Connect with us

Pendidikan

Sekolah di Jakarta Utara Jalani PTM Terbatas Besok, Ada Tingkat Paud dan TK

Published

on

Jakarta,HarianSentana.Com – Sebanyak 65 sekolah di Jakarta Utara dipastikan menjalani Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas, Senin (30/8) besok. Jika sebelumnya hanya diikuti mulai dari siswa kelas empat sekolah dasar (SD), kali ini PTM Terbatas dimulai pada sekolah tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) dan Taman Kanak-Kanak (TK).

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Kota Administrasi Jakarta Utara, Sri Rahayu Asih Subekti menyebut 26 sekolah di Kecamatan Tanjung Priok, Pademangan, dan Penjaringan tercatat dalam Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nomor 883 Tahun 2021 Tentang Penetapan Satuan Pendidikan yang Melaksanakan PTM Terbatas Pembelajaran Campuran Tahap I Pada Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Berbeda dari digelar sebelumnya yang hanya diikuti siswa kelas empat SD, kini PTM Terbatas dimulai pada sekolah tingkat Paud dan TK hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat, baik negeri maupun swasta.

“PTM Terbatas ini tentu harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat di setiap sekolah. Setiap sekolah harus menyediakan fasilitas antara lain wastafel, menerapkan 50 persen kapasitas siswa dalam satu kelas, thermo gun (alat pengukur suhu), hingga pengaturan jarak antar siswa minimal 1,5 meter,” kata Sri saat dikonfirmasi, Minggu (29/8).

Sebelum adanya penetapan sekolah yang memuai PTM terbatas ini, Sri memastikan setiap sekolah yang mengajukan sudah melalui proses assesment (penilaian evaluasi). Begitu pun baik kepala sekolah maupun tenaga pendidik (guru) harus mengantongi sertifikasi pembelajaran campuran (blended learning) yang diterapkan dalam PTM Terbatas ini.

“Pelaksanaan PTM Terbatas ini tetap mengedepankan protokol kesehatan. Pelajaran yang membutuhkan praktek seperti olahraga masih ditiadakan atau tetap secara daring (dalam) jaringan. Praktek hanya dilakukan pada SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) dengan penerapan protokol kesehatan),” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 2 Kota Administrasi Jakarta Utara, Purwanto memastikan untuk kecamatan Cilincing, Koja, dan Kelapa Gading PTM Terbatas dijalani 39 sekolah baiknegeri maupun swasta.
Sekolah yang melaksanakan PTM ini pun dipastikannya sudah mengantongi izin orang tua atau wali siswa untuk mengikuti PTM Terbatas.

“Salah satu syarat lainnya orang tua harus memberikan izin kepada anaknya untuk mengikuti PTM terbatas. Jika tidak maka anak tetap mengikutinya secara daring saja,” tutupnya.

Berikut sekolah di Jakarta Utara yang menjalani PTM Terbatas :
Kecamatan Tanjung Priok :
1. SD Lentera Kasih Jakarta Utara
2. SDN Sunter Agung 13 Pagi
3. SDN Tanjung Priok 01 Pagi
4. SMP Lentera Kasih
5. SMA Lentera Kasih
6. SMAS Jubilee
7. SMAS Kristen Ipeka Sunter
8. SMKS Yappenda Jakarta
9. SMAS Yappenda
10. SMKN 12 Jakarta
11. SMKS Gunung Jati Jakarta

Kecamatan Pademangan :
1. SDN Pademangan Barat 11 Pagi
2. SD Bunda Mulia School
3. SDN Pademangan Timur 06 Pagi
4. SMP Bunda Mulia School
5. SMA Bunda Mulia School

Kecamatan Penjaringan :
1. PAUD Kinderland
2. TK Sunsmile Kids Pantai Indah Kapuk
3. TK Tarakanita 4
4. SD Singapore School Pantai Indah Kapuk
5. SD Tarakanita 4
6. SD Tzu Chi
7. SDS Pluit Raya
8. SDN Pejagalan 03 Pagi
9. SMAS Methodist Jakarta
10. SMP Singapore School Pantai Indah Kapuk

Kecamatan Cilincing :
1. TK Kemala Bhayangkari 24
2. SDN Rorotan 02 Pagi
3. SDN Sukapura 01 Pagi
4. SDN Semper Timur 07
5. SDN Semper Timur 03
6. SDN Semper Timur 05 Pg Jakarta
7. SDN Sukapura 04 Pagi
8. SDN Kali Baru 01 Pagi
9. SDN Rorotan 01
10. SDN Semper Barat 01 Pagi
11. SDN Semper Barat 03 Pagi
12. SDN Semper Timur 01 Pagi
13. SDN Sukapura 02
14. SDN Sukapura 05 Pagi
15. SMAN 92 Jakarta
16. SMKN 4 Jakarta
17. SMKS Darul Maarif
18. SMKN 36 Jakarta
19. SMKN 49 JAKARTA

