Connect with us

Musik & Film

Lantai 4 Film Horor yang Penuh Kejutan

Published

on

Para casting film Lantai 4 di Jakarta Selatan 

Jakarta, HarianSentana.com – Jika berbicara mengenai cerita misteri, sudah pasti akan ada banyak pengalaman yang cukup ngeri untuk diceritakan. Bahkan mungkin banyak juga mengalaminya. Bukan hanya itu saja, berbagai kejadian bahkan beberapa hal terkadang memiliki cerita misteri di baliknya.

Jika tidak percaya, mungkin bisa menaiki lift seperti apartemen, hotel dan perhatikan angka yang ada. Tidak ada angka 4 atau lantai 4 untuk dituju.

Sebenarnya lantai 4 itu sendiri tetaplah ada, hanya saja angka yang tertera dikombinasikan dengan menghilangkan urutan angka 4. Tentu tidak masuk akal bukan kenapa angka 4 dihilangkan? Misteri dibalik hilangnya angka 4 ini sebenarnya adalah kepercayaan masyarakat dengan budaya Cina atau Tionghoa.

Angka 4 ini terlihat seperti bentuk kursi yang dibalik. Sehingga diyakini bahwa ini membuat pertanda tidak bagus. Hal ini yang akan ditangkap oleh rumah produksi Kreasi Jingga yang akan memprodusi film yang berjudul Lantai 4.

Menurut Sutradara film Lantai 4, FX Purnomo, beberapa masyarakat yang mempunyai anggapan yang terkesan horor di lantai 4, baik di tempat penginapan, seperti hotel, apartemen, itu memang kebanyakan tidak ada lantai 4-nya.

Misteri di balik angka 4 menurut kepercayan masyarakat Tionghoa ini terlihat seperti bentuk kursi yang dibalik.
“Sehingga diyakini bahwa ini membuat pertanda tidak bagus. Dari situlah kita akan munculkan dalam film ini keangkeran Lantai 4,” kata FX Purnoma di sela-sela casting film Lantai 4 di PPHUI, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/1/2020).

Menurut FX Purnomo yang akrab di sapa Ipong bahwa, ide film Lantai 4 ini dicetuskan oleh Wahyu Nugroho. “Mas Wahyu lah pencetus ide film ini dan sekaligus penulis scenario. Dengan pemain Tio Pakusadewo, Inggrid Widjanarko, Yuki Kato, Ruth Marini, Aoila Nathaya, Sedangkan, para pemeran pendukungnya kita jaring melalui casting hari ini,” terang Ipong.

Ipong mengaku tak menduga castingnya dibanjiri banyak masyarakat. “Ternyata sungguh sangat luar biasa karena kami mencari para pemain pendukung film ini hanya puluhan saja, tapi yang mendaftar casting sampai 338 orang bukan hanya berasal dari Jabodetabek, tapi juga dari berbagai daerah, seperti Karawang, Cirebon, Tegal, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, bahkan luar Jawa, yakni Medan sampai Makassar,” jelasnya.

Menurut Ipong, Film Lantai 4 adalah film horor yang penuh kejutan. Dan menampilkan hantu-hantu seperti pocong, gondoruwo, kuntilanak, dan lain-lain.

“Film Lantai 4 ini tidak menakutkan, melainkan film horor yang penuh kejutan, dan akan mulai syuting pada tanggal 15 Februari sampai awal Maret sekitar setengah bulan lebih mengambil lokasi di Jakarta dan sekitarnya,” pungkas Ipong.

Editor: Pangihutan S

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Musik & Film

The Sun in My Heart, Satukan Sandhy Sondoro dan Lala Karmela

Published

on

    Sandhy Sandoro dan Lala Karmela saat peluncuran single The Sun My Heart di MBolck Kebayoran Baru Jakarta Selatan Rabu (12/2/2020)

Jakarta, HarianSentana

Penyanyi dan pencipta lagu yang bersuara khas, Sandhy Sondoro kembali merilis single terbarunya bertajuk The Sun in My Heart.

Tidak sendirian, kali ini Sandhy mengajak salah satu musisi wanita cantik yang wajahnya kerap muncul di layar lebar. Dia adalah Lala Karmela. Sebagai musisi pelantun lagu Satu Jam Saja, Lala Karmela tidak di ragukan lagi denga kualitas vocal dan juga karya yang dihasilkan. Dalam karirnya Lala Karmela telah merilis 4 album solo

“Ini kolaborasi saya yang kedua dengan lala. Saya suka denga karakter suara dan musiknya . Selera kita kurang lebih sama dan secara chemistry saya cocok banget denga Lala., Selain orangnya asik, saya juga sudah cukup lama saling kenal,” kata Sandhy Sondoro di kawasan Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2020).

