Connect with us

Nasional

Dirut ASD Ira Puspadewi dan Harry M.A Caksono cs Ditahan KPK

Published

on

Jakarta – Ternyata penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga malam ini masih melakukan penyidikan, berbagai kasus korupsi terus diusut yang diduga melibatkan petinggi di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga yang melibatkan pejabat di instansi pemerintah, Senin (5/5/2025).

Sebelumnya ada dua mantan Direktur Utama PT Jembatan Nusantara dipanggil tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi proses kerja sama usaha (KSU) dan akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tahun 2019-2022.

“Tim penyidik memanggil dua orang sebagai saksi. Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK,” kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto kepada wartawan, Selasa (29/5/2025).

Dijelaskan Tessa, kedua orang saksi yang dipanggil, yakni Andi Mashuri selaku Dirut PT Jembatan Nusantara tahun 2024, dan Sri Rahayu Lin Astuti selaku Dirut PT Jembatan Nusantara tahun 2022.

Hari Kamis, 13 Februari 2025, KPK resmi mengumumkan dan menahan 3 dari 4 orang tersangka dalam perkara tersebut. Ketiga tersangka yang ditahan, yakni Ira Puspadewi selaku Direktur Utama (Dirut) ASDP tahun 2017-2024, Harry Muhammad Adhi Caksono (HMAC) selaku Direktur Perencanaan dan Pengembangan ASDP tahun 2020-2024, dan Muhammad Yusuf Hadi (MYH) selaku Direktur Komersial dan Pelayanan ASDP tahun 2019-2024.

Sedangkan seorang tersangka lainnya, yakni Adjie selaku pemilik PT Jembatan Nusantara (JN) belum dilakukan penahanan karena sedang sakit.

Dalam perkaranya, pada 2014, Adji selaku pemilik PT JN menawarkan kepada ASDP selaku perusahaan BUMN untuk mengakuisisi PT JN. Namun, sebagian direksi dan dewan komisaris ASDP pada saat itu menolak rencana akuisisi tersebut dengan alasan bahwa kapal-kapal milik PT JN umurnya sudah tua dan ASDP cenderung lebih memprioritaskan rencana pengadaan atau pembangunan kapal baru.

Kemudian pada awal 2018, Ira diangkat menjadi Dirut ASDP, dan Adhie menemui Ira serta menawarkan kembali PT JN untuk diakuisisi. Selanjutnya, pembahasan terkait dengan rencana akuisisi dan juga KSU dilakukan dalam beberapa pertemuan, baik di rumah Adjie maupun di tempat lainnya yang dihadiri Ira, Yusuf, dan Harry.

Untuk diketahui, tanggal 26 Juni 2019, terjadi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara ASDP dengan PT JN yang ditandatangani Ira dan Rudy Susanto selaku Direktur PT JN. Dan pada 23 Agustus 2019, ditandatangani kontrak induk KSU.

Dalam pelaksanaan KSU, ASDP memprioritaskan pemberangkatan kapal PT JN untuk meningkatkan aktivitas kapal PT JN dibanding kapal ASDP. Hal tersebut dilakukan agar kondisi keuangan PT JN terlihat layak untuk diakuisisi. Pembahasan akuisisi mulai dilakukan direksi ASDP pada 2020 setelah dilakukan penggantian dewan komisaris ASDP pada April 2020.

Pada saat pembahasan rencana akuisisi tersebut, ASDP belum memiliki pedoman internal yang mengatur tentang akuisisi, sehingga Ira memerintahkan tim akuisisi untuk menyusun draf keputusan direksi tentang akuisisi.

Kemudian pada 2020, direksi ASDP memasukkan kegiatan akuisisi pada RJPP 2020-2024 dan disahkan dewan komisaris yang baru. Dalam RJPP tersebut disebutkan adanya penambahan 53 kapal melalui KSU. Sementara dalam RJPP 2019-2023 tercantum 5 pilar strategis, di antaranya meningkatkan keunggulan operasional dan memperkuat kesehatan keuangan.

