Connect with us

Polhukam

Panglima TNI Kembali Mutasi dan Promosi Jabatan 104 Perwira Tinggi

Published

on

Jakarta,Hariansentana.com – Dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. kembali melakukan mutasi dan promosi jabatan di lingkungan TNI.

Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/540/VI/2021 tanggal 23 Juni 2021 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia, telah ditetapkan mutasi dan promosi jabatan 104 Perwira Tinggi (Pati) TNI terdiri dari 65 Pati TNI AD, 22 Pati TNI AL dan 17 Pati TNI AU.

65 Pati TNI AD yaitu Mayjen TNI Dwi Mastono, S.E., M.M. dari Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjamin Mutu (LP3M) Unhan menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Yudhy Chandra Jaya, M.A. dari Kapusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan menjadi Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjamin Mutu (LP3M) Unhan, Kolonel Arm Ferry Trisnaputra, S.E. dari Kasubdit Lingkim Dit Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan menjadi Kapusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan, Mayjen TNI Herman Djatmiko dari Staf Ahli Menhan Bidang Sosial menjadi Dosen Tetap Unhan, Brigjen TNI Minan Sinulingga, P.Sc., M.Sc. dari Ir V Itjen Kemhan menjadi Staf Ahli Menhan Bidang Sosial, Kolonel Inf P. Herpomo Triwibowo, S.I.P. dari Auditor Madya Itjen Kemhan menjadi Ir V Itjen Kemhan, Brigjen TNI Antonius Bambang Budi W. dari Karo Ortala Setjen Kemhan menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Arm Jati Bambang P., S.I.P., M.A.P. dari Kabag Kelembagaan dan Analisa Jabatan Roortala Setjen Kemhan menjadi Karo Ortala Setjen Kemhan, Brigjen TNI Martono dari Kapuslitbang Sumdahan Balitbang Kemhan menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Inf Joni Abdi dari Kasubdit Pertahanan Militer Ditrahkomhan Ditjen Strahan Kemhan menjadi Kapuslitbang Sumdahan Balitbang Kemhan.

Brigjen TNI I Nyoman Supartha, S.H., M.H. dari Sekretaris LP2M Unhan menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Arh Munif Prasojo, S.I.P. dari Perekayasa Madya Puslitbang Itpekhan Balitbang Kemhan menjadi Sekretaris LP2M Unhan, Brigjen TNI Aminullah dari Kabinda Sulawesi Tenggara pada Deputi Bidang Intelijen Dalam Negeri BIN menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Raden Toto Oktaviana, S.Sos. dari Agen Madya pada Direktorat Non Aparatur Negara, Deputi Bidang Intelijen Pengamanan Aparatur BIN menjadi Kabinda Sulawesi Tenggara pada Deputi Bidang Intelijen Dalam Negeri BIN, Mayjen TNI Sulaiman Agusto, S.I.P., M.M. dari Tenaga Ahli Pengajar Bid. Geostrat dan Tannas Lemhannas menjadi Danpussenkav Kodiklatad, Brigjen TNI Urip Wahyudi, S.I.P. dari Irdam VI/Mlw menjadi Tenaga Ahli Pengajar Bid. Geostrat dan Tannas Lemhannas, Brgijen TNI Bambang Indrayanto dari Kapoksahli Pangdam IM menjadi Irdam VI/Mlw, Kolonel Inf Amrizen, S.E., M.M. dari Kasrem 032/WBR (Padang) Kodam I/BB menjadi Kapoksahli Pangdam IM, Mayjen TNI Ivan Ronald Pelealu, S.E., M.M. dari Tenaga Ahli Pengkaji Bid. Strategi Lemhannas menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Ramses Lumban Tobing, S.E. dari Dirjian Ekonomi dan SKA Debid Jianstrat Lemhannas menjadi Tenaga Ahli Pengkaji Bid. Strategi Lemhannas, Kolonel Arm Dedy Jusnar Hendrawan dari Ses Dislaikad menjadi Dirjian Ekonomi dan SKA Debid Jianstrat Lemhannas.

