Selebritis
Bornstar Indonesia Akan Gelar Event Spektakuler, Hadirkan Dua Idol Korea
Jakarta, hariansentana.com – BORNSTAR Indonesia akan menggelar Event spektakuler menghadirkan Dua Idol Korea bertajuk Bornstar Indonesia “Korea Goes to Indonesia”. Event itu bakal digelar pada, Agustus 2026 di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta.
Pemilik Bornstar Indonesia Korea, Sabrina Irene mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari proses promosi dan pengembangan Bornstar Indonesia yang sebelumnya sempat tertunda.
“Kegiatan ini menjadi langkah strategis Bornstar Indonesia dalam memperkuat kolaborasi budaya dan pendidikan antara Indonesia dan Korea Selatan, sekaligus membuka kesempatan bagi generasi muda Tanah Air untuk belajar langsung dari idol Korea,” kata Sabrina dalam siaran Persnya, kemarin.
Kata Sabrina, keunggulan program ini terletak pada lisensi resmi yang dimiliki Bornstar dari Korea Selatan, sehingga memungkinkan hadirnya figur dan talenta Korea yang dapat berinteraksi lebih dekat dengan peserta di Indonesia.
“Kesempatan seperti ini tidak mudah didapatkan. Proses kerja sama dengan Korea Selatan (Korsel) memerlukan prosedur yang panjang dan biaya yang tidak sedikit. Karena itu, kami sangat bersyukur dapat menghadirkan dua idol Korea yang akan datang langsung ke Indonesia,” ungkapnya.
Adapun keDua bintang idol Korsel yang akan hadir adalah idol pria Gun Woo dan idol wanita Henny. Keduanya dikenal memiliki pengalaman di industri hiburan Korsel dan pernah tergabung dalam grup musik masing-masing sebelum akhirnya meniti karier secara individu.
Diketahui, Gun Woo telah merilis sejumlah karya solo yang mendapat sambutan positif dari penggemar. Selain aktif di dunia musik, ia juga mulai melebarkan sayap ke industri drama Korea.
“Karakter vokal dan penampilannya yang disebut memiliki kemiripan dengan gaya idol K-Pop papan atas menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemarnya,” terang Sabrina.
Sementara, Henny dikenal sebagai model berbagai produk kosmetik dan kecantikan di Korea Selatan. Meski aktif di dunia modeling, ia juga memiliki kemampuan bernyanyi dan tampil di atas panggung yang tidak diragukan.
“Kehadiran keduanya sekaligus menjadi momentum pertama mereka memperkenalkan program dan aktivitas Bornstar Korea secara lebih dekat kepada masyarakat Indonesia melalui sebuah konferensi dan rangkaian kegiatan edukatif,” ujar Sabrina.
Belajar Langsung dari Idol Korea
Sabrina menjelaskan bahwa konsep utama acara ini adalah Coaching Clinic yang dirancang khusus bagi para pencinta K-Pop dan generasi muda Indonesia yang bercita-cita menjadi idol profesional.
“Kami akan menghadirkan sesi pembelajaran langsung dari para idol Korea. Peserta akan mendapatkan materi vokal, dance, hingga wawasan tentang bagaimana proses menjadi seorang idol profesional,” paparnya.
Lanjut Sabrina, kegiatan Coaching Clinic akan berlangsung pada, Agustus 2026 mulai pagi hingga sore hari. Para peserta akan mendapatkan pengalaman eksklusif yang jarang diperoleh, yakni belajar langsung dari praktisi industri hiburan Korsel.
Selain Coaching Clinic, Bornstar Indonesia juga berencana menggelar Exclusive Dinner Performance pada malam hari. Dalam kegiatan tersebut, para peserta akan menampilkan hasil pelatihan yang telah mereka pelajari selama acara berlangsung.
“Orang tua peserta juga akan diberikan kesempatan untuk hadir dan menyaksikan penampilan putra-putri mereka. Tidak menutup kemungkinan, sejumlah tokoh dari sektor pariwisata, pendidikan, hingga perwakilan pemerintah dan Korea Selatan turut diundang dalam acara tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap kolaborasi budaya Indonesia-Korea,” ujar Sabrina.
Didukung Hotel Sahid Jaya
Penyelenggaraan acara ini juga mendapat dukungan dari pihak Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta yang berperan sebagai salah satu mitra strategis.
