Connect with us

Polhukam

Yonif 757/Ghupta Vira Laksanakan Serbuan Teritorial

Published

on

Merauke, Hariansentana.com – Usai melaksanakan Latihan Uji Siap Tempur (UST) Tingkat Kompi di wilayah Kampung Makarti, Distrik Jagebob, Kab. Merauke, Papua, Yonif 757/Ghupta Vira yang berada langsung di bawah Korem 174/ATW Merauke, langsung melaksanakan serbuan teritorial, Kamis (19/11/2020).

Latihan itu sendiri dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 17 s.d 19 November  2020 dan di awasi langsung oleh Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko selaku Komadan Latihan pada kegiatan UST Tingkat Kompi Yonif 757/Ghupta Vira.

Danrem menjelaskan bahwa latihan ini merupakan  program tahunan Batalyon  yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapan operasional satuan, baik berupa pemeliharaan dan peningkatan pengetahuan, kemampuan serta keterampilan prajurit dalam taktik dan teknik bertempur sesuai sasaran yang dihadapi, sehingga dalam keadaan apapun satuan Yonif 757/Ghupta Vira siap untuk melaksanakan tugas operasi kapanpun dan dimanapun.

Dalam pelaksanaan Latihan UST Tingkat Kompi ini, selain mengasah kemampuan tempur prajurit, pada akhir latihan dilaksanakan Serbuan Teritorial oleh satuan Yonif 757 di wilayah tempat digelarnya latihan, berupa karya bakti dan bakti sosial  di Kampung Makarti, Distrik Jagebob, Kab. Merauke, Papua.

“Bakti sosial yang dilaksanakan berupa pemberian paket sembako sebanyak 55 paket kepada masyarakat sekitar daerah latihan. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian Korem 174 Merauke dan Yonif 757 terhadap masyarakat yang ada dilingkungannya, sehingga tercipta kemanunggalan TNI Rakyat yang kuat,” jelas Danrem.

Danrem 174 Merauke mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat Kampung Jagebob karena telah mengizinkan daerahnya sebagai tempat pelaksanaan latihan Uji Siap Tempur di Distrik Jagebob komplek.

“Kita bukan hanya melaksanakan latihan tempur tapi kita semua juga sedang bertempur melawan pandemi Covid-19. Saya berharap bapak dan ibu untuk mentaati peraturan pemerintahan selalu menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19,” kata Brigjen TNI Bangun Nawoko.

Di sela-sela kegiatan bakti sosial, Danrem Merauke menyampaikan pesan kepada masyarakat setempat bahwa saat ini Pimpinan TNI khususnya TNI AD memberikan kesempatan dan peluang besar kepada putra-putri Orang Asli Papua untuk mendaftarkan diri masuk TNI AD guna mengabdikan dirinya sebagai prajurit TNI AD. “Para generasi muda Asli Orang Papua (OAP) kiranya dapat  memanfaatkan kesempatan ini,” harapnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, para Kasi Korem 174/ATW, Plh. Kasdim 1707/Merauke, Kepala Distrik Jagebob, Kapolsek Jagebob, Danramil 1707/Kota Merauke, Kepala Kampung Makarti dan Tokoh Agama serta Tokoh masyarakat Distrik Jagebob.

Usai kegiatan tersebut, Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko berkesempatan melaksanakan kaji ulang  kepada  seluruh peserta latihan sekaligus memberikan pembekalan guna menunjang keberhasilan tugas satuan ke depan yang lebih baik.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polhukam

Sidang Perdana Perkara Pidana Perusakan Polsek Ciracas

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Kasus perusakan Polsek Ciracas beberapa waktu lalu, mulai disidangkan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, bertempat di Pengadilan Militer II-08 Jakarta Timur, Kamis (14/1/2021) dengan terdakwa Prada Muharman Ilham.