Brigjen TNI Hulwani, S.H., M.H. dari Kadilmilti III Surabaya Mahkamah Agung menjadi Anggota Pokkimiltama Mahkamah Agung, Kolonel Chk (K) Farida Faisal, S.H., M.H. dari Wakadilmilti III Surabaya Mahkamah Agung menjadi Kadilmilti III Surabaya Mahkamah Agung, Brigjen TNI Dr. Slamet Sarwo Edy, S.H., M.Hum. dari Kadilmilti II Jakarta Mahkamah Agung menjadi Anggota Pokkimiltama Mahkamah Agung, Kolonel Chk Parman Nainggolan, S.H. dari Wakadilmilti II Jakarta Mahkamah Agung menjadi Kadilmilti I Medan Mahkamah Agung, Brigjen TNI Wahyoedho Indradjit, S.H., M.H. dari Waka Babinkum menjadi Kababinkum TNI, Brigjen TNI Karev Marpaung, S.Sos., M.M. dari Bandep Ur. Lingkungan Pemerintahan Negara, Desisnas Setjen Wantannas menjadi Staf Ahli Bidang Sosial Budaya Setjen Wantannas, Kolonel Inf M. Affandi, S.I.P., M.M. dari Anjak Bid. Pullahta Polnas Depolstra Setjen Wantannas menjadi Bandep Ur. Lingkungan Pemerintahan Negara Desisnas Sekjen Wantannas, Brigjen TNI Arief Wibowo Djadi, S.E dari Irum Itjen TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun),
Kolonel Czi Deny Irwanto, S.E., M.M., CFrA. dari Irut Faskon Itlog Itjen TNI menjadi Irum Itjen TNI.

Mayjen TNI Oerip Soekotjo dari Kas Kogabwilhan II menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Agus Yuniarto, S.E. dari Kakordos Seskoad menjadi Kas Kogabwilhan II, Brigjen TNI Ito Hediarto, S.Sos., M.Sc. dari Dirum Kodiklatad menjadi Kakordos Seskoad, Kolonel Arm Ayi Supriatna, S.I.P., M.M dari Ses Dislitbangad menjadi Dirum Kodiklatad, Mayjen TNI Basuki Nugroho dari Pa Sahli Tk. III Bid. Polkamnas Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Herianto Syahputra, S.I.P., M.Si. dari Danpusdikma Kodiklat TNI menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Polkamnas Panglima TNI, Kolonel Kav Udiyanto, M.Tr.(Han) dari Wadan Puslat Kodiklat TNI menjadi Danpusdikma Kodiklat TNI, Kolonel Arh Mirza Patria Jaya, S.E. dari Paban V/Pam Sintel TNI menjadi Pa Sahli Tk. II Intekmil Sahli Bid. Intelkmil dan Siber Panglima TNI, Mayjen TNI Santos Gunawan M., S.I.P., M.M., M.Tr.(Han) dari Pangdam XIII/Merdeka menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Wanti Waranei F. Mamahit dari Pangdivif 3 Kostrad menjadi Pangdam XIII/Merdeka, Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P. dari Kasdam III/Slw menjadi Pangdivif 3 Kostrad, Brigjen TNI Darmono Susastro, S.I.P. dari Irum Itjenad menjadi Kasdam III/Slw, Brigjen TNI Deddy Kusbandi, S.I.P., M.Si. dari Pa Sahli Tk. II Kasad Bid. Was Afrika dan Timteng menjadi Irum Itjenad.

