Nasional
Danpushidros TNI AL Berikan Pembekalan Kepada 20 Siswa Dikspespa Hidros Angkatan XIX Tahun 2021
Jakarta, Hariansentana com – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Agung Prasetiawan, M.A.P., memberikan pembekalan akademis kepada 20 orang Siswa Dikspespa Hidros Angkatan X1X Tahun 2021 di Lounge Room Perwira Pushidrosal, Jalan Pantai Kuta V/I Jakarta Utara. Kamis (30/09).
Dalam pembekalan, Danpushidrosal antara lain menjelaskan tentang sejarah Pushidrosal, dimana berdasarkan Peraturan Pemerintah No.23/1951 tentang Penetapan Djawatan Hidrografi Angkatan Laut sebagai Lembaga Hidrografi Militer, yang selanjutnya pada tahun 1960 dituangkan pada Keppres No.164/1960 Djawatan Hidrografi berkembang dan melaksanakan fungsinya didalam bidang hidrografi untuk militer dan publik.

Pada tahun 1968 melalui Keputusan Presiden RI No.288/1968 Djwatan Hidrografi mengalami perubahan nama hingga 7 kali diantaranya Djahidral, Dithidral, Dishidral, Janhidros (1976), Dishidros, Janhidros, Dishidros (s.d tahun 2016). Pada Perpres No.66 Tahun 2019 Pushidrosal ditetapkan sebagai Komando Utama Operasi dan Pembinaan (Kotama Ops dan Bin) TNI AL. Agar para siswa lebih memahami tentang tugas fungsi dan sejarah Pushidrosal, baik sebagai Kotama TNI AL maupun sebagai Lembaga Hidrografi Nasional.
Danpushidrosal juga menegaskan bahwa Pushidrosal memiliki kewenangan dan legalitas tunggal dibidang hidrografi dalam menyiapkan data dan informasi Hidro-Oseanografi berupa Peta Laut (Peta kertas maupun peta Navigasi Elektronik) dan publikasi nautika guna mendukung keselamatan dan pelayaran nasional.
Sementara itu sebagai Indonesian Chief Hydrographer, Danpushidrosal dalam sambutannya juga menyampaikan selamat atas keberhasilan para prajurit siswa Dikspespa Hidros dalam menyelesaikan pendidikan Hidro-Oseanografi di Pusdikhidros dibawah Kodikopsla Kodiklatal. Diharapkan para siswa nantinya dapat memperkuat dan menambah pegawak Pushidrosal guna menjalankan tugas pokoknya dalam survei dan pemetaan hidro-oseanografi.
Danpushidrosal juga menyampaikan tentang capaian Pushidrosal selama ini, di antaranya sebagai council member IHO, Chairman MSS-ENC, serta chairman NIOHC dalam level Regional. Dalam level nasional Pushidrosal menggelar Ekspedisi untuk pertama kalinya, yaitu Ekspedisi Jala Citra “Aurora” , peran penting dalam mitigasi bencana di perairan Indonesia dan sebagainya.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Asopssurta Danpushidrosal Laksamana Pertama TNI Dyan Primana Sobaruddin, M.Sc., Aspamkersamtas Danpushidrosal Kolonel Laut (E) Dr. Yanuar Handwiono, M.Sc, serta Kadispeta Kolonel Laut (P) Dr. Oke Dwiyana Pribadi, M.M. (Red)
Polhukam
Halal Bihalal PDBN Satukan Tokoh Lintas Generasi di Ciawi, Bogor
BOGOR, SENTANA – KETUA Umum PDBN (Paguyuban Demak Bintoro Nusantara) Drs. H. Fathan Subchi, S.Ag, M.AP, CIISA, ChFA, CSFA, QIA, banjir ucapan selamat sukses dari berbagai kalangan, mulai Kepala Daerah, Perbankan, BUMD, Politisi, akademisi, hingga pengusaha dan para ulama dari sejumlah daerah. Hal itu nampak pada karangan bunga yang berjajar di pintu masuk ACASA Resto & Cafe Puncak Bogor, dalam gelaran Halal Bihalal keluarga besar PDBN 2026, Sabtu (18/4/2026).
“Terimakasih saya sampaikan kepada semua pihak, yang telah mengirimkan karangan bunga ucapan dan do’a, serta dukungan materi, buah, sponsor, juga doorprize bagi 300an lebih peserta,” kata Fathan Subchi, melalui Sekjen PDBN, Edi Sayudi dalam sambutan opening.

Untuk itu, lanjutnya, atas nama Ketum PDBN dan pengurus, mohon maaf lahir batin, terlebih tidak tidak bisa hadir secara langsung karena terdapat 3 agenda bersamaan, tambahnya.
“Dalam keluarga besar PDBN, jika terdapat silang pendapat itu keniscayaan, selama untuk kebaikan tanpa menimbulkan perpecahan, mari bersama bergandengan tangan membangun daerah,” pungkas Edi Sayudi.