Sidang perdana dipimpin Majelis Hakim Ketua Kolonel Chk (K) Prastiti Siswayani S.H. didampingi Mayor Sus Fachrudin S.H., dan Mayor Chk (K) Feri Budi Setyanti S.H. Sedangkan pembacaan dakwaan oleh Kepala Oditur Militer II-07 Jakarta Kolonel Sus Feriyanto Situmorang, S.H., M.H., didampingi Letkol Chk Salmon Balubun, S.H. dan Mayor Chk (K) Siska, S.H. serta disaksikan Penasehat Hukum Terdakwa Letkol Chk Heru Purnomo didampingi Kapten Chk H.P Daulay dan Kapten Chk Rinto Pardosi

 

Autentikasi:

Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel La

Continue Reading

Polhukam

Kasau : Di Era Disruptif, Pendidikan Adalah Fondasi Esensial

Published

on

Bandung, Hariansentana.con – “Di era disruptif seperti sekarang ini, pendidikan adalah fondasi esensial yang akan menentukan baik buruk kualitas SDM Angkatan Udara, di mana setiap lembaga pendidikan di Angkatan Udara harus dapat menyesuaikan diri dengan paradigma pendidikan dan laju perkembangan zaman,” ujar Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., dalam sambutannya yang dibacakan Danseskoau Marsda TNI Samsul Rizal, S.I.P., M.Tr (Han)., saat membuka pendidikan Seskoau Angkatan ke-58 dan Sesau Angkatan ke-15 TP 2021 di Bangsal Srutasala, Seskoau, Lembang, Kamis (14/01/2021).

Selain lembaga pendidikan, lanjutnya, tentunya peserta didik juga dituntut untuk mampu berpikir kritis dan memiliki mindset belajar tanpa henti. “Tugas mulia tersebut juga diemban oleh Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) yang terhormat ini,” ujar Kasau yang selangkah lebih maju dengan diresmikannya Politeknik Angkatan Udara sekaligus program studi (Prodi) Magister Terapan Strategi Operasi Udara di Seskoau pada September 2020 lalu.

Kasau optimis Seskoau dapat berinovasi untuk mewujudkan prodi unggulan dan terdepan bidang strategi operasi udara yang memiliki standar global dan kelak akan menjadi center of excellence on air and space science sesuai harapan bersama.

Seskoau Angkatan ke-58 merupakan angkatan pertama yang melaksanakan program pascasarjana ini, sehingga harapan Kasau keberhasilan Perwira Siswa (Pasis) mengikuti program ini akan menjadi parameter keberhasilan prodi Magister Terapan Strategi Operasi Udara dan ini menjadi tantangan, ujian, serta tanggung jawab besar bagi sivitas akademika Seskoau mewujudkan kurikulum pendidikan berbasis kompetensi lulusan sesuai Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Mewujudkan hasil didik yang unggul, Kasau meminta lembaga Seskoau untuk benar-benar memperhatikan proses pendidikan yang berorientasi pada kualitas. “Saat ini kita sedang menghadapi dunia penuh dinamika dan ketidakpastian,” jelasnya yang menuntut prajurit TNI Angkatan Udara untuk mengembangkan pikiran dan kemampuan untuk menganalisa situasi secara kritis guna memberikan competitive advantage bagi organisasi.

Melaksanakan pendidikan di Seskoau ini, tambahnya, menjadikan kesempatan bagi Pasis untuk mendapatkan waktu yang cukup untuk membaca, meningkatkan literasi, dan kemampuan academic writing, tentunya dengan diberikan pembelajaran yang mendorong tumbuhnya kemampuan untuk berpikir kritis. “Dengan demikian, Pasis akan dapat menganalisa permasalahan secara tajam serta mampu mengambil keputusan yang tepat dengan penuh kebijaksanaan,” ujarnya.

Tidak lupa, Kasau mengingatkan untuk tetap waspada dan berhati-hati dengan menerapkan protokol kesehatan karena wabah Covid-19 belum usai serta mengajak para Pasis untuk melaksanakan pendidikan dengan penuh tanggung jawab, kesungguhan, serta senantiasa memperhatikan keamanan dan keselamatan.

