Bodetabek
Momen Jaga Silaturahmi, DKM Masjid Al-Muhajirin Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
Jakarta, HarianSentana.com – Bidang PHBI Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Muhajirin, Blok F Vila Mutiara Gading 2, Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Sabtu (26/2/2022) menyantuni 50 anak yatim dan dhuafa.
Pemberian santunan yang bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan momen untuk menjaga silaturahmi antar sesama muslim sekaligus meningkatkan kualitas syiar masjid di lingkungan.
“Kegiatan ini sebagai momen untuk menjaga silaturahmi antar sesama muslim dan peningkatan kualitas syiar masjid di lingkungan. Sekaligus untuk membantu meringankan beban anak-anak yatim dan duafa di lingkungan Blok F dan Blok Y Vila Mutiara Gading 2. Ada sekitar 50 anak yatim dan dhuafa yang menerima santuan tersebut,” kata Ketua Panitia Akhmad Mukhsonudin.
Ia juga bersyukur karena di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti saat masih diberi nikmat sehat dan bisa berbuat baik untuk sesama. “Mudah-mudahan kita bisa menteladani apa yang menjadi tema pada perayaaan Isra Mi’raj yakni menjadikan moment Isra Mi’raj untuk menguatkan kecintaan dan meneladani akhlak nabi Muhammad SAW,” tukasnya.
“Saya juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam mengsukseskan acara ini,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), Masjid Al Muhajirin, H.Afif Suprayogi menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada panitia yang sukses menyelenggarakan acara perayaan Isra Mi’raj sekaligus pemberian santunan kepada yatim piatu dan dhuafa.
“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi teman-teman panitia yang sebenarnya hanya punya waktu cukup singkat tapi bisa menyelenggarakan acara ini dengan baik dan sukses. Kerja keras dari semua panitia ini semoga mendapat balasan dari Allah SWT,” katanya.
Afif juga menyebutkan, bahwa DKM selalu mendukung apapun kegiatan jamaah terutama untuk memakmurkan masjid Al Mujahirin.
“Tugas DKM sendiri paling tidak ada dua yakni pembangunan fisik masjid yang Alhamdulillah setelah kurang lebih 15 tahun keberadaan masjid Al Muhajirin saat ini sudah cukup nyaman dirasakan para jamaah untuk beribadah,” tukasnya.
Selain itu, kata dia, berbagai kegiatan jamaah untuk memakmurkan masjid juga selama ini sudah dilakukan seperti ceramah agama setiap Sabtu malam, TPQ untuk usia SD ke bawah, kegiatan tahsin bapak-bapak dan remaja masjid yang tergabung dalam IRMA Al-Muhajirin, kegiatan pengajian ibu-ibu serta acara Yasinan yang juga diisi dengan ceramah pada setiap Kamis malam.
“Kami juga sudah membentuk lembaga Janais yang beranggotakan jamaah dari Blok F dan Blok Y bernama Prisma Al-Muhajirin Pemberdayaan Infak Sosial Kematian,” pungkasnya.

Jadi Pembelajaran bagi Umat
Sementara Ustadz Firman Hamdani dalam ceramahnya mengatakan, peristiwa Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW yang setiap tahun diperingati kaum muslimin di seluruh dunia dilakukan agar peristiwa luar biasa ini selalu menjadi pembelajaran bagi umat muslim terutama para generasi berikutnya.
“Ini penting, jangan sampai generasi mendatang tidak mengetahui peristiwa besar yang dialami Nabi Muhammad SAW ini,” katanya.
Menurut Ustadz Firman, siapapun tidak akan mampu mengupas dan mengkaji peristiwa Isra Mi’raj ini secara mendalam.
“Pemberian yang Allah berikan kepada Nabi Muhammad SAW berupa peristiwa Isra Mi’raj ini tidak akan mampu dijabarkan oleh siapapun tentang apa yang terjadi pada malam tersebut,” katanya.
“Tidak akan ada yang mampu mengutarakan rahasia-rahasia yang terkandung di dalam peristiwa tersebut. Para ulama hanya bisa mengungkap beberapa hal yang terjadi itupun hanya dengan menerka-nerka saja, yang penting tidak mengurangi derajat nabi kita Muhammad SAW,” lanjut Ustadz Firman.

