Connect with us

Nasional

BKPM: Investasi Mendorong Peningkatan Ekonomi Nasional

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Juru Bicara Badan Koordinasi Penanaman Modal, Tina Talisa mengatakan RUU Omnibus Law Cipta Kerja saat ini sangat dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan dan peningkatan ekonomi nasional terlebih menghadapi masa pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai.

“BKPM terus bekerja sama dengan Kementerian lainnya untuk mendorong perkembangan investasi di Indonesia. Sudah hampir separuh dari target awal sebesar Rp 886 Triliun, hal ini dikarenakan adanya pandemi Covid – 19 yang berkepenjangan. Dari data BKPM, realisasi investasi kuartal I 2020 mencapai Rp 210,7 Triliun, naik 8% dari tahun sebelummya yakni Rp 195,1 Triliun,” Kata Tina Talisa, Senin (24/8/2020)

“Realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) di tengah pandemi Covid-19 ini diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. Khususnya pada realisasi PMDN yang dapat menopang kondisi investasi nasional. Foreign Direct Investment (FDI) di Indonesia sedang turun, namun tidak separah yang ada di luar negeri”, ujarnya.

Investasi tidak dapat berkembang jika infrastruktur tidak dibangun secara maksimal, infrastruktur yang dibangun lima tahun belakang telah memberikan hasil pada saat ini. Di tahun 2020 ini, sudah terlaksana distribusi dan demokrasi yang lebih baik di luar Jawa. Selain itu, Presiden Jokowi juga telah memberikan porsi yang lebih di luar Jawa.

“Lebih dari 50% kekuatan UMKM sangat berperan dalam investasi, instrumen yang sangat penting saat ini yakni RUU Omnibus Law Cipta Kerja, karena didalamnya ada kaitannya dengan UMKM. Dalam RUU tersebut, negara ini tidak sekadar menarasikan dukungan terhadap masyarakat akan tetapi memberikan dukungan pada UMKM secara khusus. Dalam RUU tersebut juga terdapat pasal yang mengutamakan produk-produk dari UMK atau UMKM. Dengan adanya usaha pemasaran juga akan dibantu oleh pemerintah,” terangnya.

RUU Omnibus Law Cipta Kerja memudahkan usaha dan investasi dengan kemudahan perizinan, hal tersebut yang menjadi kendala selama ini. Perizinan tersebut bisa kita pahami, jika cepat mendapatkan perizinan juga akan cepat mendapatkan hasil.

“Adanya investor di Indonesia akan menjadi kemudahan dalam kegiatan investasi. Peningkatan juga akan didapatkan oleh masyarakat melalui pendapatan lewat pajak, alih teknologi, dan pengembangan SDM, dan SDM akan terserap oleh adanya usaha tersebut,” sambung Tina.

Koordinasi menjadi semakin lebih baik, karena adanya peningkatan pemahaman. Perlu pemahaman secara lengkap dan mendalam, sehingga dapat paham secara utuh mengenai substansi dari RUU Omnibus Law Cipta Kerja. UMKM yang berkembang selama ini memang terus dikembangkan hal itu yang harus didukung dan dibantu oleh negara. Kita perlu investasi padat karya dan saat ini memungkinkan peningkatan pekerja.

“Pariwisata merupakan sektor yang paling terdampak, karena mobilitas masyarakat mendekati angka nol. Hal tersebut yang kita perlu perhatikan secara seksama dengan adanya multisektor pada sektor pariwisata. Minimnya kegiatan masyarakat tentunya berdampak pada pariwisata. Selain itu, industri kesehatan pada saat ini sangat perlu dikembangkan sesuai dengan arahan Presiden Jokowi,” ujarnya.

Vaksin dan obat Covid-19 saat ini juga sedang dikembangkan, tentunya untuk menangani masalah pandemi ini termasuk dalam sektor kesehatan. RUU Omnibus Law Cipta Kerja juga tentunya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan dapat bermanfaat bagi pemulihan ekonomi nasional. RUU Omnibus Law Cipta Kerja adalah upaya untuk melakukan preventif agar investasi Indonesia lebih sehat, berkualitas, UMKM lebih berdaya, dan memberikan lapangan kerja yang lebih besar.

“Negara harus selalu hadir bersama masyarakat, yang harus dibangun secara optimis bahwa kita ingin bersaing dalam perekonomian, kita bicara pada keadilan, karena itulah RUU Omnibus Law Cipta Kerja ini harus kita dukung bersama-sama. Menjadi sebuah penentuan, yakni ada yang perlu dilakukan, dalam hal ini pilihannya sekarang atau nanti, jika nanti kita akan ketinggalan,” tutupnya.

BKPM optimis target investasi akan tercapai. UMKM menjadi prioritas dan menjadi bagian dari kita, UMKM adalah investor terbesar di Indonesia, angkatan kerja ke depan di bangun pada RUU Omnibus Law Cipta Kerja ini, tetapi untuk membangun generasi milenial, tentunya kita perlu bersama-sama melakukan koreksi dan melakukan percepatan investasi.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Peristiwa

Warga Tangkap Pengedar Narkotika di RW 13 Pademangan Barat.

