Polhukam
Panglima TNI Kembali Mutasi Sejumlah 75 Pati TNI
Jakarta, Hariansentana.com – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. kembali melakukan mutasi jabatan di lingkungan TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier, serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis.
Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1038/XII/2020 tanggal 28 Desember 2020 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia, telah ditetapkan mutasi dan promosi jabatan 75 Perwira Tinggi (Pati) TNI terdiri dari 26 Pati TNI AD, 18 Pati TNI AL dan 31 Pati TNI AU.
26 Pati TNI AD yaitu, Letjen TNI M. Herindra, M.A., M.Sc. dari Kasum TNI menjadi Wakil Menteri Pertahanan, Mayjen TNI Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.M., M.Hum. dari Kadilmiltama Mahkamah Agung menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Polkamnas Panglima TNI, Kolonel Inf Ade Prasetya Nurdin dari Inspektur Danpaspampres menjadi Pa Sahli Tk. II Was Eropa dan AS Sahli Bid. Hubint Panglima TNI, Brigjen TNI Kuat Budiman, S.I.P. dari Athan RI Beijing, Tiongkok menjadi Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Dr. Eri Radityawara Hidayat, M.B.A., MHRMC. dari Kadispsiad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Caj Drs. Bambang Sutisna, M.Psi. dari Kasubdisbinfungpsi Dispsiad menjadi Kadispsiad, Brigjen TNI Taufik Budilukito, S.H. dari Kadisinfolatad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Arm Drs. Winarto, M.Hum. dari Dirjian Olahyudha Pusjianstra TNI menjadi Kadisinfolatad, Brigjen TNI P. Gunung Sarasmoro dari Kadislaikad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Inf Yusep Sudrajat, S.I.P., M.Si. dari Paban Sahli Kasad Bid. Narkoba menjadi Kadislaikad.
Brigjen TNI Sidhi Purnomo, C.Fr.A. dari Wair Kostrad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Inf Bagus Suryadi Tayo dari Pamen Denmabesad menjadi Wair Kostrad, Brigjen TNI Panca Iswandaru, S.E. dari Pa Sahli Tk. II Kasad Bid. Indag menjadi Staf Khusus Kasad, Kolonel Inf Amrizar dari Ses Dislitbangad menjadi Pa Sahli Tk. II Kasad Bid. Indang, Mayjen TNI Harizon, M.M. dari TA Pengkaji Bid. Kewaspadaan Nasional Lemhannas menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Sugeng Santoso, S.I.P. dari Karo Humas Settama Lemhannas menjadi TA Pengkaji Bid. Kewaspadaan Nasional Lemhannas, Brigjen TNI Agus Arif Fadila, S.I.P dari TA Pengkaji Madya Bid. Demografi Lemhannas menjadi Karo Humas Settama Lemhannas, Kolonel Inf Iwan Ma’rup Zainudin, S.E. dari Pamen Denmabesad menjadi TA Pengkaji Madya Bid. Demografi Lemhannas.
Letjen TNI Herman Asaribab dari Wakasad menjadi Pati Mabes TNI AD (meninggal dunia), Mayjen TNI Kasim Genawi, S.I.P., M.Tr.(Han), C.Fr.A., dari Pa Sahli Tk. III Bid. Jahpers Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Herman Waluyo dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Beriman Purba, S.E., M.Si.(Han) dari Direktur Penanggulangan dan Pemulihan Pemerintahan BSSN menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Wahyu Sapto Nugroho dari Ir Pusterad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Victor Prihatino Tobing, S.M. dari Direkrur Penanggulangan dan Pemulihan Ekonomi Digital Pada Deputi Bid. Penanggulangan dan Pemulihan BSSN menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Eko Prayitno dari Asintel Kaskogabwilhan III menjadi Pati Mabes TNI AD (meninggal dunia) dan Brigjen TNI Sudjari, S.I.P., M.Si. dari Dirlitbang Pusterad menjadi Pati Mabes TNI AD (meninggal dunia).
