Connect with us

Nasional

Dua pasien Covid-19 Varian Baru Delta B.1.617.2 (India) Berhasil Disembuhkan

Published

on

Jakarta, Hariansentana com – Dua pasien dengan varian baru Delta B.1.617.2 (India) berhasil disembuhkan. Hal tersebut disampaikan Penanggungjawab Rumah Sakit Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Laksma TNI dr. I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara, Sp.B., Sp. BTKV saat jumpa pers tadi siang di Surabaya, Senin (21/6/2021).

Lebih lanjut Laksma TNI dr. I Dewa Gede mengatakan bahwa hari ini RS Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya kembali “mewisuda” 33 pasien pada periode ke 359. Mereka dinyatakan sembuh oleh DPJP (Dokter Penanggung Jawab Pasien), menjalani prosesi “wisuda” penyintas covid-19 dan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Laksma TNI dr I Dewa Gede menjelaskan terkait 33 pasien yang ke RS hari ini terdiri dari 2 orang PMI, 7 umum dan 24 orang dari klaster Bangkalan,dimana dua orang diantaranya adalah pasien yang kemarin terkonfirmasi varian baru Delta, yakni Mr. M dan Mr. N.

“Tanggal 6 Juni mereka masuk RS Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya, Px. 7529 Mr. M asal Bangkalan dengan Gejala Ringan (Meriang), Tanpa Komorbid. dan Px. 7520 Mr. N asal Sampang dengan Gejala Ringan (Panas), Tanpa Komorbid, setelah menjalani perawatan dan pengobatan hari ini 21Juni 2021 dinyatakan sembuh dan boleh pulang,” ujar Laksma TNI dr. I Dewa Gede.

dr. I Dewa Gede menyatakan bahwa RS Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya telah berhasil menangani dan menyembuhkan pasien dengan varian baru Delta. “Selamat kepada semua pasien yang sembuh hari ini (termasuk 2 yang terkonfirmasi varian baru Delta) dan berpesan untuk selalu menjaga dan menjalankan protokol kesehatan secara konsisten, terus berusaha menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh melalui makan makanan bergizi, asupan vitamin yang cukup (terutama yang bersumber dari buah-buahan), serta istirahat yang cukup saat badan melai teras lelah baik fisik maupun pikiran/mental,” katanya.

“Pesan ini tidak saja ditujukan pada mereka yang “wisuda” tapi juga dititipkan untuk disampaikan kepada saudara, keluarga, tetangga dan masyarakat luas lainnya,” tegas Laksma TNI dr. I Dewa Gede Nalendra.

Laksma TNI dr I Dewa Gede Nalendra juga menyampaikan bahwa Covid-19 itu bisa ditangani dan disembuhkan, masyarakat tidak perlu terlalu takut, namun demikian harus tetap waspada dengan tipologi varian baru yang lebih cepat menular dan menyebar, lebih cepat daya rusaknya (apabila tidak segera ditangani) serta menyerang pula pada orang usia muda.

“Tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas dan (ini yang baru) menghindari makan bersama, adalah langkah yang harus dijalankan selama pandemi belum berakhir, dan dijadikan kebiasaan baru yang dapat menjaga diri dari paparan Covid-19,” pesan Laksma TNI dr. I Dewa Gede.

Lebih jelas Laksma TNI dr.I Dewa Gede menjabarkan bahwa sejak Mei 2021, RS Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya total telah menerima konfirmasi 7 pasien varian baru B.117 (Strain Inggris) 1 orang, B.1351 (strain Afrika Selatan) 1 orang dan B.1.617.2 (strain India) 5 orang. Strain Inggris dan Afsel didapat dari sampel Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan strain India semua berasal dari Klaster Bangkalan, yang dikirimkan oleh Satgas Covid-19 Surabaya, hasil dari tracing Pencegatan Suramadu sisi Surabaya pada tanggal 6 Juni 2021.

