,menggatakanSangat berterima kasih kepada Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat.
“Saya mengucapkan banya terima kasih kepada Bapak Hendra Hidayat, Wali Kota Jakarta Utara yang telah memberi dukungan kepada kami. Kedepannya, kami siap menjadi mitra pemerintah dalam menjaga marwah pers sekaligus mendukung program pembangunan melalui pemberitaan yang objektif, edukatif,dan berimbang serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Sunarno.
Ia juga mengapresiasi kepada seluruh instansi yang turut berpartisipasi dalam momen peringatan HPN ke -80 yang diselenggarakan di Banten selama beberapa hari.
“Dan saya pribadi sebagai ketua Pokja PWI Jakarta Utara mengucapkan banyak terima kasih atas partisipasinya kepada semua instansi terkait yang sudah mensupport atas kegiatan HPN,” tuturnya.(Sutarno)
Polhukam
Spanduk Sukamdi Jadi Sorotan, Begini Komentar Tokoh PPP
SEMARANG , SENTANA – Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ada satu momentum yang sempat menjadi perhatian media dalam acara Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP Jawa Tengah yang diselenggarakan di Hotel Patra, Semarang, Jawa Tengah pada tanggal 7 Februari 2026. Yaitu adanya beberapa spanduk yang terpasang Foto Mardiono dengan tulisan Selamat Datang Sukamdi di Bumi Jawa Tengah.
Belum diketahui secara pasti apa yang dimaksud dalam spanduk tersebut. Apa kaitannya nama Sukamdi dengan Mardiono (Ketua Umum PPP versi Kemenkum).
Isu tersebut nampaknya memancing perhatian publik dan beberapa Tokoh PPP. Diantaranya Majelis Syari’ah DPP PPP, Dr. KH. Fadlolan Musyaffa’.

Melalui keterangannya, Minggu (8/2), Kyai Fadlolan mengungkapkam bahwa, agar isu tersebut tidak menjadi bola liar dan tidak menjadi fitnah, sebaiknya ditelusuri dulu apa maksud yang tertulis di spanduk tersebut.
“Saya tidak mengetahui apa maksud yang ada di spanduk tersebut, saya tidak menghadiri Muswil, karena saya juga tahunya dari media yang beredar. Tapi karena dikaitkan dengan nama Partai PPP, sebaiknya di kroscek dulu,” kata Kyai Fadlolan.
Hal senada juga disampaikan oleh Azazie Senior PPP. Menurutnya, perlu ditelusuri dulu apa kaitannya, apa maksudnya.
“Sebaiknya ditelusuri dulu, supaya tidak ada spekulasi yang aneh-aneh. Apa yang dimaksud dengan Nama dan Gambar yang terpasang di Spanduk tersebut,” imbuh Azazie. (Red).
-
Ibukota7 days agoDPRD DKI Minta Pemprov DKI Jakarta Segera Atasi Masalah RDF Rorotan
-
Kesehatan5 days agoPT Fast Beauty Indonesia Dukung Generasi Muda Melalui Program CSR “Glow Up with Knowledge” di SMKN 74 Jakarta Selatan.
-
Ibukota2 days agoKerja Bakti Massal “Jaga Jakarta Bersih” Digelar di Kelurahan Pademangan Barat
-
Polhukam4 days agoAkhirnya, Bimtek Nasional DPRD F-PPP Dibatalkan