Brigjen TNI Rifky Nawawi, S.E., S.I.P. dari Ir Akmil menjadi Pa Sahli Tk. II Kasad Bid. Was Afrika dan Timteng, Brigjen TNI Syaiful Rahman, S.Sos. dari Dirjianbang Kodiklatad menjadi Ir Akmil, Brigjen TNI Bramantyo Andi Susilo dari Asrena Kaskogabwilhan I menjadi Dirjianbang Kodiklatad, Brigjen TNI Aang Gunawan, S.Sos. dari Dirren Kodiklatad menjadi Asrena Kaskogabwilhan I, Kolonel Arh Raden Edi Setiawan, S.H. dari Pamen Denmabesad menjadi Dirren Kodiklatad, Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M.Hum. dari Pa Sahli Tk. III Kasad Bid. Ekkudag menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Gamal Haryo Putro, S.I.P., M.Hum., M.S.S. dari Irdam I/BB menjadi Pa Sahli Tk. III Kasad Bid. Ekkudag, Brigjen TNI Suko Basuki, S.H. dari Irpers Itum Itjenad menjadi Irdam I/BB, Brigjen TNI Sulistiyono, S.Sos., C.Fr.A. dari Pa Sahli Tk.II Kasad Bid. Komsos menjadi Irpers Itum Itjenad, Brigjen TNI Agus Prangarso, S.Sos dari Dirum Akmil menjadi Pasahli Tk. II Kasad Bid. Komsos, Kolonel Inf Yudha Medy Dharma Zafrul, S.I.P. dari Danrem 182/JO (Fakfak) Kodam XVIII/Ksr menjadi Dirum Akmil, Brigjen TNI Abdul Rasyid, S.E., M.M. dari Widyaiswara Bid. Wilhan Seskoad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Inf Lukmansyah, M.Tr.(Han) dari Pamen Ahli Bid. Eko Pusintelad menjadi Widyaiswara Bid. Wilhan Seskoad.

Brigjen TNI Darmanto dari Pa Sahli Tk.II Kasad Bid. Siber menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Yusran Yunus dari Asdep Koord. Pengelolaan Pemilu dan Penguatan Partai Politik Kemenko Polhukam menjadi Pa Sahli Tk. II Kasad Bid. Siber, Brigjen TNI Mochammad Hasan dari Irben Itjenad menjadi Asdep Koord. Pengelolaan Pemilu dan Penguatan Partai Politik Kemenko Polhukam, Brigjen TNI Tri Winarno, S.I.P, M.Si., M.Tr.(Han) dari Irops Itum Itjenad menjadi Irben Itjenad, Brigjen TNI Puji Cahyono, S.I.P., M.Si. dari Kapok Sahli Pangdam II/Swj menjadi Irops Itum Itjenad, Kolonel Inf Muchamad Bayu Haritomo, S.H. dari Ses Disjasad menjadi Kapok Sahli Pangdam II/Swj, Brigjen TNI Kemal Hendrayadi dari Waaslat Kasad Bid. Renlat menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Inf Yusman Madayun dari Paban Sahli Kasad Bid. Was Eropa dan Amerika menjadi Waaslat Kasad Bid. Renlat, Brigjen TNI Dr. Yusuf, S.Sos., M.M. dari Karo Akademik dan Kemahasiswaan Unhan menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun).

