Connect with us

Ibukota

Pemkot Administrasi Jakarta Utara Deklarasikan Gerakan 100 Persen Pilah Sampah

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com.– Pemerintah Kota administrasi Jakarta Utara mendeklarasikan gerakan 100 persen pilah sampah di Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan, Kecamatan Cilincing. Gerakan ini menjadi bentuk komitmen bersama untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono mengapresiasi, keberhasilan Rorotan dalam menekan volume sampah melalui pemilahan dari sumber

Menurutnya, capaian tersebut sejalan dengan target nasional sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025, meskipun realisasinya saat ini masih belum optimal.

“Secara nasional, sampah yang terkelola baru mencapai 26 persen. Angka ini masih jauh dari total timbunan sampah yang mencapai 141.000 ton per hari atau sekitar 50 juta ton per tahun,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Diaz menjelaskan, pemilahan sampah di tingkat hulu, khususnya rumah tangga, merupakan syarat utama keberhasilan proyek strategis nasional seperti RDF dan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

“PLTSa tidak dapat berjalan efisien jika sampah tidak terpilah. Kadar air yang tinggi akan meningkatkan kebutuhan proses pengeringan serta biaya operasional. Upaya di Rorotan ini menjadi langkah penting sebagai persiapan sebelum proyek besar tersebut rampung dalam tiga tahun ke depan,” terangnya.

Ia berharap, Kelurahan Rorotan dapat menjadi percontohan bagi 31 kelurahan lain di Jakarta Utara dengan hanya mengirimkan sampah residu ke tempat pembuangan akhir (TPA).

“Kita menginginkan sampah organik diolah menjadi kompos, sampah anorganik dikelola melalui bank sampah, dan hanya menyisakan sampah bernilai rendah yang tidak menimbulkan bau saat diangkut. Targetnya, masyarakat dapat hidup dengan sampah yang terkelola dengan baik,” ungkapnya.

Wakil Wali Kota administrasi Jakarta Utara, Fredy Setiawan menegaskan, deklarasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari perubahan budaya dalam pengelolaan sampah.buat warga Jakarta Utara.

“Upaya sesungguhnya dimulai setelah deklarasi ini. Budaya memilah sampah harus diterapkan di rumah tangga, kemudian berkembang di lingkungan RT/RW, hingga menjangkau pasar dan ruang publik,” ucapnya.

Ia menyampaikan, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dari sisi hilir. Sebab, diperlukan kesadaran, kedisiplinan, dan kebiasaan masyarakat untuk memilah sampah sejak dari sumber.

Pemilahan sampah juga memberikan dampak positif, mulai dari peningkatan kesehatan lingkungan hingga penguatan ekonomi sirkular melalui pemanfaatan sampah bernilai ekonomi.

“Kami ingin membuktikan bahwa Jakarta Utara tidak hanya siap mendeklarasikan, tetapi juga mampu melaksanakan. Perubahan ini dimulai dari Rorotan,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Edy Mulyanto menambahkan, setelah Rorotan, program ini akan diperluas ke tujuh kelurahan percontohan lainnya, yaitu Penjaringan, Sunter Agung, Pegangsaan Dua, Pademangan Timur, Semper Timur, dan Tugu Utara.

Gerakan ini menegaskan bahwa persoalan sampah tidak terletak pada lokasi pembuangan, melainkan pada cara pengelolaannya sejak dari rumah tangga.

“Kami berharap adanya dukungan kebijakan yang lebih kuat dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar program ini dapat diperluas dan berjalan secara berkelanjutan,” tandasnya.(Sutarno)

Ibukota

Silaturahmi Forum RT RW Kelurahan Pademangan Barat Bertema ” Bersama Kita Ciptakan Lingkungan Yang Bersih, Aman, Nyaman dan Kondusif “

Published

on

By

Jakarta Hariansentana.com ,– Forum RT/RW Kelurahan Pademangan Barat menggelar kegiatan silaturahmi bertema “Bersama Kita Ciptakan Lingkungan Yang Bersih Aman Nyaman dan Kondusif.” yang berlangsung di Balai Warga wilayah RW 013, Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan.kota administrasi Jakarta Utara.Sabtu.(30/5/2026) Malam.

Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi antar unsur wilayah dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Instruksi gubernur DKI Jakarta.No.5.tahun 2026 Tentang memilah sampah di rumah.yang perlu kita sosialisasikan ke warga.

Dalam sambutannya, Hery Firmansyah menekankan pentingnya soliditas antar pengurus RT dan RW sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat wilayah. Menurutnya, sinergi yang kuat akan menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

Forum silaturahmi ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah dalam menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat. Dengan sinergitas yang baik, soliditas di wilayah akan semakin kokoh.

Robby ketua LMK kelurahan Pademangan Barat turut mengapresiasi inisiatif Forum RT/RW. dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia berharap komunikasi yang terjalin dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan, pelayanan administrasi, serta kegiatan pemberdayaan masyarakat di tingkat RT dan RW.” Ungkapnya.

Sementara itu, Andi Noviandri Dewan Kota Jakarta Utara menyampaikan bahwa peran RT dan RW sangat vital dalam menjembatani aspirasi warga kepada pemerintah. Melalui forum seperti ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan komitmen dalam mendukung program pemerintah daerah.