Proses pelaksanaan due diligence untuk akuisisi dilakukan sebelum keputusan direksi ASDP tertanggal 7 Februari 2022 tentang pedoman pelaksanaan pengambilalihan di lingkungan ASDP disahkan.

Selanjutnya, atas perintah direksi ASDP, ketua tim akuisisi mengkoordinasikan KJPP agar melakukan valuasi sesuai dengan permintaan direksi. Tim akuisisi melakukan serangkaian proses penilaian melalui beberapa konsultan, termasuk di antaranya KJPP MBPRU yang melakukan penilaian harga pasar atas 53 kapal milik PT JN Group, yakni 42 kapal milik PT JN dan 11 kapal milik afiliasi PT JN.

Hasil penilaian KJPP MBPRU atas 53 kapal milik PT JN Group tersebut menjadi salah satu faktor krusial yang menentukan keseluruhan nilai akuisisi PT JN di tahap selanjutnya, namun diketahui bahwa penilaian KJPP MBPRU sudah direkayasa agar mendekati nilai yang sudah ditentukan Adji dan telah diketahui dan disetujui direksi ASDP sebelumnya yaitu tidak kurang dari Rp2 triliun.

Terdapat beberapa kali pertemuan untuk membahas negosiasi atas nilai akuisisi PT JN antara Ira, Yusuf, Harry, dan Adjie hingga pada 20 Oktober 2021 tercapai kesepakatan nilai akuisisi sebesar Rp1,272 triliun, dengan rincian sebesar Rp892 miliar untuk nilai saham termasuk perhitungan nilai 42 kapal milik PT JN, dan sebesar Rp380 miliar untuk nilai 11 kapal milik afiliasi PT JN, dan manajemen baru PT JN akan meneruskan utang yang dimiliki PT JN.

Berdasarkan perhitungan yang dilakukan, transaksi akuisisi PT JN oleh ASDP terindikasi menimbulkan kerugian keuangan negara sekurang-kurangnya Rp893,16 miliar.

Ibukota

Sambut HUT Ke 81 RI, Kecamatan Pademangan Gelar Berbagai Lomba

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.- Menyambut HUT Kemerdekaan Ke-81 RI, Aparatur Kecamatan Pademangan mengikuti berbagai perlombaan di GOR Kecamatan Pademangan, Jumat (31/07/2026)).

Camat Pademangan Arief Wibowo didampingi Wakil Camat Polma dan Sekcam Ginanjar mengatakan, dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke – 81

yang dilombakan.Catur, Bulu Tangkis ganda putra/putri, Tenis Meja putra/putri, Balap Karung, putri/putri, Bakiak 3 Orang, dan lomba lomba lainnya.

Diikuti sebanyak 145 peserta yang terdiri dari Unsur ASN dan PJLP Kelurahan se-Kecamatan Pademangan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silahurahmi antar UKPD baik di Kelurahan maupun di Kecamatan, juga menumbuhkan semangat dan kecintaan terhadap Republik Indonesia serta menghargai Para Pahlawan yang telah berjuang pada Kemerdekaan Indonesa dari penjajahan,” katanya.

“Peserta lomba yang terdiri dari unsur ASN dan PJLP Kelurahan se-Kecamatan Pademangan terdiri dari unsur Bina Marga, SDA, LH, PTSP, Sosial, Pendidikan, Puskesmas, RSUD, Pertamanan, Dishub, Satpol PP, PPSU dan Gulkarmat Pademangan” tambahnya.

Ditempat yang sama, Kasie Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan Kecamatan Pademangan Martin.S menjelaskan lomba, Bulu tangkis putra/putri dilaksanakan di GOR Kecamatan Pademangan.yang jadi wasitnya Saya dari Citata.

Sementara itu, Wulan (30) salah satu peserta lomba mngaku banggga mengikuti lomba, dirinya berharap bisa mempererat silaturahmi dengan petugas lainnya.

“Pelaksanaan lomba HUT RI Ke 81 berjalan sangat meriah dan seru, walaupun tidak juara namun bisa menjadi hiburan,” pungkasnya. (Sutarno)

Continue Reading

Ibukota

Gubernur dan Wagub DKI Jakarta Hadiri Milad ke 25 FBR.