Menurut Sabrina, dukungan tersebut mencakup berbagai kebutuhan penting dalam pelaksanaan acara sehingga peserta dapat menikmati kegiatan dengan nyaman di lingkungan hotel berbintang lima.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Hotel Grand Sahid Jaya yang membantu berbagai kebutuhan krusial dalam penyelenggaraan acara ini,” ungkapnya.
Lanjut Sabrina, event ini terbuka untuk masyarakat umum serta Siswa-siswi internal Bornstar Indonesia. Sejumlah murid pilihan Bornstar juga akan mendapatkan kesempatan berkolaborasi langsung dengan kedua idol Korea tersebut dalam sesi penampilan khusus.
Tak hanya itu, Bornstar Indonesia juga berencana menggandeng berbagai sekolah dance dan komunitas K-Pop di Indonesia untuk turut serta dalam kegiatan ini.
Menurut Sabrina, kesempatan memperoleh ilmu langsung dari idol Korea merupakan pengalaman yang sangat langka dan bernilai tinggi bagi para penggemar maupun calon talenta muda Indonesia.
Lebih lanjut dijelaskan Sabrina, untuk mengikuti kegiatan ini, peserta diwajibkan membeli tiket yang telah disiapkan panitia. Sabrina menegaskan bahwa nilai yang diperoleh peserta sebanding dengan pengalaman eksklusif yang diberikan selama dua hari kegiatan.
“Peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas, mulai dari sesi coaching clinic bersama idol Korea, coffee break, makan siang, ruang pelatihan yang nyaman di hotel bintang lima, hingga sertifikat internasional dari Bornstar yang ditandatangani langsung oleh idol tamu,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Sabrina, peserta juga akan menerima seragam kegiatan serta kesempatan mengikuti Exclusive Dinner bersama idol Korea dengan sajian menu spesial dari chef Hotel Grand Sahid Jaya.
Sabrina berharap kegiatan ini dapat menjangkau masyarakat luas dan menjadi awal dari program kolaborasi yang lebih besar antara Indonesia dan Korsel. Dia juga berharap Bornstar Indonesia dapat terus menghadirkan lebih banyak idol K-Pop, artis Korea, serta program pengembangan talenta internasional di masa mendatang.
“Semoga acara ini berjalan lancar dan menjadi langkah awal yang baik untuk menghadirkan lebih banyak peluang bagi generasi muda Indonesia dalam mengembangkan bakat mereka di industri hiburan internasional,” tutupnya.
Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran, tiket, maupun detail kegiatan, dapat menghubungi nomor kontak yang tertera pada poster resmi acara.
Hiburan
“Hapika” Bikin Heboh! Pokémon Pilih Happy Asmara dan Dangdut untuk Dekat dengan Warga Indonesia
JAKARTA — Fenomena kolaborasi antara penyanyi dangdut koplo Happy Asmara dan The Pokémon Company sukses mencuri perhatian publik. Di balik kolaborasi unik tersebut, ternyata ada alasan khusus mengapa Pokémon memilih Happy Asmara sebagai ikon kolaborasi mereka di Indonesia.
Corporate Officer Pokémon, Susumu Fukunaga, mengungkapkan bahwa sejak awal pihaknya memang ingin menghadirkan kolaborasi yang dekat dengan identitas musik Indonesia.
“Dari rencana awal kami memang ingin berkolaborasi dengan dangdut yang merupakan soul music Indonesia. Dan sebagai perwakilan dangdut, artis besar yang kami pilih adalah Happy Asmara,” ujar Fukunaga dalam sesi wawancara.
Tak hanya memilih artis dangdut populer, Pokémon juga secara khusus memilih lagu “Kopi Dangdut” sebagai bagian utama kolaborasi. Menariknya, lagu legendaris tersebut ternyata sudah cukup dikenal di Jepang dengan sebutan “Kopi Rumba”.
“‘Kopi Dangdut’ juga terkenal di Jepang dengan title ‘Kopi Rumba’. Kami tahu lagu ini sangat disayangi oleh masyarakat Indonesia,” katanya.
Menurut Fukunaga, nuansa dangdut dipilih karena dianggap paling cocok dengan konsep anime Pokémon yang identik dengan petualangan seru dan penuh keceriaan.