Ia berharap, umat dapat mengambil pembelajaran dari peristiwa Isra Mi’raj ini, dan yang terpenting adalah kemuliaan Nabi Muhammad SAW. Karena belum pernah ada satu nabi yang mengalami peristiwa Mi’raj seperti yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW. “Ada beberapa nabi yang pernah mengalami peristiwa Mi’raj juga tapi tidak seperti yang dialami oleh Nabi Muhammad,” tutup Ustadz Firman.
Hal senada juga disampaikan Ustadz Nachrowi yang hadir pula pada kesempatan tersebut. Menurutnya, peristiwa yang dialami oleh Nabi yang Mulia di bulan yang mulia itu merupakan peristiwa yang sangat luar biasa.
“Merayakan peristiwa Isra Mi’raj setiap tahun merupakan satu tarbiyah bagi anak-anak kita untuk lebih mengenal Rasulullah SAW,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan pesan Rasulullah kepada jamaah untuk mendidik anak-anak dengan tiga perkara. “Didiklah anak-anakmu dengan tiga perkara yakni cinta kepada Nabi Muhammad SAW, cinta kepada ahli bait dan ajarkan anak untuk cinta membaca Al Qur’an. Anak adalah ujian sekaligus titipan dari Allah SWT, untuk itu berilah pendidikan yang terbaik buat mereka,” tukasnya.
Pada kesempatan itu ia juga mengapresiasi para jamaah Masjid Al Muhajirin yang ikut menjadi donator pada acara pemberian santunan kepada para anak yatim dan dhuafa.
“Berbahagialah jamaah yang ikut menjadi donator pada kegiatan ini. Karena kata Nabi orang-orang yang santuni anak yatim kelak di Surga akan sangat dekat dengan Nabi. Mudah-mudahan Allah memberikan ganjaran Surga kepada para donatur,” pungkasnya.(s)
Bodetabek
PT Indocement Tunggal Prakarsa Meresmikan Pembangunan Rutilahu Desa Binaan di Area Sekitar Pabrik
Bogor, Hariansentana.com – Rangkaian acara HUT PT Indocement Tunggal Prakarsa tbk ke 51 meresmikan rumah warga hasil program renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) Desa binaan area Kompleks Pabrik Citeureup, Kabupaten Bogor, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Direktur Indocement, Oey Marcos, renovasi rutilahu itu menyasar kepada rumah milik warga bernama Karsa di Desa Bantarjati, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.
“Dalam rangka hari ulang tahun ke-51 ini, kami meresmikan rutilahu milik Bapak Karsa di Desa Bantarjati (desa binaan Indocement). Sebelum direnovasi kondisi rumahnya sudah mau roboh, lalu kami renovasi menjadi lebih layak dan aman,” kata Oey Marcos kepada awak media.

Renovasi rutilahu merupakan program rutin CSR untuk warga di Desa binaan Indocement, terang Marcos menjelaskan Untuk di area Kompleks Pabrik Citeureup, Oey Marcos menyebut bahwa pelaksanaan program renovasi rutilahu sudah mencapai 500 rumah.
“Nah kalau kita total sampai dengan saat ini mungkin kalau ditambah desa-desa lain (di Kompleks Pabrik Citereup) sudah 400 hingga 500 rumah,” ungkapnya.