Kecamatan Koja :
1. SD Advent Anggrek
2. SMP Lagoa
3. SMKS Walang Jaya

Kecamatan Kelapa Gading :

1. KB PAUD Ishine
2. TK Ishine
3. LKP English First (EF) Mall of Indonesia (NPSN: K9996837)
4. SD North Jakarta Intercultural School
5. SDN Kelapa Gading Timur 03
6. SDN Pegangsaan Dua 06
7. SDS Santo Yakobus
8. SDS Tunas Indonesia Sejati
9. SDN Percontohan Pegangsaan Dua 07 Pagi
10. SD Singapore School
11. SMP Singapore School
12. SMP North Jakarta intercultural school
13. SMA North Jakarta Intercultural School
14. SMA SIS Kelapa Gading
15. SMKS Hang Tuah I Jakarta
16. SMAK Penabur Kelapa Gading
17. SMKN 33 Jakarta.

Penulis : Sutarno

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pendidikan

Unhan RI Selenggarakan Wisuda Program Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3) Tahun Akademik 2026

Published

on

Bogor, Hariansentana.com — Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan strategis di bidang pertahanan melalui penyelenggaraan Wisuda Program Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3) Tahun Akademik 2026 yang berlangsung di kampus Unhan RI, Bogor.

Sebanyak 466 wisudawan resmi dikukuhkan, terdiri atas 5 doktor, 385 magister, dan 76 sarjana. Momentum ini menjadi penanda keberhasilan Unhan RI dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga perspektif strategis dalam bidang pertahanan negara.

Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S., M.A., menyampaikan bahwa capaian para lulusan merupakan hasil dari proses pendidikan yang menuntut ketekunan, disiplin, dan integritas tinggi. Ia menegaskan bahwa Unhan RI terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang siap berkontribusi dalam menjaga kedaulatan negara di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Kehadiran Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, menjadi wujud dukungan nyata terhadap penguatan kualitas pendidikan pertahanan di Indonesia. Dalam amanatnya, Menteri Pertahanan RI memberikan apresiasi atas keberhasilan para wisudawan yang dinilai sebagai buah dari kerja keras dan semangat juang yang konsisten selama masa studi.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tantangan global saat ini tidak lagi bersifat konvensional semata. Oleh karena itu, lulusan Unhan RI diharapkan mampu menjadi bagian dari kekuatan strategis bangsa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.

Menurutnya, kekuatan pertahanan modern sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Sejalan dengan itu, pemerintah terus mendorong modernisasi sistem pertahanan dan peningkatan kapasitas SDM sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas nasional.

Kepada para wisudawan, Menteri Pertahanan RI juga berpesan agar senantiasa menjunjung tinggi integritas, menanamkan semangat patriotisme, serta mengabdikan ilmu yang dimiliki untuk kepentingan bangsa dan negara. Para lulusan diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi atas berbagai tantangan strategis di masa depan, dengan berlandaskan nilai nasionalisme, patriotisme, dan profesionalisme dalam setiap langkah pengabdian.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Pertahanan RI juga menyerahkan sertifikat penghargaan kepada lulusan terbaik sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik yang telah diraih.

Wisuda ini sekaligus mencerminkan semakin kuatnya posisi Unhan RI dalam ekosistem pendidikan global, dengan kehadiran mahasiswa internasional yang turut menjadi bagian dari lulusan tahun ini. Hal tersebut menunjukkan bahwa Unhan RI tidak hanya berperan di tingkat nasional, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas akademik internasional di bidang pertahanan.

Acara wisuda kemudian dilanjutkan dengan tradisi pengucapan janji alumni sebagai simbol komitmen para lulusan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai almamater serta mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Suasana semakin semarak saat prosesi ditutup dengan pelemparan topi toga oleh para wisudawan, sebagai wujud rasa syukur dan kebanggaan atas keberhasilan yang telah diraih. (***)

Continue Reading

Pendidikan

Pemprov DKI Jakarta Bakal Tambah 63 Sekolah Swasta Gratis

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk terus memperluas akses pendidikan berkualitas bagi warganya. Hal ini ditunjukkan dengan rencana penambahan jumlah sekolah swasta yang menjalankan program pendidikan gratis di ibu kota.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Nahdiana menyampaikan, akan menambah 63 sekolah swasta untuk program pendidikan gratis. Sebelumnya, program ini telah berjalan di 40 sekolah pada 2025.

“63 (sekolah) kita akan tambah, sekarang ini kan 2026 jadi 103 jumlahnya. Kan yang 40 yang awal. Kalau yang 40 itu sudah tahun 2025,” ujar Nahdiana, di Kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).

