Ibukota
Polres Metro Jakarta Utara Adakan Upacara Hari Kesadaran Nasional 2024
Jakarta, Hariansentana.com –– Upacara Hari Kesadaran Nasional 2024 dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Metro Jakarta Utara AKBP Achmad Akbar, S.I.K., M.Si dan dihadiri 189 personil bertempat di Halaman Polres Metro Jakarta Utara Rabu (17/1/2024).
Upacara peringatan hari kesadaran nasional ini diawali dengan pengucapan Tri Brata dan pengucapan Panca Prasetya Korpri.
Kabag Ops Polres Metro Jakarta Utara AKBP Achmad Akbar, S.I.K., M.Si dalam sambutannya mengatakan, upacara yang diselenggarakan setiap bulan ini, mari kita bersama merefleksikan komitmen polri untuk memantapkan keamanan dalam negeri, yang merupakan bagian dari tugas utama polri dalam memberikan rasa aman dan tertib kepada masyarakat, khususnya ditengah tahun politik saat ini. “Pada pelaksanaan pemilihan Presiden dan wakil presiden tahun 2024, segenap anggota polri dan PNS Polres Metro Jakarta Utara diminta untuk mencerminkan sikap polri yang netral dan terbebas dari semua afiliasi politik manapun,” ucapnya.
Dirinya berharap kepada segenap anggota Polres Metro Jakarta Utara dan jajaran senantiasa dapat lebih memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman dengan penuh kesungguhan, keteguhan, keihklasan serta pengabdian terbaik kepada masyarakat bangsa dan negara,” harapnya.
Dikatakannya, sejauh ini proses demokrasi yang dilaksanakan serentak di beberapa provinsi di Indonesia berlangsung teduh dan damai. Seluruh rangkaian dan jadwal kegiatan pemilu 2024 yang dilaksanakan khususnya diwilayah hukum Polres Metro Jakarta Utara berjalan dengan lancar, aman, dan tertib.
Semuanya itu tidak lepas dari kinerja rekan – rekan sekalian dalam bekerjasama dengan seluruh komponen yang terlibat dalam mengamankan penyelenggaraan pemilu 2024. Untuk itu mari kita kedepannya bersama mengawal pemilu 2024 serta tingkatkan sinergi dengan seluruh komponen instansi dan elemen masyarakat yang terkait sebagai cerminan langkah kerjasama aktif dari jajaran kepolisian Polres Metro Jakarta Utara untuk mewujudkan kesamaan persepsi dan tindakan demi terciptanya kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Tegaknya hukum, serta masyarakat tetap merasa aman dalam melaksanakan demokrasi, karena partisipasi serta kehadiran dari rekan – rekan sekalian sebagai anggota Polri mengawal masyarakat untuk memenuhi haknya melalui pemilu 2024 yang dilaksanakan secara langsung, inklusif dan demokratif,” tambahnya.
Kita saat ini berada di era keterbukaan, seluruh hal khususnya kegiatan kepolisian menjadi terbuka dan transparan, artinya rekan – rekan anggota Polri dan PNS Polres Metro Jakarta Utara dihadapkan tantangan tugas yang berat dan kompleks.
Gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dan tindak kejahatan menjadi berkembang modern sehingga tuntutan dari masyarakat terhadap Polri semakin meningkat serta semakin kritisnya masyarakat terkait pelayanan yang diberikan oleh Polri. Oleh sebab itu diharapkan rekan – rekan senantiasa bersikap responsif dan peka dengan terus menerus mereformasi diri kualitas kinerja serta meningkatkan secara profesional.
Salah satu contoh konkritnya adalah dengan menghindari aktivitas pungutan percaloan tambahan dan dalam seluruh pelayanan Polri di Polres Metro Jakarta Utara,” bebernya.
Sebelum menutup amanat pada hari ini, saya berpesan kepada seluruh personil anggota Polri dan PNS Polres Metro Jakarta Utara agar senantiasa menjunjung tinggi kode etik kristalisasi polri yang merupakan dari nilai-nilai Pancasila, Tri Brata, dan Catur Prasetya Polri.