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.- Gubernur DKI Jakarta, Dr.H.Pramono Anung, (Bang Pram) di dampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta H.Rano Karno (Bang Doel) berkomitmen kebudayaan Betawi tetap menjadi bagian utama dalam pembangunan Jakarta menuju kota global, melalui kebijakan, penguatan ruang ekspresi budaya, serta penataan kelembagaan adat masyarakat Betawi.

Hal itu disampaikan Gubernur Pramono saat menghadiri Milad ke-25 Forum Betawi Rempug (FBR) di Area Parkir C3.Jalan H.Binyamin Sueb.Kelurahan Pademangan Timur kecamatan Pademangan Jakarta Utara, Sabtu (1/08/2026).

Ia juga mengapresiasi kontribusi FBR selama seperempat abad dalam merawat budaya Betawi, memperkuat kebersamaan, dan menjaga kondusivitas kota.

“Saya menyampaikan Selamat Milad ke-25 kepada seluruh keluarga besar Forum Betawi Rempug. Seperempat abad perjalanan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan, merawat budaya Betawi, dan meneguhkan persatuan dalam membangun Jakarta,” ujar Gubernur Pramono di hadapan ribuan anggota FBR dan tokoh masyarakat.

Mengangkat tema Merawat Akar, Merajut Masa Depan, peringatan tersebut dinilai sejalan dengan arah transformasi Jakarta. Menurut Gubernur Pramono, kemajuan kota harus berjalan beriringan dengan perlindungan identitas, sejarah, dan nilai-nilai masyarakat Betawi.

“Masyarakat Betawi memiliki peran yang sangat penting dalam sejarah dan perjalanan Jakarta melalui nilai-nilai gotong royong, keterbukaan, toleransi, serta semangat kebangsaan. Nilai-nilai luhur inilah yang membentuk Jakarta sebagai kota yang majemuk,” ungkapnya.

Pemprov DKI Jakarta telah menjalankan sejumlah kebijakan untuk memperkuat kehadiran budaya Betawi dalam kehidupan kota. Langkah tersebut antara lain penggunaan busana adat Betawi dalam kegiatan resmi pemerintahan, penguatan ornamen dan nuansa Betawi di ruang publik, serta penyusunan kelembagaan adat masyarakat Betawi.

Kebijakan itu sesuai amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta. Pengarusutamaan budaya Betawi tidak hanya diarahkan pada pelestarian simbol, tetapi juga pada penguatan peran masyarakat dan pewarisan nilai kepada generasi muda.

Gubernur Pramono menegaskan Jakarta harus tumbuh sebagai kota modern tanpa kehilangan karakter yang membentuknya.

“Kami berharap FBR terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga persatuan, melestarikan budaya Betawi, serta menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap identitas budayanya. Jakarta harus terus bergerak maju menuju kota global tanpa pernah kehilangan akar yang menjadi kekuatannya,” tegasnya.

Rangkaian acara diawali dengan doa lintas iman yang melibatkan perwakilan enam agama. Gubernur Pramono menilai kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya toleransi dan semangat hidup bersama di Jakarta.

“Doa lintas iman yang melibatkan enam agama menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan utama Jakarta. Semangat saling menghormati ini harus terus kita jaga bersama agar kota ini tetap aman, harmonis, dan terbuka bagi siapa saja,” ujarnya.

Sementara itu, Imam Besar FBR, Kyai.Lutfi Hakim, menyampaikan Milad ke-25 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali tanggung jawab organisasi dalam menjaga martabat masyarakat Betawi dan masa depan Jakarta.

“Hari ini saya berdiri dengan hati yang penuh syukur. Bukan hanya karena FBR telah mencapai usia 25 tahun, tetapi karena Allah SWT masih memberikan kesempatan kepada kita untuk menjaga amanah yang jauh lebih besar dari organisasi ini, yaitu amanah menjaga Betawi, Jakarta, dan masa depan anak cucu kita,” tuturnya.