Menurut Sandhy, lagu The Sun in My Heart yang dia ciptakan terinspirasi dengan buah hatinya Aeshan Sachhriarputra Soendoro saat berada di Bali.

“Lagu The Sun in My Heart saya ciptakan kala kerinduan terhadap anak saya Aeshan Sachhriarputra Soendoro begitu menggebu. Karena kerinduan itulah saya mampu menyampikan pesan cinta yang universal bagi siapapun yang mendengarnya tanpa merubah lagu aslinya. Dan lagu ini bisa di artikan rasa cinta seorang ayah kepada anaknya atau bisa cinta kepada yang lain,” terang Sandhy.

Lagu yang diciptakan Sandhy untuk putranya ternyata menarik hati Lala Karmela sejak didengkarkan pertama kali. Lala pun meminta kepada Sandhy untuk menyanyikan lagu ini dengan versi duet.

“Lagu The Sun in My Heart yang terdapat dalam album Beautiful Soul Sandhy kita pilih sebagai projeck duet . Sudah beberapa memangg kita ingin projeck bareng tapi ga jadi karena jadwal Sandhy yang beitu padat. Lagu he Sun in My Heart inilah yang menyatukan projeck kita,” ungkap Lala.

Meski bukan sebagai pencipta lagu, Lala tampak menyanyikannya dengan penuh penghayatan. Hal itu membuat lagu versi duet Sandhy Sondoro dan Lala Karmela ini semakin asyik. Ditambah lagi, lirik lagu “The Sun in My Heart” sendiri berbicara soal cinta yang universal.

Dalam kolaborasi dengan Lala Karmela, Sandhy melakukan retake ulang suaranya dan Lala untuk disematkan kembali kembali ke lagu “The Sun in My Heart”.

“Kami cuma take vocal, musiknya diambil dari (singel versi) sebelumnya. Jadi, cuma di take out vokal,” ucap Sandhy.

Editor: Pangihutan S

Continue Reading

Musik & Film

BaBe Gelar Kontes Dangdut Online

Published

on

Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia, artis dangdut Evi Masamba, Shelly Tantri dari BaBe dan Yogi Adriyadi Komisaris Utama Portrait Manageman. 

Jakarta, HarianSentana

BaBe (Baca Berita) adalah aplikasi agregator konten yang mengumpulkan dan mengkurasi konten dan informasi sesuai kebutuhan, meluncurkan sebuah program kontes dangdut, Babe KonDang BaBe KonDang merupakan Kontes Dangdut Online yang digelar untuk menjaring talenta-talenta baru di industri musik dangdut tanah air, sekaligus untuk mengembangkan industri ekonomi kreatif di Indonesia.

Cucu Ahmad Kurnia Kepala Dinas Pariwisata & Ekonomi Kreatif Provinisi DKI Jakarta, menyambut positif kegiatan BaBe KonDang, sebagai upaya untuk menumbuhkan industri kreatif di tanah air.

“Pemerintah DKI Jakarta terus mendorong sektor-sektor kreatif untuk terus tumbuh dan berkembang. Dangdut merupakan salah satu industri kreatif yang banyak digemari oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Dengan dukungan yang tepat, industri musik dangdut kami harap bisa menjadi besar tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di luar negeri,” ujar Cucu di Jakarta Selasa (4/2/2020).

Pemerintah sendiri menurut Cucu giat mendorong kemajuan industri kreatif di Indonesia dengan menekankan pada kualitas dan kuantitas konten lokal. “Industri musik dangdut menjadi salah satu industri yang perlu didukung agar mampu bersaing dengan musik luar yang menjamur di Indonesia seperti K-Pop atau yang lainnya,” terang Cucu.

Shelly Tantri, Senior Business Development, BaBe  mengatakan melalui kegiatan ini dierharap bisa menemukan pedangdut-pedangdut potensial yang bisa meramaikan dan mengembangkan industri dangdut tanah air.

“Kegiatan ini menjadi salah satu komitmen kami sebagai penyedia informasi yang akurat kepada pembaca di Indonesia untuk mendukung industri kreatif di Indonesia dan mampu melahirkan talent-talent dangdut di masa depan,” ujar Shelly.

Kontes yang akan digelar pada Februari-Maret 2020 mendatang disepuluh kota yaitu di Jakarta, Banten, Cikampek, Indramayu, Cirebon, Tasikmalaya, Cianjur, Bandung, Kuningan, Sukabumi, juga menggandeng para pelaku seni musik dangdut di tanah air seperti Portrait Artist Management dan 10 stasiun radio lokal di masing-masing kota

“Portrait  Management adalah manajemen artis profesional yang telah mendukung berbagai musisi populer, seperti Evi Masamba, Sarah Rizkia, Sendy Ariani, Lia Cicilia dan masih banyak lainnya,” ungkap Shelly.