18 Pati TNI AL yaitu, Mayjen TNI (Mar) Budi Purnama, S.Pi., M.Agr. dari Pa Sahli Tk. III Bid. Banusia Panglima TNI menjadi Staf Khusus Kasal, Laksma TNI Nur S. Prihartono, S.E., M.Tr.(Han) dari Kadiskomlekal menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Banusia Panglima TNI, Kolonel Laut (E) Joko Edi Supriyanto, S.Sos. dari Sekdislitbangal menjadi Kadiskomlekal, Laksma TNI Drs. Asep Wawan Winandi, M.H., M.Tr.Opsla dari Pa Sahli Tk. II Was Eropa dan AS Sahli Bid. Hubint Panglima TNI menjadi Staf Khusus Kasal, Kolonel Laut (E) Saiful Basri dari Pamen Sahli Kersin Sahli Kasal Bid. Wilnas menjadi Pa Sahli Tk. II Lingkungan Hidup Sahli Bid. Wassus dan Lingkungan Hidup Panglima TNI, Laksda TNI Dr. Drs. Ir. S. Thamrin, M.Eng.Sc., CIQaR dari Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan menjadi Koorsahli Kasal, Laksma TNI Dr. Kasih Prihantoro, S.E., M.M., M.Tr.(Han) dari Kadislitbangal menjadi Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan, Laksma TNI Agus Karminto, S.E. dari Kadisbekal menjadi Kadislitbangal, Kolonel Laut (S) Eko Purwanto, S.E., M.A.P., C.Fr.A. dari Paban IV Bek Slogal menjadi Kadisbekal.
Laksma TNI Ir. Nur Fahrudin, M.M. dari Wairjenal menjadi Pati Sahli Kasal Bid. Iptek, Laksma TNI Sunaryo, C.Fr.A. dari Ir II Itjen Kemhan menjadi Wairjenal, Laksma TNI Yos Sumiarso, S.E., M.Si. dari Kapuskod Baranahan Kemhan menjadi Ir II Itjen Kemhan, Laksma TNI Janter Elias M., M.Si.(Han)., C.Fr.A. dari Pati Sahli Kasal Bid. Iptek menjadi Kapuskod Baranahan Kemhan, Brigjen TNI (Mar) Purnomo dari Waaster Panglima TNI menjadi Asdep Koordinasi Kewaspadaan Nasional Kemenko Polhukam, Brigjen TNI (Mar) Agus Sulistyo dari Asdep Koordinasi Kewaspadaan Nasional Kemenko Polhukam menjadi Waaster Panglima TNI, Laksma TNI Imam Suprayitno, S.E., M.Tr. (Han) dari Karo Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan Setmilpres Kemensetneg menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI, Laksma TNI Ir. Yunus Subekti, M.A.P. dari Pati Sahli Kasal Bid. Soskumdang menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun) dan Laksma TNI Bambang Pramushinto, M.A., Dipl.War College dari Waasops Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun).
31 Pati TNI AU yaitu, Marsda TNI Kukuh Sudibyanto dari Aslog Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsda TNI Dento Priyono dari Pa Sahli Tk. III Bid. Ekkudag Panglima TNI menjadi Aslog Panglima TNI, Marsma TNI Sujatmiko G. S., M.Sc. dari Irbinsumda Itjenau menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Ekkudag Panglima TNI, Kolonel Tek Y. Catur Prasetiyanto Panggih dari Asren Koharmatau menjadi Irbinsumda Itjenau, Marsda TNI Irwan Is. Dunggio, S.Sos. dari Pa Sahli Tk. III Bid. Polkamnas Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsma TNI Deny Muis dari Wadan Paspampres menjadi Staf Khusus Kasau, Kolonel Pas Wahyu Hidayat dari Asren Korpaskhas menjadi Wadan Paspampres, Marsma TNI Bayu Hendra Permana, S.E., M.M. dari Pati Sahli Kasau Bid. Kersalem menjadi Athan RI Beijing, Tiongkok, Kolonel Kes dr. Agoes Tino S., Sp.B. dari Pa Ahli Bid. Aeroklinik Lakespra dr. Saryanto menjadi Pati Sahli Kasau Bid. Kersalem, Marsda TNI Irawan Nurhadi dari Aspotdirga Kasau menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsma TNI Kusworo, S.E., M.M. dari Kadisopslatau menjadi Aspotdirga Kasau.