Kemudian senantiasa tingkatkan pemeliharaan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Utara dengan meningkatkan deteksi dini dan peringatan dini. Jabarkan prioritas Kapolri, perluas pelaksanaan program quick wins, tingkatkan standarisasi dan kualitas pelayanan publik sebagai bagian dari upaya memperkokoh kepercayaan ” trust building” dari masyarakat kepada organisasi Polri Polres Metro Jakarta Utara,” tutupnya (Sutarno)
Ibukota
Hendra Hidayat Pimpin Gerakan Menanam di Jakarta Utara
Jakarta, Hariansentana.com.- Wali Kota administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat memimpin Gerakan Menanam Jakarta Utara Tahun 2026 bertema “Mendukung Kemandirian Pangan Keluarga”.
Seremonial pelaksanaan kegiatan dilakukan di area urban farming Walkot Farm, Kantor Wali Kota Jakarta Utara.
Kegiatan ini diinisiasi Tim Penggerak (TP) PKK Jakarta Utara bersama Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP), serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas KPKP DKI Jakarta.
Hendra mengatakan, gerakan tersebut merupakan langkah konkret dalam menjaga stabilitas pasokan pangan sekaligus menekan inflasi daerah.
Ia mengajak masyarakat, lurah, dan camat untuk memanfaatkan lahan pekarangan dengan menanam komoditas seperti edamame, semangka, dan cabai.
“Jika setiap rumah tangga mampu menghasilkan bahan pangan sendiri, kebutuhan dapur dapat tercukupi dan ketergantungan pada pasar akan berkurang,” ujarnya, Kamis (30/4).
Ketua TP PKK Jakarta Utara, Fida Hendra mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk Sudin dan Dinas KPKP serta PT East West Seed (Panah Merah), dalam penyediaan sarana dan benih unggul.
“Melalui kolaborasi ini diharapkan ketersediaan dan kemandirian pangan keluarga dapat meningkat, sekaligus mendukung pemenuhan gizi serta menjaga stabilitas harga pangan,” terangnya.
Fida menjelaskan, gerakan menanam tahun ini dilaksanakan di 143 lokasi yang terdiri dari Kantor Wali Kota (satu lokasi), kantor kecamatan (rnam lokasi), kantor kelurahan melalui Taman Hatinya PKK (31 lokasi), RPTRA (75 lokasi), serta 30 lokasi penggiat urban farming.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan lahan sempit secara produktif serta menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Masyarakat juga telah mendapatkan Bimtek penanaman,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Utara, Novy Christine Palit memaparkan, pihaknya telah menyiapkan berbagai sarana pendukung seperti, 143 sachet benih edamame dan 760 polybag benih cabai.
Kemudian, sebanyak 2.860 polybag ukuran 40×40 sentimeter, 143 kilogram pupuk NPK, 715 karung pupuk kandang sapi, serta 429 karung sekam bakar yang telah didistribusikan ke berbagai lokasi.
“Untuk Benih semangka merupakan dukungan dari PT East West Seed, sedangkan bibit singkong berasal dari Komunitas Lovely Hands,” imbuhnya.
Ia berharap, gerakan ini dapat berjalan berkelanjutan dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat dalam menciptakan ketahanan pangan sekaligus lingkungan yang lebih hijau di Jakarta Utara.
“Sejak Januari hingga saat ini, urban farming di Jakarta Utara telah dilaksanakan di 51 lokasi. Hal ini menunjukkan masyarakat semakin aktif dalam mendukung ketahanan pangan,” tandasnya. (Sutarno)
Ibukota
Pramono Siap Tindak Lanjuti Pergantian Ketua DPRD DKI Jakarta.
Jakarta, Hariansentana.com.- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan akan menindaklanjuti proses pencalonan Suhud Alynudin sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta, menggantikan Khoirudin, setelah mendapatkan surat dari DPRD DKI Jakarta. Nantinya, surat pergantian tersebut akan disampaikan Pemprov DKI Jakarta kepada Kementerian Dalam Negeri.