Kegiatan silaturahmi juga menjadi ajang diskusi interaktif terkait isu-isu kewilayahan, mulai dari ketertiban umum, kebersihan lingkungan, pencegahan penyakit melalui peran Jumantik, hingga penguatan peran PKK dalam pemberdayaan keluarga.

Dengan mengusung tema “Bersama Kita Ciptakan Lingkungan Yang Bersih Aman Nyaman dan Kondusif, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat kebersamaan antar pengurus wilayah serta memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan pelayanan publik yang optimal dan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Pademangan Barat.

Acara dihadiri oleh Andi Noviandri Dewan kota perwakilan Pademangan, Hari Firmansyah Lurah Pademangan Barat, Teguh Suprihatin Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Pademangan Barat, Tomy Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Pademangan Barat, Syeh Sobirin ketua RW.013, Aipda Iwan.S Bhabinkamtibmas, LMK , FKDM Kelurahan Pademangan Barat, Pengurus Forum RT/RW. Ketua RW 01 hingga RW 15, LMK RW 013, Ketua RT, kader Jumantik RW 013, serta PKK RW 013. (Sutarno)

Continue Reading

Ibukota

PWI Pokja Jakarta Utara Tebar Kurban, Berbagi di Idul Adha.1447.H.

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.– Pokja PWI Wali Kota Administrasi Jakarta Utara melaksanakan kegiatan kurban dengan menyembelih hewan kurban di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (27/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat solidaritas insan pers di momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Ketua PWI Pokja Jakarta Utara, Sunarno, didampingi Bang H.Tarno Penasehat mengatakan kegiatan kurban tahun ini terlaksana berkat dukungan berbagai pihak dan para donatur yang memiliki kepedulian terhadap kebersamaan wartawan di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara.

“Puji syukur, tahun ini Pokja PWI Wali Kota Administrasi Jakarta Utara dapat melaksanakan kurban, sebanyak satu ekor sapi, lima ekor kambing. Daging kurban ini dibagikan kepada anggota wartawan yang sehari-hari bertugas di lingkungan Kantor Wali Kota Jakarta Utara,” ujar Sunarno.

Ia menjelaskan, daging kurban selanjutnya didistribusikan kepada anggota PWI dan wartawan yang bertugas di lingkungan Kantor Wali Kota Jakarta Utara sebagai bentuk kebersamaan dan semangat berbagi.

Sunarno juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh para donatur yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan kurban Pokja PWI Wali Kota Administrasi Jakarta Utara tahun ini, termasuk Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara. Dukungan ini sangat berarti dan menjadi bentuk sinergi serta kebersamaan yang baik,” katanya.

Menurutnya, momentum Idul Adha bukan hanya dimaknai sebagai ibadah kurban, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, solidaritas, dan kekompakan antarwartawan.

“Kami berharap kegiatan ini membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat, mempererat kekompakan anggota, serta terus menumbuhkan semangat kepedulian dan kebersamaan,” tambahnya.

Kegiatan penyembelihan hewan kurban berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan gotong royong. Anggota forum turut terlibat mulai dari proses pemotongan hingga pendistribusian daging kurban.

Melalui kegiatan tersebut, Pokja PWI Wali Kota Administrasi Jakarta Utara menegaskan komitmennya untuk terus menjaga nilai kebersamaan, solidaritas, dan semangat berbagi pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M.(Sutarno)

Continue Reading

Ibukota

PKK DKI Jakarta dan Jakarta Utara Bagikan 150 Paket Daging Kurban di Halaman Masjid Babussalam.

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.- Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta bersama PKK kota administrasi Jakarta Utara membagikan sebanyak 150 paket daging kurban kepada warga yang berhak di Masjid Babussalam, Kantor Wali Kota administrasi Jakarta Utara, Kamis (28/5).

Pembagian daging kurban ini dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta, Dewi Indriati Rano Karno, bersama Ketua TP PKK Jakarta Utara, Fida Hendra Hidayat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berbagi dan mempererat kepedulian sosial kepada masyarakat. Dari total 150 paket yang dibagikan, sebanyak 50 paket berasal dari PKK Provinsi DKI Jakarta dan 100 paket dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara.

Dewi Indriati Rano Karno mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian PKK kepada masyarakat, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan.

“Hari ini kami berkeliling ke lima wilayah kota dan satu kabupaten untuk membagikan daging kurban. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat yang menerima,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Jakarta Utara, Fida Hendra Hidayat menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi momen untuk memperkuat semangat berbagi di tengah masyarakat. “Kami ingin memastikan daging kurban dapat tersalurkan dengan baik kepada warga yang membutuhkan. Semoga ini bisa membantu dan mempererat rasa kebersamaan di Jakarta Utara,” katanya.

Pelaksanaan kegiatan ini juga mengacu pada Peraturan Gubernur Nomor 30 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pemotongan Hewan Kurban. Dalam aturan tersebut, penggunaan wadah ramah lingkungan seperti besek dianjurkan untuk mengurangi sampah plastik. Sementara itu, penggunaan plastik tetap diperbolehkan selama bersifat dapat digunakan kembali (reuseable).

Melalui kegiatan ini, PKK DKI Jakarta dan PKK Jakarta Utara berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(Sutarno)

Continue Reading
Advertisement

Trending