Marsma TNI Meka Yudanto, S.Sos., M.A.P. dari Pangkosek Hanudnas I Jkt menjadi Kadisopslatau, Kolonel Pnb Djoko Tjahjono, S.E., M.M. dari Pamen Sopsau menjadi Pangkosek Hanudnas I Jkt, Marsma TNI Ronny Irianto Moningka, S.T., M.M. dari Danlanud Rsn menjadi Wadan Seskoau, Marsma TNI Andi Kustoro dari Kas Koopsau II menjadi Danlanud Rsn, Marsma TNI Widyargo Ikoputra, S.E., M.M. dari Danlanud Iwj menjadi Kas Koopsau II, Kolonel Pnb Mochammad Untung Suropati, S.E. dari Pamen Sopsau menjadi Danlanud Iwj, Marsma TNI Agus Pandu Purnama, S.Sos. dari Pati Sahli Kasau Bid. Air Power menjadi Staf Khusus Kasau, Marsma TNI A. Joko Takarianto dari Staf Khusus Kasau menjadi Pati Sahli Kasau Bid. Air Power, Marsma TNI I G. Made Radar P.J., S.T. dari Kadiskonsau menjadi Kadisbtbau, Marsma TNI Ir. Made Mahendra dari Kadisbtbau menjadi Kadiskonsau.
Marsda TNI Bebas Irianto, S.H. dari TA Pengkaji Bid. Diplomasi Lemhannas menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsma TNI Toto Miarto dari Pa Sahli Tk. II Poldagri Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI menjadi TA Pengkaji Bid. Diplomasi Lemhannas, Marsma TNI Hari Pramono dari Kadisinfolahtaau menjadi Pa Sahli Tk. II Poldagri Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI, Kolonel Lek Joseph Rizki P., S.T., S.I.P. dari Seslem Seskoau menjadi Kadisinfolahtaau.
Marsda TNI I Nyoman Trisantosa, S.I.P., M.Tr.(Han) dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi TA. Pengajar Bid. Ilpengtek Lemhannas, Marsda TNI Surya Margono, S.E. dari Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsma TNI Ronald L. Siregar, S.T., M.M., M.Tr.(Han) dari Karo Pam Setmilpres Kemensetneg menjadi Staf Khusus Kasau, Marsma TNI Wisnu Dewantoko, S.E., M.M., M.Si.(Han) dari Kadisaeroau menjadi Koorsahli Kasau, Kolonel Tek Eddy Supriyono, S.E., M.M. dari Sesdisaeroau menjadi Kadisaeroau dan Marsma TNI Amirullah HZ. dari Kapusdata dan Informasi BNPP (Basarnas) menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun).
Polhukam
Pembangunan Padel di Meruya Utara Jakbar, Disegel, CKTRP Pastikan Tak Ada Aktivitas
Jakarta, Hariansentana.com.- Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) pemerintahan kota administrasi jakarta Barat memastikan tidak ada aktivitas pembangunan lapangan padel di RW 10, Kelurahan Meruya Utara, sebelum seluruh proses perizinan, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) secara resmi selesai.
Penegasan tersebut disampaikan setelah sudis CKTRP Jakarta Barat menggelar rapat bersama pemilik bangunan lapangan padel di RW 10 Meruya Utara.
Rapat turut dihadiri Unit Pengelola Jakarta Aset Management Center (JAMC) BPAD DKI Jakarta dan Suku Badan Pengelolaan Aset Daerah (Suban PAD) Kota Jakarta Barat.
“ Kami menindaklanjuti pengaduan masyarakat dengan memanggil pemilik bangunan padel untuk membahas permohonan PBG,” ujar Plh Kepala Sudin CKTRP Jakarta Barat, Ridwan Arafah, saat dikonfirmasi, Rabu (2/9).
Ridwan menjelaskan, terdapat enam poin yang disepakati dalam rapat tersebut. Pertama, Perjanjian Kerja Sama (PKS) tertanggal 22 Desember 2025 mencakup lahan seluas sekitar 1.860 meter persegi. Namun, hasil peninjauan menunjukkan pemanfaatan atau bangunan di lokasi melebihi luasan yang tercantum dalam PKS.