22 Pati TNI AL yaitu, Laksma TNI Umar Arif, S.E. dari Sesbainstrahan Kemhan menjadi Kabadiklat Kemhan, Laksma TNI Ir. Erwan Heruwicaksono, M.I.T, M.Han dari Kapusdiklat Jemenhan Badiklat Kemhan menjadi Sesbainstrahan Kemhan, Kolonel Laut (E) Tatang Sukaeji dari Kasubdit Perizinan Dit Tekindhan Ditjen Pothan Kemhan menjadi Kapusdiklat Jemenhan Badiklat Kemhan, Laksda TNI Anwar Saadi, S.H. dari Kababinkum TNI menjadi Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Militer Kejaksaan Agung, Laksma TNI Kresno Buntoro, S.H., LLM., Ph.D. dari Kadiskumal menjadi Waka Babinkum, Laksma TNI Leonard Marpaung, S.H. dari Waorjen TNI Babinkum TNI menjadi Kadiskumal, Kolonel Laut Ismu Edy Aryanto, S.H., M.H. dari Sekdiskumal menjadi Waorjen TNI Babinkum TNI, Laksda TNI Gregorius Agung W.D., M.Tr (Han) dari Staf Ahli Bidang Pertahanan Keamanan Setjen Wantannas menjadi Deputi Bidang Pengkajian dan Penginderaan Setjen Wantannas, Laksma TNI Denih Hendrata, S.E., M.M., CHRMP dari Waasintel Kasal menjadi Staf Ahli Bidang Pertahanan Keamanan Setjen Wantannas, Laksma TNI Akmal, S.A.P. dari Dansatinduk Bais TNI menjadi Waasintel Kasal, Kolonel Laut (T) Hakman Tallulembang dari Sekdispamsanal menjadi Dansatinduk Bais TNI, Laksda TNI Didik Setiyono, S.E., M.M., M.Tr. Opsla dari Asops Kasal menjadi Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Sismennas Lemhanas, Laksda TNI Dadi Hartanto, M.Tr (Han)., M.Tr.Opsla dari Pangkoarmada III menjadi Asops Kasal, Laksda TNI Irvansyah, S.H., CHRMP., M.Tr.Opsla dari Pangkolinlamil menjadi Pangkoarmada III, Laksda TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P. dari Kaskogabwilhan III menjadi Pangkolinlamil, Laksma TNI Maman Firmansyah dari Kas Koarmada III menjadi Kas Kogabwilhan III, Laksma TNI Yeheskiel Katiandagho, S.E., M.M., M.H. dari Danlantamal X Jpr Koarmada III menjadi Kas Koarmada III, Kolonel Mar Feryanto Pardamean dari Paban IV Renlat Ditdiklat Kodiklatal menjadi Danlantamal X Jpr Koarmada III, Laksma TNI dr. Herjunianto, Sp.PD., M.M.R.S. dari Pati Sahli Kasal Bid. Soskumdang menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Kolonel Laut (T) Dony Ruswandi, S.E. dari Pamen Sahli Bid. Perbendaharaan Sahli Kasal Bid. Ekojemen menjadi Pati Sahli Kasal Bid. Soskumdang, Laksma TNI Ir. Yudi Y. Trividyaputra, M.Si.(Han) dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksma TNI Drs. Asep Wawan Winandi, M.H., M.Tr.Opsla dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun).

17 Pati TNI AU yaitu Marsma TNI Indrianto Wibowo Leksono dari Karo Telematika Settama Lemhannas menjadi Tenaga Ahli Pengajar Bidang Kepemimpinan Lemhannas, Marsma TNI Mohammad Syafi’i S.I.P., M.M dari Staf Khusus Kasau menjadi Karo Telematika Settama Lemhannas, Marsma TNI Reki Irene Lumme, S.H., M.H. dari Kadilmilti I Medan Mahkamah Agung menjadi Kadilmilti II Jakarta Mahkamah Agung, Marsma TNI Haryo Kusworo, S.H., M.Hum dari Kadiskumau menjadi Anggota Pokkimiltama Mahkamah Agung, Marsma TNI Evi Zuraida, S.H., M.H. dari Ir Babinkum TNI menjadi Kadiskumau, Kolonel Sus B. Subiyantoro, S.H., M.H dari Sesdiskumau menjadi Ir Babinkum TNI, Marsda TNI Trusta Yuniarta dari Pa Sahli TK III Bid. Ekkudag Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsma TNI Nailul Humam dari Staf Khusus Kasau menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Ekkudag Panglima TNI, Marsma TNI V. Andy P. Suartha, S.H., M.I.Pol dari Pa Sahli Tk. II Intekmil Sahli Bid. Intekmil dan Siber Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsma TNI I Putu Gede Suartika dari Pati Sahli Kasau Bid. Kersalem menjadi Staf Khusus Kasau, Kolonel PNB Jeffry Yandi dari Pamen Sahli Kasau Bidlurgi Sahli Kasau Bid. Kersalem menjadi Pati Sahli Kasau Bid. Kersalem, Marsma TNI Anang Nurhadi S., S.E., M.M dari Irops Itjenau menjadi Wairjenau (Validasi Orgas), Marsma TNI Yulianta S.I.P., M.Tr (Han) dari Staf Khusus Kasau menjadi Irops Itjenau, Kolonel Pnb Sugiharto Prapto W., S.Sos dari Pamen Sopsau menjadi Ses Itjenau (Validasi Orgas), Kolonel Adm Soni Bayu Putranto dari BP Satker Mabesau Diskuau menjadi Irben Itjenau (Validasi Orgas), Kolonel Tek Susanto, S.T. dari Sesdisaeroau menjadi Ir Koharmatau (Validasi Orgas), Kolonel Tek Y. Catur Prasetiyanto Panggih dari Irbinsumda Itjenau menjadi Irum Itjenau (Validasi Orgas).