Oey Marcos menambahkan, rutilahu milik warga yang direnovasi ini adalah hasil usulan dari pihak desa.
“Untuk kriterianya (renovasi rutilahu) itu kami dapat dari kepala desa yang mengusulkan kepada kami. Karena desa lah yang mengetahui kondisi daripada rumah-rumah tersebut,” tuturnya.
Selain peresmian rumah warga, PT Indocement Tunggal Prakarsa tbk Kompleks Pabrik Citereup juga menyerahterimakan lapangan sepakbola kepada desa binaan perusahaan di Desa Bantarjati.
Oey Marcos berharap lapangan ini bermanfaat bagi masyarakat dan mampu mencetak pemain sepakbola yang profesional.
“Ini lahan milik Indocement yang kami serah terimakan untuk dipinjam pakaikan. Selama bisa dipakai kegiatan yang positif tentunya kami akan dukung itu. Semoga bisa mencetak pemain sepakbola nasional bahkan internasional,” papar nya.
Di tempat yang sama, Kepala Desa Bantarjati, Supena Jaya Atmaja menghaturkan terima kasih kepada PT Indocement yang sudah berkontribusi kepada wilayah desa binaan.
“Program bantuan Indocement ini manfaatnya sangat dirasakan masyarakat. Saya mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih atas bantuan ini,” kata dia.
Sekedar informasi, rangkaian kegiatan tersebut juga dihadiri Sekretaris Perusahaan, Dani Handajani dan CSR Manager, Gadang Wardhono beserta jajaran PT Indocement Tunggal Prakarsa…….(Ron)
Bodetabek
Penyalahgunaan Narkoba, Konsumsi Miras, Aksi Anarkisme dan Kekerasan Dapat Mengancam Masa Depan Generasi Muda
TANGERANG RAYA, SENTANA – Aktivis sekaligus Tokoh Pemuda dan Pelajar se-Tangerang Raya, Nazario Delima Adventus, mengajak seluruh alumni dan pelajar di wilayah Tangerang Raya untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dengan menolak berbagai bentuk kenakalan remaja dan tindakan yang melanggar hukum.
Seruan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap meningkatnya berbagai persoalan yang melibatkan kalangan pelajar, mulai dari tawuran, penyalahgunaan narkoba, konsumsi minuman keras (miras), perundungan (bullying), aksi anarkisme, hingga berbagai bentuk kekerasan yang dinilai dapat mengancam masa depan generasi muda.
“Pelajar merupakan aset bangsa yang memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan Indonesia di masa mendatang. Karena itu, setiap pelajar diharapkan mampu menjadi pribadi yang berkarakter, disiplin, berprestasi, serta memiliki kepedulian terhadap keamanan lingkungan dan persatuan bangsa,” ungkap Nazario melalui keterangannya, Jum’at (31/7).