“Untuk anime itu kan melakukan perjalanan yang seru. Jadi tema yang cocok kami pilih dangdut, karena saat didengar juga jadi seru sendiri dan cocok dengan feel animenya,” lanjutnya.
Kolaborasi yang memadukan budaya pop Jepang dengan dangdut Indonesia itu ternyata tidak dibuat secara instan. Pokémon membutuhkan waktu sekitar enam bulan untuk mempersiapkan proyek tersebut.
Salah satu tantangan terbesar selama proses produksi adalah menyesuaikan karakter Pikachu agar terasa dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia sehari-hari.
“Bagian yang cukup sulit adalah menyesuaikan image Pikachu dengan kehidupan sehari-hari warga Indonesia,” ungkap Fukunaga.
Karena itu, dalam video musik kolaborasi tersebut, Pokémon mencoba menampilkan suasana yang akrab bagi masyarakat Indonesia. Pikachu digambarkan hadir di tengah aktivitas santai seperti nongkrong, berbincang, hingga menikmati suasana khas lokal bersama warga.
“Tujuan terbesar kami adalah menampilkan image bahwa Pikachu dan Pokémon merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Meski Pokémon memiliki banyak karakter ikonik, pihaknya sengaja hanya menonjolkan Pikachu dalam proyek kali ini. Selain karena paling populer, pemilihan itu juga berkaitan dengan konsep nama kolaborasi “Hapika” yang menggabungkan unsur Happy dan Pikachu.
“Kalau ada Pokémon lain, kesannya jadi tidak fokus. Jadi kami fokus di Pikachu sendiri,” katanya.
Fukunaga menegaskan, tujuan utama Pokémon melalui kolaborasi ini adalah membuat masyarakat Indonesia semakin dekat dan menikmati dunia Pokémon dengan cara yang lebih menyenangkan dan relevan dengan budaya lokal.
Ke depan, Pokémon juga membuka peluang menghadirkan kolaborasi baru di Indonesia, meski belum memastikan siapa artis berikutnya yang akan diajak bekerja sama.
“Kami akan lihat dulu bagaimana reaksi teman-teman di Indonesia terhadap kolaborasi ini. Setelah itu baru kami pikirkan lagi apa yang bisa dilakukan ke depannya,” tutupnya.
Selebritis
Badai Kerispatih Somasi PT Halo Entertainment, Ini Sebabnya
JAKARTA, SENTANA – Masalah royalti dan hak cipta nampaknya masih menjadi masalah kompleks di belantika musik Indonesia. Kali ini persoalan tersebut kembali menimpa Badai Kerispatih, dirinya melayangkan somasi kepada label Entertaiment Indonesia dibawah naungan PT Halo Entertaiment Indonesia, atas kasus dugaan pelanggaran hak cipta.
“Dalam pertemuan ini, saya mau melayangkan teguran atau somasi kepada label atau PT Halo Entertaiment Indonesia secara terbuka. Ini somasi ketiga berkaitan dengan lagu berjudul ‘I Still Love You’.” kata Badai Eks Kerispatih dalam jumpa persnya di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Senin (28/7/2025).
Badai mengaku sudah melayangkan dua kali teguran atau somasi dua kali kepada label atau PT Halo Entertainment Indonesia, pada 19 Juni 2025 dan 7 Juli 2025.
“Kenapa? Karena PT Halo Entertainment Indonesia secara nyata telah melakukan pelanggaran atas hak moral sehingga telah melakukan pelanggaran atas hak cipta,” ucapnya.
Badai menceritakan konfliknya dengan label atau PT Halo Entertainment Indonesia, bermula ketika dirinya diminta membuat sebuah lagu bertajuk ‘I Still Love You’ yang akan dinyanyikan oleh Rayen Pono tahun 2016.
Kemudian Badai baru teringat hal itu setelah satu bulan lalu, melakukan proses filing semua karyanya. Ia membaca adanya kontrak dengan PT Halo Entertainment Indonesia.
“Terus setelah filing, kami cek lah, ternyata kemudian lagu tersebut dieksploitasi oleh PT Halo Entertainment Indonesia di beberapa digital platform seperti Spotify, YouTube Music, dan Apple Music,” jelasnya.