“Pasien dengan varian B.117 (Strain Inggris) dan B.1351 (strain Afrika Selatan) dari PMI ditangani dengan baik. Ms. P dirawat 14 hari dan Mr. M dirawat 18 hari, 2x swab negatif dan sudah dinyatakan sembuh. Seorang pasien varian baru India pindah faskes 12 Juni 2021 RS di Bojonegoro dengan pertimbangan lebih dekat domisili. 2 orang sembuh hari ini dan 2 orang masih dirawat dengan kondisi yang stabil,” jelas Laksma TNI dr. I Dewa Gede.

“Yang masih dirawat tetap mendapatkan penangan khusus yaitu di ruangan tersendiri, dengan monitoring dan observasi sesuai ketentuan KMK dan tata laksanan pelayanan pasien khusus. Kondisi klinis akan dimonitoring dengan ketat, serta penangan lebih serius dari para dokter dan nakes RS Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya serta didampingi penanganan non medis oleh relawan pendamping Program Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 (PPKPC) RS Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya,” pungkas dr I Dewa Gede.

Pada kesempatan yang sama, Radian Jadid selaku Ketua Pelaksana Program Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 RS lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya membeberkan data relawan hari ini. “Jumlah pasien yang dirawat per Hari ini Senin, 21 Juni 2021 Pukul 13.30 WIB. sejumlah 341 orang terdiri dari PMI 58, Klaster Madura 204, dan Umum/Mandiri 79 orang. Jumlah inden (antri masuk) 65 orang,” kata Radian Jadid.

“Daya tampung RS Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya 410 bed, sekarang terisi 341 pasien. Masih ada space 69 bed, dengan jumlah inden 65 calon pasien. Hingga hari ini RS Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya, total sudah melayani 8.016 pasien dan telah berhasil menyembuhan 7.342 orang. Tingkat kesembuhan 96,76 persen dengan angka kontribusi tingkat Nasional 0,44 persen, Jawa Timur 5,09 persen dan Surabaya 31,83 persen,”tutup Radian Jadid.

Nasional

Komitmen Wisata Alam Berkelanjutan, EIGER Resmikan EIGER Nature di Bogor

Published

on

By

Bogor, Hariansentana.com – EIGER meresmikan EIGER Nature di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sebagai destinasi ekowisata yang memadukan petualangan, edukasi, dan pelestarian alam.

Mengusung tema “Menjaga dan Merawat Alam, Bergerak Bersama untuk Indonesia”, EIGER Nature hadir untuk mempererat hubungan antara alam, budaya, dan manusia.

Peresmian tersebut dihadiri oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, Wakil Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, serta Bupati Bogor Rudy Susmanto.

Berangkat dari perjalanan hampir empat dekade di dunia petualangan, EIGER meyakini alam bukan hanya tempat untuk dijelajahi, tetapi juga kehidupan yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Founder & Chairman EIGER Group, Ronny Lukito, menyampaikan bahwa pengembangan EIGER Nature merupakan bagian dari upaya EIGER untuk memberikan kontribusi yang lebih luas bagi Indonesia.

“Selama hampir empat dekade, alam Indonesia telah memberikan begitu banyak inspirasi bagi perjalanan EIGER. Melalui EIGER Nature, kami ingin belajar memberikan kembali, dengan menjaga alam, merawat kehidupan, dan mengajak lebih banyak orang untuk menghargai kekayaan yang kita miliki. Sebab, warisan terbaik bukan hanya tempat yang indah untuk dikunjungi, tetapi alam yang tetap terjaga untuk generasi mendatang,” ujar Ronny.

Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, mengapresiasi dedikasi tim EIGER Nature selama kurang lebih lima tahun dalam membangun dan mengembangkan destinasi ini. Ia menegaskan pengembangan pariwisata perlu berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap peraturan, keselamatan wisatawan, dan pelestarian alam.

“Saya berharap EIGER Nature dapat terus menghadirkan pengalaman wisata alam yang berkualitas, aman, dan bertanggung jawab, dengan mengintegrasikan kegiatan petualangan, edukasi lingkungan, konservasi, serta pemberdayaan masyarakat,” ujar Widiyanti.

