Connect with us

Polhukam

Kunjungan Ketua Persit KCK Daerah XVII/Cenderawasih ke Wilayah Kabupaten Jayawijaya

Published

on

Wamena, Hariansentana.com –  Ketua Persit KCK Daerah XVII/Cenderawasih Ny. Natalia Yogo Triyono bersama rombongan melaksanakan kunjungan ke wilayah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, Kamis (21/10/2021).

Tiba di Bandar Udara Wamena, Ketua Persit KCK Daerah XVII/Cenderawasih beserta rombongan mendapat sambutan hangat dari Ibu-ibu Persit Kodim 1702/Jayawijaya dan dilanjutkan pengalungan bunga.

Dalam kunjungannya tersebut, Ketua Persit KCK Daerah XVII/Cenderawasih didampingi oleh Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan, Wakil Ketua Persit KCK Daerah XVII/Cenderawasih Ny. Dian Setyo Wulan, Ketua Koorcabrem 172/PWY Ny. Juliet Izak Pangemanan dan Aspers Kasdam XVII/Cenderawasih Kolonel Arm Wahyudi Dwi Santoso.

Aspers Kasdam XVII/Cenderawasih menyampaikan bahwa Ketua Persit KCK Daerah XVII/Cenderawasih Ny. Natalia Yogo Triyono dalam kunjungannya ini melaksanakan beberapa kegiatan diantaranya melaksanakan Panen Kopi bersama masyarakat di Kampung Yagara Distrik Walesi, mengunjungi Kodim 1702/Jayawijaya dan Yonif 756/WMS.

“Dalam kunjungannya ke Kodim 1702/Wamena, Ketua Persit memberikan bingkisan dan tali asih kepada murid-murid TK Kartika VI-8 dan Paud Kartika serta bertatap muka dengan anggota Persit Kodim 1702/Wamena. Setelah itu Ketua Persit bersama rombongan melaksanakan kunjungan ke Yonif 756/WMS untuk bertatap muka dengan anggota Persit Yonif 756/WMS,” terang Aspers Kasdam.

“Saat bertatap muka, Ny. Natalia Yogo Triyono mengajak Ibu-ibu Persit agar senantiasa setia mendampingi serta mendukung suami dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai seorang prajurit TNI. Sebagai persit juga diharapkan agar selalu menjalin komunikasi yang baik dengan suami dan anak-anak agar terbangun keharmonisan dalam keluarga,” tutup Aspers Kasdam.(Red)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polhukam

Kasau Hadiri Manuver Lapangan Latihan Jalak Sakti dan Trisula Perkasa di AWR Lanud BNY Lampung.

Published

on

Tulang Bawang, Hariansentana.com
Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M. hadiri Manuver Lapangan Latihan Jalak Sakti Koopsud I dan Trisula Perkasa Kopasgat Tahun 2024 untuk menyaksikan secara langsung babakan latihan dalam gelaran operasi udara gabungan khas TNI Angkatan Udara di Air Weapon Range (AWR) Lanud Pangeran M. Bun Yamin, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung. (Selasa, 11-6-2024).

Turut serta dalam menyaksikan Latihan tersebut, Dankodiklatau Marsdya TNI Dr. Arief Mustofa, M.M., Kaskoopsudnas Marsda TNI Donald Kasenda, S.T., S.I.P., M.M., Pangkoopsud I Marsda TNI Mohammad Nurdin, Dankopasgat Marsda TNI Yudi Bustami, S.Sos., Para Pejabat Utama Mabesau, Pejabat Utama Koopsud I, Pejabat Utama Kopasgat, para Komandan Satuan Jajaran Koopsud I dan Kopasgat beserta unsur Forkopimda Provinsi Lampung dan Kabupaten Tulang Bawang.

Latihan Operasi Militer Perang (OMP) dalam bentuk Operasi Udara Gabungan dengan sandi Jalak Sakti dan Trisula Perkasa ini menjadi tolok ukur sejauh mana tingkat kesiapan dan profesionalisme seluruh satuan untuk menguji kesiapan dan interoperabilitas konsep operasi udara gabungan dalam OMP dan implementasi Proses Pengambilan Keputusan Militer (PPKM) di satuan jajaran Koopsud I dan Kopasgat.

Latihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan dan menguji kemampuan satuan jajaran Koopsud I dan Kopasgat, dalam merencanakan dan melaksanakan strategi operasi udara untuk menghadapi kemungkinan kontijensi yang mungkin terjadi di wilayah tugasnya sebagai perisai NKRI wilayah barat.

Unsur-unsur yang terlibat dalam Latihan ini yaitu Satuan Pesawat Tempur (F16 dan Hawk 100/200), Angkut (C130 Hercules dan CN295), Intai (B737), Helikopter (Super Puma, Caracal dan Colibri) dan Satuan Tempur Darat (Satbravo – Kopasgat), dengan dukungan delapan satgas yaitu Satgas Hanud, Satgas Dukungan Operasi, Satgas Intelijen, Satgas Komlek, Satgas Info, Satgas Khusus, Satgas Kesehatan dan Satgas Teritorial yang melibatkan 750 personel gabungan dari Koopsud I dan Kopasgat.

Dalam kesempatan tersebut, Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M. menjelaskan kepada awak media yang hadir bahwa latihan ini menggambarkan kekuatan dari Koopsud I dan Kopasgat serta bentuk pertanggungjawaban TNI AU kepada rakyat. “Latihan Jalak Sakti dan Trisula Perkasa tahun ini saya nilai berhasil, sasaran hancur semua, dan yang penting terwujud safety dengan tercapainya zero accident”, ujar Kasau seraya menyampaikan rasa bangga kepada semua yang terlibat dalam latihan Jalak Sakti dan Trisula Perkasa ini.

Sesuai dengan slogan TNI AU yang AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul dan Humanis) dimana salah satunya adalah Humanis, dalam skenario latihan ini dilaksanakan pula operasi teritorial dimana salah satunya adalah pemberian bantuan sosial kepada warga sekitar Lanud dalam bentuk pembagian sembako. “Kita harus selalu dekat dengan rakyat, mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat khususnya warga sekitar Lanud Bun Yamin”, jelas Kasau.

Kegiatan Latihan Operasi Udara Gabungan ini begitu menyedot animo masyarakat. Hujan yang sempat turun di awal pagi tidak menyurutkan semangat ratusan warga dari berbagai usia yang tumpah ruah ingin melihat lebih dekat jalannya latihan operasi udara gabungan khas TNI Angkatan Udara yang menggabungkan unsur tempur udara dan unsur tempur darat dari pasukan elit TNI AU Satbravo Kopasgat.

Diantaranya Muhammad Natsir salah satu warga di sekitar AWR yang ikut menonton latihan ini. “Kami sangat senang melihat kegiatan ini, bisa lebih tahu kehebatan Angkatan Udara, bangga bisa melihat TNI-AU dari dekat, latihan perang udara yang sangat keren, kami dan rekan-rekan sangat antusias dan bersemangat datang kesini, semoga TNI AU tetap jaya dalam menjaga NKRI”, tegasnya.

Kegiatan manuver lapangan ini ditutup dengan penyerahan secara simbolis bantuan sembako oleh Kasau kepada perwakilan masyarakat, diikuti oleh para pejabat utama.

Continue Reading

Polhukam

OLIGARI Bertentangan dengan Cita-cita Bung Karno

Published

on

YOGYAKARTA, HARIANSENTANA.COM — Bertempat di Limasan Kopi_1733 Patangpuluhan, Yogyakarta digelar Peringatan 123 Tahun Bung Karno, kemarin.

Acara dihadiri perwakilan alumni GSNI, Eksponen GPM 78, KBM (Keluarga Besar Marhaenis), GMNI, GPM (Gerakan Pemuda Marhaenis) CLS, Relawan Garda Merah Putih For Ganjar, Koncone Ganjar, ARJB dan lainnya.

Melalui keterangannya, Senin (10/6), selaku narasumber, Prof Tadjoedin Noer Effendi mengungkapkan kesedihannya dengan kondisi Indonesia yang saat ini mengarah ke oligarki politik, diarahkan untuk kembali ke semangat Marhaenisme yang diusung dari faunding fathers bangsa Indonesia Soekarno (Bung Karno).

Marhaenisme adalah bentuk nasionalisme yang berfokus pada pembelaan hak-hak dan kepentingan rakyat kecil (kaum marhaen), agar merdeka dan bebas dari sistem yang menindas.