Menurutnya, Keberanian seorang pelajar bukan diukur dari keberaniannya melakukan tawuran atau tindakan anarkis, tetapi dari keberaniannya mengatakan tidak terhadap narkoba, kekerasan, bullying, minuman keras, serta segala bentuk pelanggaran hukum yang dapat menghancurkan masa depan
Ia menegaskan bahwa, aksi anarkisme dan tawuran oleh pelajar tidak lagi dapat dipandang sebagai kenakalan remaja biasa. Menurutnya, aksi tersebut telah berkembang menjadi persoalan serius yang dapat mengakibatkan korban jiwa, kerugian bagi masyarakat, proses hukum, hingga hilangnya kesempatan generasi muda untuk meraih pendidikan dan prestasi.
Selain persoalan tawuran, Nazario juga menyoroti ancaman penyalahgunaan narkoba, minuman keras, dan obat-obatan terlarang yang dinilai semakin mengkhawatirkan di kalangan remaja. Ia menekankan bahwa, upaya pencegahan tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga, sekolah, alumni, organisasi kepemudaan dan lingkungan sekitar.
“Sebagai bentuk komitmen membangun generasi muda yang positif, pihaknya mengajak seluruh alumni dan pelajar se-Tangerang Raya untuk menanamkan sejumlah nilai penting dalam kehidupan sehari-hari, yakni menolak segala bentuk anarkisme dan tindakan yang mengganggu ketertiban umum, menolak penyalahgunaan narkoba, minuman keras, serta obat-obatan terlarang, menolak segala bentuk bullying baik di sekolah, lingkungan pergaulan maupun media sosial, serta menolak tawuran dan mengedepankan dialog serta musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan,” ujarnya
Selain itu, ia juga mengajak pelajar untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, meningkatkan disiplin belajar dan prestasi akademik maupun nonakademik, menjunjung tinggi toleransi tanpa membedakan suku, agama, ras dan golongan, serta menjadi pelopor perdamaian, persaudaraan dan semangat kebangsaan.
Nazario turut mengingatkan para pelajar agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama berbagai informasi bohong atau hoaks yang beredar melalui media sosial. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak benar sering kali menjadi pemicu terjadinya konflik maupun aksi yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.
Ia juga mengimbau para pelajar untuk tidak mudah terpancing mengikuti aksi demonstrasi yang berpotensi menimbulkan kericuhan maupun terlibat dalam aksi tawuran di jalanan. “Sebaliknya, generasi muda diharapkan mengisi waktunya dengan berbagai kegiatan positif yang dapat mengembangkan potensi diri, seperti kegiatan pendidikan, olahraga, seni, organisasi, maupun aktivitas sosial yang bermanfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.
Di akhir penyampaiannya, Nazario berharap seluruh pelajar di Tangerang Raya mampu menjadi agen perubahan yang memberikan pengaruh positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat serta menjadi garda terdepan dalam mencegah berkembangnya kekerasan, penyalahgunaan narkoba dan berbagai bentuk kenakalan remaja.
“Sudah saatnya generasi muda bersatu menjaga persatuan, mengukir prestasi, serta menjadi pelopor terciptanya Tangerang Raya yang aman, damai, bebas narkoba, bebas tawuran dan semakin maju. Masa depan bangsa ada di tangan para pelajar hari ini,” tutup Nazario Delima Adventus. (Red).
Bodetabek
Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemerintah Kabupaten Bogor
Tangani Dampak Kemarau
Bogor, Hariansentana.com – Menindaklanjuti SK Bupati Bogor Nomor : 300.2/11/KEP-TD/BPBD Tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Kekeringan di Wilayah Kabupaten Bogor Tahun 2026, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan berkomitmen berperan aktif dalam penyediaan dan pendistribusian air bersih untuk mendukung penanganan bencana kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor.
Langkah yang diambil Perumda Air Minum Tirta Kahuripan adalah membuka akses 8 instalasi pengolahan air untuk dijadikan stasiun pengisian air bersih melalui mobil tangki, menyediakan 12 armada tangki untuk membantu pendistribusian air bersih dan mengoptimalkan Water Treatment Plant (WTP) mobile di lokasi rawan kekeringan.
Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Abdul Somad mengatakan bahwa Perumda Air Minum Tirta Kahuripan mempunyai peran lain selain melayani pelanggannya, namun juga memiliki fungsi tanggung jawab sosial dalam membantu masyarakat saat terjadi kondisi darurat.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Sebagai perusahaan daerah yang bergerak di bidang pelayanan air bersih, kami memiliki tanggung jawab untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan. Hingga saat ini tercatat 385.000 liter air bersih dari Perumda Air Minum Tirta Kahuripan yang sudah disalurkan ke berbagai wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Bogor dan tentunya kita berdoa semoga bencana kekeringan ini tidak berlangsung lama.” Terang Abdul Somad.

Abdul Somad juga mengimbau kepada pelanggan maupun masyarakat untuk menggunakan air secara bijaksana selama musim kemarau dengan mengutamakan kebutuhan pokok, menampung air sebagai cadangan serta menjaga sumber-sumber air dengan tidak membuang sampah maupun limbah ke sungai karena akan mengganggu proses produksi pengolahan air bersih di instalasi,”papar nya nya.
Untuk diketahui, bagi warga yang mengalami krisis air bersih dapat membuat permohonan bantuan melalui Pemerintah Desa yang ditujukan kepada BPBD Kabupaten Bogor. Selanjutnya BPBD akan melakukan asesmen kebutuhan dan mengkoordinir pendistribusian melalui mobil tangki bersama Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Damkar, Dinsos, PMI dan PU (BBWS).

Melalui sinergi antara Perangkat Daerah dan kesadaran masyarakat atas pentingnya menjaga kelestarian air diharapkan kebutuhan air bersih selama musim kemarau dapat terus terpenuhi sehingga dampak kekeringan dapat diminimalkan.(Ron)
-
Polhukam4 days agoPT PMC Klarifikasi Tuduhan Intimidasi dan Kriminalisasi di Lahan Desa Sukajaya
-
Ekonomi3 days agoHEBITREN dan FKPP Jakarta Timur Dorong Pesantren Naik Kelas, dari Kemandirian Ekonomi hingga Jejaring Global
-
Daerah6 days agoTantan Sulthon, Calon Kuat Kandidat Ketua PWI Jawa Barat Periode 2026–2031.
-
Polhukam3 days agoJisman Hutapea Divonis Bebas, Bukti Digital Forensik Jadi Sorotan dalam Perkara UU ITE