Kedua, penambahan luasan telah diajukan dan proses penyempurnaan PKS atau adendum sedang berjalan, termasuk kebutuhan penilaian atas tambahan luasan. Ketiga, pihak JAMC tengah melakukan penilaian tambahan luasan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Hasil penilaian tersebut akan dilanjutkan ke proses persetujuan adendum hingga PKS selesai.
Keempat, dengan adanya perubahan luasan lapangan, pemilik diarahkan mengurus kembali rekomendasi teknis dari Dinas Pemuda dan Olahraga sebagai salah satu syarat pengurusan PBG lapangan padel. Kelima, pemilik bangunan diarahkan tidak melakukan kegiatan apa pun sampai proses perizinan dan PBG selesai. Dan keenam, Sudis/Sektor CKTRP akan melakukan monitoring secara berkala untuk memastikan tidak ada aktivitas pembangunan di lokasi.
“Kami pasang segel merah sebagai bentuk penghentian sementara. Monitoring akan terus kami lakukan agar tidak ada aktivitas sampai semua izin lengkap,” tegas Ridwan.
Sebelumnya diberitakan, pembangunan lapangan padel di RW 10 Meruya Utara menjadi sorotan masyarakat karena diduga belum mengantongi dokumen perizinan yang berlaku. (Sutarno)
Nasional
Lukman Edy di Balik Konsolidasi Gus Kikin hingga Terpilih sebagai Ketum PBNU
JOMBANG, Sentana — Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 di Jombang telah melahirkan kepemimpinan baru. KH Miftachul Akhyar dipercaya sebagai Rais ‘Aam PBNU, sementara KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum PBNU.
Perhelatan Muktamar NU ke-35 juga mendapat perhatian langsung dari pemerintah. Presiden Prabowo Subianto hadir dalam pembukaan Muktamar pada 27 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, dan kembali hadir pada acara penutupan pada 31 Agustus 2026.
Kehadiran Presiden tersebut menunjukkan posisi strategis NU sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia sekaligus mitra penting pemerintah dalam berbagai agenda kebangsaan.
Di balik proses konsolidasi yang mengantarkan Gus Kikin ke pucuk kepemimpinan PBNU, terdapat sejumlah tokoh yang bekerja di belakang layar. Salah satunya adalah Dr. Ir. H. Muhammad Lukman Edy, M.Si.
Lukman Edy disebut memiliki peran penting dalam mengonsolidasikan dukungan bagi Gus Kikin menjelang Muktamar NU ke-35. Pengalamannya di lingkungan politik dan jaringan Nahdlatul Ulama menjadi salah satu modal dalam membangun komunikasi dengan para tokoh serta struktur NU di berbagai daerah.
Lukman Edy lahir di Teluk Pinang, Indragiri Hilir, Riau, pada 26 November 1970. Ia menempuh pendidikan Teknik Sipil di Universitas Brawijaya.
Kiprahnya di lingkungan NU dan politik nasional bukan hal baru. Ia pernah memimpin PKB Riau dan menjadi anggota DPRD Riau. Lukman Edy juga dikenal sebagai salah satu tokoh Melayu yang turut membangun kekuatan NU di Sumatera untuk bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang ketika itu dipimpin KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Pada 2005, Lukman Edy dipercaya Muhaimin Iskandar sebagai Sekretaris Jenderal DPP PKB. Dua tahun kemudian, ia mendapat kepercayaan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal periode 2007-2009.
Konsolidasi Dua Pekan
Juru Bicara Tim Qanun Asasi, Abi Rekso, mengatakan kontribusi Lukman Edy dalam proses konsolidasi dukungan terhadap Gus Kikin cukup signifikan.
Menurut Abi, dukungan terhadap Gus Kikin mencapai 472 dukungan dari pengurus wilayah dan cabang NU di berbagai daerah di Indonesia.
Ia menyebut capaian tersebut tidak terlepas dari pengalaman dan jaringan Lukman Edy yang selama bertahun-tahun berinteraksi dengan tokoh-tokoh NU di berbagai wilayah.