“Dalam sistem pemerintahan Indonesia saat ini berjalan pemerintahan bersifat oligarki, di mana kekuasaan terpusat pada sekelompok kecil individu atau keluarga yang kaya sistem pemerintahan. Oligarki menimbulkan kerugian bagi rakyat,” tegas Prof Tadjoedin Noer Effendi.

Oigarki lanjutnya, membawa beberapa implikasi dalam kehidupan bernegara yaitu kekuasaan terpusat: kekuasaan, kontrol ekonomi berada di tangan segelintir orang atau keluarga.

“Kebijakan sering dibuat untuk kepentingan kelompok penguasa dengan keterbatasan partisipasi politik,” jelasnya.

Tampil juga dosen muda Diasma Swandaru dengan moderator Pedro Indarto, pembacaan puisi yang mengkritik kondisi bernegara saat ini.

Selanjutnya, Ketua Panitia yang juga perwakilan alumni GMNI, Bambang Praswanto, perwakilan alumni GSNI Ariadjie Sanjoto, perwakilan GPM eksponen 82 Heryos Soekamto/Budi, perwakilan Keluarga Besar Marhaenis Yogyakarta Sulistyo mengeluarkan pernyataan sikap meleburkan diri dalam setiap pergerakan yang memperjuangkan tegak berdirinya nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan di Indonesia.

“Mendorong dan terlibat secara aktif, tumbuh dan kuatnya gerakan perlawanan terhadap aksi pembodohan dan pemiskinan, baik itu yang dilakukan secara individu, kelompok, maupun yang bersifat sistemik. Menentang dan melakukan perlawanan aktif pada praktik kekuasaan yang hanya diperuntukkan kepada kepentingan kelompok/golongan (Oligarki),” tandasnya. (Red).

Continue Reading

Polhukam

Pangkoopsud I Tinjau Kesiapan Latihan Jalak Sakti dan Trisula Perkasa di Lanud Pangeran M. Bun Yamin

Published

on

LAMPUNG, HARIANSENTANA.COM –– Panglima Koops Udara I, Marsda TNI Mohammad Nurdin melihat kesiapan Lanud Pangeran M. Bun Yamin (BNY) dan AWR Lanud Pangeran M. Bun Yamin jelang dilaksanakannya Manlap Latihan Jalak Sakti dan Trisula Perkasa TA 2024, di Lanud Pangeran M. Bun Yamin, Lampung, Minggu (9/6/2024).

Pangkoops Udara I didampingi Ir Koopsud I, Komandan Kosek I, para pejabat utama Koopsud I serta Komandan Lanud BNY melihat jalannya gladi latihan Manlap Jalak Sakti dan Trisula Perkasa di AWR Lanud Pangeran M. Bun Yamin, dan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi peresmian Monumen Pesawat A4 Skyhawk di Pos Depan Lanud Pangeran M. Bun Yamin.

Jalak Sakti merupakan Latihan antar satuan Matra Udara II TNI AU yang dilaksanakan Koopsud I, dan saat ini persiapan manuver lapangan setelah melalui gladi posko yang diakhiri dengan Tactical Floor Game (TFG) pada hari Kamis lalu.

Latihan yang memasuki fase manuver lapangan yang akan berlangsung di Air Weapon Range (AWR) Lanud Pangeran M. Bun Yamin merupakan indikator utama keberhasilan latihan yang sedang dilaksanakan, di mana pelaksanaannya sesuai skenario yang sudah di susun dalam TGF.

Pada kesempatan tersebut Pangkoopsud I menyampaikan penekanan kepada Kolat dan Pelaku agar dapat menampilkan sesuatu yg akan menjadi sebuah pertunjukan hebat dengan tetap berpegang pada doktrin yang ada.

“Sinkronisasikan seluruh tahapan manuver lapangan, supaya seluruh hadirin dan tamu undangan mengerti dan memahami skenario latihan sehingga seluruh manuver terangkai menjadi sebuah cerita yang menarik,” tambah Panglima.

Dalam gladi ini dilaksanakan uji coba tiap unsur yang terlibat dalam pelaksanaan latihan antara lain Unsur Tempur melaksanakan manuver dog fight, bombing, air cover, sedang Unsur Angkut melatihkan manuver penerjunan helybox dan CDS. Sementara itu Unsur Heli berkolaborasi dengan Unsur Pasukan menggladikan manuver fast rope, hoisting dan air landed.

Continue Reading
Advertisement

Trending