Halal Bihalal yang dipandu oleh duo MC Kondang, yaitu Ms. Lia dan Mr. Noor yang juga Ketua PGSI Demak, diiringi live musik dan diramaikan dengan beragam doorprize dari sponsorship, Bank Jateng Cabang Demak, BRI Demak, PT. Jackpro, Baznas DKI Jakarta, Acasa Cottage Resto and Cafe, serta donasi utama dari Ketum PDBN yang juga anggota VI BPK RI, H. Fathan Subchi.
Sementara itu, Ketua Panitia, Gus Toto, dalam sambutanya menyampaikan bahwa, panitia sudah kerja maksimal dalam waktu singkat.
“Selaku Ketua Panitia dan tim, telah kerja maksimal guna mewujudkan suasana Halal Bihalal PDBN yang nyaman dan menyenangkan, namun lumrahnya manusia tentu masih terdapat kekurangan, maka mohon maaf,” kata Gus Toto.
“Dengan tema jalin silaturahmi, perkuatan sinergi, semoga kehadiran Ibu/Bapak menguatkan sinergi, maka kami juga menghaturkan terimakasih tak terhingga kepada Bapak Ketum PDBN atas support luar biasa, donasi yang tiada henti untuk acara Halal bihalal tiap tahun, semoga makin berkah,” pungkas Gus Totok.

Nampak hadir beberapa tokoh PDBN, Wakil Ketua Dewan Pembina PDBN & mantan Ketua Umum PDBN, Dr. Hariyadi Himawan, Ketua Dewan Pakar & Litbang, Prof. Dr. Hanif Nurcholis, M.Si, Wabup Karawang, H. Maslani, Kepala Bank Jateng Cabang Demak, Mohammad Makrifat, Hj. Ida Mahmudah, Owner Intira Grup, Dr. Suyanto, Ketua PGSI Demak, Ketum FORBIS Jateng, Dr. Slamet Sutrisno, Ketua BPD HIPMI Jateng, Wulan Rudy Prasetyo, Rektor UIN Banten, Prof. Dr. Ihsom, Anggota KPU Karangasem Bali, Agus Nugroho, Pengurus Paguyuban Kalijogo Demak Balikpapan, beserta para tamu undangan sampai 300 orang. (Red).
Ibukota
Polres Metro Jakarta Pusat, Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Sawah Besar, 5 Pelaku Ditangkap
Jakarta, Hariansentana.com.– Polres metro Jakarta Pusat mengungkap jaringan peredaran obat keras tanpa resep dokter di wilayah Sawah Besar, Jakarta Pusat. Sebanyak lima orang pelaku berhasil diamankan dari dua lokasi berbeda, dengan barang bukti mencapai puluhan ribu butir obat daftar G.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas transaksi obat ilegal di kawasan Karang Anyar.
“Kami menindaklanjuti informasi warga terkait maraknya peredaran obat keras tanpa resep dokter. Setelah dilakukan penyelidikan dan pengembangan, petugas berhasil mengamankan lima pelaku beserta barang bukti,” ujar Reynold, Sabtu (18/4/2026).

Pengungkapan pertama dilakukan pada Kamis (16/4) malam. Polisi mengamankan tiga pelaku berinisial W, S, dan M di sejumlah titik di kawasan Karang Anyar dan Kartini. Dari tangan ketiganya, petugas menyita berbagai jenis obat keras seperti tramadol, eksimer, alprazolam, dan trihexyphenidyl.
Dari hasil interogasi, polisi melakukan pengembangan dan kembali mengungkap kasus serupa pada Jumat (17/4) di sebuah kamar kos di Jalan Petak X. Dua pelaku lainnya, yakni I dan A, berhasil diamankan dengan barang bukti tambahan berupa ratusan butir tramadol serta uang hasil penjualan.
Kapolsek Sawah Besar Kompol Rahmat Himawan, menjelaskan total barang bukti yang diamankan dalam pengungkapan ini mencapai 31.997 butir obat keras daftar G.
“Ini merupakan hasil pengungkapan dari dua laporan polisi. Jumlah barang bukti cukup besar dan diduga kuat akan diedarkan secara ilegal di wilayah Jakarta Pusat,” ujarnya.
Pengungkapan kasus ini dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar IPTU M. Asaugi bersama tim Subnit II Reskrim yang melakukan observasi hingga penindakan di lapangan.
Saat ini, seluruh pelaku telah diamankan di Polsek Sawah Besar untuk proses penyidikan lebih lanjut. Mereka dijerat Pasal 435 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
Kapolres menegaskan pihaknya akan terus memberantas peredaran obat ilegal yang berpotensi merusak generasi muda.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran obat ilegal. Ini komitmen kami dalam menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat,” Tegasnya.
