Polhukam
Terciptanya Hubungan Yang Harmonis, Tokoh Adat dan Masyarakat Anjangsana ke Pos Satgas Yonif RK 751/VJS
Papua, Hariansentana com – Hubungan baik yang dijalin oleh Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS terhadap masyarakat ditempat penugasan selama ini membuahkan hasil. Bapak Mom Tabuni selaku Tokoh Adat atau Ondoafi dan beberapa masyarakat Distrik Popome melaksanakan anjangsana ke Pos Satgas Yonif 751/VJS yang berada di Distrik Popome, Kabupaten Lani Jaya, Papua, Jumat (08/10/2021).
Kegiatan anjangsana yang sering dilaksanakan oleh Satgas Yonif 751/VJS selama ini, terlihat sudah membuahkan hasil. Biasanya personel Pos Satgas yang datang menemui Tokoh Adat dan Masyarakat yang ada di wilayah penugasan, namun kali ini tokoh adat dan sejumlah masyarakat Distrik Popome yang bersilaturahmi ke Pos Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS.
Kedatangan tamu tersebut disambut hangat oleh seluruh personel pos, yang dipimpin langsung Komandan Pos (Danpos) Popome Letda Inf Bintang. Danpos Popome menyampaikan rasa terima kasih dan bangga atas kehadiran Bapak Mom Tabuni selaku Tokoh Adat dan Masyarakat di Pos Satgas Yonif RK 751/VJS.
“Saya dan rekan rekan di pos merasa senang dan bangga atas kehadiran masyarakat ke pos yang bertujuan semata-mata untuk bersilaturahmi, kami berharap hubungan yang harmonis ini harus terus terjaga agar tercipta situasi yang aman dan damai,” ucap Letda Inf Bintang.
Hal senada juga diungkapkan oleh Bapak Mom Tabuni bahwa masyarakat Popome sudah merasa sangat akrab dengan personel Pos Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS.
“Saya selaku Tokoh Adat di Distrik Popome ini sangat senang dengan tentara 751, mereka sangat disayang oleh masyarakat dan selalu membantu masyarakat disaat kesusahan, semoga semua tentara yang ditugaskan di Popome ini seperti tentara 751,” kata Bapak Tabuni.
Di tempat terpisah, Dansatgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi, S.I.P menyampaikan bahwa keberadaan Satgas yang sudah berjalan hampir 4 bulan ini sudah mulai terlihat hasilnya. “Satuan kami Yonif RK 751/VJS sudah banyak melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial, baik kegiatan komunikasi sosial, karya bakti, pengobatan maupun anjangsana,” ungkapnya.
Menurut Dansatgas, semua itu dilakukan semata-mata untuk membantu meringankan beban masyarakat dan juga menarik simpati masyarakat terhadap TNI, khususnya Satgas Yonif RK 751/VJS yang saat ini sedang melaksanakan pengamanan wilayah rawan di beberapa Kabupaten yang ada di Provinsi Papua.
“Kami berharap sampai purna tugas, Satuan Yonif RK 751/VJS mendapat predikat yang terbaik dimata masyarakat Papua,” kata Dansatgas. (Red)
Polhukam
Peringati Hari HAM, Massa GEBRAK Gelar Aksi Tertib dengan Pengawalan Humanis Polri
Jakarta, Hariansentana.com — Sekitar 200 massa dari Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) menggelar aksi memperingati Hari Hak Asasi Manusia Internasional di kawasan Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (10/12).
Melalui keterangannya, Rabu (10/12), Koordinator Aksi Unras Ivan Ibrahim mengungkapkan bahwa, Aksi diikuti berbagai elemen buruh, mahasiswa, petani, serta organisasi masyarakat sipil. Kegiatan yang dimulai sejak pagi ini berlangsung tertib dan kondusif, dengan pengamanan terpadu dari personel Kepolisian Republik Indonesia.
“Penyekatan, pengaturan arus massa, serta pengawalan perjalanan dari Menara Thamrin menuju Monas berjalan lancar. Aparat Polri juga memastikan ruang penyampaian pendapat publik tetap aman dan humanis,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, para peserta aksi membawa sejumlah tuntutan di antaranya:
- Menghentikan represivitas dan kriminalisasi terhadap aktivis gerakan rakyat, serta membebaskan tahanan politik.
- Kenaikan upah buruh tahun 2026.
- Pengesahan regulasi ketenagakerjaan yang berpihak kepada buruh.
- Seruan pembebasan seluruh tahanan politik.
Ditambahkan Ivan Ibrahim, tercatat lebih dari 20 organisasi bergabung dalam aksi ini, termasuk KASBI dari berbagai wilayah, KPBI, API, FMN, SPK, KPA, Arus Pelangi, Greenpeace, hingga FSPBI.
“Aksi berlangsung damai hingga selesai,” imbuhnya.
Personel Polri memastikan keamanan dengan pendekatan humanis, melakukan pengawalan, pengaturan massa, serta menjaga situasi tetap kondusif dari awal hingga massa bubar. (Red).