Polhukam

HUT KNTI Ke-17 di Kampung Nelayan Cilincing Jakarta Utara. Momentum Perjuangan Nelayan Tolak Ketimpangan Pesisir Jakarta.

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.— Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) di Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta Utara, tidak hanya menjadi agenda seremonial organisasi, tetapi juga momentum perjuangan nelayan tradisional dalam menyuarakan keberpihakan negara terhadap masyarakat pesisir.

Hal tersebut disampaikan Muhammad Riza dari Biro Kesekretariatan DPD KNTI Jakarta Utara saat diwawancarai awak media di sela kegiatan HUT KNTI ke-17, Kamis (14/5/2026).

Menurut Muhammad Riza, peringatan HUT KNTI tahun ini sengaja dilaksanakan di Jakarta Utara untuk memberikan sudut pandang kepada publik dan pemerintah mengenai berbagai persoalan yang sedang dihadapi masyarakat nelayan, terutama terkait keterbatasan ruang tangkap, pembangunan kawasan pesisir, hingga minimnya keterlibatan nelayan dalam pengambilan kebijakan.

“Perayaan ini bukan hanya sekadar ulang tahun organisasi, tetapi bagaimana kami menyampaikan kepada pemerintah tentang pentingnya keberpihakan terhadap nelayan. Hari ini nelayan semakin sulit karena ruang dialog dan ruang hidup mereka semakin terbatas,” ujar Muhammad Riza.

Ia menilai berbagai proyek pembangunan di kawasan pesisir Jakarta masih belum sepenuhnya melibatkan masyarakat nelayan sebagai pihak utama yang terdampak langsung.

Menurutnya, nelayan dan warga pesisir sering kali tidak diajak berdialog secara terbuka oleh pihak pengembang maupun pemilik proyek terkait pembangunan di kawasan laut dan pesisir.

“Kami melihat masyarakat pesisir sering tidak dilibatkan dalam proses pembangunan. Padahal nelayan adalah pihak yang paling merasakan dampaknya,” katanya.

Muhammad Riza menjelaskan bahwa DPD KNTI Jakarta Utara saat ini juga tengah mendorong berbagai program penguatan kampung nelayan sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.

Program tersebut di antaranya mencakup revitalisasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI), pendataan hasil tangkapan nelayan, pengembangan potensi wisata pesisir, hingga penguatan UMKM masyarakat nelayan agar mampu bersaing secara ekonomi.

“Kami berharap seluruh kampung nelayan di Jakarta memiliki penguatan ekonomi berbasis budaya kerja masyarakat pesisir, pariwisata, dan UMKM yang bisa berkembang,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, M.Riza juga mengungkapkan bahwa perjuangan nelayan Jakarta Utara selama ini dilakukan melalui berbagai langkah advokasi dan aksi lapangan.