Dengan rencana penambahan ini, maka total terdapat 103 sekolah swasta yang akan menjalankan program pendidikan gratis bagi siswa Jakarta pada Juli 2026.

“Jadi 103 (sekolah swasta yang menjalankan program pendidikan gratis) ini akan mulai di Juli 2026,” katanya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di dampingin Dr.Ali Maulana hakim Asisten Kesra Sekda DKI Jakarta menegaskan, peran penting pendidikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk memprioritaskan sektor pendidikan bagi anak-anak Jakarta melalui berbagai program bantuan yang disiapkan, seperti KJP, KJMU, dan pemutihan ijazah.

“Bahwa kata kunci dalam keluarga kalau ingin ada perubahan, maka yang paling utama adalah pendidikan. Sekali lagi, pendidikan,” ucap Pramono.(Sutarno)

Continue Reading

Pendidikan

Catatan Akhir Sekolah Gelar Do’a Bersama Pelajar se-Bogor, Perkuat Komitmen Tolak Tawuran dan Narkoba

Published

on

By

Perkuat Komitmen Tolak Tawuran dan Narkoba, Pelajar se-Kota Bogor Hadiri Do’a Bersama yang Diadakan Catatan Akhir Sekolah

BOGOR, SENTANA – Catatan Akhir Sekolah (C.A.S) menggelar kegiatan pembinaan sekaligus silaturahmi pelajar bertajuk “Do’a Bersama Catatan Akhir Sekolah dan Pelajar se-Bogor”, pada Jum’at (6 Februari 2025).

Kegiatan tersebut berlangsung di Markas C.A.S, Jalan Letjen Ibrahim Adjie, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan ini diikuti pelajar tingkat SMP dan SMA/sederajat se-Kota Bogor, serta perwakilan komunitas pelajar dan kepemudaan. Selain menjadi ruang pertemuan antarpelajar, acara tersebut juga diisi dengan program “Jum’at Berkah” berupa pembagian makanan gratis untuk pelajar dan masyarakat, serta pembacaan do’a dan salawat bersama.

Melalui keterangannya, Jum’at (6/2), Ustadz Bayu Candra Bahari menyampaikan tausyiah kepada peserta. Ia mengajak para pelajar untuk menyadari bahwa masa depan yang cerah hanya dapat diraih melalui konsistensi, do’a dan kerja keras, dengan menjauhi perilaku negatif seperti tawuran, narkoba, anarkisme, radikalisme dan bullying, serta fokus pada belajar dan pengembangan diri, karena kekuatan sejati bukan terletak pada fisik atau kekuasaan, melainkan pada kemampuan mengendalikan emosi dan hawa nafsu, menjaga hati dari kebencian, memilih jalan damai, menghargai sesama, dan mengamalkan nilai-nilai Islam yang menekankan kedamaian, kasih sayang dan tanggung jawab terhadap diri sendiri maupun lingkungan.

Pihak Catatan Akhir Sekolah menegaskan bahwa, kegiatan tersebut digelar untuk memperkuat ikatan silaturahmi antar pelajar, sekaligus mencegah potensi tawuran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.

Selain itu, kegiatan ini juga ditujukan untuk menanamkan nilai disiplin, sportivitas, serta menyediakan ruang positif bagi pelajar agar dapat menyalurkan minat dan bakatnya melalui aktivitas yang edukatif dan konstruktif.

Dalam kesempatan yang sama, para pelajar turut menyampaikan Deklarasi Catatan Akhir Sekolah Bersama Pelajar se-Bogor Raya sebagai bentuk komitmen bersama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, damai dan berintegritas.

Deklarasi tersebut memuat enam poin utama, yakni:

  • Menolak segala bentuk aksi tawuran antar pelajar.
  • Menjauhi narkoba dan obat-obatan terlarang.
  • Tidak melakukan aksi anarkis dan vandalisme serta mengedepankan dialog dalam penyelesaian konflik.
  • Melawan segala bentuk bullying yang dapat merusak mental dan masa depan pelajar.
  • Menghindari praktik judi online yang merusak masa depan pelajar.
  • Menolak paham radikalisme serta menjunjung tinggi toleransi dan keberagaman di lingkungan pendidikan.

Melalui kegiatan tersebut, Yayasan Catatan Akhir Sekolah berharap, dapat menghadirkan contoh nyata kolaborasi pelajar dan komunitas dalam membangun iklim pendidikan yang sehat dan aman. “Dengan komitmen bersama ini, pelajar diharapkan mampu mempersiapkan diri menjadi generasi berkarakter, berprestasi, serta memberikan manfaat bagi bangsa dan negara,” pungkasnya. (Red).

Continue Reading
Advertisement

Trending