Polhukam
Aktivitas BERSATU Dorong Pelajar Tangerang Raya Jauhi Narkoba dan Tawuran
Tangerang, Hariansentana.com –– Kegiatan bertajuk BERSATU yang digelar di wilayah Tangerang Raya menjadi wadah baru bagi para pelajar untuk menyalurkan energi sekaligus menghindarkan diri dari perilaku negatif seperti narkoba, tawuran, hingga tindakan anarkis lainnya.
Hal ini disampaikan oleh Nazario Delima Adventus melalui keterangannya, Rabu (10/12).
Nazario menjelaskan bahwa, agenda ini lahir dari kebutuhan untuk menghadirkan ruang positif bagi kalangan pelajar.
“Kegiatan ini menjadi salah satu puncak kebutuhan kami terhadap para pelajar, khususnya di Tangerang Raya. Bagaimana agar para Hiswa dan Hiswi menjauhi narkoba, tawuran pelajar, dan tindakan anarkisme lainnya,” ujarnya.

Salah satu cara yang ditempuh panitia adalah dengan menggelar turnamen futsal sebagai media penyaluran bakat sekaligus energi para siswa. Menurut Nazario, olahraga dapat menjadi alternatif yang efektif untuk mengalihkan kecenderungan perilaku negatif.
“Dengan event ini, teman-teman yang tadinya mencari jati diri lewat tawuran atau narkoba bisa berlaga di lapangan futsal. Energi negatif itu kita alihkan menjadi sesuatu yang positif,” paparnya.
Dalam kegiatan BERSATU, panitia juga menyisipkan pesan sosial mengenai pentingnya menjaga kekompakan dan hubungan baik antar pelajar. Nazario menegaskan bahwa rivalitas hanya berlaku ketika pertandingan berlangsung.
“Di lapangan kita boleh berkompetisi, tapi di luar lapangan kita semua saudara. Tidak ada lagi yang namanya tawuran pelajar,” tegasnya.
Nazario juga menyampaikan harapannya, agar kegiatan positif seperti ini dapat terus berlanjut dan berdampak pada penurunan kasus kenakalan pelajar di Tangerang Raya.
“Saya berharap acara ini bisa berlanjut. Tawuran yang melibatkan siswa di Tangerang Raya bisa kita hentikan melalui kegiatan seperti ini,” imbunya.
Melalui kolaborasi dan aktivitas positif, kegiatan BERSATU diharapkan mampu memperkuat karakter pelajar serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat dan bebas dari kekerasan maupun penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini juga diikuti oleh 20 SMA/SMK se-Tangerang Raya. (Red).
Polhukam
Kodam Jaya Blokir 66 Hektare Tanah di 7 RW Kel Sunter Jaya, BPN Pastikan Sertifikat Asli
Jakarta, Hariansentana.com.- Pemblokiran tanah seluas 66 hektare di Sunter Jaya, Jakarta Utara, dilakukan oleh Kodam Jaya pada tahun 2019.
Kepala Kantor Pertanahan Kota Jakarta Utara, Sontang Manurung, menegaskan bahwa pemblokiran ini berdasarkan dokumen aset militer kolonial Belanda yang dikenal sebagai Kaart Van De Militaire Terreinen Te Weltevreden Ryswyk en Tanah Abang.
Kodam Jaya melakukan pemblokiran ini, bukan Badan Pertanahan Nasional (BPN), seperti yang dijelaskan Manurung dalam pertemuan dengan warga pada Rabu (10/12). Meski demikian, BPN memastikan bahwa sertifikat atas 3.268 bidang tanah tersebut adalah asli
“Kami memastikan bidang tanah yang sudah bersertifikat BPN itu asli. Ada 3.268 bidang bersertifikat dan 1.102 bidang lainnya belum bersertifikat,” tambahnya.
Warga Sunter Jaya sebelumnya memprotes pemblokiran ini karena dianggap merugikan mereka. Pada pertemuan dengan warga, Kodam Jaya memperlihatkan surat permohonan penghapusan catatan blokir kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
“Kami akan terus mengecek status tanah kami secara berkala,” ujar Koordinator Aksi, Riyanto Ameng.Pertemuan tersebut dihadiri oleh Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Suheri, Wali Kota administrasi Jakarta Utara Hendra Hidayat, dan Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz. Sebelumnya, ribuan warga Sunter Jaya mendatangi Kantor Pertanahan atau ATR/BPN Kota Jakarta Utara untuk menuntut pencabutan blokir sertifikat tanah di tujuh RW pada Rabu (26/11).(Sutarno)
-
Peristiwa3 days agoMobil Operasional MBG Seruduk Siswa SDN 01 Kali Baru, yang Sedang Berbaris di Lapangan
-
Polhukam3 days agoKodam Jaya Blokir 66 Hektare Tanah di 7 RW Kel Sunter Jaya, BPN Pastikan Sertifikat Asli
-
Ibukota6 days agoTinjau Tanggul Pengaman Pantai, Pramono Pastikan Penanganan Rob Jadi Prioritas
-
Travelling3 days agoRamai-ramai Kawal Pembangunan Marina Bay City di Lombok