Ia menambahkan, investasi pariwisata berkualitas tidak hanya diukur dari pertumbuhan usaha, tetapi juga dari manfaat ekonomi bagi masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. EIGER Nature diharapkan dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja sekaligus memperkuat daya saing wisata alam Indonesia.

Direktur Utama EIGER Nature, Imanuel Wirajaya, menegaskan alam merupakan aset utama yang menjadi fondasi pengembangan EIGER Nature. Destinasi ini tidak hanya mengajak pengunjung menikmati keindahan alam, tetapi juga membangun kepedulian untuk menjaganya.

“Aset utama EIGER Nature adalah alamnya. Kami berharap setiap pengunjung tidak hanya datang untuk menikmati alam, tetapi juga mengenalnya, jatuh cinta kepadanya, dan pada akhirnya ikut merawatnya. Kami juga berharap apa yang kami bangun di Megamendung ini dapat menjadi berkat bagi alam, budaya, dan manusia yang hidup di atasnya,” ujar Imanuel.

EIGER Nature akan mulai membuka kunjungan bagi publik secara bertahap pada 2 November 2026. Kehadirannya diharapkan dapat menghadirkan pengalaman petualangan yang bermakna sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap alam, budaya, dan Indonesia……(Ron)

Continue Reading

Polhukam

Ketua LSM PRB Desak KPK Segera Tetapkan Tersangka Kasus Upah Pungut Bappenda Kabupaten Bogor

Published

on

By

Bogor, Hariansentana.com –
Ketua LSM Peduli Rakyat Bogor (PRB), M. Johan Pakpahan, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menetapkan tersangka dalam kasus upah pungut Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor.

Saat dihubungi melalui telepon selulernya, Rabu (28/10/2026), Johan mengatakan proses penyidikan kasus tersebut sudah berlangsung terlalu lama dan hingga kini belum ada kepastian hukum.

Menurutnya, penyidik KPK sudah memeriksa banyak pihak sesuai dengan perannya masing-masing, mulai dari bendahara, Kepala Dinas Bappenda, Inspektorat, hingga Sekda Kabupaten Bogor. Terakhir, Wakil Bupati Bogor yang dijadwalkan diperiksa sebagai saksi berhalangan hadir, dan ajudan Bupati juga sudah diperiksa.

“Melihat barang bukti uang Rp 1,5 miliar dan saksi-saksi yang sudah banyak diperiksa sesuai perannya, harusnya penyidik KPK yang memeriksa kasus ini sudah bisa menetapkan tersangka. Pendalaman model apa lagi dalam penyidikannya,” ujar Johan.

Johan menegaskan, berlarut-larutnya penanganan kasus ini akan menjadi preseden buruk dalam penegakan hukum di Kabupaten Bogor. Ketidakjelasan kasus tersebut dinilai bisa menjadi blunder bagi seluruh dinas di Kabupaten Bogor dan mengganggu kegiatan APBD Kabupaten Bogor ke depan.

“Ini bisa jadi masalah baru ketika ada persoalan hukum tidak tuntas dan ini bisa bola liar. Bukan tidak mungkin muncul KPK bayangan dan berujung pemerasan terhadap APBD, karena persoalan Bappenda tidak tuntas hukumnya dan tidak ada kepastian hukum yang menggantung dengan alasan pendalaman,” katanya.

Ia menambahkan, persoalan korupsi di Kabupaten Bogor sudah dalam, sehingga tidak perlu lagi berlama-lama dengan alasan pendalaman.

Ketua LSM PRB meminta KPK memberikan kepastian hukum atas kasus yang sedang ditangani di Bappenda Kabupaten Bogor. Jika memang dihentikan, KPK diminta menjelaskan SP3. Jika dilanjutkan ke persidangan, KPK diminta mengumumkan siapa tersangkanya.