Ir. Yogi Adriyadi, Komisaris Utama, Portrait Artist Management menambahkan 10 stasiun radio yang menjadi partner kegiatan ini antara lain Hot FM (Jakarta), Serang Radio FM (Banten), Lazuar Karawang FM (Cikampek), DFAS FM (Indramayu), Ray FM (Cirebon), Tamala FM (Tasikmalaya), Rama FM (Cianjur), Cakra FM (Bandung), Megaswara FM (Kuningan), dan Elmitra FM (Sukabumi).

“Musik dangdut merupakan musik yang tidak pernah berhenti berkembang, dan kami optimis kontes ini akan mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan. Kami senang sekali bisa bekerja sama dengan BaBe dalam melahirkan talent-talent baru di musik dangdut,”ujar Yogi

Para peserta yang ingin mengikuti program BaBe KonDang bisa mendaftarkan diri langsung melalui aplikasi BaBe dengan mengunggah video cover mereka sesuai dengan tata cara dan syarat ketentuan yang berlaku, serta memilih perwakilan radio dari kota masing-masing. Seluruh tahapan audisi dan voting akan dilakukan via online untuk menyederhanakan proses dan prosedur kontes.

“Kami mengundang sebanyak mungkin peserta untuk mengikuti kegiatan ini dan meramaikan blantika musik dangdut Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi yang terbaik dan menjadi bintang baru di industri musik dangdut Indonesia,” pungkas Shelly.

Editor: Pangihutan S

Continue Reading

Musik & Film

Aan Story Bangga Produseri Keluarga Raffi Ahmad

Published

on

Aan Story bersama Raffi Ahmad, Nagita Slavina dan Idol Junior dalam suatu acara di Jakarta.

Jakarta, HarianSentana.com

Aan Story, sosok pencipta lagu sekaligus produser untuk beberapa single yang laris dan menjadi trending YouTube, memang tak diragukan lagi kemampuannya di industri musik tanah air.

“Untuk meraih kesuksesan yang bisa diapresiasi banyak orang, itu tak semudah membalikan telapak tangan, saya sudah menempuh perjalanan panjang untuk mendapatkan kepercayaan publik, karena itu saya terus berjuang,” kata Aan Story, Rabu (18/12/2019) di kawasan Lebak Bulus Jakarta Selatan.

Di balik kesuksesan dirinya saat ini, Aan Story mengaku ada beberapa sosok inspiratif yang telah membuatnya bersemangat dalam menghasilkan karya. “Sosok inspiratif itu adalah Yovie Widianto dan Kevin Aprilio, mereka menjadi role model saya dalam bermusik dan menulis lagu, serta Raffi Ahmad yang membantu saya mantap dalam mengembangkan bisnis di dunia digital,” ujarnya.

Aan mengaku, banyak belajar dengan Kevin dan bertukar fikiran dalam bermusik maupun hal lainnya, dan saat itu juga dijadikan momentum untuk Aan story belajar bermain piano secara langsung dengan Kevin maupun otodidak.

Sedangkan Yovie Widianto adalah sosok idola bagi Aan Story dalam berkarya, dari segi penulisan lirik maupun notasi Aan Story sangat berkiblat kepada Yovie Widianto. “Sosok mas Yovie Widianto merupakan orang yang sangat baik, very humble dan tidak pelit akan ilmu karena mas Yovie adalah sosok yang sangat peduli akan regenerasi penyanyi maupun penulis lagu yang handal,” jelas Aan.

Selain nama-nama besar tersebut, ada juga sosok Arief Muhamad yang telah membantunya dalam dunia digital yang sedang trend saat ini. “Saya banyak belajar dengan Arief Muhammad terkait dunia digital, sehingga saat ini saya membuka rumah buzzer yang menaungi beberapa selebgram, dia sangat berperan penting untuk bagaimana harus bersikap dan bertanggung jawab akan kebutuhan klien baik perorangan maupun corporate demi kepuasan klien,” tutur Aan Story.

Kesempatan kembali ketika Raffi Ahmad memberikan kepercayaan kepada Aan Story, untuk bekerjasama dalam hal memproduksi dalam menciptakan single dan musik video, hampir semua keluarga besar Raffi Ahmad, di antaranya Nagita slavina, Shahnaz Sadiqa, Nisya Ahmad, dan Rafathar, dan project Mimpiku Jadi Nyata Indonesia Idol Junior 2018 bersama Rans Music dan Aan Story, mendapatkan kepercayaan itu, serta dijawab dengan hasil karya yang selalu menjadi trending music video di Youtube.

“Berkat orang-orang, dirinya saya dari bukan siapa-siapa, hingga jadi pebisnis yang sukses di dunia digital dan pencipta lagu,” ungkapnya

Editor: Pangihutan S

 

 

 

 

 

 

Continue Reading
Advertisement

Trending

Copyright © 2019 HarianSentana.com. Theme by PT. Ciptamedia Kreasi.