“Bahkan, nama saya tidak dicantumkan dalam kategori pencipta lagu I Still Love You, padahal saya yang buat lagu itu, yang dicantumkan malah nama Rayen Pono,” tambahnya.
Badai wajib melakukan somasi kepada label tersebut, karena dirinya adalah pencipta lagu tersebut dan punya hak penuh dalam penggunanya berupa royalti.
“Di mana saya sebagai pencipta lagu memiliki hak moral sebagaimana yang telah ditentukan dalam Undang-Undang Hak Cipta, yakni hak untuk selalu dicantumkan nama pencipta dalam setiap ciptaan dan siapapun dilarang untuk menghilangkan nama saya dalam setiap ciptaan saya,” terangnya.
Dengan dicantumkannya nama Rayen sebagai pencipta, saya sendiri sebenarnya selama ini kalau bicara masalah manfaat ekonomi dari lagu tersebut, harusnya saya juga turut merasakan royaltinya, gitu,” tambahnya.
Kuasa hukum Badai, Minola Sebayang menuturkan jik kliennya sampai detik ini tidak merasakan royalti dari lagu I Still Love You.
“Kami memberikan waktu satu minggu kepada mereka untuk menjawab somasi kami. Kalau tidak, kami akan meneruskan ke langkah hukum,” timpal Minola Sebayang kuasa hukum Badai Eks Kerispatih.
Selebritis
Luncurkan Safa Bakery Donut, Ustadz Kasif Ingin Serap Tenaga Kerja Milenial
JAKARTA, SENTANA – Setelah sukses dengan Safarah Travel Umrah miliknya, Ustadz Kasif Err kembali melaunching Safa Bakery Donut miliknya yang berlokasi di Jalan Cempaka Putih Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6).
Dalam keterangannya, Ustadz Kasif menuturkan jika usaha Food & Beverage ini adalah usahanya untuk menyerap tenaga kerja milenial. Dimana untuk satu outlet dibutuhkan 20 karyawan.
“Cita-cita saya bisa membangun sampai 1000 outlet sehingga banyak pekerja milenial yang bisa kita serap,” kata Ustadz Kasif.
Dia menjelaskan, dalam setiap adonan donat, dirinya meminta kepada chef dan karyawannya untuk tidak menggunakan gula maupun telur. Sehingga dia meyakini donat plant miliknya aman bagi penderita jantung dan kolesterol.
“Untuk yang donat plant (original) kita tidak menggunakan gula maupun telur,” tegasnya.
Selain donat, dalam launching tersebut dia juga merilis menu kopi yang biasa dijadikan teman dalam menyantap donat. Dia mengatakan menu kopi ini juga dibuat berbeda dengan yang lainnya.
“Untuk menu kopi kita gunakan susu kambing yang rendah kolesterol. Selain itu kami juga gunakan biji kopi Arabica yang aman bagi penderita asam lambung,” tegasnya.
Dilokasi yang sama, Ustad Subki Al-Bughury memuji rencana bisnis yang dirilis oleh Ustadz Kasif. Dia menilai beliau adalah sosok yang pandai dalam berbisnis.
“Kemarin sukses dengan Safarah Travel, sekarang bangun lagi Safa Bakery Donut. Semoga makin sukses dan terus diberkah,” ucapnya.
Ustadz Subki juga memuji kopi dan donat dan kopi yang dibuat oleh Safa Bakery Donat. Meski tidak menggunakan gula dan telur dirinya tetap memuji jika donat yang dibuat tetap enak.
“Donat plantnya enak, tetap berasa gurih. Selain itu kopi susu kambingnya juga sedep, meski dari kambing tapi dia tidak meninggalkan bau prengus,” jelasnya sambil tertawa.
-
Polhukam4 days agoNarapidana Prof. Marthen Napang Kini Digugat Perdata, 4 wanita Dekatnya Turut Tergugat
-
Polhukam4 days agoMiris! PKL Digugat Pengacara,Rp50 Miliar dalam Perkara SPJH di PN Jakarta Utara.
-
Ibukota4 days agoSudin Perhubungan Jakut Tegas Penindakan Parkir Liar Terus Diintensifkan
-
Nasional7 days agoAndreas PDIP: Demonstrasi Mahasiswa Jadi Alarm untuk Pemerintah