“Jangan alasan pendalaman kasus jadi panjang dan banyak makan waktu, dan Kabupaten Bogor dalam keresahan oleh KPK yang tidak kunjung ada kejelasan hukum. Jangan sampai hukum di Kabupaten Bogor sekarang ini tumpul dan mati,” tegas Johan yang saat itu sedang mendampingi kliennya, Dr. Redikson Sidabalok, di Polda Metro Jaya terkait perkara debitur nakal……Ron

Continue Reading

Nasional

Pembahasan APBD 2027 Ditunda, Tunggu Kepastian DBH dan Obligasi

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com – DPRD DKI Jakarta bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menunda rapat Badan Anggaran (Banggar) terkait pembahasan APBD 2027.

Penundaan dilakukan lantaran belum adanya kepastian mengenai besaran Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat RI, serta persetujuan penerbitan obligasi daerah sebagai alternatif pembiayaan.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin dari (Fraksi PKS) mengatakan, rapat Banggar diskors karena masih terdapat persoalan defisit anggaran yang perlu dikoordinasikan dengan pemerintah pusat. Kepastian DBH dan skema pembiayaan melalui obligasi diperlukan agar pembahasan anggaran dapat dilanjutkan dengan perhitungan yang lebih pasti.

“Dari dua hal itu, kita menskors rapat ini. Mudah-mudahan pertemuan antara pemerintah provinsi, Pak Gubernur dengan Menteri Keuangan besok bisa memperoleh hasil yang baik, sehingga kita mendapatkan dana bagi hasil yang sesuai dengan kebutuhan anggaran di DKI,” ujar Suhud, seusai rapat Banggar, Senin (26/10).

Berdasarkan penjelasan TAPD, pengurangan DBH berdampak pada defisit anggaran sebesar Rp641,66 miliar. Kondisi tersebut membuat nilai APBD 2027 yang sebelumnya disepakati dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) sebesar Rp82,88 triliun berkurang menjadi Rp82,24 triliun akibat penurunan pendapatan transfer dari pemerintah pusat.

Suhud menegaskan, penyesuaian anggaran belum dapat diputuskan sebelum ada kepastian mengenai DBH dan persetujuan penerbitan obligasi daerah. Jika kedua hal tersebut belum jelas, Pemprov DKI harus kembali menelaah program dan alokasi belanja yang telah direncanakan untuk menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

Menurut dia, penyesuaian akan semakin berat jika penerbitan obligasi daerah senilai lebih dari Rp5 triliun tidak mendapat persetujuan. Sebab, pemerintah daerah harus mencari alternatif pembiayaan sekaligus mempertimbangkan kembali program yang sudah masuk dalam perencanaan anggaran.

“Artinya, program-program ataupun anggaran yang sudah ada harus disisir lagi, dipotong. Ini enggak mudah juga untuk mengurangi anggaran sebesar itu, apalagi nanti kalau ternyata obligasi tidak disetujui,” katanya.

Sebagai alternatif, Suhud menyebut, opsi pinjaman melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) apabila penerbitan obligasi daerah tidak disetujui. Ia berharap, skema pinjaman tersebut dapat memperoleh dukungan pemerintah pusat, termasuk kemungkinan pembiayaan tanpa bunga sehingga ruang fiskal Jakarta tetap terjaga.

“Kalau obligasi tidak disetujui, alternatifnya pinjaman melalui SMI. Saya harapkan bisa seperti itu sehingga APBD kita, fiskal kita agak lebih longgar,” ucapnya.

Suhud berharap, pertemuan Gubernur DKI Jakarta dengan Menteri Keuangan menghasilkan kepastian mengenai DBH dan alternatif pembiayaan tersebut. Jika hasil koordinasi diperoleh pada Selasa (27/10), rapat Banggar direncanakan kembali digelar pada Rabu (28/10), kemudian dilanjutkan dengan pembahasan anggaran di tingkat komisi pada Kamis (29/10).(Sutarno)

Continue Reading
Advertisement

Trending