Kedua pendidikan ini diikuti 177 Pasis berpangkat Mayor dan Letkol, antara lain Seskoau Angkatan ke-58 diikuti sebanyak 128 Pasis yang terdiri dari 113 TNI AU, 2 TNI AD, 2 TNI AL, 6 Polri dan 5 Negara Sahabat yaitu Korea Selatan, Thailand, Pakistan, Singapura dan Malaysia. Sedangkan Sesau Angkatan ke-15 diikuti 49 Pasis TNI Angkatan Udara. Pelaksanaan upacara dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan, dibatasi jumlah peserta upacara, dan dihadiri secara daring oleh Dansesko TNI, Danseskoad, Danseskoal, Kasespimmen Lemdiklat Polri, para pejabat di lingkungan Mabesau, para pejabat perwakilan Kementerian dan Lembaga, para Rektor dan Dekan perguruan tinggi, serta para Atase Pertahanan negara sahabat.

Continue Reading

Polhukam

Panglima TNI : Lokasi Penemuan FDR Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Sesuai Perkiraan

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas) Marsdya TNI Bagus Puruhito dan Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono, menggelar konferensi pers terkait ditemukannya Flight Data Recorder (FDR) pesawat Sriwijaya Air SJ-182, bertempat di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (12/1/2021).

Terkait kronologis ditemukannya FDR oleh penyelam dari TNI Angkatan Laut, Panglima TNI menyampaikan bahwa pada hari ini, Selasa 12 Januari 2021, tepat pukul 14.00 WIB, Kasal menyampaikan informasi bahwa sesuai dengan perkiraan yang sudah ditentukan di wilayah yang sudah ditandai, telah ditemukan bagian dari FDR.

Selanjutnya Panglima TNI memerintahkan kepada Kasal agar terus mencari FDR yang kemungkinan besar masih berada di sekitar wilayah yang telah ditandai. “Kasal menyampaikan bahwa bagian yang ditemukan justru adalah pecahan dan Underwater Beacon yang berfungsi memberikan sinyal,” ungkapnya.

Sekitar pukul 16.40 WIB, Kasal kembali melaporkan bahwa FDR telah ditemukan setelah tim penyelam melakukan operasi pencarian di sekitar titik temuan awal pecahan Black Box. “Kasal melaporkan kembali bahwa FDR sudah ditemukan dan dilaporkan pula bahwa Underwater Locator Beacon ditemukan sebanyak dua buah” kata Panglima TNI.

Selain FDR,  untuk mengungkap penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 juga dibutuhkan Cockpit Voice Recorder (CVR) yang merekam pembicaraan pilot. Panglima TNI meyakini bahwa CVR bisa segera ditemukan di sekitar lokasi penemuan FDR Black Box Sriwijaya Air SJ-182. “Kami meyakini semua bahwa beacon yang ada di CVR juga ditemukan di sekitar itu, maka dengan keyakinan yang tinggi, Cockpit Voice Recorder akan segera ditemukan,” ucapnya.

Menurut Panglima TNI, pasca ditemukannya Flight Data Recorder, proses evakuasi korban dan badan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 akan tetap dilakukan. “Badan pesawat perlu diangkat guna proses penyelidikan penyebab jatuhnya pesawat dan dalam rangka melengkapi data yang diperlukan oleh KNKT,” ujarnya.

Usai ditemukannya Flight Data Recorder, Panglima TNI secara simbolis menyerahkan secara langsung temuan Black Box atau kotak hitam Sriwijaya Air SJ-182 dari penyelam kepada Kabasarnas, yang kemudian dari Kabasarnas diserahkan kepada Ketua KNKT.

“Saya mewakili seluruh prajurit TNI di lapangan, anggota Polri di lapangan, dan stakeholder terkait menyerahkan hasil temuannya FDR kepada penanggung jawab operasi evakuasi kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yakni Kabasarnas,” kata Panglima TNI.

 

Continue Reading
Advertisement

Trending

Copyright © 2019 HarianSentana.com. Theme by PT. Ciptamedia Kreasi.