Mulai dari aksi di laut, penyampaian aspirasi ke DPR RI, hingga penolakan terhadap berbagai proyek yang dianggap berpotensi mengancam ruang tangkap dan ruang hidup nelayan tradisional.

“Kami sudah melakukan aksi di laut, menyampaikan aspirasi di DPR RI, dan terus melakukan gerakan perlawanan terhadap berbagai kebijakan yang merugikan nelayan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa KNTI juga terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat pesisir melalui optimalisasi kampung nelayan yang tersebar di wilayah Jakarta, mulai dari Kamal Muara hingga pesisir timur Jakarta Utara.

Menurut M.Riza, rangkaian HUT KNTI ke-17 sebelumnya juga diawali dengan kegiatan Akademi Kepemimpinan Bahari yang digelar selama tiga hari di Buperta Cibubur dan diikuti kader serta perwakilan nelayan dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari konsolidasi gerakan nelayan nasional. Teman-teman dari berbagai daerah hadir untuk memperkuat solidaritas perjuangan masyarakat pesisir,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat nelayan di Jakarta Utara harus bersatu menghadapi berbagai bentuk ketimpangan dan penindasan yang mengancam kehidupan masyarakat pesisir.

“Kami ingin nelayan dari Kamal Muara sampai pesisir timur Jakarta bersatu menolak segala bentuk penindasan terhadap masyarakat nelayan dan pesisir. Perjuangan ini harus dilakukan bersama-sama,” tegas Muhammad Riza.

Perayaan HUT KNTI ke-17 sendiri berlangsung dengan berbagai agenda mulai dari diskusi publik, pemotongan tumpeng, parade perahu hias, hiburan rakyat, hingga pembagian bantuan sosial bagi masyarakat nelayan.Sementara itu Hasil piala menghias Perahu Nelayan.Juara 1 KM.Putra Perintis I.Rp.3 juta.Juara 2.Simar Wajo.Rp.2juta dan. juara 3.Sri Bontot.Rp.1juta.

Momentum tersebut menjadi simbol penguatan gerakan nelayan tradisional dalam memperjuangkan keadilan sosial, keberlanjutan wilayah pesisir, dan kedaulatan laut Indonesia.(Sutarno)

Continue Reading

Polhukam

Ketua LSM PRB Nilai, Wacana Ganti Pajak Kendaraan ke Jalan Prabayar Lampaui Kewenangan Gubernur

Published

on

Bogor, Hariansentana.com – Ketua LSM Peduli Rakyat Bogor (PRB), M Johan Pakpahan, S.H, menyikapi wacana Gubernur Jawa Barat KDM yang ingin menghapus pajak kendaraan dan menggantinya dengan sistem jalan prabayar.

Ketika di hubungi melalui trlephon seluler nya Rabu 13 Mei 2026
Menurut M Johan, kebijakan itu sudah melampaui kewenangan fungsi gubernur. “Sumber pajak kendaraan datang dari pemilik mobil dan rakyat. Jawa Barat bagian dari Indonesia. Masalah pajak adalah kewenangan pusat. Ini sudah berjalan sejak Indonesia merdeka, pendapatan negara sebagian besar dari pajak daerah,” ujarnya.

Ia menilai jika orang bayar khusus untuk Jawa Barat, maka harus ada pembuatan aturan undang-undang tentang pungutan prabayar. Proses itu memerlukan waktu dan biaya.

“Wacana ini sebaiknya dikaji matang. Jangan sampai Pak Gubernur terlalu banyak program yang bertentangan dengan pemerintah pusat, seolah-olah Jabar beda dengan provinsi lain. Perbaikan jangan sampai berujung ingin pisah dari program pusat,” tegas M Johan.