Ustad Haji Slamet Sugoro.Spd.ketua MUI kecamatan Pademangan.minggu 19/4/2026.menggatakan ” Kami sangat mengaspresiasi Gebrakan polisi perang terhadap obat obatan keras yang buat rusak generasi muda.sebab para pelaku tawuran pada minum obat tersebut buat tawuran.” Ungkapnya.(Sutarno)
Ibukota
Tokoh Bhineka Lintas Agama Pademangan Perkuat Sinergi Rw GEN.Z Ciptakan Generasi Muda Berkarakter.
Jakarta, Hariansentana.com.— Bersama tokoh masyarakat Bhineka dan lintas agama berkomitmen memperkuat sinergi dalam membentuk karakter generasi muda Gen Melenie dan Gen Z melalui penguatan nilai-nilai Nasionalisme dan keagamaan.
Komitmen tersebut disampaikan.Tri Krisna Mukti RW GEN.Z.dalam kegiatan Pertemuan di sela -sela silaturahmi Forum RT-RW kelurahan Pademangan Barat di Rw.08. yang digelar dalam rangka silaturahmi dan kolaborasi penguatan nilai Bhineka dan keagamaan bagi generasi muda di halaman kantor sekretariat Rw.08.Jumat (17/04/2026) malam.
Kegiatan ini dihadiri oleh RT/RW, LMK, FKDM tokoh keagamaan, organisasi perempuan, mahasiswa, serta pemuda lintas agama se Pademangan Barat.
Aheng menyebut, kolaborasi lintas generasi merupakan langkah strategis dalam membangun karakter generasi muda yang berakhlak dan berkepribadian kuat.
“Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk membentuk generasi muda yang berkarakter,” ujarnya.
Sejalan dengan semangat visi pembangunan yang digagas Lurah Pademangan Barat Hari Firmansyah, yakni menggerakkan seluruh potensi masyarakat untuk kemajuan, Aheng berharap semua elemen masyarakat, khususnya tokoh pemuda,lintas agama, dapat berperan aktif dan memiliki tanggung jawab bersama dalam pembinaan generasi muda.
“Apapun kegiatan di wilayah Pademangan harus mencerminkan semangat kolaborasi. Kita ingin seluruh kelompok masyarakat, termasuk lintas agama, bersama-sama bertanggung jawab menciptakan anak-anak kita menjadi generasi berkarakter,” jelasnya.
Menurutnya, kekuatan nilai Bhineka di imbangi agama merupakan solusi penting dalam menghadapi tantangan moral dan sosial di kalangan anak muda. terus mendorong agar nilai-nilai generasi muda dari Gen Melenie,Gen.Z lintas keagamaan dapat dihidupkan kembali melalui wadah pendidikan dan pembinaan berbasis Bhineka.
“Kita kembalikan anak-anak kepada nilai agamanya. Anak-anak Islam ke masjid, umat Kristen ke gereja, dan begitu juga bagi umat Hindu serta Buddha ke rumah ibadah masing-masing. Inilah bentuk pembinaan karakter yang berakar pada nilai spiritual,” tutur Aheng.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas merupakan salah satu elemen utama demi suksesnya Program Unggulan (Progul) Bhineka yang menjadi bagian dari upaya menciptakan generasi cerdas, beriman, dan berkarakter.
“Bhineka menjadi semangat bersama bahwa rumah ibadah harus kembali hidup dan berperan aktif membina generasi muda,” tegasnya.
Robby ketua LMK Pademangan Barat berharap, pertemuan lintasgenerasi ini menjadi langkah awal yang berkelanjutan untuk mempererat komunikasi dan sinergi antar tokoh di Pademangan. menyebut, generasi muda sebagai tonggak estafet kepemimpinan ke depan harus memiliki karakter kuat.
“Langkah kita pembinaan iman generasi muda tentu dalam konteks kerukunan umat beragama,” katanya.
Wulan dari FKDM Generasi Gen.Melenie menyatakan, Bhineka merupakan optimalisasi penggunaan tempat untuk generasi muda dan pelajar untuk menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.
“Untuk menjalankan Bhineka ini, semua tokoh lintas harus jadi bagian. Tujuannya mencapai Pademangan Maju dan Sejahtera. Kalau bisa nanti kita mintakan Wali Kota untuk membentuk Satuan Tugas Pembinaan Agama Lintas Agama Generasi Muda dan Pelajar.” terangnya.(Sutarno)
-
Polhukam5 days agoDiduga adanya Penyalahgunaan Wewenang pada Satpol PP Kota Bogor, Johan : Minta Penegak Hukum Usut Tuntas.
-
Polhukam4 days agoDugaan Praktik Jual Beli Jabatan dan Penyalahgunaan Wewenang di Pemkab Bogor Libatkan Pejabat
-
Ibukota6 days agoSatpol PP Jakut Sosialisasi Mitigasi Peran Masyarakat Peduli Tramtibum ke RT/RW, LMK, FKDM.
-
Ibukota2 days agoDewan Kota Jakut Hadiri Silahturahmi Forum RT RW Kelurahan Pademangan Barat