Lutfi mengatakan perjalanan FBR selama seperempat abad diwarnai berbagai dinamika. Namun, komitmen organisasi terhadap Jakarta dan masyarakat Betawi tetap menjadi pijakan utama.

“Selama seperempat abad ini kita telah melewati banyak musim. Kami pernah dipuji, disalahpahami, bahkan dicaci maki. Kami pernah berdiri di depan, dan pernah berada di belakang. Namun, satu hal yang tidak pernah berubah, kami tidak akan pernah berhenti mencintai Jakarta dan tidak pernah berhenti mencintai Betawi,” pungkasnya.(Sutarno)

Continue Reading

Nasional

First HR Indonesia Investasi Bisnis Penyedia SDM Profesional

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com – First HR Indonesia hadir sebagai penyedia layanan manajemen sumber daya manusia (SDM) yang berfokus pada solusi strategis di bidang Human Resources, pengembangan, kepemimpinan, dan pembangunan organisasi berkinerja tinggi.

Hal tersebut diungkapkan Chief Executive Officer (CEO) First HR Indonesia, Robby Tambunan dalam Peresmian First HR Indonesia di Jakarta Sabtu (1/8/2026).

Robby mengatakan, masih banyak perusahaan yang belum memiliki sistem pengelolaan sumber daya manusia yang terstruktur. Di tengah perubahan industri dan regulasi ketenagakerjaan yang berlangsung cepat, perhatian perusahaan kerap lebih besar pada aspek bisnis dibandingkan pengembangan karyawan.

“Bahkan sampai hari ini masih banyak perusahaan yang memandang karyawan sebagai cost, padahal seharusnya mereka adalah investment,” kata Robby.

Menurutnya, ketika karyawan dipandang sebagai investasi, perusahaan akan terdorong untuk memberikan ruang yang lebih besar bagi pembelajaran, peningkatan kompetensi, serta pengembangan karier. Pendekatan tersebut pada akhirnya akan menghasilkan organisasi yang lebih produktif sekaligus mampu menciptakan lingkungan kerja yang berorientasi pada manusia,” tuturnya.

First HR Indonesia hadir menawarkan dua pendekatan utama kepada dunia usaha. Pertama, membantu perusahaan memperoleh tenaga profesional yang sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan. Kedua, menyediakan solusi rekrutmen dalam skala besar bagi perusahaan yang membutuhkan percepatan pemenuhan tenaga kerja.
Selain layanan rekrutmen, perusahaan juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan dunia usaha maupun institusi pendidikan.

Dalam kesempatan yang sama Komisioner First HR Indonesia, Indriany Rumbi Simatupang, mengatakan peluncuran First HR Indonesia bukan sekadar lahirnya sebuah perusahaan baru, melainkan awal dari perjalanan untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi pengembangan talenta dan peningkatan daya saing organisasi di Indonesia.

“First HR Indonesia hadir bukan hanya sebagai sebuah perusahaan, tetapi sebagai mitra strategis yang berkomitmen membantu individu dan organisasi berkembang, beradaptasi, serta siap menghadapi perubahan dunia kerja yang terus bergerak dinamis,” ujarnya.

Menurut Indriany, keberhasilan sebuah organisasi selalu berawal dari kualitas sumber daya manusianya. Karena itu, integritas, profesionalisme, inovasi, dan kolaborasi menjadi nilai utama yang harus diwujudkan dalam setiap layanan dan pengambilan keputusan.

Sementara, General Manager Operasional First HR Indonesia, Hana Tiranda, menambahkan bahwa perusahaan dibangun di atas keyakinan bahwa kemajuan organisasi selalu dimulai dari manusia yang unggul, kepemimpinan yang kuat, dan budaya kerja yang berintegritas.
“Kami percaya bahwa kepercayaan tidak hanya dibangun melalui kata-kata, tetapi melalui konsistensi, integritas, kolaborasi, dan keunggulan dalam setiap langkah,” pungkasnya. (***)

Continue Reading
Advertisement

Trending