Ketua LSM PRB meminta Gubernur fokus membenahi sistem yang salah, meningkatkan sumber daya manusia, dan membuka lapangan kerja. Birokrasi pengurusan izin juga perlu dipangkas agar murah dan cepat.

Ia menyoroti nasib pedagang kecil, asongan, dan pedagang sepeda motor yang sering digusur Satpol PP saat berjualan. “Berikan mereka tempat berdagang. Jangan diusir-usir,” katanya.

M Johan mengakui ada perubahan positif di Jawa Barat sejak kepemimpinan KDM. Namun ia menekankan perlu ada kontrol. “Lapangan kerja, urus izin, dan peningkatan SDM belum meningkat. Masih stagnan. Ini harus jadi prioritas,”

M Johan mendorong program sekolah gratis di negeri maupun swasta agar akses pendidikan lebih mudah. Ia juga meminta lapangan kerja dibuka lebih luas.

“Kalau ini sudah jalan, baru rakyat merasakan manfaat nyata. Masyarakat butuh bukti, bukan sekadar wacana besar yang berbenturan dengan pusat,” papar nya……..::Ron

Continue Reading

Polhukam

Peringati Harkitnas dan Reformasi, Mahasiswa Karawang Tolak Hoaks dan Tindakan Anarkis

Published

on

By

KARAWANG, SENTANA – Momentum Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat penting bagi generasi muda untuk terus menjaga semangat persatuan, kepedulian sosial, serta keberanian dalam menyuarakan aspirasi secara bertanggung jawab.

Hal tersebut disampaikan oleh Putra, mahasiswa sekaligus aktivis di Karawang, Jawa Barat melalui keterangannya, Selasa (12/5).

Menurut Putra, Hari Kebangkitan Nasional tidak boleh hanya diperingati sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi harus menjadi refleksi bersama bagi pemuda untuk mengambil peran aktif dalam menjawab berbagai tantangan bangsa, mulai dari persoalan sosial, pendidikan, hingga demokrasi.

“Kami, mahasiswa sekaligus aktivis di Karawang Jawa Barat, menyatakan komitmen penuh untuk menjaga situasi yang aman, tertib, dan kondusif dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional dan peringatan Hari Reformasi. Peristiwa bersejarah ini menjadi pengingat akan pentingnya persatuan, semangat perjuangan, serta keberanian menyuarakan kebenaran secara bertanggung jawab,” ujar Putra.

Ia menegaskan bahwa, generasi muda memiliki peran strategis dalam menciptakan suasana damai di tengah dinamika sosial yang berkembang saat ini. Karena itu, dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya mahasiswa dan kalangan muda, untuk menolak segala bentuk provokasi, tindakan anarkis, maupun penyebaran informasi bohong yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

“Sebagai generasi penerus bangsa, kami menyadari pentingnya menjaga kondusivitas dan persatuan. Oleh karena itu, kami menolak segala bentuk provokasi, tindakan anarkis, serta penyebaran hoaks yang dapat memecah belah persatuan. Kami berkomitmen mengedepankan dialog yang konstruktif, sikap saling menghormati, serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan hukum yang berlaku,” lanjutnya.

Putra juga mengajak generasi muda untuk menjadikan momentum Hari Kebangkitan Nasional sebagai ajang memperkuat solidaritas dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, semangat kebangkitan harus diwujudkan melalui aksi nyata, baik dalam dunia pendidikan, kegiatan sosial kemasyarakatan, maupun upaya menjaga demokrasi dan persatuan bangsa.

“Semangat kebangkitan harus diwujudkan melalui aksi nyata, baik dalam dunia pendidikan, kegiatan sosial, maupun menjaga persatuan dan demokrasi. Pemuda tidak boleh apatis terhadap kondisi bangsa, karena masa depan Indonesia berada di tangan generasi yang peduli dan mau bergerak bersama,” tutup Putra. (Red).

Continue Reading
Advertisement

Trending