“Nantinya surat kalau kemudian sudah disampaikan ke Pemerintah DKI Jakarta, kepada saya sebagai gubernur, saya akan segera tindak lanjuti kepada Kemendagri untuk menjadi keputusan,” ujar Pramono di gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (30/4).
Dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta siang hari ini, salah satunya membahas usulan pemberhentian Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta, Khoirudin serta mengumumkan calon penggantinya yakni Suhud Alynudin untuk sisa masa jabatan tahun 2024-2029.
Usulan pemberhentian dan pergantian Ketua DPRD DKI Jakarta ini sesuai Pasal 37 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 dan Pasal 39 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedomanan Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Sisa Masa Jabatan Tahun 2024-2029.
Pramono pun menyampaikan ucapan selamat kepada Suhud yang telah ditetapkan sebagai calon pengganti secara resmi dalam rapat paripurna DPRD hari ini.
“Saya ingin mengucapkan selamat dan apresiasi kepada Pak Suhud yang telah ditetapkan secara ofisial sebagai calon, karena belum ada keputusan Kemendagri, walaupun tadi sudah diputuskan dalam rapat paripurna DPRD sebagai Ketua DPRD,” ucap Pramono.(Sutarno)
Ibukota
DKI Jakarta Kembali Sabet Gelar Pemerintahan Terbaik Tahun 2025
Jakarta, Hariansentana.com.- Pemprov DKI Jakarta kembali menyabet gelar Pemerintahan Terbaik tahun 2025 di ajang Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, dalam peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 yang digelar Di Plaza Kementerian Dalam Negeri, Senin (27/04/2026).
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno usai menerima penghargaan mengatakan, prestasi tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran dalam meningkatkan pelayanan bagi masyarakat.
“Ini hasil kerja bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) DKI Jakarta sehingga kami dapat mempertahankan prestasi ini. Mudah-mudahan bisa terus dijaga pada tahun-tahun berikutnya,” ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Kemendagri atas penghargaan dan pembinaan yang terus diberikan kepada pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan. Ia berharap capaian ini mendorong Pemprov DKI meningkatkan kualitas tata kelola, pelayanan publik, serta efektivitas program pembangunan.
“Ke depan, Pemprov DKI Jakarta akan terus menjaga kinerja pemerintahan yang akuntabel, responsif, dan berdampak langsung bagi warga, sejalan dengan semangat otonomi daerah dan arah pembangunan nasional,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengapresiasi 29 kepala daerah yang hadir. Mereka dinilai mampu mengubah tantangan menjadi peluang melalui inovasi dan kinerja yang terukur.
“Para kepala daerah hari ini menunjukkan bahwa di balik retorika ada angka-angka yang bermakna, mulai dari kinerja pemerintahan, pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, hingga pengangguran terbuka, yang dirasakan langsung oleh warga,” ucapnya.
Menurut Wamendagri Bima, esensi otonomi daerah bukan sekadar pembagian kewenangan, melainkan tanggung jawab menghadirkan pelayanan publik yang nyata.
“Otonomi daerah harus diiringi ikhtiar berkelanjutan untuk memperkuat kelembagaan dan sumber daya manusia. Bukan hanya kepala daerah yang andal, tetapi juga jajaran OPD hingga tingkat kecamatan dan desa,” urainya.(Sutarno)
-
Trend5 days ago
Empat Tahun Tak Selesai, Konsumen Keluhkan Proses Pengalihan Nomor di Gerai Indosat Pusat, Sebut Petugas Berbohong
-
Ibukota6 days agoSatpol PP DKI Jakarta Tegas,Tutup Kelab Malam di PIK Jakut Terkait Kasus Narkoba, Izin Usaha Dicabut
-
Ibukota6 days agoCapai 8.000 Ton per Hari, Penanganan Sampah dilakukan Secara Bertahap dan Terencana.
-
Bodetabek6 days agoStrategi Tirta Kahuripan Meningkatkan Suplai Air di Tarikolot