Published

on

By

Jakarta , Hariansentana.com – warga bersama Babinkantibmas Aipda Iwan, Syekh Sobirin ketua RW.13, Ustad Robby ketua LMK, FKDM dan pengurus RT melakukan penggerebekan salah satu rumah di kawasan Jalan Budimulya RT.09/013 kelurahan Pademangan Barat kecamatan Pademangan kota administrasi Jakarta Utara.

Setelah mendapat informasi dari masyarakat, syekh Sobirin bersama Robby ketua LMK Pademangan Barat langsung telp Aipda Iwan S. Babinkantibmas langsung melakukan penggerebekan.

“Rido ditangkap dan diamankan dengan barang bukti satu plastik klip bening berisi kristal berwarna putih yang merupakan Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman jenis Sabu, dengan berat 86,39 gram,” ujar Robby Senin (20/4/2026)

Robby mengatakan pihaknya juga menemukan barang bukti non Narkotika, dan dua unit Handphone.

Kemudian tersangka beserta barang bukti dibawa ke Kantor Polsek Pademangan untuk proses hukum. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, tersangka Rido mengaku sudah menjadi pengedar Narkotika.

Kepada tersangka dikenakan hukuman tindak pidana Narkotika golongan I sebagaimana diatur dalam Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009.

Sementara, Ahmad Muklis bersama Maya LSM anti Narkotika Jakarta Utara mengapresiasi kejadian ini.
“Kami sangat mengaspresiasi peran aktif tokoh masyarakat bersama RT/RW yang peka terhadap lingkungan tempat tinggal dari bahaya Narkoba. Lanjutkan jangan sampe kendor demi generasi muda sehat.” pungkasnya.(Sutarno).

Continue Reading

Peristiwa

Bawa 4,68 Gram Sinte, Polisi Amankan Dua Remaja di Jalan Yos Sudarso Jakut

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.– Tim Patroli Perintis Jaga Jakarta Regu B kembali menunjukkan respons cepat dalam menjaga keamanan wilayah. Pada Minggu 19 April 2026 dini hari sekitar pukul 00.30 WIB, petugas berhasil mengamankan dua orang laki-laki yang diduga membawa narkotika jenis sintetis (sinte) tanpa hak di kawasan Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara.

Kedua pelaku masing-masing berinisial T (20) dan TY (19). Penangkapan bermula saat tim patroli yang dipimpin Ipda Sinaga tengah melakukan pemantauan rutin di wilayah tersebut. Petugas kemudian mencurigai dua pria yang berboncengan menggunakan sepeda motor.

“Saat dilakukan pengejaran, salah satu terduga pelaku sempat membuang sebuah barang ke jalan. Setelah diperiksa, barang tersebut diketahui merupakan satu klip narkotika jenis sinte dengan berat bruto 4,68 gram,” ujar Kasie Humas Polres Metro Jakarta Utara IPTU Maryati Jonggie dalam keterangannya kepada Indonesiaglobal.

Dari tangan pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Stylo warna merah serta dua unit handphone Android. Kedua pelaku beserta barang bukti langsung dibawa ke Polres Metro Jakarta Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pelaku dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Narkotika, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga lingkungan dari peredaran narkotika.(Sutarno)

Continue Reading

Polhukam

Pisah Sambut Dandim 0502/JU, Sinergi yang Terbangun Siap Dilanjutkan

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com – Acara lepas sambut Komandan Kodim (Dandim) 0502/Jakarta Utara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Kegiatan ini menandai serah terima jabatan dari Kolonel Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr ( Han ), ML.Pol kepada Kolonel Inf Mohammad Syaifuddin Fanany, S.H,M.LP. Acara digelar di Ruang Bahari, Lantai 14, Gedung Wali Kota Jakarta Utara, Sabtu malam (18/4/2026).

Acara tersebut dihadiri jajaran Forkopimko Jakarta Utara, unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Suasana berlangsung penuh rasa hormat, sekaligus menjadi momentum apresiasi atas pengabdian pejabat lama dan penyambutan pejabat baru.

Wali Kota administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas dedikasi Kolonel Inf Dony Gredinand selama menjabat.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Dandim 0502/Jakarta Utara yang lama atas pengabdian dan sinergi yang telah terjalin dengan baik di Jakarta Utara,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan selamat datang kepada Dandim yang baru, Kolonel Inf Mohammad Syaifuddin Fanany beserta Ibu, seraya berharap kebersamaan dan kekompakan yang telah terbangun dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan. Selain itu, ia turut mendoakan Kolonel Doni agar sukses dalam penugasan selanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kolonel Inf Dony Gredinand menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama dirinya bertugas di Jakarta Utara. Ia menegaskan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas wilayah.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan kebersamaan yang telah terjalin dengan sangat baik. Semoga silaturahmi ini tetap terjaga,” ungkapnya.

Sementara itu, Dandim yang baru, Kolonel Inf Mohammad Syaifuddin Fanany, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan serta meningkatkan kolaborasi lintas sektor.

“Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh elemen, demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta Utara,” katanya.

Acara juga diisi dengan pemberian cenderamata sebagai bentuk penghargaan kepada pejabat lama, serta sesi foto bersama yang menambah kehangatan suasana.

Dengan pergantian kepemimpinan ini, diharapkan Kodim 0502/Jakarta Utara semakin solid dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan, serta terus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga kondusivitas wilayah.(Sutarno)

Continue Reading
Advertisement

Trending