“Kalau boleh jujur, persiapan ini hanya dua minggu setelah Yai Kikin mantap untuk maju. Di bawah koordinasi Pak Lukman Edy seluruh tim bersinergi secara paralel. Alhamdulillah hasil dukungan 472 karena kerja cerdas yang solid,” kata Abi Rekso.
Menurutnya, waktu konsolidasi yang relatif singkat menjadi tantangan tersendiri. Namun, koordinasi yang dilakukan secara paralel membuat proses penggalangan dukungan dapat berjalan efektif.
Peran tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa keberhasilan sebuah kontestasi di lingkungan organisasi sebesar NU tidak hanya ditentukan oleh figur yang tampil di depan publik, tetapi juga oleh kerja konsolidasi dan komunikasi yang berlangsung di belakang layar.
Kini, setelah Muktamar NU ke-35 menetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU, tantangan berikutnya adalah memastikan kepemimpinan baru tersebut mampu menyatukan seluruh elemen NU dan menjalankan agenda organisasi untuk lima tahun ke depan.
Polhukam
LSM PRB : KPK “Gertak Sambal” di Bappenda Kabupaten Bogor
Bogor, Hariansentana.com – Ketua LSM Peduli Rakyat Bogor (PRB) menilai proses penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Bappenda Kabupaten Bogor hanya “gertak sambal”.
Hal ini di sampaikan Ketua LSM Peduli Rakyat Bogor ( PRB ) M Johan Pakpahan melalui telephon seluler nya (2/9/2026).
Menurutnya, hingga saat ini sudah ada 4 pejabat yang diperiksa dan barang bukti senilai Rp1,5 miliar disita. Namun KPK belum juga menetapkan tersangka dan belum merilis perkembangan penyidikan secara jelas,” terang nya.
“Kalau sudah masuk penyidikan dan barang bukti ada, seharusnya sudah bisa ditentukan siapa tersangkanya dan ada rilis resmi. Ini kebalik. Yang ada hanya pemeriksaan umum,” ujarnya.
Ia menduga ada intervensi politik dalam penanganan perkara ini. “Ini berbahaya. Jangan sampai KPK digunakan untuk kepentingan menjatuhkan citra kepala daerah yang sedang semangat membangun. Jangan sampai jadi alat politik untuk menaikkan rating calon tertentu,” katanya.
LSM PRB berencana membuat laporan ke Dewan Pengawas KPK terkait proses perkara yang dinilai tidak jelas rundingannya. Jika KPK tidak mampu menuntaskan, pihaknya juga akan menguji SOP kerja KPK dalam penanganan korupsi ke Mahkamah Konstitusi.
“Publikasi kasus korupsi harus ada batasnya. Jangan belum ada penetapan tersangka, tapi opini sudah kemana-mana. Ini merusak citra Bupati Bogor yang sedang membangun Bogor Istimewa,” tegasnya.
Ia meminta KPK tidak mempublikasikan suatu perkara sebelum benar-benar masuk tahap penyidikan dan ada alat bukti yang cukup. “Biar jelas dulu baru dipublikasikan,” ucapnya.
Ia juga mengimbau ASN yang masih diperiksa agar tidak takut. Menurutnya kesalahan sering datang dari kebijakan, bukan dari pelaksana. “ASN hanya menjalankan fungsi dan tugas sesuai Perbub. Kalau Perbub-nya bermasalah, dampak hukumnya ke ASN. Karena itu DPRD harus menjalankan fungsi kontrol, jangan hanya menonton,” ujarnya.
Ketua LSM Peduli Rakyat Bogor ( PRB ) M Johan Pakpahan juga diketahui merupakan mahasiswa S3 Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta. (Ro
-
Ibukota3 days agoJalan Pademangan I Raya Kembali Kumuh dan Jorok, Warga Tuding Aparat Pemerintahan Pademangan Timur Tutup Mata.
-
Ibukota5 days agoKelurahan Pademangan Barat Bersama PT KAI Daop I Bersihkan Tumpukan Sampah di Rel KA Pademangan Barat dan Timur
-
Ibukota4 days agoLurah Pademangan Barat Apresiasi Gelaran Malam Puncak HUT RI ke 81
-
Polhukam6 days agoLSM PRB : KPK “Gertak Sambal” di Bappenda Kabupaten Bogor

